12 Juni 2023

Jerawat Gatal: Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Salah satu perawatannya yaitu menggunakan pelembap

Moms dan Dads pasti pernah merasakan jerawat gatal, bukan?

Selain mengganggu penampilan, kondisi ini juga membuat penderita tidak tahan untuk menggaruknya.

Awas, jangan digaruk terlalu sering, karena dapat memperburuk keluhan.

Lebih baik Moms kenali penyebab jerawat gatal dan cara mengatasinya di bawah ini!

Baca Juga: Alergi Kacang: Gejala, Penyebab, dan Pertolongan Pertama

Mengenal Jerawat Gatal

Ilustrasi Jerawat Gatal (Orami Photo Stocks)
Foto: Ilustrasi Jerawat Gatal (Orami Photo Stocks)

Pada dasarnya, jerawat adalah kondisi kulit yang terjadi pada hampir semua orang.

Biasanya, sebagian besar remaja akan mengalami masalah kulit ini selama masa pubertas.

Namun, tak jarang, kondisi ini juga terjadi pada orang dewasa.

Berdasarkan beberapa literatur medis, jerawat terjadi karena folikel rambut yang tersumbat.

Minyak, kotoran, dan sel kulit mati di permukaan kulit dapat menyumbat pori-pori sehingga menciptakan jerawat atau infeksi kecil.

Sebuah studi yang diterbitkan One Library menunjukkan, 70% orang yang berjerawat juga merasakan keluhan kulit gatal.

Keluhan gatal derajat ringan hingga sedang memang umum terjadi pada remaja dengan kondisi kulit tersebut.

Nah, untuk lebih memahami jerawat gatal, penyebab jerawat gatal, dan cara mengatasi jerawat gatal, yuk simak ulasannya di bawah ini!

Baca Juga: Fungal Acne, Apa Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Penyebab Jerawat Gatal

Dikutip dari Mayo Clinic, medis menyebut gatal di area kulit sebagai pruritus.

Ada berbagai macam penyebab dari rasa gatal di bagian kulit, seperti kulit kering, alergi, kontak kulit dengan bahan iritan, dan lain sebagainya.

Dalam beberapa kondisi yang lebih parah, gatal di kulit juga bisa terjadi akibat jerawat yang parah.

Dikutip dari Medical News Today, beberapa hal umum yang dapat menjadi penyebab jerawat terasa gatal, di antaranya:

1. Jerawat Batu

Ilustrasi Jerawat Batu (Orami Photo Stocks)
Foto: Ilustrasi Jerawat Batu (Orami Photo Stocks)

Jerawat terdiri atas jenis yang berbeda-beda.

Beberapa di antara jenis jerawat tersebut memang dilaporkan dapat menimbulkan rasa gatal.

Cystic acne atau jerawat batu misalnya, memang cenderung menimbulkan rasa gatal karena bentuknya lebih besar, keras, terlihat berwarna merah dan bernanah, serta nyeri ketika disentuh.

Dokter kulit umumnya mengobati jerawat batu ini dengan memberikan krim, antibiotik, atau obat lain.

Dalam kasus yang lebih parah, jerawat batu membutuhkan pengobatan yang lebih serius.

Namun, ahli kesehatan kulit tidak menyarankan untuk menyentuh ataupun menggunakan produk perawatan jerawat dalam jumlah berlebihan tanpa pengawasan dan rekomendasi ahli.

Sebab, pemakaian produk anti jerawat yang tidak tepat dapat menyebabkan kulit semakin kering dan akhirnya memperparah iritasi maupun gatal-gatal.

Baca Juga: Rekomendasi 9 Obat Jerawat Alami, Bisa Bantu Hilangkan Jerawat Membandel dengan Cepat!

2. Reaksi Alergi

Jika rasa gatal yang Moms dan Dads rasakan di sekitar jerawat juga disertai dengan ruam atau terlihat seperti biduran, besar kemungkinan Moms mengalami reaksi alergi.

Biasanya, ini merupakan reaksi terhadap produk makanan atau obat yang sedang dikonsumsi.

Gatal dan ruam biasa disebabkan oleh kulit yang bersentuhan dengan bahan iritan seperti bahan kimia pembersih, sabun, kosmetik, atau makanan tertentu.

Bahkan rasa gatal yang juga menyebabkan ruam ini juga membuat area sekitarnya menjadi lebih panas.

Masalah kulit seperti psoriasis, rosacea, dan dermatitis perioral adalah contoh kondisi yang dapat menyebabkan gatal-gatal bersamaan dengan munculnya benjolan merah.

3. Efek Samping Produk Perawatan Jerawat

Ilustrasi Menggunakan Skincare (Freepik.com)
Foto: Ilustrasi Menggunakan Skincare (Freepik.com)

Kebanyakan zat aktif yang efektif menghilangkan jerawat pada umumnya menimbulkan efek samping, seperti kulit kering dan mengelupas, serta gatal-gatal.

Misalnya asam salisilat, benzoil peroksida, dan retinoid.

Gejala ini biasanya disebabkan oleh perkembangan dermatitis kontak iritan yang ringan.

Reaksi gatal ini bisa berkurang atau hilang dengan menggunakan pelembap yang tepat.

Dermatologis juga percaya bahwa frekuensi penggunaan produk perawatan jerawat yang lebih jarang dapat mengurangi rasa gatal.

Idealnya, gunakanlah produk perawatan jerawat 1-2 kali dalam sehari secara bertahap.

Moms bisa meningkatkan frekuensi penggunaan produk jika kulit sudah bisa beradaptasi dan tak lagi menimbulkan gatal.

Baca Juga: Bukan Cuma Puber, 5 Hal Ini Juga Dapat Menyebabkan Jerawat Pada Anak

4. Kulit Kurang Bersih

Beberapa jenis jamur bisa saja menyebabkan infeksi berbentuk bintik kecil berisi nanah yang tampak seperti jerawat akibat bakteri.

Jenis infeksi jamur ini biasanya terdapat di daerah dada, pundak, dan punggung yang memang menyebabkan gatal.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menyimpulkan bahwa rasa gatal dapat muncul akibat pertumbuhan jamur yang berlebihan pada kulit.

Beberapa kemungkinan yang menyebabkan hal tersebut adalah:

  • Tidak teratur membersihkan bagian tubuh
  • Menggunakan pakaian yang terlalu ketat
  • Penggunaan produk jerawat

Ingatlah bahwa infeksi jamur tersebut bukan bagian dari jerawat, jadi tidak perlu mengaplikasikan produk obat jerawat untuk kondisi kulit seperti ini.

Untuk mengidentifikasi dan mengatasi jerawat akibat jamur, Moms dan Dads perlu berkonsultasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Jerawat di Punggung? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tanda Jerawat Mau Sembuh

Ilustrasi Kulit Sehat
Foto: Ilustrasi Kulit Sehat (Orami Photo Stock)

Meski tidak nyaman, namun jerawat gatal ternyata juga bisa menjadi tanda kalau jerawat Moms sudah mau sembuh, lho!

Dilansir dari HealthLine, ketika jerawat sudah mau sembuh, warna kemerahan pada kulit di sekitar area berjerawat akan berubah menjadi lebih sehat.

Selama proses ini, kulit lama pada lapisan terluar akan mengelupas dan lapisan kulit baru akan menggantikannya.

Jadi, kulit yang kering, mengelupas serta sel kulit mati yang mulai rontok bisa jadi tanda kulit baru dan sehat.

Namun, Moms mungkin tetap harus berkonsultasi dengan dokter kulit untuk memastikan tanda-tanda ini merupakan tanda jerawat mau sembuh.

Baca Juga: Bingung Atasi Jerawat? Ini 10 Rekomendasi Salep Untuk Jerawat, Dijamin Ampuh!

Cara Mengatasi Jerawat Gatal

Setelah mengetahui penyebab hadirnya jerawat gatal, sekarang mari beralih pada solusi cara mengatasi jerawat gatal.

Beberapa jenis perawatan jerawat umumnya bekerja untuk membersihkan bakteri dan mengeringkan minyak berlebih yang menyebabkan jerawat.

Selain itu, perubahan gaya hidup, pengobatan dari luar dan dalam, serta prosedur medis juga bisa diaplikasikan jika kondisi jerawat semakin parah.

Perawatan yang tepat biasanya tergantung pada kondisi kulit.

Jika kondisi jerawat yang dimiliki saat ini masih dalam tahapan ringan hingga sedang, perawatan wajah yang dibutuhkan relatif lebih mudah.

Dilansir dari Healthline, berikut cara mengatasi jerawat gatal yang bisa dicoba.

Baca Juga: 13 Rekomendasi Acne Patch Terbaik, Kempeskan Jerawat!

1. Tidak Menyentuh Jerawat yang Gatal

Menyentuh Jerawat (Freepik.com)
Foto: Menyentuh Jerawat (Freepik.com)

Siapa pun mungkin setuju bahwa jerawat yang gatal menimbulkan ketidaknyamanan sendiri.

Rasa gatal juga menimbulkan godaan untuk menyentuh bagian jerawat lebih sering.

Masalahnya, menyentuh wajah yang berjerawat berisiko menimbulkan ruam sehingga memperburuk keluhan.

Hal ini karena menyentuh area jerawat dengan lapisan kulit justru dapat menyebarkan bakteri dan bahkan memperbanyak jerawat.

Alhasil, jerawat-jerawat baru pun akan muncul.

2. Mengubah Gaya Hidup

Seperti yang disebutkan sebelumnya, rasa gatal mungkin saja disebabkan kebiasaan membersihkan tubuh yang kurang teratur, infeksi bakteri, produksi sebum yang berlebihan, hingga stres.

Jika merasa kondisi kulit tidak juga membaik, salah satu cara mengatasi jerawat gatal adalah dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan bersih, yaitu:

  • Biasakan untuk membersihkan kulit 2 kali dalam sehari
  • Menggunakan produk pelembap yang cocok dengan kulit
  • Mengurangi paparan sinar matahari
  • Konsumsi makanan yang bergizi, termasuk sayuran dan buah-buahan
  • Banyak minum air
  • Olahraga secara teratur
  • Kelola stres dengan baik
  • Oleskan pelembab ringan dengan lidah buaya untuk mengontrol kekeringan, kemerahan, dan peradangan
  • Mengoleskan losion kalamin
  • Menggunakan antihistamin untuk mengontrol sekresi sebum dan mencegah gatal

3. Perawatan Obat Oles

Beberapa pembersih, krim dan gel serta salep over-the-counter (OTC) kini efektif untuk mengurangi jumlah lesi, meredakan peradangan, dan membunuh bakteri penyebab jerawat.

Beberapa perawatan yang bisa Moms pilih di antaranya:

  • Benzoil Peroksida

Telah lama menjadi bahan pokok dalam penanganan jerawat.

Produk ini dapat membunuh bakteri penyebab jerawat, mengurangi peradangan, mengelupas pori-pori yang tersumbat dan membersihkan minyak berlebih.

  • Retinol

Retinol merupakan turunan dari vitamin A dan secara efektif dapat memperbaiki kulit dengan dua mekanisme aksi.

Seperti, pengelupasan kotoran, kotoran, minyak dan kulit mati dari lapisan kulit terluar dengan menembus kulit untuk merangsang produksi kolagen dan elastin.

  • Asam Salisilat dan Asam Azelaic

Keduanya efektif melawan jerawat dan dapat digunakan bersamaan untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar.

Asam salisilat adalah exfoliant yang efektif dan dapat mengelupaskan sel kulit mati, membersihkan pori-pori dari kotoran dan minyak berlebih.

Sementara itu, asam azelaic memiliki efek antimikroba dan anti-inflamasi untuk membunuh bakteri, menenangkan peradangan dan menyembuhkan luka.

Selain salep di atas, rasa gatal dapat dikurangi dengan memasukkan pelembab yang efektif dalam obat anti jerawat.

Produk perawatan ini tidak hanya menangkal efek pengeringan dari obat jerawat, tetapi juga memperbaiki kulit dan meningkatkan fungsi penghalang alami kulit dengan melindungi dari iritasi eksternal.

Cari pelembab yang mengandung satu atau beberapa bahan termasuk kandungan oklusif, emolien, humektan, dan lipid.

4. Konsultasi dengan Dokter Kulit

Pemeriksaan Kulit (Freepik.com)
Foto: Pemeriksaan Kulit (Freepik.com)

Setelah tidak menyentuh jerawat yang gatal dan mengganti gaya hidup, namun ternyata jerawat masih menimbulkan rasa gatal yang amat sangat.

Ini artinya, Moms dan Dads perlu berkonsultasi dengan dokter kulit.

Sebab, beberapa jenis jerawat gatal bisa saja merupakan pertanda kondisi tubuh yang sedang tidak dalam kondisi yang baik.

Dalam beberapa kasus, gatal pada bagian kulit yang berjerawat merupakan gejala penyakit penyakit hati, kondisi tiroid, kanker, atau sklerosis ganda.

Kekurangan nutrisi seperti zat besi, juga bisa menyebabkan rasa gatal pada kulit, lho.

Baca Juga: 8 Khasiat Es Batu untuk Kecantikan Wajah, Bisa Mengurangi Jerawat Lho!

Jangan panik Moms dan Dads, jerawat gatal tak melulu berkaitan dengan kondisi medis serius.

Namun, Moms dan Dads tetap harus mencoba mengatasi kondisi tersebut dengan mengubah gaya hidup dan memperhatikan frekuensi penggunaan obat jerawat.

Apabila keluhan tidak kunjung membaik, Moms dan Dads perlu segera berobat ke dokter kulit untuk mengetahui cara mengatasi jerawat gatal yang paling tepat.

  • https://www.healthline.com/health/itchy-face
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/327161
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3970831/
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/itchy-skin/symptoms-causes/syc-20355006
  • https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/j.1468-3083.2008.02828.x
  • https://www.healthline.com/health/itchy-acne#causes
  • https://dermcollective.com/itchy-acne/#treatments_for_itchy_acne

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb