Fashion & Beauty

6 Juni 2021

Jangan Digaruk! Cari Tahu Penyebab Jerawat Gatal dan Cara Mengatasinya

Jerawat yang gatal memang terasa mengganggu dan dapat membuat frustasi, bagaimana mengatasinya?
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Karla Farhana

Moms dan Dads pasti pernah merasakan jerawat yang sangat gatal. Jerawat gatal selain mengganggu penampilan, rasanya juga tidak tahan untuk menggaruknya. Mari kenali penyebab jerawat gatal berikut ini.

Jerawat Gatal

Waspadai-Makanan-Penyebab-Jerawat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Pada dasarnya masalah jerawat adalah kondisi kulit yang memengaruhi hampir semua orang. Biasanya sebagian besar remaja akan mendapatkan masalah kulit ini selama masa pubertas. Namun, tak jarang juga kondisi ini terjadi pada orang dewasa.

Berdasarkan beberapa literatur medis, jerawat terjadi karena folikel rambut yang tersumbat. Minyak, kotoran, dan sel kulit mati di permukaan kulit menyumbat pori-pori dan menciptakan jerawat atau infeksi kecil yang terlokalisir.

Sebuah studi yang diterbitkan One Library pada tahun 2008 menunjukkan 70 persen orang yang berjerawat juga merasakan gatal. Di sisi lain, gatal ringan hingga sedang dilaporkan memang umum terjadi pada remaja yang memiliki kondisi kulit tersebut.

Nah, untuk lebih memahami mengenai kenapa jerawat gatal, penyebab jerawat gatal dan cara mengatasi jerawat gatal, yuk simak dulu ulasannya berikut ini.

Baca Juga: Fungal Acne, Apa Penyebab dan Cara Mengatasinya?

Penyebab Jerawat Gatal

Dikutip dari Mayo Clinic, dalam istilah medis gatal di area kulit disebut juga sebagai pruritus. Ada berbagai macam penyebab dari rasa gatal di bagian kulit, seperti kulit kering, alergi pada musim tertentu, kontak kulit dengan bahan iritan, dan lain sebagainya.

Dalam beberapa kondisi yang lebih parah, jerawat gatal bisa menjadi pertanda gangguan kesehatan. Namun, dikutip dari Medical News Today, pada dasarnya ada beberapa hal umum yang menjadi alasan kenapa jerawat terasa gatal.

1. Jerawat Batu

Jerawat batu memang gatal

Foto: Orami Photo Stocks

Jerawat terdiri atas beberapa jenis. Beberapa di antara jerawat tersebut memang dilaporkan menimbulkan rasa gatal.

Cystic acne atau jerawat batu misalnya, memang cenderung menimbulkan rasa gatal karena bentuknya lebih besar, keras, terlihat berwarna merah bernanah, dan nyeri ketika disentuh.

Dokter kulit umumnya mengobati jerawat jenis ini dengan memberikan krim resep, antibiotik, atau obat lain. Dalam kasus yang lebih parah, jerawat batu membutuhkan pengobatan yang lebih serius.

Namun, ahli kesehatan kulit tidak menyarankan untuk menyentuh ataupun menggunakan produk perawatan jerawat dalam jumlah berlebihan tanpa pengawasan dan rekomendasi ahli.

Sebab, pemakaian produk anti jerawat yang berlebihan dapat menyebabkan kulit di sekitar jerawat semakin kering dan akhirnya memperparah iritasi dan gatal.

Baca Juga: Mencuci Wajah dengan Air Keran Ternyata Picu Timbulnya Jerawat

2. Reaksi Alergi

Jika rasa gatal yang Moms dan Dads rasakan di sekitar jerawat juga disertai dengan ruam atau terlihat seperti biduran, besar kemungkinan Moms mengalami reaksi alergi terhadap produk makanan atau obat yang sedang dikonsumsi.

Gatal dan ruam biasa disebabkan oleh kulit yang bersentuhan dengan bahan iritan seperti bahan kimia pembersih, sabun, kosmetik, atau makanan tertentu.

Bahkan rasa gatal yang juga menyebabkan ruam ini juga membuat area sekitarnya menjadi lebih panas.

Masalah kulit seperti psoriasis, rosacea, dan dermatitis perioral adalah contoh kondisi yang dapat menyebabkan gatal-gatal bersamaan dengan munculnya benjolan merah.

Baca Juga: Tea Tree Oil untuk Mengatasi Jerawat saat Hamil, Amankah?

3. Efek Samping Produk Perawatan Jerawat

Efek samping produk anti jerawat bisa menyebabkan gatal

Foto: Freepik.com

Kebanyakan zat aktif yang efektif menghilangkan jerawat pada umumnya menimbulkan efek samping, seperti kulit kering dan mengelupas, serta gatal-gatal.

Penyebab jerawat gatal umumnya disebabkan kontak kulit dengan beberapa bahan aktif yang menyebabkan gatal, misalnya asam salisilat, benzoil peroksida, dan retinoid. Gejala ini biasanya disebabkan oleh perkembangan dermatitis kontak iritan yang ringan.

Reaksi gatal ini bisa berkurang atau hilang dengan menggunakan pelembab yang tepat. Dermatologis juga percaya bahwa frekuensi penggunaan produk perawatan jerawat yang lebih jarang dapat mengurangi rasa gatal.

Idealnya, gunakanlah produk perawatan jerawat satu atau dua kali dalam sehari secara bertahap.

Moms bisa meningkatkan frekuensi penggunaan produk jika kulit sudah bisa beradaptasi dan tak lagi menimbulkan gatal.

Baca Juga: Bukan Cuma Puber, 5 Hal Ini Juga Dapat Menyebabkan Jerawat Pada Anak

4. Kulit Kurang Bersih

Beberapa jenis jamur bisa saja menyebabkan infeksi berbentuk bintik kecil berisi nanah yang tampak seperti jerawat akibat bakteri. Jenis infeksi jamur ini biasanya terdapat di daerah dada, pundak, dan punggung yang memang menyebabkan gatal.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menyimpulkan bahwa rasa gatal dapat muncul akibat pertumbuhan jamur yang berlebihan pada kulit. Beberapa kemungkinan yang menyebabkan hal tersebut adalah tidak teratur membersihkan bagian tubuh, menggunakan pakaian yang terlalu ketat, dan penggunaan produk jerawat.

Ingatlah bahwa infeksi jamur tersebut bukan bagian dari jerawat, jadi tidak perlu mengaplikasikan produk obat jerawat untuk kondisi kulit seperti ini. Untuk mengidentifikasi dan mengatasi jerawat akibat jamur, Moms dan Dads perlu berkonsultasi terlebih dahulu.

Baca Juga: Jerawat di Punggung? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tanda Jerawat Mau Sembuh

cara mengetahui jenis kulit wajah sensitif.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Meski tidak nyaman, namun jerawat gatal ternyata juga bisa menjadi tanda kalau jerawat Moms sudah mau sembuh, lho! Dilansir dari HealthLine, ketika jerawat sudah mau sembuh, warna kemerahan pada kulit di sekitar area berjerawat akan berubah menjadi lebih sehat.

Selama proses ini, kulit lama pada lapisan terluar akan mengelupas dan lapisan kulit baru akan menggantikannya. Jadi, kulit yang kering, mengelupas serta sel kulit mati yang mulai rontok bisa jadi tanda kulit baru dan sehat. Namun, Moms mungkin tetap harus berkonsultasi dengan dokter kulit untuk memastikan tanda-tanda ini merupakan tanda jerawat mau sembuh.

Cara Mengatasi Jerawat Gatal

Setelah mengetahui alasan kenapa jerawat gatal, sekarang mari beralih pada solusi cara mengatasi jerawat gatal.

Beberapa jenis perawatan jerawat umumnya bekerja untuk membersihkan bakteri dan mengeringkan minyak berlebih yang menyebabkan jerawat.

Selain itu, perubahan gaya hidup, pengobatan dari luar dan dalam, serta prosedur medis juga bisa diaplikasikan jika kondisi jerawat semakin parah.

Perawatan yang tepat biasanya tergantung pada kondisi kulit. Jika kondisi jerawat yang dimiliki saat ini masih dalam tahapan ringan hingga sedang, perawatan wajah yang dibutuhkan relatif lebih mudah.

Dilansir dari Healthline, berikut cara mengatasi jerawat gatal yang bisa dicoba.

Baca Juga: 5 Cara Alami Menghilangkan Bekas Jerawat

1. Tidak Menyentuh Jerawat yang Gatal

Jangan sentuh jerawat yang gatal

Foto: Freepik.com

Siapapun mungkin setuju bahwa jerawat yang gatal menimbulkan ketidaknyamanan sendiri. Rasa gatal juga menimbulkan godaan untuk menyentuh bagian jerawat jauh lebih sering dari kondisi normal.

Masalahnya, menyentuh wajah dengan lapisan kulit bisa berisiko menimbulkan ruam pada area jerawat. Hal ini karena menyentuh area jerawat dengan lapisan kulit justru dapat menyebarkan bakteri dan bahkan memperbanyak jerawat. Alhasil, jerawat-jerawat baru pun akan muncul.

2. Mengubah Gaya Hidup

Seperti yang disebutkan sebelumnya, rasa gatal mungkin saja disebabkan oleh kebiasaan membersihkan tubuh yang kurang teratur, infeksi bakteri, produksi sebum yang berlebihan, hingga stres.

Jika merasa kondisi kulit tidak juga membaik, salah satu cara mengatasi jerawat gatal adalah dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan bersih.

Biasakan untuk membersihkan kulit tubuh dua kali dalam sehari, menggunakan produk pelembab yang cocok dengan kulit, dan mengurangi paparan sinar matahari.

Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, termasuk di dalamnya sayuran dan buah-buahan, banyak minum air, olahraga secara teratur, dan kelola stres dengan baik.

3. Konsultasi dengan Dokter Kulit

Konsultasi dengan dokter tentang jerawat

Foto: Freepik.com

Setelah tidak menyentuh jerawat yang gatal dan mengganti gaya hidup namun ternyata jerawat masih menimbulkan rasa gatal yang amat sangat, ini artinya Moms dan Dads perlu berkonsultasi dengan dokter kulit.

Sebab, beberapa jenis jerawat gatal bisa saja merupakan pertanda kondisi tubuh yang sedang tidak dalam kondisi yang baik.

Dalam beberapa kasus, gatal pada bagian kulit yang berjerawat merupakan gejala penyakit penyakit hati, kondisi tiroid, kanker, atau sklerosis ganda. Kekurangan nutrisi, seperti kekurangan zat besi, juga bisa menyebabkan rasa gatal.

Baca Juga: 8 Khasiat Es Batu untuk Kecantikan Wajah, Bisa Mengurangi Jerawat Lho!

Jangan panik dulu Moms dan Dads, jerawat yang menimbulkan rasa gatal biasanya bukan hal yang serius jika memang menyebabkan reaksi ruam yang ringan dalam waktu yang singkat.

Intinya, Moms dan Dads harus mencoba dulu mengubah gaya hidup dan memperhatikan frekuensi penggunaan obat jerawat sebagai cara mengatasi jerawat gatal sebagai tahap awal.

  • https://www.healthline.com/health/itchy-face
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/327161
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3970831/
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/itchy-skin/symptoms-causes/syc-20355006
  • https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/j.1468-3083.2008.02828.x
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait