Scroll untuk melanjutkan membaca

OBAT-OBATAN
13 Oktober 2022

Lianhua Qingwen: Manfaat, Dosis, hingga Aturan Pakainya

Sempat populer di masa pandemi untuk bantu meringankan gejala
Lianhua Qingwen: Manfaat, Dosis, hingga Aturan Pakainya

Lianhua Qingwen merupakan obat herbal Tiongkok yang sangat populer di masa pandemi karena disebut dapat membantu meringankan gejala.

Obat yang dikemas dalam bentuk sediaan kapsul ini mengandung beberapa ekstrak tanaman alami, seperti Forsythiae fructus, Isatidis radix, Gypsum fibrosum, dan beberapa ekstrak lainnya.

Lianhua Qingwen secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan panas dalam yang disertai tenggorokan kering serta mengatasi batuk.

Simak informasi lengkap seputar Lianhua Qingwen berikut ini, yuk!

Baca Juga: Mengenal Favipiravir, Obat untuk COVID-19

Informasi Obat Lianhua Qingwen

Lianhua

Foto: Lianhua (Ugm.ac.id)

  • Golongan: Obat tradisional
  • Kategori obat: Jamu / herbal
  • Baik dikonsumsi oleh: Dewasa
  • Bentuk sediaan obat: Kapsul
  • Kelas terapi: Suplemen, terapi tambahan, jamu, herbal
  • Kandungan: Forsythiae fructus 57 mg, Isatidis radix 30.75 mg, Gypsum fibrosum 42.10 mg, Pogostemonis herba 7.2 mg, Rhodiolae Crenulata Radix et Rhizoma 6.75 mg, Dryopteris Crassirhizomatis Rhizoma 30.75 mg, Houttuyniae Herba 41 mg, Rheum officinale Rhizoma 18.20 mg, Lonicerae Japonicae Flos 42.75 mg, Armeniacae Amarum Semen 14.25 mg, Glycyrrhizae Radix et Rhizoma 14.25 mg, Amilum 45 mg.
  • Kemasan: Boks, 2 strip @12 kapsul
  • Farmasi: Zhijiazhuang Yiling Pharmaceutical / PT Intra Aries

Manfaat Lianhua

Ilustrasi Gejala Flu

Foto: Ilustrasi Gejala Flu (Freepik.com/katemangostar)

Manfaat Lianhua Qingwen diketahui dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mempercepat proses penyembuhan.

Selain itu, khasiat lain dari Lianhua Qingwen antara lain:

  1. Membantu meredakan gejala influenza seperti panas dalam, sariawan, dan radang tenggorokan
  2. Membantu menurunkan demam
  3. Membantu meredakan batuk dan tenggorokan kering
  4. Membantu mengatasi pegal linu dan nyeri sendi

Lianhua Qingwen mengandung 11 ramuan herbal yang diolah dalam bentuk kapsul lunak sehingga mudah dikonsumsi.

Baca Juga: 10+ Daftar Obat Darah Tinggi dari Herbal dan Apotek

Dosis dan Aturan Pakai Lianhua Qingwen

Lianhua Qingwen

Foto: Lianhua Qingwen (Moh.gov.bn)

Obat tradisional Lianhua Qingwen tersedia dalam bentuk kapsul di dalam boks.

Satu boks berisi 2 strip kapsul, dibanderol dengan harga Rp55.000-160.000 per boks.

Secara umum, dosis penggunaannya adalah 3 kali sehari 4 kapsul yang diminum sesudah makan.

Pastikan untuk selalu menggunakan obat sesuai dengan petunjuk di kemasan atau sesuai petunjuk dokter.

BPOM Lian Hua Qingwen

Obat Herbal Lianhua

Foto: Obat Herbal Lianhua (Bloomberg.com)

Sebelumnya banyak berita yang beredar bahwa herbal Lianhua ditarik izin edarnya oleh BPOM.

Namun, pemberitaan media ternyata mengutip secara tidak tepat pada Penjelasan Badan POM RI tentang Pegnghentian Produk Herbal Donasi untuk Percepatan Penanganan COVID-19 di Indonesia.

Seperti yang dirilis melalui situs resmi Badan POM pada tanggal 30 April 2021, produk dengan merek Lianhua Qingwen Capsules memiliki Nomor Izin Edar (NIE) TI144348471 dengan pemilik atas nama PT. Intra Aries.

Indikasi yang disetujui oleh Badan POM adalah membantu meredakan panas dalam yang disertai tenggorokan kering hingga batuk.

Selain itu, obat ini dapat digunakan oleh masyarakat tanpa resep dokter.

Menurut pernyataan BPOM, obat ini masih beredar dan tidak dicabut izin edarnya.

Badan POM mengimbau untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan obat tradisional.

Pastikan untuk selalu melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label Produk, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) agar obat aman dikonsumsi.

Baca Juga: 6 Manfaat Buah Siwalan, Obat Tradisional untuk Masalah Pencernaan

Itulah informasi terkait obat tradisional Lianhua Qingwen. Semoga bermanfaat ya, Moms dan Dads.

  • https://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/132/PENJELASAN-BADAN-POM-RI-Tentang-Penghentian-Produk-Herbal-Donasi-Lianhua-Qingwen-Capsules--LQC--untuk-Percepatan-Penanganan-COVID-19-di-Indonesia.html