01 Maret 2023

10+ Manfaat Kimchi untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya

Bisa meningkatkan kekebalan tubuh juga, lho!
10+ Manfaat Kimchi untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya

Moms adalah salah satu penggemar sajian khas Korea bernama kimchi? Jika ya, beruntunglah. Manfaat kimchi untuk kesehatan sangat beragam, lho!

Kimchi adalah menu yang selalu ada saat menyantap makanan Korea. Sajian ini adalah sayur kubis yang diawetkan dengan bumbu pedas.

Secara historis di Korea, tidak selalu memungkinkan untuk menanam sayuran segar sepanjang tahun.

Oleh karena itu, penduduk mengembangkan metode pengawetan makanan, seperti fermentasi.

Proses tersebut menggunakan enzim tertentu untuk mengubah zat kimiawi yang ada di dalam makanan.

Kimchi biasanya mengandung bumbu tambahan, seperti gula, garam, bawang merah, bawang putih, jahe, dan cabai.

Meskipun difermentasi selama beberapa hari hingga minggu sebelum disajikan, sayuran ini juga dapat dimakan segar.

Tidak hanya lezat, tetapi ada juga manfaat kimchi untuk kesehatan tubuh apabila dikonsumsi secara teratur. Yuk, cari tahu!

Baca Juga: Intip Rekomendasi Jajanan Pasar yang Lezat dan Bikin Ketagihan!

Kandungan Nutrisi Kimchi

Manfaat Kimchi bagi Kesehatan (Orami Photo Stocks)
Foto: Manfaat Kimchi bagi Kesehatan (Orami Photo Stocks)

Kimchi dikemas dengan berbagai nutrisi bermanfaat, yang sekaligus rendah kalori.

Sayur sawi atau kubis yang merupakan bahan utama kimchi mengandung vitamin A dan C, serta setidaknya 10 mineral berbeda, juga lebih dari 34 asam amino.

Melansir U.S. Department of Agriculture, dalam satu porsi (150 gram) kimchi, kira-kira terkandung nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 23
  • Karbohidrat: 4 gram
  • Protein: 2 gram
  • Lemak: kurang dari 1 gram
  • Serat: 2 gram
  • Natrium: 747 mg
  • Vitamin B6: 19 persen dari Nilai Harian
  • Vitamin C: 22 persen dari Nilai Harian
  • Vitamin K: 55 persen dari Nilai Harian
  • Folat: 20 persen dari Nilai Harian
  • Besi: 21 persen dari Nilai Harian
  • Niacin: 10 persen dari Nilai Harian
  • Riboflavin: 24 persen dari Nilai Harian

Lantas, apa saja manfaat kimchi untuk kesehatan? Yuk, simak ulasannya di bawah ini, Moms!

Baca Juga: 5 Resep Sosis Kentang, Jajanan Khas Korea yang Sering Muncul di Drakor

Manfaat Kimchi untuk Kesehatan

Khasiat Kimchi untuk Kesehatan (Orami Photo Stocks)
Foto: Khasiat Kimchi untuk Kesehatan (Orami Photo Stocks)

Berkat kandungan nutrisi yang ada di dalamnya, berikut ini beberapa manfaat kimchi untuk kesehatan yang bisa dirasakan:

1. Mengandung Probiotik

Proses fermentasi lacto yang dialami kimchi membuat manfaat kimchi sangat unik.

Makanan fermentasi tidak hanya memiliki umur simpan yang lebih lama tetapi juga rasa dan aroma yang lebih baik.

Fermentasi terjadi ketika pati atau gula diubah menjadi alkohol atau asam oleh organisme seperti ragi, jamur, atau bakteri.

Fermentasi lacto menggunakan bakteri Lactobacillus untuk memecah gula menjadi asam laktat, akan memberi kimchi rasa asam.

Mengutip U.S. National Library of Medicine, ketika dikonsumsi sebagai suplemen, bakteri ini mungkin memiliki manfaat, termasuk mengobati kondisi hay fever dan jenis diare tertentu.

Fermentasi juga menciptakan lingkungan yang memungkinkan bakteri baik lainnya berkembang biak dan berkembang biak.

Ini termasuk probiotik, yang merupakan mikroorganisme hidup yang menawarkan manfaat kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Probiotik sendiri telah terbukti mengatasi beberapa kondisi, seperti:

Perlu diingat bahwa banyak dari temuan ini terkait dengan suplemen probiotik dosis tinggi dan bukan jumlah yang ditemukan dalam porsi normal kimchi.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Bakteri Lactobacillus dalam kimchi juga dapat meningkatkan kesehatan kekebalan tubuh.

Mengutip Journal of Microbiology and Biotechnology, tikus penelitian yang disuntik dengan Lactobacillus plantarum, yakni strain pada kimchi, memiliki tingkat TNF alpha (penanda inflamasi) lebih rendah.

Perlu diketahui, kadar alfa TNF sering kali meningkat saat tubuh mengalami infeksi dan penyakit.

Karena itu, penurunan kadar senyawa tersebut mengindikasikan bahwa sistem kekebalan bekerja secara efisien.

Meskipun hasilnya menjanjikan, penelitian pada manusia masih diperlukan untuk membuktikan tentang manfaat kimchi tersebut.

Baca Juga: 5 Resep Kimchi, dari Nasi Goreng hingga Kimchi Jjiggae

3. Mengurangi Inflamasi

Manfaat kimchi yang berikutnya, yaitu dapat membantu melawan peradangan di dalam tubuh.

Melansir The British Journal of Nutrition, penelitian pada tikus mengungkapkan bahwa HDMPPA, salah satu senyawa dalam kimchi, dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah dengan menekan peradangan.

Namun, manfaat tersebut pada manusia masih belum diketahui dengan pasti.

4. Memperlambat Penuaan

Peradangan kronis tidak hanya dikaitkan dengan berbagai penyakit, tetapi juga mempercepat proses penuaan.

Namun, manfaat kimchi mungkin memperpanjang umur sel dengan memperlambat proses ini. Mungkin ini yang membuat orang Korea tampak awet muda.

Melansir International Journal of Medicinal Foods, senyawa fenolik, vitamin C, klorofil, dan karotenoid yang terdapat di dalam kimchi mampu memperpanjang umur sel dengan melawan radikal bebas.

Baca Juga: Drakor Welcome to Waikiki Tayang di NET TV, Yuk Kenalan dengan 5+ Pemainnya!

5. Menurunkan Kolesterol

Sebenarnya, hubungan pasti antara manfaat kimchi dan kolesterol belum sepenuhnya jelas.

Namun, beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang makan kimchi secara teratur cenderung memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) lebih rendah.

Ini bisa menjadi manfaat kimchi yang mungkin jarang diketahui.

Kendati demikian, para ilmuwan tidak yakin bahan mana yang sebenarnya paling baik dalam kimchi, apakah kubis, paprika merah, bawang putih, daun bawang, jahe, atau bakteri asam laktat.

Sebab semuanya masing-masing menawarkan potensi manfaat kesehatan yang baik.

6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Selain mendukung kolesterol sehat, manfaat kimchi juga dapat membantu kinerja jantung dengan meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh.

Antioksidan akan membantu menstabilkan sel yang rusak, sehingga mempercepat penyembuhan.

Pada akhirnya, kondisi tersebut membuat seseorang terhindar dari risiko masalah kesehatan kronis, seperti penyakit jantung.

Baca Juga: Kandungan Nutrisi Kuaci Biji Semangka yang Cocok untuk Camilan

7. Mendukung Kesehatan Otak

Melansir artikel dari Women's Health, hasil tidak langsung lainnya dari usus yang sehat adalah kemampuan kerja otak yang lebih baik.

Menjaga kesehatan sistem pencernaan juga penting bagi otak, karena sistem saraf enterik di usus berkomunikasi dengan otak.

Dengan makan kimchi, Moms dapat merasakan manfaat kimchi yaitu menjaga pencernaan lebih sehat yang kemudian mendukung kesehatan otak.

8. Menurunkan Berat Badan

Makan satu porsi kimchi tidak akan secara ajaib membuat berat badan langsung turun.

Namun, sajian ini bisa menjadi salah satu bagian dari pola makan yang untuk membantu menurunkan berat badan.

Sebab, kimchi adalah sayuran yang rendah kalori. Karenanya, sajian ini sangat baik untuk dikonsumsi dalam porsi terbatas pada orang yang sedang menurunkan berat badan.

9. Menjaga Kesehatan Mata

Kimchi merupakan salah satu makanan yang memiliki sumber antioksidan beta karoten terbaik.

Kandungan beta karoten telah dikaitkan dengan kesehatan mata yang lebih baik.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Gowok, Buah Langka yang Kaya Nutrisi

Manfaat Kimchi untuk Ibu Hamil

Manfaat Kimchi untuk Kehamilan (Orami Photo Stocks)
Foto: Manfaat Kimchi untuk Kehamilan (Orami Photo Stocks)

Kimchi merupakan hidangan 'mentah' yang terbuat dari sayuran yang difermentasi.

Proses fermentasi ini sering kali membuat ibu hamil khawatir untuk mengonsumsinya.

Padahal, menurut ahli gizi bernama Natalie Allen dari Biomedical Sciences Department Missouri State University, makanan fermentasi seperti kimchi terbilang aman dikonsumsi selama hamil.

Namun, ibu hamil tidak boleh mengonsumsi kimchi secara berlebihan.

Selain itu, ibu hamil juga wajib memastikan bahwa makanan tersebut sepenuhnya higienis.

Jika syarat-syarat tersebut terpenuhi, berikut ini beberapa manfaat kimchi untuk ibu hamil yang mungkin bisa dirasakan:

10. Melancarkan Pencernaan

Gangguan pencernaan saat hamil biasanya ditandai dengan begah, mual ingin muntah, dan sering bersendawa. Kondisi ini merupakan hal yang wajar terjadi.

Gangguan pencernaan saat hamil merupakan kondisi yang disebabkan oleh produksi hormon yang meningkat. Untuk mengatasinya, Moms bisa mengonsumsi kimchi.

Kimchi mengandung bakteri lactobacillus yang ditemukan dalam yoghurt dan produk susu fermentasi lainnya.

Bakteri ini bekerja menjaga dan mengurangi gangguan pencernaan, seperti irritable bowel syndrome atau radang usus besar.

11. Mencegah dari Berbagai Macam Penyakit

Makanan fermentasi yang dikonsumsi selama hamil mampu meningkatkan kadar nutrisi, sehingga janin di dalam kandungan pun mendapatkan tambahan gizi.

Kimchi sendiri merupakan makanan fermentasi memiliki kadar serat yang tinggi dan rendah kalori, sehingga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Kimchi juga mengandung berbagai vitamin yang bermanfaat seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B12 hingga zat besi.

Kandungan ini mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga ibu hamil tidak mudah sakit.

Baca Juga: 60 Kata-kata Malam Lucu dan Bijak, Bikin Mood Kembali Ceria!

Cara Mudah Membuat Kimchi di Rumah

Cara Membuat Kimchi (theepochtimes.com)
Foto: Cara Membuat Kimchi (theepochtimes.com)

Nah, Moms sudah mengetahui ragam manfaat kimchi. Lalu, bila tertarik ingin mencobanya, bagaimana cara membuatnya?

Meskipun menyiapkan makanan fermentasi mungkin tampak seperti pekerjaan yang merepotkan, namun membuat kimchi di rumah sebetulnya cukup sederhana.

Moms bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Kumpulkan bahan-bahan pilihan, seperti kubis dan sayuran segar lainnya seperti wortel, lobak, dan bawang merah, ditambah jahe, bawang putih, gula, garam, tepung beras, minyak cabai, bubuk cabai atau serpihan lada, kecap ikan, dan saeujeot (udang fermentasi ).
  • Potong dan cuci sayuran segar bersama jahe dan bawang putih.
  • Taburkan garam di antara lapisan daun kubis dan diamkan selama 2-3 jam. Balik setiap 30 menit untuk mendistribusikan garam secara merata. Gunakan perbandingan 1/2 cangkir (72 gram) garam untuk setiap 2,7 kg sayuran kubis.
  • Untuk menghilangkan garam berlebih, bilas sayuran dengan air dan tiriskan dalam saringan.
  • Campur tepung beras, gula pasir, jahe, bawang putih, minyak cabai, serpihan lada, kecap ikan, dan saeujeot menjadi pasta, tambahkan air jika perlu. Moms dapat menggunakan lebih banyak atau lebih sedikit bahan-bahan ini tergantung seberapa kuat rasa kimchi yang diinginkan.
  • Masukkan sayuran segar, termasuk kubis ke dalam pasta sampai semua sayuran terlapisi seluruhnya.
  • Kemas campuran ke dalam wadah atau stoples besar untuk penyimpanan, pastikan untuk menutupnya dengan benar.
  • Biarkan kimchi berfermentasi setidaknya selama 3 hari pada suhu kamar atau hingga 3 minggu pada suhu 4° Celsius.

Moms akan tahu bahwa fermentasi sudah siap dimakan setelah mulai berbau dan terasa asam, atau saat gelembung kecil mulai bergerak di stoples.

Setelah fermentasi, Moms dapat mendinginkan kimchi hingga 1 tahun. Ini akan terus berfermentasi tetapi pada kecepatan yang lebih lambat.

Munculnya gelembung, rasa asam, dan kubis yang lembut adalah hal yang normal untuk kimchi.

Namun, jika Moms merasakan bau busuk atau tanda-tanda jamur, seperti lapisan putih di atas makanan, maka kimchi tak boleh dimakan, ya.

Baca Juga: 9 Essence Korea untuk Kulit Cerah dan Lembap seperti Artis Korea

Demikian penjelasan tentang manfaat kimchi dan cara membuatnya sendiri di rumah.

Meski diyakini punya banyak manfaat sehat, tetap ingat untuk tidak mengonsumsi kimchi secara berlebihan, ya, Moms!

  • https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/343652/nutrients
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30513869/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25112321/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22715945/
  • https://www.researchgate.net/publication/259880932_Health_Benefits_of_Kimchi_Korean_Fermented_Vegetables_as_a_Probiotic_Food
  • womenshealthmag.com/food/a29892608/health-benefits-of-kimchi/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.