Kesehatan Umum

2 November 2021

3 Manfaat Memakai Masker di Kala Pandemi COVID-19

Tak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga bisa proteksi orang lain
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Seperti yang Moms ketahui, memakai masker saat pandemi COVID-19 sangat dianjurkan. Selain mencegah penularan virus corona, manfaat memakai masker mulut, baik masker medis atau masker kain juga sangat banyak.

Tak hanya mengenakan masker, seluruh masyarakat dihimbau untuk memaksimalkam pencegahan COVID-19. Dengan cara sering mencuci tangan dan menjaga jarak fisik, serta mendapatkan vaksin COVID-19.

Baik saat beraktivitas dalam ruangan atau luar ruangan, setiap orang sebaiknya tetap mengenakan masker untuk melindungi diri mereka dari paparan COVID-19.

Yuk, simak manfaat memakai masker mulut selama pandemi berikut ini agar Moms dan keluarga semakin sadar pentingnya mengenakan masker.

Baca Juga: Review 9 Masker Kesehatan Favorit Moms Orami untuk Lindungi Diri dari COVID-19

Manfaat Memakai Masker

Terdapat berbagai bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat memakai masker ketika pandemi COVID-19. Apa saja? Simak selengkapnya.

1. Mengurangi Risiko Penularan Virus

manfaat memakai masker - 1

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms dan Dads menggunakan masker dengan benar. Hal ini dapat mengurangi risiko penularan virus corona.

“Masker bedah dan penutup kain dapat mengurangi penularan virus hingga 70% jika semua orang memakainya dan memakainya dengan benar di hidung dan mulut (mereka),” jelas Purvi Parikh, ahli alergi dari Jaringan Alergi & Asma dan asisten profesor klinis di Departemen Kedokteran di NYU Grossman School of Medicine, yang dikutip dari laman Health.

Mengutip Mayo Clinic, penggunaan masker yang benar, yakni dengan memastikan bahwa masker dipasang dengan baik pada kontur wajah untuk mencegah kebocoran udara di sekitar tepi masker.

Jadi, masker harus pas di hidung, mulut dan dagu, tanpa celah.

Selain mengenakan masker bedah/medis/sekali pakai, Moms juga bisa melapisinya dengan masker kain sehingga perlindungan lebih baik.

Dalam hal ini, masker kain harus menekan tepi masker sekali pakai ke wajah. Namun, jangan menggunakan masker 2 lapisan (double mask) jika membuat Moms sulit bernapas atau menghalangi penglihatan.

Penggunaan, penyimpanan, dan pembersihan masker yang tepat juga memengaruhi seberapa baik masker melindungi Moms. Oleh karena itu, ikuti tipsnya berikut:

  • Cuci atau bersihkan tangan sebelum dan sesudah memakai masker.
  • Letakkan masker di atas mulut, hidung, dan dagu.
  • Ikat di belakang kepala atau gunakan loop telinga. Pastikan masker benar-benar pas.
  • Jangan menyentuh masker saat memakainya.
  • Jika secara tidak sengaja menyentuh masker, cuci atau bersihkan tangan.
  • Jika masker menjadi basah atau kotor, gantilah dengan yang bersih. Masukkan masker bekas ke dalam kantong yang bisa ditutup rapat sampai bisa membuangnya atau mencucinya.
  • Lepaskan masker dengan membuka ikatannya atau melepas penutup telinga tanpa menyentuh bagian depan masker atau wajah.
  • Segera cuci tangan setelah melepas masker.
  • Cuci masker kain secara teratur di mesin cuci atau dengan tangan.

Selain mengikuti cara menggunakan masker yang benar, perhatikan juga beberapa hal pencegahan di bawah ini:

  • Jangan memakai masker pada siapa pun yang mengalami kesulitan bernapas atau tidak sadarkan diri atau tidak dapat melepas masker tanpa bantuan.
  • Jangan memakai masker pada anak di bawah usia 2 tahun.
  • Jangan gunakan masker sebagai pengganti physical distancing.

Baca Juga: Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Tembus 2 Juta, Simak Cara Pakai Masker Dobel yang Tepat

2. Mencegah Penyebaran Tanpa Gejala

manfaat memakai masker - 2

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat memakai masker selanjutnya, yaitu dapat mencegah penyebaran virus corona tanpa gejala.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), diperkirakan 50% penularan terjadi sebelum orang mengembangkan gejala COVID-19.

Beberapa penelitian, termasuk jurnal Nature yang dikutip dari AARP Foundation, juga telah menemukan bahwa lebih dari 40% orang dengan infeksi virus corona tidak pernah mengalami gejala COVID-19.

Hal ini membuatnya sangat sulit untuk mendeteksi siapa yang berpotensi menularkan virus.

Oleh sebab itu, mengenakan masker adalah cara mudah untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi tanpa disadari, terutama mereka yang lebih mungkin sakit parah jika terinfeksi virus corona.

Selain menggunakan masker, Moms juga sebaiknya tetap mematuhi aturan jarak sosial dan mempraktikkan kebersihan tangan yang baik.

3. Melindungi Diri dan Orang Lain

manfaat memakai masker - 3

Foto: Orami Photo Stock

Tidak hanya melindungi diri sendiri dari virus corona, manfaat memakai masker juga dapat dirasakan oleh orang lain di sekitar Moms.

Pasalnya, masker dapat mencegah diri dan orang lain dari droplets dari bersin, batuk, atau berbicara yang bisa terpapar virus corona.

Semakin banyak orang yang memblokir penularan virus dengan masker, maka akan semakin sedikit virus yang beredar di masyarakat. Hal ini tentu saja dapat mengurangi risiko setiap orang untuk terinfeksi.

Beberapa penelitian pun telah menyoroti kekuatan penggunaan masker oleh masyarakat secara luas.

Sebuah laporan yang diterbitkan di Health Affairs, misalnya, menemukan bahwa negara bagian dengan mandat masker memiliki penurunan tingkat pertumbuhan COVID-19 harian yang lebih besar dibandingkan dengan negara bagian yang tidak mengeluarkan mandat.

Baca Juga: Mengenal Maskne, Jerawat yang Muncul Akibat Memakai Masker

Jenis Masker dan Cara Kerjanya

Usai memahami manfaat memakai masker saat pandemi, Moms juga perlu mencari tahu jenis-jenis masker dan cara kerjanya sehingga bisa menentukan masker mana kah yang memiliki proteksi paling baik.

1. Masker Bedah

masker bedah

Foto: Orami Photo Stock

Masker bedah atau masker medis merupakan masker sekali pakai yang dapat Moms pilih untuk melindungi diri dari infeksi virus.

Jenis masker ini dimaksudkan untuk melindungi pemakainya dari kontak dengan tetesan dan semprotan yang mungkin mengandung kuman.

Masker medis juga menyaring partikel besar di udara saat pemakainya menghirup oksigen.

Untuk membuat masker medis lebih pas, ikat loop telinga tempat mereka menempel pada masker. Kemudian lipat dan selipkan bahan yang tidak dibutuhkan di bawah tepinya.

Baca Juga: Cara Menggunakan Masker yang Benar untuk Mencegah Virus, Simak di Sini!

2. Masker N95

Masker N95

Foto: Orami Photo Stock

Masker N95 adalah salah satu jenis respirator. Masker ini menawarkan perlindungan lebih dari masker medis karena menyaring partikel besar dan kecil saat pemakainya menghirup udara.

Seperti masker bedah, masker N95 dimaksudkan untuk sekali pakai.

Saat awal pandemi, persediaan masker N95 terbatas, jadi CDC mengatakan bahwa masker ini harus disediakan untuk penyedia layanan kesehatan.

Namun kini, Moms bisa mengenakannya karena masker N95 telah banyak tersedia di pasaran.

Baca Juga: Cara Membuat Masker Kain Jahit Tangan Sesuai Standar WHO

3. Masker Kain

masker kain4.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Masker kain dimaksudkan untuk menjebak tetesan pernapasan yang dikeluarkan saat pemakainya berbicara, batuk atau bersin.

Masker ini juga bertindak sebagai penghalang untuk melindungi pemakainya dari menghirup tetesan yang dikeluarkan oleh orang lain.

Masker kain yang paling efektif terbuat dari beberapa lapis kain yang ditenun rapat seperti, kapas.

Masker dengan lapisan tersebut akan menghentikan lebih banyak tetesan agar tidak masuk atau keluar melewati masker yang Moms kenakan.

Itu dia manfaat memakai masker mulut ketika pandemi. Apapun jenis masker yang dipilih, pastikan Moms mengenakannya dengan benar agar perlindungannya maksimal.

Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan, menjaga jarak, dan lakukan vaksinasi COVID-19 agar tak terinfeksi virus corona ya, Moms.

  • https://www.health.com/condition/infectious-diseases/coronavirus/why-you-should-wear-a-mask
  • https://www.aarp.org/health/conditions-treatments/info-2020/reasons-for-masks.html
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronavirus/in-depth/coronavirus-mask/art-20485449
  • https://www.healthaffairs.org/doi/10.1377/hlthaff.2020.00818
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait