02 Mei 2023

7+ Manfaat Paprika, Salah Satunya Merawat Kecantikan Kulit!

Tak hanya jadi pewarna dalam topping pizza, paprika punya segudang manfaat!

Apakah Moms tahu berbagai manfaat paprika? Paprika paling sering disajikan sebagai tumisan atau topping dari pizza.

Tanaman dengan nama latin Capsicum annuum ini adalah buah yang termasuk dalam keluarga nightshade.

Paprika masih berkerabat dengan cabai, tomat, dan sukun, yang semuanya berasal dari Amerika Tengah dan Selatan.

Seperti kerabat dekat mereka yakni cabai, paprika juga terkadang dikeringkan dan dijadikan bubuk.

Sayuran ini rendah kalori dan sangat kaya vitamin C dan antioksidan lainnya, sehingga menjadikannya sangat baik untuk melengkapi diet sehat.

Paprika tersedia dalam berbagai warna, seperti merah, kuning, oranye, dan hijau.

Untuk paprika hijau yang masih mentah, biasanya mereka memiliki rasa yang sedikit pahit dan tidak semanis yang sudah matang.

Baca Juga: 8 Bahaya Wortel Jika Dimakan Terlalu Banyak

Paprika merah sebetulnya adalah buah, tetapi mereka dikenal sebagai sayuran yang digunakan dalam berbagai hidangan karena rasanya yang ringan, manis, nan renyah.

Saat matang, ia berubah menjadi merah cerah dengan inti di dalamnya mengandung banyak biji.

Ukurannya akan tergantung pada waktu pertumbuhannya.

Paprika adalah sumber nutrisi yang sangat baik seperti vitamin C, A dan B6. Disamping itu juga mengandung vitamin E, vitamin K, folat dan potasium; dan antioksidan juga.

Paprika merah organik lebih disukai daripada yang ditanam secara konvensional karena bisa dimakan bersama kulitnya dan paprika yang ditanam secara konvensional sering kali bersentuhan dengan pestisida.

Paprika segar dan mentah sebagian besar terdiri dari air (92 persen). Sisanya adalah karbohidrat dan sejumlah kecil protein dan lemak.

Mengutip USDA Food Composition Databases, dalam 3,5 ons (100 gram) paprika merah mentah terdapat beberapa nutrisi seperti:

  • Kalori: 31
  • Air: 92 persen
  • Protein: 1 gram
  • Karbohidrat: 6 gram
  • Gula: 4,2 gram
  • Serat: 2,1 gram
  • Lemak: 0,3 gram

Lantas, apa saja ya manfaat paprika untuk kesehatan? Mari simak ulasannya berikut ini!

Manfaat Paprika untuk Kesehatan

Manfaat Paprika untuk Kesehatan (Orami Photo Stock)
Foto: Manfaat Paprika untuk Kesehatan (Orami Photo Stock)

Berikut ini adalah manfaat paprika untuk kesehatan yang wajib Moms ketahui:

1. Menjaga Kesehatan Mata

Jenis gangguan penglihatan yang paling umum adalah degenerasi makula dan katarak, yang mana penyebab utamanya adalah penuaan dan infeksi.

Namun, nutrisi juga memainkan peran penting dalam mengembangkan penyakit ini.

Untungnya di dalam paprika terdapat senyawa bernama lutein dan zeaxanthin, yang merupakan karotenoid yang ditemukan dalam jumlah yang relatif tinggi pada paprika.

Mengutip Journal of Investigative Ophthalmology and Visual Science, senyawa ini dapat meningkatkan kesehatan mata bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.

Senyawa ini juga akan melindungi retina, yakni dinding bagian dalam mata yang peka terhadap cahaya, dari kerusakan oksidatif.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang kaya karotenoid ini secara teratur dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula.

Jadi, menambahkan paprika ke dalam makanan dapat membantu menurunkan risiko gangguan penglihatan.

2. Mencegah Anemia

Anemia adalah kondisi umum yang ditandai dengan berkurangnya kemampuan darah untuk membawa oksigen.

Salah satu penyebab paling umum dari anemia adalah kekurangan zat besi, dan gejala utamanya adalah kelemahan dan kelelahan.

Mengutip The American Journal of Clinical Nutrition, paprika merah tidak hanya sebagai sumber zat besi yang baik, paprika merah juga sangat kaya vitamin C, yang meningkatkan penyerapan zat besi dari usus.

Faktanya, satu paprika merah berukuran sedang mungkin mengandung 169 persen rekomendasi harian untuk vitamin C.

Penyerapan zat besi meningkat secara signifikan saat kita mengonsumsi buah atau sayuran yang tinggi vitamin C.

Baca Juga: Anemia pada Bayi, Ini Gejala, Cara Mencegah, dan Jenis Tesnya

Untuk alasan ini, makan paprika mentah bersama makanan kaya zat besi seperti daging atau bayam dapat membantu meningkatkan simpanan zat besi dalam tubuh.

Pada akhirnya mereka akan mengurangi risiko anemia.

3. Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas

Paprika merah juga merupakan pilihan sehat yang dapat menjadi bagian dari makanan harian karena ia mengandung fitonutrien yang memiliki antioksidan kuat di dalamnya.

Antioksidan ini melawan racun lingkungan dan degradasi sel.

Mereka melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas yang menyebabkan perkembangan kanker.

Dengan demikian, paprika juga akan mampu membantu mencegah berbagai jenis kanker di perut, usus besar, payudara, prostat, bahkan paru-paru.

4. Mengatasi Kecemasan

Faktanya kecemasan tidak hanya terjadi akibat stres saja ya Moms. Kondisi ini juga umum terjadi sebagai gejala pra menstruasi.

Untungnya paprika bisa mengatasi masalah ini. Kombinasi vitamin B6 dan magnesium pada paprika merah membantu menurunkan kecemasan.

Manfaat paprika merah lainnya adalah sebagai diuretik alami, karena kandungan vitamin B6 sangat bagus untuk mengurangi kembung dan mencegah hipertensi.

5. Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat paprika merah selanjutnya adalah membantu menurunkan berat badan.

Satu cangkir paprika merah yang diiris hanya menyediakan 31 kalori dan tidak mengandung lemak atau kolesterol.

Selain itu, Moms juga dapat membakar lebih banyak kalori dengan mengonsumsi paprika merah karena dapat mengaktifkan thermogenesis dan meningkatkan laju metabolisme.

Paprika merah tidak mengandung capsaicin yang memberikan panas ketimbang jenis paprika lainnya.

Akibatnya, mereka memiliki aksi termogenik ringan yang meningkatkan metabolisme tanpa meningkatkan detak jantung atau tekanan darah seperti varietas paprika lainnya.

Tak hanya capsaicin, paprika juga mengandung dihydrocapsiate (DCT), yakni sepupu capsaicin. Senyawa ini ditemukan dalam strain paprika merah manis yang lembut, kadang-kadang disebut CH-19 pepper.

Mengutip WebMD, peneliti menemukan bahwa DCT dalam bentuk kapsul bertindak mirip dengan capsaicin, tanpa sensasi berapi-api.

Baca Juga: Mengenal Diet Defisit Kalori, Turunkan Berat Badan dengan Cepat!

6. Menjaga Kesehatan Kulit

Paprika merah mengandung vitamin C dua kali lebih banyak daripada varietas lain yang membuatnya sangat bermanfaat untuk kulit.

Beberapa manfaatnya untuk kulit adalah sebagai berikut:

Vitamin C yang terkandung dalam paprika merah membantu membentuk kolagen, yakni serat struktural yang dibutuhkan untuk menyatukan semuanya.

Kolagen dibutuhkan oleh kulit Moms agar tetap sehat dan bahkan kekurangan vitamin C kecil pun dapat menyebabkan masalah kulit.

Paprika merah adalah sumber tiga karotenoid yang melawan kanker: lutein, beta-cryptoxanthin, dan zeaxanthin.

Selain sangat baik untuk kulit, karotenoid ini membantu mengurangi pembengkakan yang disebabkan oleh artritis karena kandungan silikonnya yang tinggi.

7. Menjaga Kesehatan Rambut

Selain bermanfaat untuk kulit, manfaat paprika merah selanjutnya adalah untuk kesehatan rambut.

Seperti disebutkan sebelumnya, paprika merah adalah sumber vitamin C yang berperan dalam pembentukan kolagen.

Folikel rambut membutuhkan kolagen agar tetap sehat dan untuk pertumbuhan optimal.

Ingat Moms, kekurangan vitamin C bisa menyebabkan rambut kering, pecah-pecah, dan rapuh.

Paprika merah bisa sangat bermanfaat dalam mencegah rambut rontok karena meningkatkan aliran darah untuk merangsang pertumbuhan rambut dan melindungi folikel rambut.

Kepedasan paprika merah dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut hingga lebih dari 50 persen.

Moms bisa coba rebus beberapa potong paprika merah dalam air selama 10 menit dan dinginkan selama 15 menit.

Kemudian oleskan pada kulit kepala selama 30 menit dan bilas. Melakukan hal ini secara teratur akan merangsang pertumbuhan rambut.

Baca Juga: Dapat Memperbesar Payudara, Ini 9 Manfaat Kacang Panjang untuk Kesehatan

8. Bisa Digunakan sebagai Masker Wajah

Jika Moms suka menggunakan masker wajah untuk perawatan kulit, maka paprika bisa menjadi bahan alami alternatif yang digunakan.

Moms bisa membuat masker wajah sendiri menggunakan madu dan paprika.

Manfaat paprika sebagai masker sangat banyak. Diantaranya dapat menghilangkan bintik-bintik penuaan, mencerahkan wajah, mengangkat komedo, noda hitam di wajah, dan menyamarkan garis halus/keriput.

Yang perlu Moms lakukan adalah mencampurkan satu sendok makan paprika dan dua sendok makan madu.

Kemudian, oleskan pada wajah dan diamkan selama 20 menit.

Jika memiliki kulit wajah sensitif, sebaiknya Moms mencoba sedikit terlebih dahulu sebelum mengoleskan semuanya, untuk melihat apakah ada reaksi alergi yang muncul.

Manfaat Paprika untuk Anak

Manfaat Paprika (Orami Photo Stock)
Foto: Manfaat Paprika (Orami Photo Stock) (Orami Photo Stock)

Berikut ini beberapa manfaat paprika untuk anak yang wajib Moms ketahui sehingga mungkin akan mempertimbangkan untuk memberikan lebih banyak paprika untuk anak:

  • Mengandung vitamin C dalam jumlah yang baik. Vitamin C ini akan membantu melawan infeksi bakteri dan memperkuat sistem kekebalan anak.
  • Paprika mengandung vitamin A dan beta karoten dalam jumlah sedang dan apa pun yang mengandung vitamin A dan beta karoten baik untuk penglihatan mata.
  • Vitamin B6 dapat ditemukan dalam paprika dalam jumlah sedang. Beberapa khasiat vitamin B6 antara lain menyembuhkan anemia, meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak dan juga baik untuk perkembangan otak.
  • Paprika adalah sumber vitamin E. Vitamin E membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh anak, melindungi dari radikal bebas dan kerusakan oksidatif.
  • Selain sebagai sumber vitamin esensial, paprika juga merupakan sumber kalium yang baik. Kalium merupakan mineral esensial yang sangat dibutuhkan tubuh kita. Padahal, kalium mirip dengan natrium, dan kalium lebih bermanfaat daripada natrium.
  • Selain mengandung vitamin dan mineral, paprika juga merupakan sumber serat makanan yang baik. Serat makanan adalah bahan penting dalam makanan yang mengurangi risiko sembelit pada anak.

Baca Juga: Meski Pahit, 7 Manfaat Jus Pare Ini Bikin Takjub!

Adakah Beda Manfaat Paprika Kuning , Hijau, dan Merah?

Paprika Kuning, Hijau, dan Merah (Orami Photo Stock)
Foto: Paprika Kuning, Hijau, dan Merah (Orami Photo Stock)

Paprika memang ada tiga jenis, yakni merah, kuning, dan hijau. Warna ini dipengaruhi oleh tingkat kematangan paprika.

Pada paprika hijau, ia biasanya dipanen saat paprikanya berwarna hijau dan belum terlalu matang sehingga warnanya hijau gelap dan masih cukup keras dan renyah.

Sementara paprika kuning adalah jenis paprika yang dipanen setelah berubah warnanya dari hijau, biasanya rasanya lebih manis daripada paprika hijau. Dan yang terakhir adalah paprika merah yang sudah sangat matang saat dipanen.

Ternyata ada beda manfaat paprika kuning, hijau, dan merah. Ini karena warnanya menandakan kandungan vitamin C di dalamnya. Semakin matang paprika saat dipanen, maka kandungan vitamin C jadi lebih tinggi.

Alhasil, kandungan vitamin C pada paprika merah 2 kali lipat lebih tinggi dibanding paprika hijau.

Namun, bukan berarti paprika hijau tidak bermanfaat, hanya saja gizinya tak sebanyak yang kuning atau merah.

Baca Juga: 3 Resep Paprika yang Lezat dan Mudah Dibuat untuk Keluarga

Cara Mengolah Paprika

Cara Mengolah Paprika
Foto: Cara Mengolah Paprika (masakapaya.com)

Paprika adalah sayuran yang merupakan pelengkap yang sangat serbaguna.

Moms dapat menambahkan paprika yang mentah ke semua jenis makanan, mulai dari saus dan salad, hingga hidangan pasta.

Memanggang paprika juga mudah. Moms hanya perlu memotong irisan kecil di dekat batang dan panggang hingga menghitam.

Kemudian biarkan mereka mengukus dengan cara dimasukkan ke dalam kantong plastik selama sekitar 15 menit sebelum mengikis kulit dan membuang batang, inti, dan bijinya.

Moms juga bisa masukkan paprika merah ke dalam tumis untuk menambahkan warna juga.

Namun, saat mengolah paprika, ingatlah bahwa paprika dapat membakar kulit dan mata.

Kenakan sarung tangan karet saat Moms memegangnya, jauhkan tangan dari wajah, dan cuci tangan segera setelah selesai.

Baca Juga: Resep Salad Buah untuk Anak, Enak dan Sehat!

Simpan juga segelas susu utuh atau rendah lemak di dekat Moms. Capsaicin tidak akan larut dalam air dan Moms membutuhkan lemak untuk menetralkannya.

Namun Moms juga perlu ingat bahwa beberapa orang mungkin alergi akan paprika, meskipun kejadiannya sangat jarang.

Namun, beberapa orang yang memiliki alergi serbuk sari mungkin juga sensitif terhadap paprika karena reaktivitas silang alergi.

Reaksi silang alergi dapat terjadi antara makanan tertentu karena makanan tersebut mungkin mengandung alergen yang sama atau alergen yang struktur kimianya serupa. Jadi, Moms perlu berhati-hati ya!

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16936087/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18400710/
  • https://www.webmd.com/diet/peppers-health-benefits#1

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.