05 Mei 2022

Jarang Diketahui, Inilah Manfaat Daun Randu dari Pohon Kapuk

Bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit

Daun randu merupakan daun yang berasal dari pohon randu atau pohon kapuk yang juga dikenal sebagai pohon kapas.

Apakah Moms tahu bahwa daun randu bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk kesehatan tubuh?

Tidak hanya biji randunya yang bisa dimanfaatkan karena kapasnya bisa digunakan untuk isian kasur, bantal, atau guling, bagian daun dari tanaman randu pun berpotensi sebagai obat herbal, lho.

Untuk mengetahui manfaat daun randu bagi kesehatan, simak artikel berikut, Moms!

Baca Juga: Sering Dijadikan Lalapan Sunda, Ini Dia 5 Manfaat Daun Pohpohan

Mengenal Pohon Randu

daun randu
Foto: daun randu (flickr)

Foto: flickr.com

Pohon randu atau pohon kapas memiliki nama latin Ceiba pentandra. Pohon randu merupakan tumbuhan yang dapat berkembang dengan sangat cepat dan tingginya bisa mencapai 500 meter.

Selain bernilai ekonomi, pohon randu berfungsi sebagai penahan tanah dari erosi, mencegah banjir, dan sebagai tanaman penghijauan yang dapat diandalkan untuk usaha pengawetan tanah serta melestarikan sumber daya alam.

Daun pohon randu berwarna hijau, majemuk dan lonjong.

Bagian buahnya juga berwarna hijau dengan bentuk bulat. Buah randu tersebut biasanya mengandung 200 biji kecil yang tertanam dalam kapuk seperti kapas.

Buah randu akan terbelah saat matang dan kemudian melepaskan biji halus dan bagian kapasnya dapat terbang dengan mudah terbawa angin.

Baca Juga: 3+ Manfaat dan Cara Menanam Pohon Vanili untuk Pemula, Wajib Tahu!

Manfaat Daun Randu

Sebenarnya, daun randu memiliki banyak potensi manfaat bagi kesehatan. Namun, pemanfaatan daun randu sebagai obat herbal masih sangat jarang.

Berikut beberapa manfaat daun randu yang perlu Moms ketahui.

1. Mengatasi Diare

manfaat daun randu - 1
Foto: manfaat daun randu - 1 (Freepik.com)

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat daun randu yang pertama, yakni dapat digunakan sebagai obat diare.

Berdasarkan hasil penelitian yang dikutip dari Jurnal Teknik Kimia AKPRIND Yogyakarta, ekstrak etanol daun randu terbukti memiliki efek farmakologi sebagai antidiare dengan mekanisme aksi sebagai antisekretori dan anti motilitas pada tikus putih galur Balb/C.

Hasil penelitian tersebut telah berhasil memberikan landasan ilmiah mengenai penggunaan daun randu sebagai obat diare oleh masyarakat Indonesia.

Kandungan senyawa aktif yang berperan terhadap efek antidiare daun randu adalah tannin, flavoniod, dan saponin.

Baca Juga: 10+ Manfaat Daun Sereh, Bisa Meringankan Gejala PMS Lho!

2. Memiliki Sifat Antibakteri

manfaat daun randu - 2
Foto: manfaat daun randu - 2

Foto: Orami Photo Stock

Daun randu juga memiliki sifat antibakteri sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal.

Dalam studi Efektivitas Ekstrak Daun Randu (Ceibra Petandra) sebagai Obat Kumur dalam Menghambat Bakteri Pembentukan Plak ditemukan bahwa daun randu memiliki kandungan flavonoid sebagai anti bakteri dan anti inflamasi.

Berdasarkan kemampuan esktrak etanolnya tersebut, daun randu memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri, dan sifat antibakterinya itu membuat daun randu tergolong ke dalam kelompok zat antibakteri yang bersifat bakteriostatik dan bakterisida.

Oleh karena itu, daun dari tanaman kapuk dapat dijadikan sebagai alternatif obat kumur dalam menghambat bakteri pembentukan plak gigi.

Baca Juga: Riset Membuktikan, Berkumur dengan Air Garam Bisa Mengurangi Sakit Gigi Akibat Gusi Bengkak!

3. Menyuburkan Rambut

manfaat daun randu - 3
Foto: manfaat daun randu - 3

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat lain dari daun pohon randu yang belum banyak diketahui, yaitu dapat menyuburkan rambut.

Hal ini karena daun pohon randu memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat, seperti flavonoid, fenol, alkaloid, tanin, saponin, phytate, oxalate, trypsin inhibitor, dan hemagglutinin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Jurnal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, shampo herbal yang terbuat dari ekstrak daun pohon randu dan biji pepaya dapat mengitamkan rambut, menyegarkan kulit kepala, dan melembutkan rambut.

Minyak dari biji randu juga dapat digunakan untuk membantu pertumbuhan rambut.

Dalam penggunaannya secara tradisional, sari daun pohon randu yang masih muda biasanya akan langsung digosokkan pada kulit kepala kemudian dipijit-pijit sehingga membantu pertumbuhan rambut.

Baca Juga: 9 Manfaat Tersembunyi dari Daun Basil, Rempah yang Wajib Ada di Masakan Italia

4. Daun Randu untuk Demam

manfaat daun randu - 4
Foto: manfaat daun randu - 4 (medicalnewstoday.com)

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat daun randu berikutnya adalah dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi demam.

Dalam Jurnal Ilmiah Pharmacy, disimpulkan bahwa sirup yang terbuat dari ekstrak daun pohon randu dapat bertindak sebagai antipiretik (penurun panas) terhadap hewan uji mencit putih.

Tanaman randu mempunyai kandungan kimia gula pereduksi, saponin, poliuronoid, polifenol, tanin, plobatanin, damar yang pahit, hidrat arang dan flavonoid, daun mudanya mengandung fenol, alakaloid, flavonoid, dan hemagglutinin.

Kandungan flavonoid pada tanaman daun randu memiliki berbagai macam bioaktivitas. Bioaktevitas yang ditunjukkan antara lain efek antipiretik sehingga berpotensi untuk mengatasi demam.

Baca Juga: 7 Obat Penurun Panas Alami untuk Si Kecil yang Demam

5. Mengatasi Penyakit Diabetes

manfaat daun randu - 5
Foto: manfaat daun randu - 5 (lifepack.id)

Foto: lifepack.id

Perlu Moms ketahui, daun dari pohon randu juga bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes.

Menurut Jurnal Potensi Kapuk Randu dalam Penyediaan Obat Herbal, disebutkan bahwa ekstrak etanol pada daun yang masih muda mengandung zat bioaktif seperti gula pereduksi, saponin, poliuronoid, polifenol, tanin, dan plobatanin.

Efek hypoglycaemic dan hypolipidaemic yang dimiliki oleh daun dapat menjadi acuan bahwa daun tanaman randu berperan penting untuk pengobatan penyakit diabetes dan komplikasinya, seperti penyakit jantung koroner.

Dalam penelitian lain yang dilakukan oleh Universitas Setia Budi juga menunjukkan hasil bahwa daun pohon randu mengandung tanin, saponin, flavonoid juga terpenoid yang dapat menurunkan kadar glukosa darah saat pengujian pada tikus diabetes.

Flavonoid dalam mekanisme penyembuhan penyakit diabetes, diduga berperan secara signifikan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan dan mampu meregenerasi sel-sel pankreas yang rusak sehingga defisiensi insulin dapat diatasi.

Jadi, adanya flavonoid dalam daun pohon randu memberikan efek yang menguntungkan pada diabetes melitus.

Sementara itu, saponin dapat menurunkan kadar glukosa darah karena mempunyai mekanisme kerja menghambat aktivitas enzim glukosidase, yaitu enzim yang bertanggungjawab pada pengubahan karbohidrat menjadi glukosa.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk membuktikan klaim ini.

Misalnya, dengan melakukan pengukuran kadar glukosa darah menggunakan metode lain, seperti metode resistensi insulin.

Baca Juga: 16 Obat Radang Tenggorokan Paling Ampuh, Pake Bahan Alami dan Herbal Moms!

6. Memiliki Potensi sebagai Obat Diuretik

manfaat daun randu - 6
Foto: manfaat daun randu - 6

Foto: Orami Photo Stock

Manfaat lainnya dari daun pohon randu, yaitu berpotensi sebagai obat diuretik.

Klaim ini dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu.

Dalam studi disebutkan bahwa daun pohon randu memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder flavonoid, fenolik, terpenoid, saponin, dan alkaloid.

Daun mudanya mengandung fenol, alkaloid, tannin, saponin, phytate, oxalate, trypsin inhibitor dan hemagglutinin, senyawa yang diduga sebagai diuretik adalah flavonoid.

Untuk Moms ketahui, diuretik adalah obat yang digunakan untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urine.

Baca Juga: 6 Manfaat Buah Siwalan, Obat Tradisional untuk Masalah Pencernaan

Itulah penjelasan mengenai pohon randu dan potensi manfaat daun randu bagi kesehatan tubuh. Semoga informasinya bermanfaat ya, Moms.

  • http://www.missouribotanicalgarden.org/PlantFinder/PlantFinderDetails.aspx?taxonid=277950
  • https://docplayer.info/180527174-Uji-aktivitas-ekstrak-daun-kapuk-randu-ceiba-pentandra-gaertn-sebagai-antidiabetes-pada-tikus-yang-diinduksi-aloksan.html
  • https://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar/article/viewFile/32/23
  • http://ojs.balitbang.sulbarprov.go.id/index.php/maju/article/view/46
  • https://repository.poltekkespalembang.ac.id/items/show/2076
  • http://e-journal.uajy.ac.id/11255/1/JURNAL%20BL01281.pdf
  • http://jurnal.stikesalfatah.ac.id/index.php/jiphar/article/view/317/pdf

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.