Scroll untuk melanjutkan membaca

GIZI
08 April 2022

Ini Manfaat Teh Tubruk untuk Kesehatan, Baik untuk Usus hingga Cegah Kanker

Teh tubruk memiliki aroma dan cita rasa yang lebih kuat
Ini Manfaat Teh Tubruk untuk Kesehatan, Baik untuk Usus hingga Cegah Kanker

Moms mungkin kini lebih sering menggunakan teh celup karena terasa lebih praktis. Namun, sebelum teh celup diperkenalkan, teh tubruk adalah jenis teh yang paling populer.

Teh tubruk adalah potongan daun teh yang masih agak kasar dan ia harus diseduh dengan air panas untuk bisa dinikmati.

Cara menyeduh teh tubruk juga sangat mudah. Sebelum disiram atau diseduh air panas, daun-daun teh masih akan menggulung.

Kemudian saat air panas masuk ke dalam teko, mereka akan perlahan terbuka dan membuat air panas perlahan berubah warna menjadi kecokelatan.

Memang cara pembuatannya terhitung lebih tradisional, akan tetapi teh tubruk mampu mengeluarkan wangi yang lebih khas dan rasa yang lebih tajam.

Di Indonesia sendiri, umumnya teh tubruk juga akan ditambahkan gula batu untuk mendapatkan rasa manis.

Karena ketiga bahan ini bercampur atau ditubruk jadi satu dalam wadah, maka ia pun disebut sebagai teh tubruk.

Baca Juga: 10 Kreasi Es Teh Manis untuk Pelepas Dahaga, Segar Banget!

Manfaat Teh Tubruk

teh tubruk

Foto: teh tubruk

Foto: tribunnews.com

Ada banyak jenis teh yang bisa dijadikan teh tubruk, seperti teh hitam, teh hijau, teh putih, hingga teh oolong. Menurut beberapa penelitian, berikut ini manfaat teh tubruk yang bisa Moms dapatkan:

1. Meningkatkan Metabolisme

Polifenol dalam teh hitam, oolong, dan teh hijau semuanya telah terbukti meningkatkan pengeluaran kalori dan mengurangi lemak tubuh.

Menariknya, teh sebenarnya mempromosikan satu jenis lemak yakni lemak cokelat.

Menurut Molecules, lemak cokelat ini lebih aktif secara metabolik dan mengandung lebih banyak mitokondria daripada lemak putih, yang berarti lemak cokelat sebenarnya dapat membakar kalori dan meningkatkan metabolisme.

Selain itu, mereka yang mengonsumsi 2 hingga 6 cangkir teh hijau sehari selama lebih dari 12 minggu memiliki lemak tubuh dan berat badan yang lebih rendah daripada mereka yang tidak.

2. Anti Inflamasi

Peradangan telah dikaitkan dengan segala hal mulai dari diabetes hingga penurunan kognitif. Bahkan, telah terlibat sebagai akar dari hampir semua penyakit kronis.

Polifenol antioksidan dalam teh adalah agen pencegah peradangan yang kuat. Faktanya, EGCG dalam teh hijau 100 kali lebih kuat daripada kekuatan antioksidan vitamin C.

Penelitian telah menunjukkan bahwa teh tubruk dapat bermanfaat bagi mereka yang menderita penyakit radang usus serta penyakit lain yang dipicu oleh peradangan.

Baca Juga: 7 Manfaat Teh Tawar, Bisa Bantu Melunturkan Lemak

3. Mengurangi Risiko Kematian Akibat Penyakit Kronis

teh tubruk

Foto: teh tubruk (getthegloss.com)

Foto: Orami Photo Stock

Dalam sebuah penelitian di Jepang terhadap lebih dari 40.000 orang dewasa, ditemukan bahwa konsumsi teh secara teratur mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.

Faktanya, peserta yang minum 5 cangkir atau lebih teh hijau per hari memiliki risiko kematian kardiovaskular 16 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang minum kurang dari satu cangkir per hari.

Para peneliti memuji efek teh hijau pada hipertensi dan obesitas bersama dengan polifenol kuat untuk efek perlindungannya.

4. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Teh hijau dapat membantu mengurangi komplikasi dari diabetes. Diabetes adalah masalah kesehatan di seluruh dunia, dengan risiko komplikasi yang signifikan, penyebab kematian dini, dan penurun kualitas hidup seseorang.

Penelitian menunjukkan teh tubruk dapat meningkatkan sensitivitas insulin, melindungi sel pankreas dari kerusakan lebih lanjut, dan mengurangi peradangan, semuanya bermanfaat bagi mereka yang berisiko atau sudah didiagnosis menderita diabetes.

5. Bermanfaat untuk Otak

Konsumsi teh tubruk secara teratur dapat menurunkan risiko terkena penyakit Alzheimer dan penyakit neurodegeneratif lainnya.

Sementara penyebab pasti Alzheimer masih belum jelas dan tidak ada obatnya, penelitian menegaskan bahwa minum teh hijau dan hitam meningkatkan skor kognitif di antara mereka yang menderita demensia dan penyakit Alzheimer.

Selain itu, dapat meningkatkan memori dan meningkatkan rentang perhatian untuk mencegah penurunan kognitif.

Kombinasi kafein dan L-theanine dalam teh telah terbukti meningkatkan waktu reaksi, pemrosesan visual, memori, dan konsentrasi.

Bahkan mengubah cara otak diatur untuk pemrosesan informasi yang lebih efisien.

Baca Juga: Benarkah Teh Hijau Bisa Meningkatkan Gairah Seks?

6. Mencegah Kanker

teh tubruk

Foto: teh tubruk

Foto: detik.net.id

EGCG katekin teh hijau adalah antioksidan kuat yang memiliki potensi besar melawan kanker.

Penelitian laboratorium dan hewan telah menemukan bahwa EGCG dapat mengurangi metastasis dan meningkatkan hasil untuk kanker payudara, paru-paru, usus besar, kulit, dan lainnya.

Namun, diperlukan lebih banyak studi klinis pada manusia untuk membuktikannya.

7. Baik untuk Kesehatan Mulut

Pada kenyataannya, tidak semua minuman baik untuk mulut. Namun, teh sebenarnya bisa meningkatkan kesehatan mulut.

Teh mengandung fluoride dan dapat meningkatkan populasi bakteri di dalam mulut. Ini mengurangi risiko penyakit periodontal, gigi berlubang, dan bahkan mungkin kanker mulut.

8. Meningkatkan Kesuburan

Sebuah tinjauan dari Nutrients melaporkan bahwa cara meningkatkan kesuburan sangat dipengaruhi oleh tingkat stres oksidatif pada jaringan reproduksi.

Oleh karena itu, teh tubruk bisa jadi solusi. Polifenol dalam teh telah mengkonfirmasi efek anti-inflamasi dan antioksidan kuat.

Untuk itu, para ahli menyarankan untuk lebih rutin mengonsumsi teh, baik pria maupun wanita.

9. Menghidrasi Tubuh

Meskipun banyak yang mengira bahwa teh dan kopi menyebabkan dehidrasi karena mereka bertindak seperti diuretik dan menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan.

Penelitian terbaru menemukan bahwa 6 hingga 8 cangkir teh sehari sama baiknya dengan air dengan jumlah yang sama dalam menghidrasi tubuh.

10. Baik untuk Usus

Kesehatan usus tidak hanya serat dan probiotik. Penelitian menunjukkan bahwa polifenol teh dapat secara menguntungkan memodifikasi bakteri usus.

Hal ini dapat menyebabkan efek kesehatan yang positif seperti pengurangan penyerapan karbohidrat, peningkatan kadar gula darah, dan penurunan berat badan.

Baca Juga: Cara Membuat Teh Mawar dan Manfaatnya untuk Tubuh

Itulah berbagai fakta tentang teh tubruk dan cara menyeduhnya yang cukup mudah. Jadi, tidak ada salahnya untuk lebih sering mengonsumsi teh tubruk ya, Moms!

  • https://www.uchealth.org/today/the-health-benefits-of-drinking-tea/
  • https://www.mindbodygreen.com/0-17286/9-surprising-health-benefits-of-drinking-tea.html
  • https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210527163938-262-647555/sejarah-di-balik-nikmatnya-secangkir-teh-tubruk
  • https://www.webmd.com/diet/features/tea-types-and-tehir-health-benefits