21 Februari 2019

Mengenal Penyebab Flu pada Bayi agar Bisa Mencegahnya

Yuk, jaga bayi kita dari flu

Bayi dengan sistem kekebalan tubuhnya yang belum matang memang mudah menjadi target utama serangan virus, seperti salah satunya virus flu.

Meskipun begitu, ada banyak cara untuk membantu bayi menghindari serangan flu. Di antaranya yakni dengan mengetahui penyebab, langkah pencegahan, dan tindakan pengobatan flu pada bayi yang paling tepat.

Mengenal Serangan Flu Pada Bayi

09a82adb ca7c 44de bb3b b9acefa8ff4a fotolia 188168677 subscription monthly m
Foto: 09a82adb ca7c 44de bb3b b9acefa8ff4a fotolia 188168677 subscription monthly m

Flu atau influenza merupakan penyakit sangat menular dan disebabkan oleh serangan virus. Ada berbagai jenis flu yang berisiko menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Inilah mengapa flu menjadi masalah yang sangat serius pada bayi, mengingat sistem kekebalan tubuhnya masih sangat lemah dibandingkan dengan orang dewasa.

Selain itu, flu pada bayi juga dapat memicu penyakit sekunder seperti halnya infeksi dada.

Gillian Davies, seorang konsultan kesehatan di Liverpool Community Health Trust, mengatakan bahwa virus flu berevolusi setiap musim dingin menjadi strain yang berbeda, tetapi dalam beberapa kasus virus flu tersebut juga dapat bermutasi menjadi lebih kuat.

Baca Juga: 4 Makanan Ini Membantu Mengatasi Flu di Kala Hujan

Penyebab Flu Pada Bayi

istock 637609592 04a0da86 a55a 4384 a770 dfaa84c170ad
Foto: istock 637609592 04a0da86 a55a 4384 a770 dfaa84c170ad

Flu dapat menyerang setiap saat sepanjang tahun, meskipun secara umum flu biasanya lebih mudah menyerang saat musim dingin (di negara empat musim) atau musim hujan (negara tropis).

Virus flu akan menyebar saat penderitanya batuk atau bersin, bulir-bulir kecil air liur yang keluar mengandung virus dan dihirup oleh orang-orang yang ada di sekitarnya.

Virus flu juga dapat ditularkan pada bayi saat penderitanya menutup hidung dan mulut saat sedang bersin, kemudian menyentuh sebuah objek, dan bayi mengambil benda tersebut lalu meletakkan di tangan atau mulutnya.

Oleh karena itu, jika Moms atau anggota keluarga lainnya sedang terkena flu, pastikan untuk menjaga kebersihan sebaik mungkin demi mengurangi kemungkinan menularkannya pada si kecil yang masih bayi.

Tutupi mulut dan hidung saat batuk atau bersin menggunakan tisu, kemudian buanglah. Jangan lupa untuk langsung cuci tangan menggunakan sabun dan air bersih. Jika memungkinkan, gunakan antiseptik.

Bagaimana Cara Mencegah Bayi Terserang Flu?

6 secrets of pediatrician parents still
Foto: 6 secrets of pediatrician parents still

Sebenarnya tindakan pencegahan flu pada bayi tergantung dengan usianya.

Jika usia si kecil saat ini lebih dari 6 bulan, maka ia sudah cukup umur untuk mendapatkan imunisasi vaksin flu.

Jika si kecil memiliki alergi, konsultasikan dengan dokter anak mengenai kondisi kesehatan si kecil untuk mendapatkan flu biasa atau memerlukan vaksin yang bebas dari bahan tertentu.

Tetapi bagaimana jika si kecil saat ini usianya masih di bawah 6 bulan?

Center for Disease Control mengatakan bahwa cara terbaik mencegah flu pada bayi di bawah 6 bulan yakni dengan memastikan semua orang yang berhubungan secara rutin dengannya sudah mendapatkan vaksinasi flu. Termasuk anggota keluarga dan pengasuh si kecil.

Hal ini akan sangat membantu untuk mengurangi risiko penyebaran virus flu pada si kecil.

Baca Juga: Selain Influenza, Ada Juga 4 Jenis Flu yang Berbahaya dan Wajib Diketahui

Jika Telanjur Terinfeksi, Bagaimana Cara Mengobati Flu Pada Bayi?

istock 827466064
Foto: istock 827466064

Tindakan dokter anak dalam mengobati flu pada bayi yang berusia minimal 2 minggu, biasanya adalah meresepkan obat antiviral oseltamivir (Tamiflu) untuk mencegah atau mengobati flu.

Resep ini paling baik jika diminum si kecil pada hari pertama atau kedua setelah terserang flu.

Gejala flu yang tidak terlalu serius akan pulih dengan sendirinya dengan perawatan di rumah.

Sementara itu, parasetamol dan ibuprofen dapat membantu mengurangi demam pada bayi saat flu.

Pastikan pula bahwa si kecil mendapatkan asupan cairan yang cukup dalam bentuk ASI, susu formula, atau air mineral (minimal usia 6 bulan) agar terhindar dari dehidrasi.

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.