Kesehatan

KESEHATAN
12 Mei 2020

Muntah Saat Puasa, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Bisa jadi karena Moms melakukan hal-hal berikut
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Intan Aprilia

Menjalankan ibadah puasa Ramadan berarti Moms dan sekeluarga mengubah pola makan setiap hari selama 30 hari. Saat menjalankan ibadah puasa, pola makan Moms akan berubah dari biasanya.

Sehingga, tidak jarang bila Moms mengalami gangguan pencernaan yang dapat muncul tiba-tiba setelah sahur atau di tengah-tengah aktivitas puasa di siang hari. Salah satunya adalah muntah saat puasa.

Lalu, sebenarnya apa yang menjadi penyebab muntah saat puasa dan bagaimana bentuk pencegahannya? Berikut ini penjelasannya, Moms.

Baca Juga: Mengantuk Saat Puasa, Kenali Penyebab dan Cara Menghindarinya

Penyebab Muntah Saat Puasa

muntah saat puasa-1

Foto: Orami Photo Stock

Rasa mual dan muntah kadang terjadi saat Moms menjalani puasa, terutama di hari-hari pertama puasa Ramadan.

Hal ini bisa disebabkan karena sistem pencernaan yang beradaptasi dengan pola makan saat berpuasa yang berbeda dari biasanya.

Umumnya, penyebab muntah saat puasa dapat terjadi karena riwayat gangguan pencernaan serta makanan atau minuman yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.

Selain itu, aktivitas sehari-hari atau faktor pemicu lainnya juga dapat memengaruhi keinginan Moms untuk muntah saat tengah menjalani ibadah puasa.

Sebenarnya, muntah bukanlah kondisi yang perlu dikhawatirkan. Tetapi bila terjadi secara terus menerus dan apa yang dikeluarkan oleh tubuh cukup banyak, muntah bisa jadi pertanda gejala kondisi medis tertentu.

Berikut ini beberapa penyebab muntah saat puasa yang bisa terjadi.

Baca Juga: 4 Tips Persiapan Puasa Ramadan di Tengah Pandemi COVID-19

1. Makan Berlebihan atau Terlalu Cepat Saat Sahur

Salah satu penyebab muntah saat puasa adalah makan berlebihan atau terlalu cepat saat sahur.

Saat lambung tidak sanggup lagi menampung atau mencerna makanan yang terlalu banyak, sistem pencernaan akan memaksa makanan agar keluar dari tubuh melalui muntah.

Hal ini dapat disebabkan oleh aktivitas lambung yang terlalu berat dalam mencerna makanan yang dikonsumsi.

2. Makan Makanan Berminyak Saat Sahur

Muntah saat puasa juga bisa disebabkan oleh konsumsi makanan berminyak saat sahur.

Makanan yang berminyak memiliki kandungan lemak yang tinggi.

Ketika Moms terlalu banyak makan makanan berminyak saat sahur, perut jadi lebih lamban dalam mencerna atau mengosongkan makanan dari lambung.

Akibatnya, tidak jarang rasa mual menjadi muncul sehingga menyebabkan Moms muntah di tengah-tengah aktivitas puasa.

3. Sering Makan Pedas Saat Sahur

Makanan pedas memang terasa nikmat dan dapat meningkatkan nafsu makan.

Namun, terlalu banyak makan pedas, terutama saat sahur, dapat berisiko memicu beberapa masalah kesehatan, termasuk muntah saat puasa.

Pada orang-orang yang memiliki riwayat gangguan pencernaan, seperti asam lambung yang naik ke tenggorokan (acid reflux), gastritis, hingga tukak lambung, sering makan makanan pedas dapat memperparah gejala penyakit tersebut, yang ditandai dengan gejala mual dan muntah.

4. Langsung Tidur Setelah Sahur

Langsung tidur setelah makan sahur bisa menjadi salah satu pemicu rasa mual mendera sehingga menyebabkan Moms muntah saat puasa.

Hal ini terutama dialami oleh para penderita GERD (gastroesophageal reflux disease) atau asam lambung meningkat.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Saat Puasa di Tengah Pandemi COVID-19

Cara Mencegah Muntah Saat Puasa

muntah saat puasa-2

Foto: Orami Photo Stock

Untuk mencegah muntah saat puasa, sebaiknya Moms mengatur pola makan saat sahur dan berbuka puasa.

Beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai cara mencegah saat puasa yaitu:

1. Makan Secara Perlahan dan Tidak Berlebihan

Ketika makan sahur, sebaiknya makan dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan.

Selain itu, Moms perlu mengunyah makanan secara perlahan agar lambung dapat bekerja mencerna makanan dengan baik.

2. Hindari Makanan yang Pedas dan Berminyak

Pada saat makan sahur, pastikan mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang.

Upayakan memenuhi asupan nutrisi harian tubuh yang berasal dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, daging merah, dan susu.

Sebaiknya, hindari makanan yang pedas, berminyak, berlemak, dan berbumbu tajam untuk mencegah risiko muntah saat puasa.

3. Makan Makanan Hambar atau Tanpa Rasa

Salah satu cara mencegah muntah saat puasa adalah dengan makan makanan yang hambar atau tidak mengandung kaya rasa saat sahur. Misalnya, roti tawar atau biskuit.

Jenis makanan yang tidak mengandung kaya rasa dapat menyerap asam lambung dan menenangkan perut agar tidak terjadi mual yang menyebabkan muntah.

Jika Anda memiliki kondisi mual yang cukup kronis, sebaiknya pilih sajian makanan sahur dengan berbagai sayuran dan protein yang cukup agar tidak menyebabkan gangguan pencernaan.

4. Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur

Cara mencegah muntah saat puasa lainnya adalah dengan tidak langsung berbaring sesaat setelah makan sahur.

Hal ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi sistem pencernaan mencerna makanan yang telah dikonsumsi.

Jika Moms membutuhkan waktu tidur setelah sahur, sebaiknya akali dengan mencuci peralatan makan sahur, berjalan-jalan di area rumah, atau duduk di tempat tidur dengan menyender pada bantal selama beberapa menit.

Moms bisa juga menunaikan ibadah salat subuh terlebih dahulu sebelum kembali tidur setelah waktu sahur berakhir.

Baca Juga: 3 Minuman yang Harus Dihindari Penderita Maag saat Buka Puasa, Catat!

Muntah Saat Puasa yang Berbahaya

muntah saat puasa-3

Foto: Orami Photo Stock

Moms perlu memeriksakan diri ke dokter bila mengalami beberapa kondisi berikut ini ketika muntah saat puasa, seperti:

  • Muntah yang dicurigai karena keracunan makan
  • Muntah berlangsung lebih dari 24 jam
  • Muntah disertai darah
  • Nyeri dada
  • Sakit perut parah atau kram
  • Penglihatan buram
  • Kebingungan atau linglung
  • Demam tinggi dan leher yang kaku
  • Sakit kepala berat
  • Feses berbau atau muntahan yang berbau seperti kotoran
  • Perdarahan rektal
  • Ada tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, berkurangnya frekuensi buang air kecil atau urin berwarna gelap

Muntah saat puasa bukanlah kondisi yang perlu dikhawatirkan. Namun, muntah bisa jadi merupakan suatu gejala kondisi medis tertentu.

Dengan mengetahui penyebab muntah saat puasa, Moms bisa melakukan pencegahan yang tepat agar ibadah puasa selama bulan Ramadan dapat berjalan dengan maksimal.


Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait