20 Juni 2024

5 Rasul Ulul Azmi dan Mukjizatnya, Wajib untuk Diteladani!

Kenalkan para nabi yang bergelar ulul azmi ini sejak dini pada Si Kecil.

Nabi Ibrahim ditangkap dan dijatuhi hukuman yang berat.

Hukumannya yakni dibakar hidup-hidup. Namun dengan kekuasaan Allah SWT, Nabi Ibrahim tetap menjalaninya dan tidak merasakan panasnya api. Inilah yang menjadi mukjizat dari Nabi Ibrahim.

“Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim." (QS al-Anbiya: 69)

Melihat hal tersebut, banyak yang akhirnya menjadi pengikut Nabi Ibrahim dan beriman kepada Allah SWT.

Selain cerita itu, ada beberapa kisah lain yang menarik seperti menjadi contoh dalam menjalankan ibadah kurban, serta meletakkan batu pertama untuk membangun Ka’bah beserta Nabi Ismail.

Baca Juga: 5 Perbedaan Nabi dan Rasul, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

3. Nabi Musa AS

Ilustrasi Kisah Nabi Musa
Foto: Ilustrasi Kisah Nabi Musa (Azizalkayis.blogspot.com)

Nabi Musa juga termasuk dalam rasul ulul azmi karena kesabarannya menghadapi Bani Israil.

Kaum tersebut dikenal sebagai kaum yang suka membangkang dari aturan-aturan Allah SWT.

Selain itu, beliau juga menghadapi Raja Fir’aun yang dikenal sebagai raja yang mengaku dirinya Tuhan.

Sejak awal kelahirannya, Fir’aun memerintahkan para prajuritnya untuk membunuh bayi laki-laki dari keturunan Bani Israil.

Ibu nabi Musa merasa takut, namun ibunya mendapatkan perintah untuk menghanyutkan bayi Musa tersebut ke Sungai Nil.

Bayi itu ditemukan oleh istri Raja Fir’aun yang namanya Asiyah.

Bayi tersebut hidup dan tinggal dibawah pengasuhan istri Fir’aun dan dijadikan anak angkat.

Saat dewasa, Musa diangkat menjadi seorang nabi dan rasul dan mendapatkan tugas untuk berdakwah kepada kaum Bani Israil.

Fir’aun yang menganggap dirinya Tuhan, merasa cemas terhadap keberadaan Nabi Musa yang menentang dan membahayakan kedudukannya sebagai raja.

Kemudian Fir’aun menantang adu kekuatan dengan Nabi Musa kemudian kalah, salah satunya karena mukjizat tongkat dari Allah SWT.

Akhirnya, Fir’aun menugaskan prajuritnya untuk menangkap Nabi Musa.

Saat menghadap lautan, Nabi Musa dan pengikutnya kebingungan.

Atas izin Allah SWT, Nabi Musa mendapatkan mukjizat untuk memukulkan tongkatnya ke laut, dan laut terbelah hingga bisa dilewati sebagai jalan.

Fir’aun dan prajuritnya ikut mengejar Nabi Musa hingga melewati lautan yang terbelah.

Namun, di tengah-tengah pengejarannya, Fir’aun dan prajuritnya ditenggelamkan oleh Allah SWT di laut tersebut.

Nabi Musa dan pengikutnya selamat dan melanjutkan perjalanan dakwahnya.

4. Nabi Isa AS

Rasul ulul azmi selanjutnya adalah Nabi Isa AS. Mukjizat pertama yang diterimanya bahkan sebelum beliau dilahirkan.

Dengan kuasa Allah SWT, beliau dilahirkan tanpa seorang ayah. Padahal, ibunya, Maryam terkenal sebagai perempuan yang taat beribadah dan shalihah.

Ini menjadi peristiwa yang menjadi bukti kekuasaan Allah SWT.

Meski begitu tidak semua orang percaya, dan bahkan beliau dituduh sebagai anak haram.

Kemudian mukjizat selanjutnya terjadi, saat masih bayi Nabi Isa bisa berbicara dan melindungi ibunya dari prasangka buruk dengan memberi penjelasan.

Saat dewasa, Nabi Isa diangkat nabi untuk berdakwah dan mengajarkan tauhid kepada masyarakatnya.

Sama dengan nabi yang bergelar Ulul ‘Azmi lainnya, umatnya pun banyak yang mencaci dan menghinanya.

Tapi beliau tetap sabar dan tabah untuk menjalankan amanat Allah SWT.

Pengikutnya sebutan tersendiri yakni Hawariyyun. Namun ada satu orang sahabatnya bernama Yahuda yang berkhianat, dan mendapat banyak pengikut.

Pada suatu hari, Nabi Isa ditangkap dan hendak dibunuh dengan cara disalib.

Namun atas izin Allah SWT, beliau diselamatkan.

Mukjizat lain yang dimiliki oleh Nabi Isa AS di antaranya dapat menyembuhkan orang yang sudah buta, menghidupkan orang yang sudah mati, menghidupkan burung yang dibuat dari tanah, serta menurunkan hidangan yang semuanya dengan izin Allah SWT.

5. Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi Lahirnya Nabi Muhammad
Foto: Ilustrasi Lahirnya Nabi Muhammad (pecihitam.org)

Nabi Muhammad SAW termasuk dalam jajaran rasul ulul azmi.

Sejarah Islam telah banyak mencatat kesabarannya dalam menghadapi hinaan dan cacian kaum Quraisy yang menentang ajarannya.

Muhammad dikenal oleh masyarakat dengan sosok yang jujur dan dapat dipercaya yang akhirnya beliau dijuluki sebagai al-Amiin.

Pada umur 40 tahun, beliau diangkat menjadi seorang rasul. Dalam Alquran dijelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi yang terakhir.

مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَآ أَحَدٖ مِّن رِّجَالِكُمۡ وَلَٰكِن رَّسُولَ ٱللَّهِ وَخَاتَمَ ٱلنَّبِيِّ‍ۧنَۗ وَكَانَ ٱللَّهُ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٗا

Artinya: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi, dan Allah-lah Dzat Yang Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS al-Ahzab: 40).

Tantangan keras juga didapatkan dari keluarganya seperti Abu lahab, Abu Jahal, Abu Sufyan, beserta...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.