Rupa-rupa

2 Agustus 2021

6 Rupa Pakaian Adat DKI Jakarta, dari Kebaya Encim hingga Batik Betawi

Cocok dikenakan ke kondangan lho, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Meiskhe
Disunting oleh Karla Farhana

Meski zaman sudah serba modern, namun pakaian adat DKI Jakarta masih terus lestari sampai sekarang lho.

Terbukti dengan makin banyak masyarakat yang menggemari pakaian adat Jakarta. Sering dikenakan ke acara pernikahan, acara kantor ataupun event perayaan lainnya.

Ragam Pakaian Adat DKI Jakarta

Pakaian adat DKI Jakarta didominasi oleh busana tradisional Betawi, suku yang menjadi ikon kebudayaan Jakarta. Selain itu, dari busana-busana adat tersebut memiliki sentuhan Tionghoa, India dan Arab.

Bagi Moms yang penasaran tentang ragam pakaian adat DKI Jakarta, mari simak ulasannya!

Baca Juga: 10 Pakaian Adat Sumatera Barat yang Perlu Dikenal

1. Kebaya Encim

kebaya encim

Foto: Pinterest.com

Baca Juga: 10 Pakaian Adat Jawa Tengah, Anggun dan Berkelas

Kebaya encim atau kebaya kerancang adalah pakaian adat DKI Jakarta untuk perempuan. Kebaya khas Betawi ini banyak digemari oleh perempuan dewasa dan gadis remaja lho, Moms!

Mengutip Setu Babakan Betawi, di masa lalu kebaya encim dirancang dari kombinasi bahan lace atau brokat buatan Eropa, lalu ditutup dengan bordiran yang variasinya berbeda-beda.

Kebaya ini aslinya berukuran agak pendek meruncing ke bagian muka kebaya. Sementara bagian lengan kebaya melebar. Bahan kebaya dibordir kerancang, dengan motif kembang pada bagian bawah kebaya dan pada pergelangan tangan.

Di masa sekarang, kebaya encim semakin berkembang dan modelnya dimodifikasi agar terlihat modern. Kebanyakan kebaya encim yang dijumpai di masa kini dibuat dari bahan-bahan seperti organdi, silk, brokat, sutra alam dan lainnya.

Selain itu, umumnya dikenakan bersama rok atau celana, tidak dengan sarung seperti lazimnya.

Aksesoris pemanis berupa giwang, kalung dan perhiasan peniti rante atau peniti cangkrang, dan memakai sandal selop tutup, serta rambut sanggul.

2. Baju Sadariah

baju sadariah

Foto: Akihikoyuuri.wordpress.com

Pakaian adat DKI Jakarta khas Betawi ini diperuntukkan untuk laki-laki. Tampak mirip dengan baju koko, dan terbuat dari bahan katun dengan model krah tinggi.

Terdapat kancing dari atas sampai bawah dan memiliki kantong pada bagian muka baju, masing-masing di sisi kanan dan kiri bawah.

Ada juga baju sadariah yang dilengkapi belahan di sisi kanan dan kiri bagian samping baju, agat tidak terlalu ketat dan nyaman dikenakan.

Di masa sekarang, baju sadariah dibuat dengan macam-macam variasi bordiran pada krah, di bagian dan tengah ataupun kanan dan kiri.

Saat dikenakan baju ini dilengkapi dengan kain sarung yang dilipat dan diletakkan di bahu yang dinamakan cukin.

Selain itu, memakai peci atau kopiyah hitam polos, dan alas kaki selop terompah. Orang tua yang memakainya juga kadang mengenakan akseroris seperti cincin batu-batuan dan gelang bahar.

3. Baju Demang

baju demang

Foto: Pinterest.com

Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Pakaian Adat Jawa Barat dan Keunikannya

Demang atau istilah lainnya jas merupakan pakaian adat DKI Jakarta khas Betawi untuk dikenakan laki-laki.

Baju Demang biasanya dipadukan dengan memakai kain ujung serong atau kain dengan panjang tidak sampai lutut, yang dibentuk menyerong atau miring.

Kaum pria Betawi dan Jakarta biasanya mengenakannya untuk menghadiri acara resmi seperti pernikahan, acara kenegaraan, dan lain sebagainya.

Baju demang yang berupa jas atau beskap umumnya dikenakan lenakap bersama peci untuk hiasan kepala, sebuah kain samping untuk lapisan atas celana panjang, dan celana panjang hitam yang seragam dengan warna beskap.

Jika berpasangan, wanitanya mengenakan kebaya encim yang disesuikan dengan warna baju demang.

4. Baju Tikim dan Celana Pangsi

baju pangsi

Foto: Shopee.co.id

Pernah melihat pakaian berwarna serba hitam yang dikenakan pemain silat, Moms? Pakaian tersebut merupakan baju tikim dan celana pangsi, busana tradisional Betawi. Belakangan lebih dikenal dengan sebutan baju pangsi.

Busana ini punya ciri leher yang bulat dan berlengan panjang. Pada badannya dibuat longgar. Celananya dibuat menggantung agar terlihat lebih simpel.

Melansir Sejarah Jakarta, baju tikim dan celana pangsi merupakan pakaian yang dipengaruhi budaya Tionghoa. Baju tikim berasal dari bahasa Hokkian "tui kim" dan celana pangsi dara kata "phang si", diadaptasi dari pakaian tradisional orang Tionghoa di Batavia (Jakarta zaman dulu).

Baju tikim dan celana pangsi yang digunakan masyarakat tradisional Betawi di masa lalu, umumnya dipakai oleh para petani, pendekar, jawara, jago silat atau main pukulan.

Di masa sekarang, selain pemain silat, baju ini masih dikenakan oleh orang tua keturunan Betawi sebagai pakaian sehari-hari. Warna-warnanya pun sudah bervariasi, selain hitam juga ada merah dan hijau.

5. Busana Pengantin

pakaian adat dki jakarta

Foto: Pinterest.com

Baca Juga: Prosesi Pernikahan Adat Betawi, Yuk Kenali!

Pakaian adat DKI Jakarta khas Betawi yang dikenakan pengantin merupakan pembauran budaya Tionghoa, Arab dan Barat. Mengutip Warisan Budaya Takbenda Indonesia, pakaian pengantin pria disebut Dandanan Penganten Care Haji dan pakaian pengantin perempuan disebut Dandanan Care None Penganten Cine.

  • Dandanan Penganten Care Haji

Busana yang digunakan oleh pengantin pria terdiri atas:

  1. Jubah, atawe jube, yaitu pakaian luar yang longgar dan besar serta terbuka pada bagian tengah depan dari leher sampai ke bawah.
  2. Gamis polos merupakan pakaian dalam jube berwarna muda, kalem, dan lembut yang tidak terlalu kontras dengan warna jubahnya.
  3. Selempang sebagai tanda kebesaran, dipakai di bagian dalam jubah, diselempangkan pada pundak kiri menuju pinggang kanan.
  4. Alpie, yaitu tutup kepala khas sorban haji setinggi 15 cm atau 20 cm, dililit sorban putih atau emas. Alpie dihias dengan ronce melati tiga untai.
  5. Alas kaki berupa sepatu pantofel.
  6. Sirih dare, berupa lima sampai tujuh lembar daun sirih dilipat terbalik yang ujung atau batangnya tidak dibuang. Di dalamnya diselipkan bunga mawar merah dan uang sembe merupakan lambang kasih sayang.
  • Dandanan Care None Penganten Cine

Busana pengantin wanita Betawi terdiri atas:

  1. Tuaki, yaitu baju bagian atas yang terbuat dari bahan yang gemerlap.
  2. Kun merupakan rok bagian bawah yang dibuat agak lebar.
  3. Roban tipis, penutup kepala
  4. Teratai Betawi sebagai hiasan penutup dada, dikenakan sehelai kain bertatahkan emas yang dibuat mengelilingi leher dan berkancing di belakang yang disebut delime.
  5. Alas kaki atau penutup kaki berupa selop berbentuk perahu kolek, dan diperindah dengan tatahan emas dan manik-manik disebut selop kasut.

6. Kain Batik Betawi

batik betawi

Foto: Pinterest.com

Pakaian adat DKI Jakarta juga identik dengan kain batik khas Betawi. Biasanya dijadikan sebagai bawahan atau cukin, sarung dilipat dan diselempangkan di leher atau hanya diletakkan saja di pundak.

Meski tidak sepopuler batik Jawa, namun batik Betawi memiliki karakteristik yang khas. Motif dan coraknya memiliki unsur simbol-simbol yang identik kebudayaan Betawi. Misalnya saja, ada ondel-ondel, jail-jali, ngaronjeng, dan lainnya.

Warna yang digunakan pun lebih terang, seperti merah, hijau, kuning, dan biru yang cerah.

Di balik batik Betawi ada filosofi yang sarat makna lho, Moms yaitu sebagai keseimbangan alam semesta dalam memenuhi hidup yang sejahtera dan berkah.

Kalau Moms jalan-jalan ke Jakarta, pada hari tertentu akan melihat pakaian adat DKI Jakarta, yang dipadukan kain batik Betawi dikenakan oleh para petugas pemerintahan.

Baca Juga: 4 Jenis Rumah Adat Betawi dan Makna Filosofisnya

Itulah ragam pakaian adat DKI Jakarta yang didominasi busana khas Betawi.

Modelnya yang sederhana dan tampak casual, membuat pakaian adat ini cocok dikenakan ke kondangan maupun acara kantor lho, Moms!

  • https://sejarahjakarta.com/2019/05/24/sekelumit-kisah-baju-tikim-dan-celana-pangsi/
  • http://www.setubabakanbetawi.com/busana-sadariah-2/
  • https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailTetap=348
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait