16 Juni 2020

3 Penyebab Konjungtivitis pada Bayi, Waspada!

Konjungtivitis merupakan kondisi mata merah karena peradangan membran

Jika mendapati mata anak memerah, bisa jadi itu disebabkan adanya peradangan pada membran (konjungtiva) yang melapisi bagian berwarna putih pada mata kita.

Penyakit ini biasa disebut dengan konjungtivitis dan cukup umum terjadi baik pada bayi, anak-anak maupun orang dewasa. Ciri utama konjungtivitis adalah mata merah. Ciri penyertanya tergantung dari penyebab konjungtivitis itu sendiri.

Baca Juga: 3 Masalah Pada Mata Bayi yang Harus Moms Tahu

Penyebab Konjungtivitis

fungsi lain asi konjungtivis
Foto: fungsi lain asi konjungtivis

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Dr Philippa Kaye dalam buku Baby & Child Health: Everything you need to know, konjungtivitis ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Berikut ulasannya.

1. Infeksi

Konjungtivitis pada bayi yang disebabkan oleh infeksi bisa merupakan akibat infeksi bakteri maupun infeksi virus. Biasanya pada bayi baru lahir, infeksi yang terjadi adalah infeksi bakteri yang ditularkan oleh sang ibu saat anak terlahir dari persalinan normal.

Pada anak-anak dan dewasa, konjungtivitis lebih sering diakibatkan oleh virus, meskipun terkadang ada juga kasus karena infeksi bakteri. Konjungtivitis yang disebabkan oleh infeksi ini sangat menular.

Oleh karena itu biasanya jika anak usia sekolah mengalami konjungtivitis, anak akan disuruh beristirahat di rumah agar tidak menulari kepada anak-anak lain.

Kebanyakan kasus, konjungtivitis ini tidak berbahaya dan akan sembuh dalam tempo beberapa hari. Jika infeksi disebabkan oleh bakteri, dokter biasanya akan meresepkan salep atau obat tetes yang berisi antibiotik.

Namun apabila mata merah ini menjadi sangat menyakitkan dan menyebabkan seseorang menjadi sensitif terhadap cahaya dan juga merasa ada perubahan pada penglihatan, sebaiknya segera hubungi dokter spesialis karena mungkin mata merah yang dialami bukan konjungtivitis biasa.

Baca Juga: Kenapa Bayi Sering Mengucek Mata?

2. Iritasi

Iritasi pada mata bisa menyebabkan mata merah, berair, dan gatal. Iritasi ini biasanya disebabkan oleh bahan-bahan kimia seperti klorin di kolam renang, sampo, sabun atau benda asing seperti bulu mata yang jatuh ke dalam mata.

Anak-anak dan juga bayi rentan terkena konjungtivitis iritasi ini, apalagi jika anak sangat suka berenang atau ketika mandi tidak menggunakan sabun atau sampo yang bebas pedih di mata.

Iritasi ini tentunya bisa dihindari dan juga tidak menular. Cegah konjungtivitis pada bayi ini menjadi buruk dengan tidak mengucek mata karena bisa menyebabkan peradangan yang lebih serius.

3. Alergi

Alergi tidak hanya menyerang saluran pernapasan dan juga kulit, tapi bisa juga mengakibatkan mata merah, berair, gatal dan bahkan bengkak pada kelopak mata.

Alergi ini bisa beragam dan juga bisa erat kaitannya dengan alergi rinitis. Konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi tidak menular, namun tentunya bisa dicegah dengan selalu menghindari pencetus utamanya.

Baca Juga: Mata Bayi Belekan? Cek Cara Mengatasinya!

Nah, itulah beberapa penyebab konjungtivitis pada bayi. Jika bayi Moms terkena konjungtivitis, yang bisa Moms lakukan adalah dengan membuat mata anak menjadi lebih nyaman seperti membersihkan mata yang belekan serta meneteskan obat mata.

Usahakan anak tidak mengucek matanya terus menerus karena bisa memperparah kondisi kesehatan mata.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.