19 Februari 2023

5 Penyebab Sakit Telinga dan Cara Mengobatinya, Wajib Tahu!

Beda penyebab, beda juga cara mengobatinya, Moms!
5 Penyebab Sakit Telinga dan Cara Mengobatinya, Wajib Tahu!

Foto: shutterstock.com

Sakit telinga biasanya terjadi pada anak-anak. Namun kondisi ini juga bisa hadir pada orang dewasa.

Sakit telinga sendiri bisa menyerang satu telinga atau bahkan keduanya. Namun dalam banyak kasus, sakit telinga hanya terjangkit di satu telinga saja.

Nah, Moms! Sakit telinga juga biasanya datang dan pergi, nih. Rasa sakitnya bisa sangat menusuk atau bahkan terbakar.

Sakit telinga sendiri disebabkan oleh berbagai macam gangguan kesehatan. Salah satu penyebab kondisi ini adalah adanya infeksi telinga.

Tak hanya itu, telinga yang terasa sakit pun bisa menjadi salah satu tanda adanya peradangan serta penumpukan cairan yang terjadi pada salah satu bagian telinga.

Ini dia beberapa penyebab sakit telinga yang perlu Moms tahu!

Baca Juga: Telinga Berdenging Sebelah Kanan: Ini Penyebab dan Pengobatannya

Penyebab Sakit Telinga dan Cara Mengobatinya

Penyebab Sakit Telinga
Foto: Penyebab Sakit Telinga

Seperti yang sudah disebutkan, penyebab sakit telinga sendiri bisa bermacam-macam. Jangan sampai tidak tahu, berikut penyebab sakit telinga yang biasa menyerang dan juga cara pengobatannya ya!

Baca Juga: Ini 5 Penyebab Telinga Bayi Keluar Cairan Seperti Ingus, Tak Selalu Karena Infeksi,

1. Infeksi Telinga

Infeksi telinga bisa menjadi salah satu penyebab dari sakit telinga, Moms.

Dilansir dari sebuah jurnal yang berjudul Prevalence of Ear Infections in First Year Children of Primary Schools in A Western Ugandan Community menyebutkan bahwa 278 orang yang hidup dengan kesulitan mendengar disebabkan oleh infeksi telinga.

Infeksi telinga sendiri pun bisa meliputi infeksi daun telinga, infeksi telinga luar otitis eksterna hingga infeksi telinga tengah.

Gejala diri kita telah terkena infeksi telinga sendiri adalah ketika mengalami pendengaran yang berkurang, merasakan nyeri yang berasa dari dalam telinga, keluar cairan dari telinga yang seperti nanah serta adanya benjolan di belakang telinga.

Meski infeksi ringan pada telinga bisa sembuh dengan sendirinya, namun Moms tetap perlu berhati-hati, ya!

Baca Juga: Konsumsi MSG Sebabkan Radang Amandel pada Anak? Begini Kata Dokter Spesialis THT!

Ketika gejala pada infeksi telinga muncul, Moms bisa membuatnya mereda dengan beberapa cara, yakni;

  • Gunakan obat tetes telinga agar bisa membuat radang reda
  • Minum obat yang bisa digunakan untuk mengpbati raas nyeri atau dekongestan
  • Letakkan kain hangat pada telinga yang terasa sakit karena infeksi

Namun, Moms jangan lupa untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis THT untuk mendapatkan diagnosa yang lebih tepat ya. Terlebih ketika sakit di telinga tak kunjung reda.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Telinga Berdenging atau Tinnitus pada Anak

2. Tinnitus

Tinnitus
Foto: Tinnitus

Tinnitus bisa menjadi salah satu penyebab sakit telinga. Meski demikian, tinnitus sendiri tidak bisa disebut dengan penyakit, Moms.

Dilansir dari The British Tinnitus Association, tinnitus bukanlah sebuah penyakit. Tinnitus adalah sebuah gejala yang ditimbulkan oleh sistem pendengaran dan biasanya disebabkan oleh beberapa hal.

Tak hanya bisa bikin telinga sakit, Moms. Orang yang memiliki kondisi tinnitus sendiri mungkin bisa mendengar suara aneh dari salah satu telinga, atau bahkan kedua telinganya. Sakit kepala pun bisa menjadi salah satu gejala tinnitus.

Sulit untuk mengetahui letaknya secara jelas. Penderita tinnitus pun bisa mendengar berbagai suara aneh dengan nada rendah, sedang dan juga tinggi dalam satu komponen atau lebih.

Baca Juga: 4 Penyebab Telinga Berdenging Sebelah Kiri dan Cara Mengatasinya

Tinnitus bisa terjadi pada siapa pun, tapi kondisi ini lebih sering dialami oleh orang lanjut usia. Ketahui lebih lanjut tentang mitos atau fakta seputar telinga berdenging sebelah kiri.

Meski bukan sebuah penyakit, ternyata tidak semua penyebab tinnitus ada obatnya. Teling sakit yang disebabkan oleh tinnitus sendiri pada umumnya dikarenan telinga yang terkena paparan suara terlalu keras, misalnya, hanya bisa ditangani dengan terapi atau alat bantu dengar. Sekali telinga sudah rusak, maka kondisi itu tidak akan bisa normal kembali.

Namun Moms tidak perlu khawatir, meski disebut tidak semua tinnitus ada obatnya, namun tetap ada pengobatan yang bisa dijalani untuk meningkatkan kualitas hidup dan meminimalisir efek negatif telinga berdenging, insomnia hingga depresi.

Tindakan pengobatan tersebut adalah dengan menjalani terapi suara (menggunakan alat bantu dengar), tinnitus retaining therapy, terapi perilaku kognitif, hingga menjalani pola hidup sehat.

Baca Juga: 4 Cara Menenangkan Bayi Tuli Saat Rewel

3. Kotoran Telinga

Dilansir dari WebMD, sakit telinga juga bisa disebabkan oleh kotoran telinga. Telinga kita membuat dan menghilangkan kotoran terus-menerus.

Ketika prosesnya tidak berjalan dengan baik, kotoran akan menumpuk dan mengeras hingga saluran di telinga mengalami penyumbatan.

Ketika kotoran telinga menyumbat dan mengeras, hal tersebut bisa menjadi penyebab dari sakit telinga.

Ketika hal ini terjadi, jangan gunakan cotton buds untuk mengeluarkan kotoran telinga ya, Moms. Hal tersebut justru malah akan membuat kotoran menjadi semakin dalam.

Dan ketika kotoran telinga yang mengeras bergerak semakin dalam dan terkena benturan, hal tersebut bisa membuatnya jadi tambah sakit.

Ketika hal ini terjadi, sakit telinga dan gatal pun bisa dirasakan. Bahkan telinga mungkin akan mengeluarkan kotoran atau terinfeksi. Jika hal ini terjadi, mungkin Moms akan kehilangan kemampuan pendengaran untuk sementara.

Untuk mengobati kondisi ini, Moms bisa menggunakan cairan telinga untuk membuat kotoran telinga yang sudah mengeras jadi lembek. Jika kotorannya lembek maka kotoran tersebut akan keluar dengan mudah.

Moms juga perlu langsung menemui dokter jika kotoran sudah sangat mengeras. Dokter biasanya akan mengeluarkan kotoran tersebut tanpa harus melukai gendang telinga.

Baca Juga: Nyaman Membawa Bayi Naik Pesawat dengan Cara Ini

4. Tekanan Udara

Tekanan Udara
Foto: Tekanan Udara

Pada umumnya, telinga kita bekerja dengan baik untuk membuat keseimbagan tekanan di kedua sisi gendang telinga. Namun kemampuan tersebut bisa berkurang ketika kita berada di lift atau pesawat terbang.

Ketika kita berada di lift atau pesawat terbang, telinga kita bisa terasa sangat sakit atau mungkin mengalami kesulitan dalam pendengaran.

Nah, ketika hal ini terjadi, ini adalah disfungsi tuba eustachius yang bisa menjadi kronis jika diidap oleh beberapa orang tertentu.

Untuk menghindari sakit telinga karena tekanan udara, Moms bisa melakukan trik berikut ini;

  • Kunyah peren karet
  • Mengisap permen dengan tekstur keras
  • Menguap dan telan air liur ketika lepas landas dan mendarat
  • Tidak tidur atau tetap terjaga selama pesawat mendarat
  • Taling napas dalam-dalam dan kemdian tutup lubang hidung, kemudian embuskan udara dari hidung dengan perlahan
  • Hindari perjalanan udara dan menyelam ketika sedang terkena flu, sinus atau alergi

Nah itu dia Moms beberapa hal yang perlu dihindari atau perlu dilakukan jika tak ingin mengalami sakit telinga karena tekanan udara.

Baca Juga: Tak Hanya untuk Fisik, Ini 5 Manfaat Berenang untuk Psikologi Anak

5. Berenang atau Menyelam

Tahukah Moms kalau kegiatan seperti berenang atau menyelam juga bisa menjadi penyebab sakit telinga? Ketika Moms merasakan sakit telinga karena menarik daun telinga, mungkin Moms mengalami infeksi luar telinga ini.

Ketika berenang, air memiliki kemungkinan untuk masuk ke dalam telinga. Nah, hal inilah yang menyebabkan ketidaknyamanan ketika menarik daun telinga.

Ketika air masuk ke dalam telinga, Moms harus cepat mengeluarkannya karena kuman yang hadir di air yang terperangkap bisa berkembang biak.

Jika hal tersebut terjadi, kemungkinan telinga menjadi merah, bengkak atau gatal bahkan mengeluarkan nanah pun bisa terjadi.

Perlu diketahui bahwa kondisi ini tidak menular, Moms!

Baca Juga: Bolehkah Anak dengan Otitis Externa Berenang? Ini Jawabannya!

Untuk menghindari sakit telinga karena berenang, cobalah untuk tetap membuat telinga kering ketika atau setelah berenang. Jika sudah terlanjur, kemungkinan dokter akan meresepkan obat tetes telinga sebagai antibiotik untuk membersihkannya.

Nah itu dia Moms penyebab dan cara menyembuhkan sakit telinga sesuai dengan sebabnya. Kemungkinan lain adanya rasa sakit di telinga mungkin terjadi karena ada anggota tubuh lain yang merasa sakit.

Seperti misalnya Moms mengalami sakit gigi. Hal tersebut dikarenakan saraf di wajah dan leher sangat dekat dengan telinga bagian dalam.

Tak hanya itu, Moms! Ketika sakit telinga hadir dengan sakit tenggorokan, hal tersebut bisa menjadi indikasi infeksi pada amandel.

Yuk hindari berbagai macam hal yang bisa membuat sakit telinga dari sekarang! Jika sudah terjadi, Moms bisa mengikuti saran yang diberikan ini. Nah, jika tak juga membaik, Moms harus segera memeriksakan diri ke dokter THT ya!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6959216/
  • https://www.tinnitus.org.uk/what-is-tinnitus
  • https://www.webmd.com/cold-and-flu/ear-infection/why-does-ear-hurt

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.