09 Mei 2022

Bolehkah Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud? Ketahui Bahaya dan Risikonya!

Sering membersihkan telinga dengan cotton bud? Stop! Baca dulu bahayanya, yuk!

Kebiasaan membersihkan telinga dengan cotton bud memang sulit ditinggalkan. Namun nyatanya, ini perlu segera dihentikan, Moms!

Bahaya membersihkan telinga dengan cotton bud mengintai kita dan bisa berakibat fatal.

Sebagian orang menganggap cotton bud cukup mudah untuk digunakan dalam membersihkan telinga.

Seratnya yang halus dan berukuran kecil praktis untuk dipakai dalam sehari-hari.

Namun, kemudahan yang dirasakan ini tak sebanding dengan risiko yang mungkin muncul, lho.

Nah, untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut terkait ini kita langsung tanya kepada ahlinya saja, yuk!

Tema "Expert Room" kali ini tentang bahaya membersihkan telinga dengan cotton bud yang akan dijawab dan dijelaskan langsung oleh seorang dokter yang ahli di bidangnya.

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher RSIA Bina Medika, dr. Mulyaningrum, Sp.THT-KL, akan menjelaskan terkait bahaya cotton bud.

Yuk, simak bersama, Moms!

Bolehkah Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud?

Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud.jpg
Foto: Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud.jpg

Foto: freepik.com

Kebiasaan mengorek telinga memang kerap dilakukan banyak orang. Rasa tak nyaman seperti ada kotoran menumpuk di telinga membuat kita ingin membersihkannya sendiri.

Selain sensasi nyaman saat membersihkan, ini dilakukan tentu saja dengan tujuan membersihkan earwax atau kotoran telinga yang mengganggu pendengaran.

Namun, bolehkah kita membersihkan telinga dengan cotton bud sendiri di rumah? Nyatanya, ini tidak dianjurkan dalam dunia kesehatan, Moms.

"Kotoran telinga secara alami dapat keluar dengan sendirinya karena telinga mempunyai sistem self cleansing," terang dr. Mulyaningrum, Sp.THT-KL, Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher RSIA Bina Medika.

Adapun cara membersihkan telinga yang benar bisa denga berbagai cara berikut.

  • Menggunakan handuk basah.
  • Mengalirkan air hangat.
  • Menggunakan obat tetes khusus telinga.
  • Bantuan dokter THT.

Mengutip studi yang dilakukan Harvard Health Publishing, kotoran telinga diproduksi di dalam saluran telinga dan secara alami berpindah dari dalam ke luar.

Untuk kasus tertentu, kotoran telinga yang mengganggu pendengaran bisa dengan bantuan dokter THT.

Kotoran telinga yang dikorek dengan cotton buds akan membuatnya semakin terdorong ke dalam lubang telinga.

Nah, hal inilah yang nantinya dapat menimbulkan beragam masalah.

Baca Juga: Aturan dan Rekomendasi Olahraga untuk Ibu Hamil

Bahaya Mengorek Telinga dengan Cotton Bud

bahaya-membersihkan-telinga-dengan-cotton-bud.jpg
Foto: bahaya-membersihkan-telinga-dengan-cotton-bud.jpg (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, ada alasan khusus mengapa membersihkan telinga dengan cotton bud tak boleh dilakukan.

Salah satunya karena ada bahaya yang bisa mengakibatkan komplikasi dan gangguan pendengaran.

Apa saja bahaya yang ditimbulkan dari membersihkan telinga dengan cotton bud? Berikut daftarnya.

1. Lubang Telinga Terluka

Bentuk cotton bud yang dibalut kapas halus, ternyata juga bisa melukai dinding telinga kita, lho.

Sering mengorek telinga akan menyebabkan lubang telinga menjadi lecet dan mengakibatkan luka.

"Terlihat sepele tapi luka ini bisa memicu infeksi yang berkelanjutan seperti infeksi gendang telinga," terang dr. Mulyaningrum.

Kebiasaan asyik yang sulit ditinggalkan ini tentu berbahaya dan berdampak serius, Moms.

2. Tumbuh jamur

Gangguan dan bahaya memberesihkan telinga dengan cotton bud
Foto: Gangguan dan bahaya memberesihkan telinga dengan cotton bud

Foto: Orami Photo Stocks

Tak hanya itu, membersihkan telinga dengan cotton bud juga bisa menyebabkan terjadinya pertumbuhan jamur pada telinga.

Menurut dr. Mulyaningrum, ini terjadi karena lubang telinga umumnya tidak tersinari oleh cahaya matahari dan menjadi lembap.

Bahkan, kondisi bisa semakin parah dan meningkatkan pertumbuhan jamur bila kita sering mengorek telinga.

Meski tidak mengakibatkan hal yang fatal, tetap saja tumbuhnya jamur di telinga membutuhkan pengobatan khusus.

Baca Juga: Ini 5 Penyebab Telinga Bayi Keluar Cairan Seperti Ingus, Tak Selalu Karena Infeksi,

3. Gendang Telinga Rusak

Gendang telinga rusak salah satu mimpi buruk yang tidak ingin dirasakan semua orang.

Nah, ini menjadi salah satu bahaya mengorek telinga dengan cotton bud.

Ketika menggunakan cotton bud saat mengorek telinga, tanpa sadar serabut halusnya bergesekan dengan telinga.

"Hal ini yang akhirnya membuat gendang telinga rusak, bahkan tak jarang bisa pecah," tutur dr. Mulyaningrum.

Kondisi seperti ini biasanya membutuhkan pertolongan medis atau bisa sembuh dengan sendirinya.

Oleh karena itu, kebiasaan buruk ini mesti dihentikan dari sekarang untuk mengurangi risiko gendang telinga pecah.

4. Pendengaran Menurun

membersihkan-telinga-dengan-cotton-bud-dan-bahayanya.jpg
Foto: membersihkan-telinga-dengan-cotton-bud-dan-bahayanya.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Keseringan mengorek telinga, biasanya akan membuat earwax atau kotoran telinga ikut terdorong lebih dalam.

Selain itu, semakin sering dibersihkan, telinga pun akan semakin banyak memproduksi earwax.

Pada akhirnya, tumpukan kotoran ini akan menutupi aliran suara pada telinga.

Pendengaran menurun ini dapat terjadi karena telinga tersumbat dengan kotoran yang tertumpuk pada dalam telinga.

Salah satu gejalanya yakni sering mendengar suara berdenging yang kerap timbul tiba-tiba.

5. Meninggalkan Benda Asing di Dalam Telinga

Dalam beberapa kasus, bagian ujung cotton bud mungkin terlepas dari dalam telinga.

Hal ini dapat menyebabkan perasaan tidak nyaman, rasa 'penuh', dan sakit pada daerah telinga.

Bahkan untuk kondisi yang parah, bisa memicu gangguan pendengaran.

Mengutip studi dalam jurnal The Laryngoscope, dipaparkan bahwa cotton buds adalah salah satu benda asing yang paling sering tersangkut pada telinga orang dewasa.

Oleh karena itu, membersihkan telinga paling baik yakni dengan melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter spesialis THT minimal setiap 3 bulan sekali, ya.

Baca Juga: 3 Cara Membersihkan Telinga yang Tepat, Cari Tahu Juga Apa yang Harus Dihindari

Nah, itu dia Moms, penjelasan mengenai bahaya membersihkan telinga dengan cotton bud yang perlu diketahui.

Jika Moms memiliki pertanyaan lain, dapat langsung dikonsultasikan dengan dokter spesialis THT terdekat ya!


Artikel ini merupakan kerja sama dengan RSIA Bina Medika Bintaro.

Jadwal Dokter Expert Room 07.jpg
Foto: Jadwal Dokter Expert Room 07.jpg

  • https://www.health.harvard.edu/blog/3-reasons-to-leave-earwax-alone-2017051711718
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25272283/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.