Kesehatan

9 Oktober 2021

Playing Victim Adalah Sebuah Kondisi Kejiwaan, Cari Tahu 6 Tandanya!

Playing victim adalah sebuah istilah yang sering kita dengar. Apa pengertian playing victim tersebut?
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Amelia Puteri

Playing victim adalah sebuah peristiwa yang sering kita dengar. Namun sebenarnya apa sih playing victim itu? Apakah istilah ini adalah hal yang umum atau ternyata menunjukkan kondisi mental seseorang?

Playing victim disebut juga dengan istilah victim mentality. Playing victim adalah ketika seseorang melemparkan kesalahan ke orang lain padahal kesalahan tersebut adalah perbuatannya sendiri.

Pelaku playing victim adalah mereka yang biasanya menghindari tanggung jawab karena sudah melakukan keselahan. Bahkan pelakunya bisa memosisikan dirinya sebagai korban karena tak mendapatkan keadilan.

Ya, singkatnya playing victim adalah sebuah kondisi yang dilakukan seseorang yang berbuat kesalahan dan untuk menghindari kesalahan ia melimpahkan kesalahan ke orang lain dan memposisikan dirinya sebagai korban.

Lalu apa aja sih tanda-tanda playing victim? Ini dia!

Baca Juga: 3 Tahapan Kondisi Kesehatan Mental Saat Pandemi COVID-19, Wajib Tahu!

Tanda-tanda Playing Victim Adalah...

playing victim adalah

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari sebuah studi yang berjudul Are You A Victim of the Victim Syndrome? menjelaskan bahwa orang-orang yang memiliki victim mentality sangatlah sulit untuk ditangani.

Biasanya mereka memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai kehidupan. Hal tersebut dikarenakan mereka percaya bahwa mereka tak memiliki kontrol terhadap hal-hal yang terjadi pada kehidupan mereka. Tak hanya itu, orang dengan kondisi mental ini pun memiliki tingkat tanggung jawab yang kecil.

Berikut adalah tanda-tanda playing victim yang biasanya dilakukan oleh pelakunya. Lalu, bagaimana hal di atas bisa terjadi? Yuk bahas satu per satu secara mendalam!

Baca Juga: 3 Cara Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak, Yuk Coba!

1. Menghindari Tanggung Jawab

playing victim adalah

Foto: Orami Photo Stock

Vicki Botnick, seorang therapist pernikahan dan keluarga di California mengatakan bahwa salah satu tanda playing victim adalah mereka selalu menghindari tanggung jawab.

Botnick sendiri menjelaskan bahwa mereka yang memiliki victim mentality atau playing victim sangatlah sulit untuk diberikan tanggung jawab atau dipercaya.

Sikap yang biasanya mereka tunjukkan adalah;

  • Selalu menyalahkan orang lain
  • Membuat alasan
  • Tidak ingin dibebani tanggung jawab
  • Selalu bereaksi "ini bukan salah saya" pada setiap permasalahan yang ada

Seperti yang sudah kita ketahui, hal buruk akan selalu terjadi di hidup kita. Bahkan banyak orang yang bernasib buruk adalah orang-orang baik yang tidak pantas menerimanya.

Sangatlah bisa dimengerti bahwa ketika seseorang terus menerus merasakan kesulitan dalam hidupnya secara konstan dari waktu ke waktu bisa memulai percaya bahwa dunia tidak menginginkan mereka dan dunia sangatlah tidak adil.

2. Hanya Fokus pada Masalah, Bukan Solusi

playing victim adalah

Foto: Orami Photo Stock

Tidak semua situasi negatif adalah kondisi yang benar-benar tak bisa dikendalikan. Jika dilihat lebih dekat, setidaknya akan ada celah untuk mencari solusi dalam sebuah permasalahan.

Dan ketika kita bisa melihat celah yang ada, hal tersebut adalah sebuah tindakan yang membuat kita jadi manusia lebih baik.

Orang-orang yang sering melakukan playing victim adalah mereka yang menunjukkan sedikit ketertarikan dalam membuat perubahan. Mereka bahkan akan menolak untuk dibantu dan lebih suka mengasihani diri mereka sendiri.

Menghabiskan sedikit waktu untuk bersedih dan mengasihani diri bukanlah hal yang sepenuhnya tidak sehat. Faktanya, tindakan ini bisa membantu kita dalam memproses emosi yang menyakitkan.

Meski demikian, mengasihani diri tidak bisa dilakukan secara terus menerus. Harus ada waktu berhenti dan agar kita bisa bangkit dari keterpurukan.

Baca Juga: Balita Susah Makan? 8 Solusi Ampuh Ini Bisa Dicoba!

3. Selalu Merasa Lemah

playing victim adalah

Foto: Orami Photo Stock

Banyak orang yang merasa sebagai korban percaya bahwa mereka tak memiliki kekuatan untuk mengubah situasi yang ada.

Namun sayang, kehidupan kadang terus-terusan membawa mereka ke dalam masalah. Dan dari kacamata mereka, mereka tak bisa melakukan apapun untuk sukses atau bahkan keluar dari jerat masalah.

Baca Juga: 3 Cara Mengobati Kesedihan Mendalam Setelah Suami Meninggal Dunia

4. Selalu Beranggapan Hal Buruk akan Terjadi pada Diri Mereka

playing victim adalah

Foto: Orami Photo Stock

Orang-orang yang playing victim adalah mereka yang selalu beranggapan bahwa hal buruk akan selalu terjadi pada mereka.

Mereka yang memiliki victim mentality biasanya akan selalu percaya dengan kalimat ini:

  • "Semua hal buruk akan selalu datang menghampiri saya"
  • "Saya nggak bisa keluar dari masalah ini, kenapa harus mencoba?"
  • "Saya pantas menerima hal-hal buruk yang terjadi di hidup ini"
  • "Tak ada yang peduli dengan saya"

Kesulitan yang hadir terus menerus biasanya akan menghasilkan monolog di dalam diri yang malah akan membuat orang-orang tersebut memiliki banyak pikiran yang lebih negatif.

Baca Juga: Meditasi Berjalan untuk Menjernihkan Pikiran, Bagaimana Cara Melakukannya?

5. Tidak Percaya Diri

playing victim adalah

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari Healthline, salah satu tanda lain dari mereka yang kerap melakukan playing victim adalah rasa percaya diri yang rendah. Mereka selalu melihat diri mereka sebagai korban dan tak memiliki keberanian dan bahkan kepercayaan diri yang kiat.

Hal ini biasanya akan membuat orang-orang dengan victim mentality jadi lebih buruk.

Mereka bisa saja berpikir "saya tidak cukup pintar untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik" atau "saya tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk sukses".

Persektif ini akan membuat mereka enggan untuk mengembangkan kemampuan atau mengidentifikasi kekuatan baru serta kemampuan yang bisa membantu mereka untuk mendapatkan hal yang diinginkan.

Mereka yang selalu berusaha dengan keras untuk mewujudkan cita-cita dan gagal juga bisa membuat orang tersebut merasa sebagai korban dari kehidupan.

Ketika kepala kita sudah dipenuhi oleh hal yang negatif dan bercampur dengan ketidakpercayaan diri, hal itu bisa membuat mereka sulit untuk melihat kemungkinan atau kesempatan yang lainnya.

6. Frustrasi dan Marah

playing victim adalah

Foto: Orami Photo Stock

Hal yang paling terlihat dari tanda-tanda playing victim adalah emosional yang bergejolak.

Mereka yang selalu merasa diri mereka adalah korban seringkali merasa;

  • Frustasi dan marah pada dunia yang sepertinya selalu bertentangan dengan keinginan mereka
  • Tidak ada harapan mengenai kehidupan yang tidak juga berubah
  • Merasa tersakiti ketika orang yang mereka pedulikan tidak mempedulikan mereka
  • Marah ketika ada orang lain yang terlihat bahagia dan sukses

Baca Juga: Mengenali 5 Tanda Tak Terduga Sebelum Depresi Menyerang

Emosi di atas bisa sangat dirasakan dan berlipat ganda pada orang-orang yang selalu percaya diri mereka adalah korban dari ketidakadilan. Dan ketika tidak cepat diatasi, perasaan di atas bisa berubah menjadi;

  • Kemarahan yang meledak-ledak
  • Depresi
  • Mengisolasi atau mengurung diri
  • Selalu merasa kesepian

Dalam sebagian kasus, orang yang sering melakukan playing victim adalah mereka yang sering kali merasa putus asa.

Hal yang bisa membuat mereka memiliki victim mentality adalah karena mereka sudah mengalami beragam kondisi sulit dari waktu ke waktu.

Ketidakmampuan diri untuk keluar dari kondisi sulit bisa membuat mereka terpuruk dalam perasaan yang membuat mereka merasa sebagai korban secara terus menerus.

Namun perlu diketahui bahwa playing victim juga bisa dilakukan ketika orang tersebut ingin menghindari amarah orang lain atau ingin mendapatkan hal yang diinginkan.

Jadi hal terbaik ketika menghadapi mereka yang kerap melakukan playing victim adalah dengan mencari tahu alasan mereka melakukan hal tersebut, tidak menghakimi dan perlu menerapkan batasan yang jelas.

  • https://www.healthline.com/health/victim-mentality#causes
  • https://sites.insead.edu/facultyresearch/research/doc.cfm?did=50114
  • https://www.vickibotnick.com/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait