04 November 2023

Ajarkan kepada Anak, Ini Proses Terjadinya Siang dan Malam

Jelaskan prosesnya untuk edukasi kepada anak

Terkadang posisi bumi ini berubah dalam lintasannya.

Meski demikian, bumi masih tetap berada dalam lintasan revolusi yang berbentuk elips.

Sedangkan matahari tetap berada pada salah satu titik fokusnya.

Kombinasi dari revolusi bumi dengan kemiringan sumbu bumi akan menimbulkan beberapa gejala alam yang berbeda.

Salah satunya adalah perbedaan panjangnya waktu siang dengan malam.

Baca Juga: Mengenal Proses Terjadinya Angin untuk Edukasi Anak

Dampak Lain dari Rotasi Bumi Selain Proses Terjadinya Siang dan Malam

Proses Terjadinya Siang dan Malam
Foto: Proses Terjadinya Siang dan Malam (vectorstock.com)

Rotasi dan revolusi bumi tidak hanya menyebabkan proses terjadinya siang dan malam.

Ada beberapa dampak lain dari rotasi dan revolusi bumi, yaitu:

1. Pembagian Zona Waktu

Dampak lain dari rotasi dan revolusi bumi adalah pembagian zona waktu.

Pembagian zona waktu berbeda-beda di setiap negara tergantung lokasi negara tersebut berada.

Meski dalam satu hari terdapat 24 jam, pembagian zona waktu ini bisa berbeda-beda.

Misalkan, di Indonesia sedang berada pada pukul 06.00.

Sementara itu, di negara lain seperti negara Eropa justru sudah memasuki jam 11 .00.

Jadi, ada perbedaan waktu di masing-masing negara yang diakibatkan oleh rotasi dan revolusi bumi ini.

Baca Juga: Yuk, Ajak Si Kecil Belajar tentang Bagaimana Proses Terjadinya Salju!

2. Pembelokan Arah Arus Laut

Arah Arus Laut
Foto: Arah Arus Laut (Porosilmu.com)

Salah satu dampak dari rotasi bumi adalah pembelokan arah arus laut.

Pembelokan arah arus laut atau yang lebih dikenal dengan efek coriolis.

Efek coriolis ini membuat arah arus laut berubah-ubah.

Misalkan saja, arah arus laut di bumi bagian selatan berbelok searah dengan perputaran jarum jam.

Sementara itu, arah arus laut di bumi bagian utara berbelok berlawanan dengan jarum jam.

Baca Juga: Ajak Anak Mencintai Laut dengan Mengenalkan 9 Binatang Laut Ini

3. Perbedaan Ketebalan Atmosfer Bumi

Rotasi bumi juga bisa menyebabkan perbedaan ketebalan atmosfer bumi.

Lapisan atmosfer bumi terbentuk olah stratosfer, troposfer, mesosfer, ionosfer, termosfer, dan eksosfer.

Perbedaan ini bisa membuat kondisi iklim jadi berbeda.

Misalkan iklim antara zona kutub dan ekuatorial.

Itulah penjelasan singkat mengenai proses terjadinya siang dan malam.

Jangan lupa ajarkan kepada Si Kecil juga, ya, Moms!

  • https://www.suara.com/tekno/2021/03/03/101820/bagaimana-terjadinya-siang-dan-malam
  • https://tirto.id/rotasi-bumi-bagaimana-terjadinya-siang-malam-serta-perbedaan-waktu-gaQH
  • https://langitselatan.com/2011/12/04/bagaimana-terjadinya-siang-malam/
  • https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5563420/8-akibat-rotasi-bumi-pergantian-siang-dan-malam-hingga-perbedaan-waktu
  • https://www.kompas.com/skola/read/2020/06/10/054000669/mengapa-ada-siang-dan-malam-materi-belajar-dari-rumah-tvri-10-juni-2020
  • https://muslim.okezone.com/read/2021/08/04/614/2450859/bagaimana-bisa-terjadi-siang-malam-ini-penjelasan-alquran-dan-sains
  • https://suaraedukasi.kemdikbud.go.id/podcast/terjadinya-siang-dan-malam-dan-perbedaan-waktu/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.