04 Januari 2023

6 Rekomendasi Salep Mata Belekan yang Tersedia di Apotek

Gunakan sesuai anjuran, ya!
6 Rekomendasi Salep Mata Belekan yang Tersedia di Apotek

Foto: Freepik.com

Sebagian dokter mungkin akan meresepkan salep mata belekan sebagai pengobatan.

Salep mata belekan digunakan untuk mengatasi keluhan pada mata saat mengalami belekan, seperti keluar cairan berwarna kuning atau hijau, mata merah, perih, dan gatal.

Selain itu, salep ini juga digunakan untuk mengobati penyakit yang mengakibatkan mata belekan.

Oleh karena itu, salep perlu disesuaikan dengan penyebabnya.

Mata belekan bisa menjadi pertanda adanya infeksi atau peradangan jika disertai gejala lain, seperti mata merah, gatal, perih, penglihatan kabur, serta sensitif terhadap cahaya (fotofobia).

Jika Moms sedang mencari salep mata belekan, simak rekomendasinya di bawah ini.

Baca Juga: Serba-serbi Bleaching Rambut, dari Kelebihan hingga Rekomendasi Produk

Penyebab Mata Belekan

Sakit Mata
Foto: Sakit Mata

Penyebab mata belekan dapat dilihat dari ciri-ciri cairan atau kotoran yang keluar di mata.

Berbeda pemicunya, akan berbeda pula kotoran yang dihasilkan.

Ada yang terasa biasa saja, ada pula yang terasa sangat mengganggu.

Beberapa jenis penyebab mata belekan di antaranya:

  • Konjungtivitis

Kondisi ini merupakan infeksi akibat bakteri atau virus yang menyebabkan mata belekan dan mata merah yang terasa gatal atau terbakar.

  • Alergi

Hal ini disebabkan karena serbuk sari, debu, bulu hewan peliharaan, dan asap yang dapat memengaruhi mata.

  • Saluran air mata tersumbat

Terjadi ketika terdapat sesuatu yang menghalangi keluarnya air mata dari saluran air mata akibat infeksi, cedera, atau tumor.

  • Bintitan

Kondisi ini mengakibatkan benjolan merah pada kelopak mata yang meradang akibat infeksi kelenjar.

  • Sindrom mata kering

Hal ini disebabkan mata tidak dapat menghasilkan cukup air untuk melumasi mata.

  • Keratitis

Peradangan pada kornea atau selaput bening yang menutupi pupil dan iris mata.

  • Trachoma

Infeksi bakteri menular dan menyebar melalui kontak dengan benda yang terinfeksi.

  • Entropion

Suatu kondisi di mana kelopak mata membelok ke dalam sehingga mata teriritasi akibat gesekan dengan bulu mata.

Baca Juga: Kabar Duka! Pak Ogah Meninggal Akibat Stroke dan Komplikasi Lainnya, Sudah Sakit Selama 3 Tahun

Rekomendasi Salep Mata Belekan

Salep mata belekan harus digunakan sesuai dengan penyebabnya. Berikut rekomendasinya:

1. Gentamicin

Gentamicin adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri ringan hingga berat pada berbagai bagian tubuh, mulai dari telinga luar, mata, kulit, hingga otak.

Perlu diketahui salep mata belekan ini tidak bisa digunakan untuk mengobati infeksi akibat virus atau jamur.

Gentamicin termasuk golongan antibiotik aminoglikosida.

Salep mata belekan ini bekerja dengan cara mengganggu proses produksi protein yang dibutuhkan untuk membangun dinding sel bakteri.

Dengan begitu, dinding sel bakteri menjadi rusak dan bakteri akan mati.

Gentamicin bentuk krim dan salep perlu diaplikasikan secara merata dan tipis-tipis pada area kulit yang bermasalah.

Sebelumnya, area kulit harus dibersihkan dan dikeringkan terlebih dahulu.

Jika diperbolehkan oleh dokter, Moms dapat menutup area yang diobati dengan perban steril.

2. Erlamycetin

Rekomendasi salep mata belekan selanjutnya adalah Erlamycetin.

Erlamycetin merupakan salep antibiotik steril yang mengandung chloramphenicol sebagai zat aktifnya.

Chloramphenicol adalah antibiotik yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Salep mata belekan ini hanya dapat mengobati infeksi mata akibat bakteri dan tidak akan bekerja untuk jenis infeksi mata lainnya.

Penggunaan yang tidak perlu atau penyalahgunaan antibiotik dapat menyebabkan efektivitasnya menurun.

Erlamycetin salep mata ini dapat dibeli tanpa memerlukan resep dokter.

Perhatikan petunjuk dan aturan pakai pada kemasan untuk mencegah penyalahgunaan dan efek samping obat yang tidak diharapkan.

Baca Juga: 10 Daftar Sekolah Montessori Jakarta Unggulan yang Bisa Moms Pilih untuk Si Kecil!

3. Cendo Fenicol Eye Oint

Cendo Fenicol adalah obat mata yang dapat digunakan untuk mengatasi beberapa keluhan yang terjadi pada mata, seperti mata merah dan mata belekan.

Salep mata belekan ini mengandung antibiotik Kloramfenikol sebagai zat aktifnya. 

Kloramfenikol merupakan antibiotik yang tergolong dalam antibiotik spektrum luas yang terbukti efektif terhadap beragam bakteri patogen utama yang bertanggung jawab atas terjadinya konjungtivitis akut bakterial.

Kloramfenikol bersifat bakteriostatik namun dapat bersifat bakterisidal dalam konsentrasi tinggi atau ketika digunakan terhadap organisme yang sangat rentan.

Kloramfenikol bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri dengan cara mengikat ribosom bakteri (blocking transferase peptidil) dan menghambat sintesis protein.

4. Erythromycin

Erythromycin adalah obat antibiotik dari golongan makrolida yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri.

Antibiotik yang diproduksi oleh Streotomyces erythraeus ini memiliki efek bakterisidal dan bakteriostatik terhadap beberapa bakteri gram positif maupun gram negatif.

Salep mata belekan ini juga digunakan sebagai obat pengganti bagi mereka yang alergi terhadap antibiotik jenis penisilin.

Erymed merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep dokter.

Baca Juga: Fungal Acne, Jerawat Gatal Akibat Infeksi Jamur di Kulit, Ketahui Cara Mengatasinya di Sini!

5. Cendo Tobroson Eye Oint

Salep mata belekan ini mengandung bahan aktif tobramycin dan dexamethasone.

Keduanya berguna untuk membantu mengobati mata kemerahan, bengkak, dan gatal. 

Cendo Tobroson bekerja dengan cara membunuh bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Salep ini juga memiliki efek samping yang mungkin terjadi seperti rasa perih atau rasa tidak nyaman pada mata.

Tergolong obat keras, obat ini hanya bisa didapatkan dengan resep dokter.

6. Chloramphenicol

Chloramphenicol
Foto: Chloramphenicol

Rekomendasi salep mata belekan selanjutnya adalah chloramphenicol.

Pemberian obat ini aman diberikan untuk anak-anak usia 0-2 tahun.

Salep mata ini digunakan untuk mengatasi masalah mata seperti trakoma, keratitis, konjungtivitis, dakriosistitis, dan uveitis.

Moms bisa mengoleskan salep mata ini setiap 2-4 jam selama 5 hari.

Baca Juga: 5+ Gejala DBD pada Anak, Kenali dan Segera Atasi Sebelum Muncul Komplikasi!

Itu dia Moms rekomendasi salep mata belekan. Jika ingin menggunakannya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter ya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.