RUPA-RUPA
24 November 2022

34 Nama Senjata Tradisional Indonesia dari Seluruh Provinsi yang Ada di Nusantara, Lengkap!

Senjata tradisional memiliki bentuk unik yang berbeda-beda di tiap daerah
34 Nama Senjata Tradisional Indonesia dari Seluruh Provinsi yang Ada di Nusantara, Lengkap!

Dalam mengenalkan budaya Indonesia pada Si Kecil, Moms juga perlu mengajarkan anak mengenai senjata tradisional Indonesia.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang di dalamnya terdapat 34 provinsi.

Jumlah yang banyak ini membuat masing-masing provinsi memiliki kebudayaannya masing-masing, termasuk senjata tradisional.

Perbedaan senjata tradisional Indonesia yang dimiliki oleh masing-masing provinsi dikarenakan latar belakang kebudayaan dan juga sejarah yang ada.

Baca Juga: 10 Tradisi Jawa Tengah yang Hingga Kini Masih Dilestarikan

Senjata Tradisional di Indonesia dari 34 Provinsi

Untuk mengenal lebih lanjut lagi, sekarang kita akan melirik nama-nama senjata tradisional dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, yaitu:

1. Rencong dari Aceh

Rencong

Foto: Rencong (Flickr.com/akmal_sidik)

Senjata tradisional Indonesia yang pertama adalah rencong dari Aceh.

Senjata ini memiliki bentuk yang cukup unik karena terbuat dari kuningan atau besi putih, sementara sarungnya dibuat dari tanduk kerbau.

Tapi sekarang juga ada yang membuat sarung rencong dari kayu. Senjata rencong menjadi simbol identitas diri, keberanian, dan ketangguhan dari masyarakat Aceh.

2. Karih dari Sumatera Barat

Sumatera Barat sebenarnya memiliki banyak senjata tradisional, salah satunya adalah karih.

Senjata ini mirip dengan keris. Jadi bentuknya ini panjang bergerigi dengan sarung yang menyelimutinya.

Selain karih, ada piarik, ruduih, kerambit, dan klewang yang juga menjadi senjata khas dari Sumatera Barat.

Baca Juga: 7 Ide dan Ciri Khas Dekorasi Pernikahan Jawa, Ada Maknanya Juga Lho!

3. Tombak Trisula dari Sumatera Selatan

Tombak Trisula

Foto: Tombak Trisula (Budayalokal.id)

Tombak trisula menjadi salah satu senjata tradisional dari Sumatera Selatan yang berbentuk tombak kayu sepanjang 180 cm dengan bagian ujung atas yang berbentuk seperti garpu.

Selain tombak trisula, Sumatera Selatan juga punya senjata tradisional lainnya seperti keris Palembang, klewang hembrug, kudhok, dan senjata skin.

4. Piso Gaja Dompak dari Sumatera Utara

Piso Gaja Dompak

Foto: Piso Gaja Dompak (Pariwisataindonesia.id)

Piso gaja dompak adalah senjata khas dari Sumatera Utara. Senjata ini dulunya sering digunakan oleh Raja Batak.

Piso gaja dompak diambil dari nama piso yakni pisau, gaja yang artinya gajah, dan dompak yang artinya kewibawaan.

Selain piso gaja dompak ada senjata khas lainnya seperti piso surit, hujur, tongkat tunggal panaluan.

Baca Juga: 7 Rumah Adat Sumatera Utara yang Punya Ciri Khas Unik

5. Pedang Jenawi dari Riau

Pedang Jenawi

Foto: Pedang Jenawi (Facebook.com/Tanah Melayu Berdaulat)

Pedang jenawi adalah senjata tradisional dari Riau. Senjata ini mirip dengan pedang moor dari Arab.

Pedang ini memiliki bilah bermata satu berukuran sepanjang satu meter dengan ujung yang lancip dan ramping.

6. Badik Tumbuk Lado dari Kepulauan Riau

Badik Tumbuk Lado

Foto: Badik Tumbuk Lado (Budaya-indonesia.org)

Kepulauan Riau punya senjata tradisional yang bernama badik tumbuk lado.

Senjata ini dulunya sering digunakan sebagai alat untuk membela diri dari musuh.

Bahan utama badik tumbuk lado terbuat dari campuran besi dan baja dengan ukuran 20-30 cm.

Bagian sarung penutupnya terbuat dari bahan kayu lunak yang dilapisi lempengan emas atau perak.

7. Keris Tumbuk Lada dari Jambi

Keris tumbuk lada adalah senjata tradisional dari Jambi yang tampilannya mirip dengan badik tumbuk lado.

Bedanya bagian kepala terbuat dari tanduk atau kayu. Panjangnya sekitar 27–29 cm dengan lebar sekitar 4 cm.

Baca Juga: 8 Rumah Adat Sunda yang Punya Bentuk Unik

8. Keris Bengkulu dari Bengkulu

Keris Bengkulu

Foto: Keris Bengkulu (Perpustakaan.id)

Keris Bengkulu merupakan senjata tradisional dari Bengkulu yang menjadi benda pusaka karena dulunya sering digunakan dalam upacara adat.

Tak hanya keris Bengkulu, senjata tradisional lainnya dari Bengkulu adalah kerambit, sewar, dan padang.

9. Siwar Panjang dari Kepulauan Bangka Belitung

Siwar Panjang

Foto: Siwar Panjang (Budaya-indonesia.org)

Kepulauan Bangka Belitung memiliki senjata khas bernama siwar panjang.

Siwar panjang memiliki bilah yang membungkuk atau melengkung ke dalam dengan bahan yang terbuat dari besi tempa dan tangkai dari kayu.

Selain siwar panjang ada kedik dan parang badau yang jadi senjata khas Kepulauan Bangka Belitung.

10. Terapang dari Lampung

Terapang adalah senjata tradisional dari Lampung yang sekilas mirip dengan keris. Hanya saja bilahnya ini agak sedikit berlekuk.

Keunikannya adalah adanya ukiran kepala atau burung di bagian sarungnya yang melambangkan keberanian.

Baca Juga: 8 Permainan Tradisional Anak yang Seru dan Mendidik untuk Dilakukan di Rumah

11. Golok Ciomas dari Banten

Golok Ciomas

Foto: Golok Ciomas (Facebook.com/golokciomas)

Dari Pulau Sumatera, kita beranjak ke Pulau Jawa. Ada golok ciomas yang asalnya dari Banten.

Golok ciomas adalah golok asli Banten yang konon dibuat dengan ritual dan persyaratan khusus.

Selain golok ciomas, ada golok sulangka, parang, dan congkrang yang juga menjadi senjata tradisional Banten.

12. Kujang dari Jawa Barat

Kujang

Foto: Kujang (Flickr.com/anuurang)

Jawa Barat punya kujang sebagai senjata khasnya. Senjata berukuran sekitar 20–25 cm, dan sering dijumpai sebagai aksesoris pada pakaian adat laki-laki Jawa Barat.

Selain kujang, ada bedog, baliung, congkrang, arit, sulimat, dan balincong yang jadi senjata tradisional Jawa Barat.

Baca Juga: Sarana Edukasi Anak, Ini 10 Ragam Tarian Tradisional Indonesia

13. Golok dari DKI Jakarta

Golok

Foto: Golok (En.wikipedia.org)

Untuk DKI Jakarta, senjata tradisionalnya adalah golok.

Golok merupakan senjata dengan bilah panjang dan tajam yang terbuat dari besi atau baja dengan gagang yang dibuat dari kayu keras.

Tak hanya golok, senjata tradisional DKI Jakarta lainnya ada badik cangkingan, belati, punta, trisula, toya, dan tusuk konde.

14. Keris dari Jawa Tengah

Keris menjadi senjata khas dari Jawa Tengah. Senjata ini memiliki bentuk berkelok dengan jumlah kelokan ganjil.

Ada tiga jenis bagian dalam keris, yakni wilah yang menjadi bagian ujung, warangka yang menjadi sarung keris, dan pegangan keris.

15. Keris dari Daerah Istimewa Yogyakarta

Keris

Foto: Keris (Commons.wikimedia.org/Crisco_1492)

Keris tak hanya menjadi senjata tradisional dari Jawa Tengah, tetapi juga dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan dari keris Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Hanya saja jumlah ukiran dan lekukannya saja yang berbeda.

Baca Juga: 8 Ragam Olahraga Tradisional Indonesia, Sudah Tahu?

16. Celurit dari Jawa Timur

Celurit

Foto: Celurit (Budaya-indonesia.org)

Untuk provinsi Jawa Timur, ada celurit yang asalnya dari Suku Madura dan menjadi senjata tradisional masyarakat Jawa Timur.

Senjata ini berbentuk melengkung seperti bulan sabit dengan ujung yang sangat tajam dan runcing.

17. Kandik dari Bali

Bali memiliki beragam senjata tradisional. Salah satunya adalah kandik.

Kandik adalah sebuah kapak yang sering digunaka untuk melakukan pekerjaan berat.

Tak hanya kandik, ada caluktiuk, wedhung, dan keris tayuhan yang jadi senjata tradisional Bali.

18. Tulup dari Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Barat (NTB) punya senjata khas yang bernama tulup. Senjata ini berasal dari suku Sasak. Bentuknya seperti sumpitan yang bisa ditiup.

Untuk senjata tradisional lainnya dari NTB ada jungkat yang berbentuk seperti tombak berukuran hampir dua meter.

Baca Juga: Berbagai Alat Musik Sunda Tradisional, Mulai dari Angklung Hingga Rebab

19. Sundu dari Nusa Tenggara Timur

Sundu

Foto: Sundu (Budaya-indonesia.org)

Nusa Tenggara Timur (NTT) punya sundu sebagai senjata tradisional mereka. Sundu ini sejenis keris dengan bentuk yang tak berkelok.

Bahan pembuatannya dari loga, dan dibubuhi dengan ukiran motif khas NTT.

20. Sumpit dari Kalimantan Timur

Sumpit

Foto: Sumpit (Collectie.wereldculturen.nl)

Sumpit yang asalnya dari Kalimantan Timur ini bukanlah sumpit yang digunakan untuk alat makan, tetapi untuk melawan musuh dengan meniupkannya secara diam-diam.

Senjata khas suku Dayak ini bisa menembak sasaran hingga sejauh 200 meter. Sumpit memiliki nama lain sipet.

21. Mandau dari Kalimantan Tengah

Mandau

Foto: Mandau (Collectie.wereldculturen.nl)

Selain sipet, ada mandau yang menjadi senjata khas dari Kalimantan Tengah. Mandau bentuknya seperti parang dengan ukiran pada bagian sisi-sisinya.

Mandau ini digunakan pada upacara ritual dan juga untuk melawan musuh.

Baca Juga: Sangat Beragam, Simak Daftar Alat Musik Tradisional Indonesia dan Cara Memainkannya!

22. Lonjo dari Kalimantan Utara

Lonjo adalah sebuah senjata yang bentuknya mirip dengan tombak dengan bahan dasar kayu keras yang bagian ujungnya diikatkan dengan besi lancip berbentuk belah ketupat.

Tidak hanya lonjo, sipet, dan mandau juga menjadi senjata tradisional dari Kalimantan Utara.

23. Keris Bujak Beliung dari Kalimantan Selatan

Keris Kalimantan Selatan

Foto: Keris Kalimantan Selatan (Budaya-indonesia.org)

Keris bujak beliung adalah senjata tradisional dari Kalimantan Selatan yang panjangnya hingga 30 cm.

Ciri khasnya terletak dari motif ukiran khas Kalimantan Selatan karena di dalamnya akan ada filosofi tersendiri.

24. Wamilo dari Gorontalo

Gorontalo punya banyak senjata khasnya. Salah satunya adalah wamilo. Wamilo berbentuk bilah besi bermata satu dengan ukuran yang panjang dan tebal.

Wamilo ini tidak hanya bisa menjadi senjata untuk melawan musuh, tapi juga untuk bertani, berkebun, hingga menyembelih hewan ternak.

Baca Juga: Kenali 10 Jenis Tarian Tradisional Jawa Tengah untuk Edukasi Anak

25. Duhung dari Kalimantan Barat

Duhung

Foto: Duhung (Indonesiakaya.com)

Kalimantan Barat punya senjata khas yang bernama dohong. Senjata ini merupakan pedang bermata satu dengan panjang sekitar 50–70 cm.

Konon diyakini senjata ini diciptakan oleh leluhur suku Dayak.

26. Tombak dan Peda dari Sulawesi Utara

Tombak dan peda merupakan senjata khas dari Sulawesi Utara yang digunakan sebagai perlindungan diri.

Peda berbentuk parang sepanjang 50 cm yang juga bisa digunakan untuk bertani.

Sedangkan tombak memiliki gagang panjang bermata dua yang bagian ujungnya sangat runcing.

27. Pasatimpo dari Sulawesi Tengah

Pasatimpo adalah senjata tradisional dari Sulawesi Tengah.

Senjata ini berbentuk seperti parang dengan bilah mata satu yang bengkok membentuk sudut siku dengan gagangnya.

Ukurannya sepanjang 30-40 cm dengan bilah yang menggembung di bagian tengah dan meruncing pada bagian ujungnya.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat 10 Tarian Tradisional Aceh sebagai Edukasi Anak

28. Bessing dari Sulawesi Selatan

Bessing

Foto: Bessing (Docplayer.info)

Sulawesi Selatan memiliki bessing yang berbentuk seperti tombak kayu dengan ujung besi tajam pada ujungnya.

Ujungnya ini bermata dua menyerupai keris berkelok.

Ukuran panjangnya sekitar satu meter. Bessing sering digunakan untuk menangkis serangan musuh dari jarak jauh.

29. Badik dari Sulawesi Barat

Badik

Foto: Badik (Collectie.wereldculturen.nl)

Badik menjadi senjata tradisional dari Sulawesi Barat yang ukuran panjangnya sekitar 20-30 cm.

Bahan utama pembuatannya adalah dari campuran besi dan baja dengan pegangan dari kayu biasa.

Biasanya badik dilengkapi dengan sarung yang terbuat dari kayu lunak. Tak hanya badik, senjata khas Sulawesi Barat ada jambia dan tombak juga.

30. Parang Taawu dari Sulawesi Tenggara

Parang taawu merupakan senjata khas Sulawesi Tenggara yang berbentuk bilah panjang bermata satu. Senjata ini tipis tapi lebar dengan pangkal ke ujung yang melancip seperti bentuk segitiga siku.

Senjata khas Sulawesi Tenggara lainnya tak hanya parang taawu, tapi juga ada keris arung palakka dan keris atau tombak meantu’u tiworo.

31. Pisau Belati dari Papua Barat

Pisau belati adalah senjata khas dari Papua Barat. Senjata ini berperan untuk melawan musuh yang datang.

Bentuk dan bahan pembuatannya berbeda karena terbuat dari tulang kaki burung kasuari yang ditajamkan.

Sedangkan pada bagian gagangnya terdapat hiasan bulu kasuari.

Baca Juga: Ayo Lestarikan Budaya Indonesia, Ini 15 Tarian Tradisional Jawa Timur

32. Panah dan Busur dari Papua

Panah dan Busur dari Papua

Foto: Panah dan Busur dari Papua (Budaya-indonesia.org)

Panah dan busur adalah senjata tradisional dari Papua yang lebih sering digunakan untuk berburu babi dan hewan liar lainnya di hutan.

Selain itu, bujur dan panah juga digunakan sebagai alat perang.

33. Parang Salawaku dan Tombak dari Maluku

Parang Salawaku

Foto: Parang Salawaku (Dispar.malukuprov.go.id)

Parang salawaku adalah senjata tradisional dari Maluku. Parang salawaku ini terdiri dari parang yang berbentuk seperti pisau panjang dan salawaku yang berbentuk perisai.

Senjata ini banyak digunakan untuk berperang dan menjadi simbol kemerdekaan bagi masyarakat setempat.

Selain parang salawaku, ada tombak yang juga menjadi senjata tradisional di sana.

34. Parang Salawaku dari Maluku Utara

Maluku Utara adalah provinsi yang memecahkan diri dari provinsi Maluku pada tahun 2002.

Meski memecahkan diri dari provinsi Maluku, tapi nyatanya provinsi Maluku Utara masih memiliki senjata tradisional yang sama dengan provinsi Maluku, yakni parang salawaku.

Dari segi bentuk hingga penggunaannya, parang sawaluku dari Maluku Utara ini sama dengan yang ada di Maluku.

Itulah daftar lengkap senjata tradisional dari 34 provinsi yang ada di Indonesia.

Semoga informasi tersebut bisa berguna saat Moms akan mengajarkan kepada buah hati tercinta.

  • https://budaya-indonesia.org/4-Badik-Tumbuk-Lado
  • https://pariwisataindonesia.id/ragam/piso-gaja-dompak-pusaka-kerajaan-batak/
  • https://perpustakaan.id/senjata-tradisional/
  • https://pariwisataindonesia.id/ragam/tulup-suku-sasak/
  • https://budaya-indonesia.org/Adat-Senjata-Sundu-Nusa-Tenggara-Timur
  • https://budaya-indonesia.org/clurit-sabit
  • https://www.myjogja.id/blog/read/ragam/12/mengenal-lebih-dekat-mengenai-keris-yogyakarta
  • https://djawanews.com/serba-serbi/keris-jawa-tengah-20048
  • http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditwdb/kujang-senjata-tradisional-khas-jawa-barat/