Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
01 Oktober 2022

Mengenal Infeksi Sinus Preauricular: Gejala, Penyebab, Diagnosis, hingga Pengobatannya

Salah satu tandanya adalah adanya nanah dan telinga berbau
Mengenal Infeksi Sinus Preauricular: Gejala, Penyebab, Diagnosis, hingga Pengobatannya

Moms atau salah satu anggota keluarga memiliki lubang kecil di dekat area telinga? Bisa jadi menjadi tanda sinus preauricular, lho.

Sebuah lubang sinus preauricular dapat terjadi pada satu atau kedua sisi telinga.

Kebanyakan orang dengan sinus preauricular tidak mengalami gejala sehingga banyak yang tidak sadar dan menganggapnya hal sepele.

Padahal, sinus preauricular bisa menjadi infeksi dan membutuhkan pengobatan antibiotik. Dalam beberapa kasus, infeksi ini juga membutuhkan pembedahan.

Untuk mencegahnya, penting sekali mengenal penyakit sinus preauricular.

Lantas, apa itu sinus preauricular? Apa gejala hingga cara mengatasinya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Pentingnya Mengenal Obat Penyubur Kandungan dari Dokter, Jangan Salah Pilih!

Pengertian Sinus Preauricular

Sinus Preauricular 1.jpg

Foto: Sinus Preauricular 1.jpg (Shared.com)

Sinus preauricular adalah lubang super kecil yang ada di depan telinga, lokasinya mendekati ke arah wajah. Tidak semua orang terlahir memiliki lubang ini pada telinganya.

Lubang preauricular muncul sejak saat lahir dan dapat mulai terbentuk dalam rahim semenjak 2 bulan pertama kehamilan.

Ketika anak terlahir memiliki lubang ini, pada awalnya lubang akan berbentuk lekukan kulit dangkal di bagian luar telinga dekat wajah.

Seiring tumbuh kembangnya, ceruk preauricular pit akan bertambah dalam sehingga membentuk lubang.

Lubang kecil ini bisa terdapat pada satu telinga atau kedua telinga. Penyakit ini ditandai dengan terjadinya infeksi telinga.

Baca Juga: 7+ Penyakit yang Akan Timbul Akibat Pola Makan Tidak Teratur, Bisa Stres!

Asal Usul Sinus Preauricular

Sinus preauricular secara teknis adalah "cacat" kelahiran turun temurun yang pertama kali didokumentasikan oleh seorang ilmuwan bernama Van Heusinger pada tahun 1864.

Biasanya, titik tersebut ditemukan pada salah satu sisi telinga saja, namun nyaris 50 persen pemilik sinus preauricular memiliki titik di kedua ujung daun telinganya.

Kondisi ini merupakan kejadian langka di dunia. Menurut International Journal of Biomedical Science, di berbagai belahan dunia memiliki prevalensi berbeda pengidap sinus preauricular.

Di Eropa angkanya 1-9 persen, di Amerika bahkan hanya 0,9 persen, di Taiwan sekitar 2,5 persen, dan 10 persen lainnya berada di beberapa daerah di Afrika.

Bahkan di dunia, orang yang yang memiliki sinus preauricular hanya 5 persen saja

Sejauh ini, sinus preauricular hanya dikategorikan sebagai kelainan yang mengganggu bentuk visual telinga semata.

Baca Juga: Ini Dia 12 Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibeli

Melansir Business Insider, biolog evolusi Amerika Serikat Neil Shubin berspekulasi tentang muasal lubang kecil di telinga tersebut.

Menurut Shubin, sinus preauricular kemungkinan adalah sisa-sisa evolusi insang ikan.

Dalam buku berjudul Your Inner Fish (2009), Shubin menjabarkan secara rinci proses jutaan tahun evolusi ikan menjadi amfibi dan mamalia, termasuk manusia.

Pada tahun 2004 di Kutub Utara, Shubin dan timnya menemukan moncong hewan berkepala pipih menempel di sebuah dinding tebing.

Fosil ikan Tiktaalik roseae itu memiliki panjang 3 meter dan hampir membentuk kerangka utuh.

Temuan tersebut rupanya menggenapi missing link antara Panderichthys, ikan yang memiliki tanda-tanda evolusi awal hewan darat 385 juta tahun lalu, dengan Acanthostega, yakni hewan darat berkaki empat yang muncul 365 juta tahun lalu.

Tiktaalik punya sirip dan struktur tulang lebih kuat dari Panderichthys, sehingga memungkinkan hewan ini beradaptasi dengan merangkak dari perairan dangkal ke darat.

Meski didukung oleh banyak ilmuwan, akan tetapi penelitian lebih lanjut mengenai Tiktaalik terus dikembangkan, mengingat telah banyak varian teori evolusi spesies yang lebih dulu berkembang.

Baca Juga: Simak Manfaat Masker Spirulina untuk Perawatan Wajah dan Cara Pemakaiannya!

Gejala Infeksi Sinus Preauricular

sinus preauricular 2.jpg

Foto: sinus preauricular 2.jpg (Starship.org.nz)

Masalah kesehatan dapat muncul ketika lubang atau sinus preauricular mengalami infeksi akibat bakteri atau kotoran.

Sebuah penelitian ilmiah Korean Journal of Audiology menunjukkan bahwa, infeksi sinus preuricular pada telinga dapat menyebabkan indra pendengaran mengalami iritasi, seperti:

  • Lubang sinus preaucirular mengeluarkan cairan atau nanah.
  • Telinga mengeluarkan bau.
  • Telinga mengalami peradangan atau pembengkakan.
  • Telinga menjadi kemerahan.
  • Timbul rasa sakit atau nyeri.
  • Mengalami demam.

Dalam kondisi yang buruk, sinus preauricular dapat mengalami abses atau penumpukan nanah. Dibutuhkan penanganan atau tindakan medis seperti operasi yang dilakukan oleh dokter.

Baca Juga: 17 Obat Batuk untuk Ibu Hamil, Mulai dari yang Alami Sampai Medis

Penyebab Penyakit Sinus Preauricular

Penyebab sinus preauricular belum diketahui dengan pasti, namun ada dugaan bahwa lubang ini terbentuk akibat kegagalan penyatuan jaringan saat masih dalam kandungan.

Lubang sinus preauricular terbentuk selama perkembangan di dalam rahim.

Kondisi ini kemungkinan hasil dari fusi yang tidak sempurna dari daun telinga yang merupakan bagian yang terlihat dari telinga.

Lubang ini biasanya hanya muncul di salah satu telinga. Pada telinga tersebut, bisa hanya ada satu lubang, bisa juga ada beberapa lubang kecil di depan telinga.

Baca Juga: Manis dan Legit, Ini 18 Manfaat Buah Kelengkeng yang Tak Terduga!

Diagnosis Infeksi Sinus Preauricular

Konsultasi Medis

Foto: Konsultasi Medis (Freepik.com/Freepik)

Dokter biasanya pertama kali akan melihat lubang preauricular dan akan dirujuk ke otolaryngologist.

Dokter akan memeriksa lubang dengan cermat untuk memastikan diagnosis dan memeriksa tanda-tanda infeksi.

Moms mungkin akan diperiksa dari dekat kepala dan leher untuk memeriksa kondisi lain yang mungkin menyertai lubang preauricular dalam kasus yang jarang terjadi, seperti:

  • Sindrom Branchio-oto-renal. Ini adalah kondisi genetik yang dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari masalah ginjal hingga gangguan pendengaran.
  • Sindrom Beckwith-Wiedemann. Kondisi ini dapat menyebabkan daun telinga yang tidak normal, lidah yang membesar, dan masalah pada hati atau ginjal.

Baca Juga: Memiliki Darah Tinggi? Hindari 8 Makanan Penyebab Hipertensi Berikut Ini!

Cara Mengatasi Infeksi Sinus Preauricular

Obat-obatan

Foto: Obat-obatan (Freepik.com/Freepik)

Apabila lubang preauricular tidak menunjukkan tanda dan gejala apa pun, maka tidak perlu diobati. Namun sebaiknya Moms tetap waspada, karena lubang preaucricular rentan terinfeksi.

Penderita sinus preauricular umumnya diberikan antibiotik untuk menyembuhkan infeksi yang terjadi pada telinganya.

Jika ternyata terdapat abses dan harus dihilangkan dan dikeringkan.

Dokter juga mungkin akan mengeluarkan nanah yang mengumpul di lubang telinga dengan prosedur bedah kecil.

Tidak hanya itu, lubang sinus preauricular juga bisa ditutup melalui prosedur operasi, agar infeksi tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Sebelum menentukan penanganan yang perlu dilakukan, dokter akan memeriksa kondisi dan tingkat keparahan infeksi pada lubang sinus preauricular.

Bila memang perlu, dokter akan melakukan tes CT scan atau MRI untuk mengetahui kemungkinan komplikasi pada lubang sinus preauricular.

Beberapa orang percaya bahwa sinus asimtomatik harus dihilangkan, sedangkan yang lain percaya bahwa operasi diindikasikan jika infeksi atau komplikasi lain muncul.

Baca Juga: Mengenal 13 Jenis Kacang-Kacangan, Makanan Sehat untuk Kehamilan

Ternyata, meskipun termasuk kondisi langka, sinus preauricular masih bisa disembuhkan. Jika Moms mengalami gejala di atas, jangan ragu untuk periksa ke dokter ya!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3936561/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24711764/
  • https://www.healthline.com/health/hole-in-ear#diagnosis
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/327106#risks
  • https://www.businessinsider.com/preauricular-sinus-small-hole-above-ear-2016-11?utm_content=buffer8e05f&utm_medium=social&utm_source=facebook.com&utm_campaign=buffer&r=US&IR=T