30 Maret 2024

17 Tanaman Apotek Hidup dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Yuk, mulai berkebun di rumah dengan menanam apotek hidup!

11. Melati

Melati
Foto: Melati (Gilmour.com)

Tanaman apotek hidup lainnya yang tak kalah bermanfaat adalah melati.

Selama ini bunga melati sering dikaitkan dengan hal mistis dan sering digunakan untuk ritual kecantikan.

Lebih daripada itu, melati bagus bagi kesehatan mental karena aromanya yang wangi membantu kita lebih rileks.

Bunga melati juga memiliki sifat anti-septik untuk menyembuhkan luka.

Untuk orang-orang yang memiliki gangguan tidur seperti insomnia, dapat memanfaatkan bunga melati dengan diramu menjadi teh dan diminum secara rutin.

Senyawa penenang dalam melati dipercaya menenangkan saraf dan memperbaiki pola tidur yang tidak teratur.

Tertarik untuk mencobanya?

12. Begonia

Begonia Tanaman Apotek Hidup (Orami Photo Stock)
Foto: Begonia Tanaman Apotek Hidup (Orami Photo Stock)

Bunga begonia memiliki kandungan zat seperti alkaloid, vitamin C dan asam karbolik yang diyakini bermanfaat untuk mengobati penyakit ringan seperti flu dan gangguan pencernaan.

Tanaman apotek hidup yang satu ini juga bisa membantu mengurangi nyeri haid dan mengatasi keputihan.

Bagian batang begonia dapat dikonsumsi tanpa dimasak terlebih dahulu, dan sering menjadi bahan makanan bagi orang-orang yang bertualang di hutan.

Baca Juga: 10 Sumber Makanan Mengandung Zat Besi, Bisa Cegah Anemia!

13. Sirih

Daun Sirih Tanaman Apotek Hidup
Foto: Daun Sirih Tanaman Apotek Hidup (Freepik.com)

Daun sirih bukan hanya dikonsumsi dengan cara dikunyah, namun juga bisa direbus dan diambil khasiatnya. Manfaat rebusan daun sirih juga tidak kalah banyak.

Daun sirih mengandung sejumlah bahan aktif yang konsentrasinya bergantung pada jenis tanaman, musim, dan cuaca saat itu. 

Namun yang jelas, daun sirih paling dikenal karena aromanya yang datang dari kandungan afenol (chavicol), yang juga dapat berfungsi sebagai zat antiseptik.

Riset terbitan Journal of Physics: Conference Series menyatakan bahwa ekstrak daun sirih mampu menurunkan kadar asam urat.

14. Mahkota Dewa

Mahkota Dewa Tanaman Apotek Hidup (Orami Photo Stock)
Foto: Mahkota Dewa Tanaman Apotek Hidup (Orami Photo Stock)

Mahkota dewa atau Phaleria macrocarpa adalah tanaman yang berasal dari Papua.

Beberapa bahan yang terkandung dalam buah mahkota dewa adalah saponin, flavonoid, serta polifenol.

Bahan-bahan tersebut tergolong ke dalam antioksidan, sehingga mampu menangkal efek dari radikal bebas yang masuk ke tubuh.

Baca Juga: 8 Tata Cara Mandi Puasa Ramadhan dan Niat Mandi, Praktikkan!

15. Daun Salam

Tanaman Apotek Hidup
Foto: Tanaman Apotek Hidup (Orami Photo Stocks)

Daun salam merupakan salah satu rempah-rempah yang paling sering digunakan di masakan Indonesia.

Selain memang bisa membuat makan menjadi lebih sedap, daun yang satu ini memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Penelitian membuktikan bahwa daun salam bisa membantu penderita diabetes tipe 2.

Perannya adalah dalam mengatur metabolisme kadar gula dalam darah.

Tak hanya itu, daun salam juga bisa mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan di sisi lain meningkatkan kolesterol baik (HDL) pada penderita diabetes tipe 2.

16. Bawang Merah

Tanaman Apotek Hidup
Foto: Tanaman Apotek Hidup (Orami Photo Stocks)

Semua tahu kalau bawang merah adalah bumbu dasar untuk berbagai jenis masakan.

Aroma yang harum dan rasa khasnya menambah kenikmatan makanan. 

Namun, mungkin hanya sedikit yang tahu bawang merah punya manfaat begitu luas untuk kesehatan tubuh.

Dikutip dari penelitian terbitan Journal of Food and Drug Analysis, manfaat irisan bawang merah mampu bekerja sebagai antibakteri yang dapat melawan bakteri seperti Bacillus cereus, Pseudomonas aeruginosa, E.coli, dan S.aureus.

17. Mengkudu

Tanaman Apotek Hidup (Orami Photo Stock)
Foto: Tanaman Apotek Hidup (Orami Photo Stock)

Mengkudu atau noni adalah pohon yang banyak tumbuh di Asia Tenggara, Tahiti, Hawai, Australia, dan India.

Manfaat buah mengkudu sudah dikenal sejak jaman dahulu.

Buah ini sering digunakan dalam pengobatan tradisional di daerah-daerah tersebut.

Selain buahnya, daun, kulit pohon dan akar mengkudu juga kerap dijadikan bahan dalam ramuan obat tradisional. 

Buah mengkudu mengandung banyak antioksidan dan vitamin, yang utamanya adalah beta karoten, iridoid, vitamin C dan vitamin E.

Antioksidan ini mencegah kerusakan sel-sel tubuh yang disebabkan oleh radikal bebas.

Tubuh memerlukan antioksidan serta radikal bebas dalam jumlah yang berimbang untuk mencapai kondisi kesehatan yang optimal.

Baca Juga: 6 Makanan Anak Kucing yang Penuh Nutrisi dan Vitamin!

Well, itulah jenis-jenis tanaman apotek hidup yang bermanfaat untuk kesehatan.

Tak hanya memberi manfaat yang baik bagi tubuh, tanaman-tanaman di atas juga bisa mempercantik pekarangan rumah dan bisa pula menjadi bahan masakan.

Yuk, tanam di rumah, Moms!

  • http://riset.unisma.ac.id/index.php/JP2M/article/view/8762
  • https://www.healthline.com/nutrition/turmeric-and-ginger#_noHeaderPrefixedContent
  • https://www.healthline.com/nutrition/pandan#benefits
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/318591#antioxidant-and-antibacterial-effects
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17022438/
  • https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-6596/1146/1/012007/pdf
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29567221/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb