Scroll untuk melanjutkan membaca

OBAT-OBATAN
21 Maret 2022

Teosal (Obat Asma), Ketahui Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya!

Obat ini termasuk jenis keras dan tidak bisa dikonsumsi sembarangan
Teosal (Obat Asma), Ketahui Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya!

Gangguan pernapasan tentu tidak nyaman dibiarkan. Jika terjadi, biasanya teosal bisa menjadi kunci.

Teosal adalah salah satu obat yang bisa dikonsumsi bagi seseorang yang menderita penyakit saluran pernapasan.

Biasanya, teosal dikonsumsi oleh para penderita asma.

Asma adalah gangguan pernapasan ketika saluran udara menyempit dan membengkak sehingga menghasilkan lendir.

Kondisi ini tentu dapat membuat seseorang menjadi susah bernapas, sesak napas, batuk, hingga mengi (napas berbunyi) saat menarik napas.

Melansir dari National Health Service, sebenarnya sampai sekarang belum ada obat asma khusus, tetapi pengobatan dan perawatan tertentu bisa membantu mengendalikan gejala.

Dengan begitu, Moms, Dads, maupun Si Kecil dapat menjalani kehidupan normal dan tetap aktif meskipun memiliki asma.

Namun, tentu saja ada aturan pakai yang perlu Moms ketahui ketika ingin memakai obat yang satu ini.

Yuk, ketahui aturan serta dosis pakai obat agar tidak terjadi kesalahan dalam pemakaian apalagi overdosis.

Baca Juga: Aminofilin, Obat Pereda Gangguan Napas dan Asma

Fungsi Obat Teosal

Teosal

Foto: Teosal

Foto: Orami Photo Stock

Teosal adalah sebuah obat yang mengandung zat aktif yang bernama salbutamol dan juga teofilin.

Kedua zat aktif yang berada dalam obat tersebut memiliki fungsi melebarkan saluran napas atau yang biasa juga disebut sebagai bronkodilator.

Teofilin merupakan obat golongan xanthine bronchodilator yang digunakan untuk mengatasi gangguan atau obstruksi pernapasan, seperti asma, emfisema, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Obat ini membantu mempermudah proses pernapasan dan juga meredakan gejala batuk, sesak napas, dan napas parau dengan cara membuka bronkus menjadi lebih lebar, sehingga membuat otot-otot saluran pernapasan lebih rileks.

Salbutamol adalah obat golongan beta adrenergik agonis yang secara langsung dapat membuat otot-otot polos pada bronkus menjadi lebih rileks. Selain itu, salbutamol juga dapat menurunkan kontraktilitas uterus karena efek tokolitik yang dimilikinya.

Dilansir dari sdrugs, obat ini bisa mencegah dan mengurangi atau menghilangkan bronkospasme, mengurangi resistensi di saluran udara serta meningkatkan kapasitas vital.

Cara kerja obat ini adalah melemaskan otot, terutama bagian yang menyusun saluran napas sehingga tak terjadi penyempitan saluran napas.

Ketika saluran napas terjadi penyempitan, hal ini bisa menyebabkan sesak.

Jenis Obat Teosal

Teosal

Foto: Teosal

Foto: Orami Photo Stock

Ada dua jenis obat teosal yakni tablet dan juga sirup. Ini dia keterangannya!

1. Teosal Tablet

  • Golongan : Obat Keras.
  • Kelas Terapi : Anti asma dan preparasi PPOK
  • Kandungan : Salbutamol Sulfat 1 mg dan Teofilin 150 mg
  • Bentuk : Tablet.
  • Satuan Penjualan : Strip.
  • Kemasan : Box, 10 Strip @10 Tablet.
  • Farmasi : Dexa Medica

2. Teosal Sirup

  • Golongan : Obat Keras.
  • Kelas Terapi : Anti asma dan preparasi PPOK
  • Kandungan : Salbutamol Sulfat 0,5 mg dan Teofilin 50 mg (per 5mL)
  • Bentuk : Tablet.
  • Satuan Penjualan : Strip.
  • Kemasan : Botol @ 100 ml
  • Farmasi : Dexa Medica

Baca Juga: 6 Pilihan Obat Asma untuk Bantu Kendalikan Gejala

Dosis Obat Teosal

Teosal

Foto: Teosal (Shutter Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Menggunakan obat tentu saja perlu dibarengi dengan dosis yang tepat. Hal ini juga berlaku untuk teosal.

Teosal sendiri bisa dikonsumsi oleh anak-anak dari usia 2 tahun. Namun, perlu dalam pengawasan dan tentunya resep dokter ya, Moms!

Rincian dosis teosal pun berbeda ketika digunakan secara oral atau diminum serta ketika menggunakannya sebagai inhalasi.

Rincian dosis teosal cara oral:

  • Anak-anak >12 tahun - Dewasa: 2,4 mg sebanyak 3-4 kali sehari (jika dibutuhkan, dosis bisa menjadi 8 mg 4 kali sehari)
  • Anak-anak 6-12 tahun: 2 mg sebanyak 3-4 kali sehari
  • Anak-anak 2-6 tahun: 1-2 mg sebanyak 3 kali sehari

Rincian dosis teosal secara inhalasi sendiri bisa digunakan sesuai dengan saran dari dokter.

Mengenai frekuensi penggunaan, Moms juga perlu mendiskusikannya dengan dokter sebelum melakukan sendiri di rumah ya, Moms!

Perlu untuk diingat, penggunaan obat tanpa anjuran atau resep dari dokter bisa membahayakan.

Jadi, coba untuk konsultasikan terlebih dahulu demi proses penyembuhan yang maksimal ya, Moms!

Efek Samping Teofal

Teosal

Foto: Teosal (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah diketahui, teosal adalah jenis obat yang memiliki kandungan salbutamol.

Jika Moms menggunakan obat ini, ada beberapa kemungkinan efek samping yang bisa Moms rasakan.

Efek samping teosal adalah:

  • Jantung Berdebar-debar
  • Otot tangan membuat tremor
  • Lemas.
  • Kram otot
  • Reaksi tubuh akibat alergi obat (bila orang tersebut memang alergi terhadap Salbutamol)

Baca Juga: 6 Cara Pencegahan Asma pada Anak agar Tak Mudah Kambuh Plus Rekomendasi Makanannya

Kontradiksi Obat Teosal

Teosal

Foto: Teosal (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa kontradiksi yang perlu Moms ketahui dalam menggunakan obat teosal.

Obat yang satu ini berbahaya bagi ibu hamil karena bisa menyebabkan keguguran, kemungkinan bayi lahir prematur dan hipersensitivitas terhadap teosal.

Nah, itu dia Moms penjelasan lengkap mengenai teosal.

Perlu untuk kembali diingat, teosal adalah jenis obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan resep dokter dan digunakan dengan anjuran dokter.

Jangan sembarang memberikan obat ini kepada Si Kecil atau diri sendiri ya, Moms!

  • https://www.nhs.uk/conditions/asthma/treatment/
  • https://www.sdrugs.com/?c=drug&s=teosal#2%20Dosage%20and%20administration
  • https://www.ndrugs.com/?s=teosal#doctor_dosage