24 Januari 2022

15 Tradisi Imlek di Indonesia, Unik Banget!

Tradisi-tradisi ini masih dijalankan hingga sekarang

Seusai merayakan pergantian tahun 2022, saatnya kita merayakan perayaan selanjutnya, yaitu tahun baru Imlek. Karenanya, tradisi Imlek di Indonesia pun wajib untuk diketahui!

Pergantian tahun dalam kalender Tiongkok lebih dikenal dengan perayaan tahun baru Imlek.

Berbicara mengenai tahun baru Imlek, ini merupakan momentum yang amat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Tionghoa khususnya.

Baca Juga: Yuk Dandani Si Kecil Saat Imlek!

Tradisi Imlek di Indonesia

Berbagai tradisi Imlek yang unik bisa kita lihat di sini. Bahkan, tradisi Imlek ini hanya dijalankan saat perayaan Imlek saja lho.

Meskipun zaman semakin berkembang, masih ada sebagian orang yang menjalankan tradisi-tradisi ini untuk melestarikannya.

Apa saja tradisi Imlek di Indonesia yang biasa dijalankan? Mari kita simak.

1. Serba Warna Merah

tradisi imlek
Foto: tradisi imlek

Foto: casaindonesia.com

Hal pertama yang identik dengan tradisi Imlek di Indonesia adalah penggunaan warna yang serba merah.

Warna merah dipercaya sebagai warna pembawa keberuntungan atau pembawa hoki bagi masyarakat Tionghoa.

Selain itu, warna merah juga melambangkan kekuatan dan kesejahteraan.

Bahkan konon katanya, warna merah juga dapat mengusir Nian atau sejenis makhluk buas yang hidup di dasar laut atau gunung.

Biasanya, ini keluar saat musim semi atau saat tahun baru Imlek.

Makanya, jangan heran jika dalam perayaan Imlek, kita akan banyak melihat warna merah bertebaran.

Baik itu dalam dekorasi rumah, hidangan atau kue yang disajikan, hingga pakaian yang dikenakan.

2. Membersihkan Rumah

tradisi imlek
Foto: tradisi imlek

Foto: cnet.com

Selanjutnya tradisi Imlek di Indonesia yang masih dilakukan adalah membersihkan rumah.

Membersihkan rumah sebelum Imlek, dipercaya masyarakat Tionghoa akan membuang segala keburukan yang menghalangi datangnya keberuntungan.

Makanya kegiatan bersih-bersih ini biasa dilakukan satu hari menjelang Imlek.

Bukan hanya itu saja, setelah membersihkan rumah, adapula hari tertentu yang justru dilarang untuk menjadi pantangan.

Pada 3 hari pertama perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa tidak boleh menyapu rumah, karena dianggap akan menyapu keberuntungan yang masuk.

Baca Juga: Cari Tahu 6 Arti Simbol pada Label Pakaian agar Lebih Awet

3. Angpao

angpao saat Imlek
Foto: angpao saat Imlek

Foto: freepik.com

Nah, salah satu tradisi Imlek di Indonesia yang paling ditunggu, khususnya oleh anak-anak dan para remaja adalah menerima angpao dari orang yang lebih tua.

Angpao ini sebagai simbol pemberian rezeki kepada anak-anak dan orang tua.

Angpao hanya boleh diberikan oleh orang-orang yang sudah menikah kepada orang-orang yang belum menikah saja.

Jadi selama masih belum menikah, kita masih bisa menerima angpao, lho.

4. Menyediakan Kue Keranjang

makanan khas Imlek
Foto: makanan khas Imlek

Foto: sureplus.id

Salah satu kue yang identik dengan tradisi Imlek di Indonesia adalah kue keranjang.

Kue dengan bentuk bulat ini banyak di jual di supermarket, pasar, dan mal menjelang Tahun Baru Tionghoa.

Dengan cita rasa yang manis, kenikmatan kue ini sudah pasti tidak diragukan.

Memakan kue keranjang di negara asalnya, Tiongkok, dianggap sebagai simbol rezeki yang lebih baik di tahun baru.

5. Mengharapkan Turun Hujan

hujan saat Imlek
Foto: hujan saat Imlek

Foto: Orami Photo Stock

Selain warna merah, tahun baru Imlek juga identik dengan hujan. Masyarakat Tionghoa seringnya mengharapkan turun hujan saat tahun baru Imlek.

Hal ini karena dianggap sebagai pembawa rezeki dan juga berkah, sama halnya dengan tradisi Imlek di Indonesia.

Baca Juga: 10 Ucapan Ulang Tahun Anak yang Menyentuh Hati

6. Kumpul Keluarga

tradisi imlek
Foto: tradisi imlek (Orami Photo Stocks)

Foto: webintravel.com

Layaknya seperti perayaan-perayaan lainnya, saat Imlek, juga penting untuk bisa kumpul-kumpul keluarga.

Mulai dari makan bersama di malam Imlek, dilanjutkan dengan sembahyang di klenteng masih menjadi tradisi hingga kini.

Tradisi Imlek ini juga yang menjadi tradisi tahun baru Imlek di Indonesia.

7. Menyalakan Kembang Api dan Petasan

menyalakan kembang api saat Imlek
Foto: menyalakan kembang api saat Imlek

Foto: Orami Photo Stock

Memang yang namanya tahun baru tidak sah jika belum ada dua benda ini.

Sama seperti perayaan tahun baru pada umumnya, menyalakan petasan atau kembang api juga menjadi salah satu tradisi Imlek yang selalu ada.

Namun biasanya petasan untuk tahun baru Imlek dibuat dari gulungan kertas merah yang kemudian diberi bubuk mesiu.

Suara petasan yang keras dipercaya dapat menakut-nakuti roh jahat dan juga binatang jahat bernama Nian.

Selain itu suara petasan juga digunakan untuk menarik perhatian Guan Yu, seorang jenderal China yang sangat dihormati dan disembah sebagai dewa Tao.

Namun demi keamanan, tradisi Imlek di Indonesia ini sempat dilarang pemerintah.

Sebagai gantinya, biasanya perayaan Imlek akan disambut dengan pesta kembang api super meriah untuk menyemarakkan suasana Imlek

8. Pertunjukan Barongsai

tradisi barongsai
Foto: tradisi barongsai

Foto: iStock

Ini dia tradisi Imlek di Indonesia yang paling ditunggu-tunggu setiap tahun, sekaligus menjadi ikon dari perayaan Tahun Baru Imlek.

Apalagi jika bukan pertunjukan barongsai!

Pertunjukan ini menjadi salah satu tradisi Imlek yang paling populer, bahkan untuk khalayak umum sekalipun.

Pertunjukan ini biasanya dilakukan oleh dua orang akrobat yang mengenakan kostum naga.

Satu orang akan mengisi bagian kepala dan satu lagi tubuh singa bagian belakang.

9. Membuat Suara Bising

hiasan imlek.jpg
Foto: hiasan imlek.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tidak hanya sekedar atraksi, pertunjukan barongsai juga salah satu tujuannya untuk menimbulkan suara bisning.

Berawal dari monster yang muncul dan merusak sebuah kampung di daratan China dan membuat warga di sana ketakutan.

Di tengah kecemasan itu muncul singa atau barongsai yang kemudian mengusir monster tersebut.

Namun monster tersebut kembali menyerang kampung penduduk, sehingga warga kemudian menyamar menjadi singa untuk menakuti monster.

Dari sinilah pertunjukan barongsai tetap dilakukan sebagai simbol untuk mengusir pertanda buruk ketika menjelang perayaan Imlek.

Baca Juga: 27+ Rekomendasi Tanaman Aquascape untuk Akuarium dan Kolam, Cantik!

10. Makanan Khas Imlek (Shio)

makanan khas Imlek
Foto: makanan khas Imlek

Foto: instagram.com/fitriagustina1108

Makanan khas Imlek juga tidak boleh terlewatkan jika berbicara mengenai tradisi Tionghoa di Indonesia.

Selain kue keranjang dan jeruk yang menjadi makanan wajib, masyarakat Tionghoa juga yang menyajikan minimal 12 jenis makanan.

Tentunya, melambangkan 12 macam shio dalam kepercayaan Tionghoa.

Selain melambangkan shio, masing-masing makanan tersebut juga memiliki makna tersendiri.

Misalnya, ayam utuh yang melambangkan kemakmuran keluarga dan mie panjang yang melambangkan panjang umur.

Tak hanya itu, ada juga kue lapis legit yang dimaksudkan sebagai rezeki yang berlapis-lapis.

11. Tidak Boleh Membalik Ikan

tradisi imlek
Foto: tradisi imlek

Foto: gawin.ph

Dalam tradisi Imlek kita dilarang mengambil daging ikan pada bagian bawah. Terdengar unik bukan?

Tidak hanya itu, Moms juga diharuskan menyisakan ikan yang disantap untuk dinikmati keesokan harinya.

Masyarakat Tionghoa percaya kalau kebiasaan ini merupakan lambang dari keborosan untuk tahun yang akan datang.

12. Tradisi Yu Sheng

tradisi Yu Sheng saat Imlek
Foto: tradisi Yu Sheng saat Imlek

Foto: thepeakmagazine.com.sg

Tradisi Imlek di Indonesia selanjutnya adalah makan Yu Sheng.

Tradisi Yu Sheng sendiri adalah tradisi yang dilakukan untuk menyambut tahun baru Imlek yang berhubungan dengan hidangan khusus di pergantian tahun.

Sesuai tradisi, menu ini wajib dihadirkan dan disantap dengan iringan doa syukur atas rezeki yang telah diberikan.

Doa pengiring Yu Sheng bertujuan agar keluarga yang menyantap Yu Sheng mendapat rezeki yang lebih baik di tahun yang baru.

Dalam tradisi ini makanan akan disajikan dalam satu piring Yu Sheng. Di piring tersebut ada beberapa makanan dingin seperti irisan ikan salmon, wortel, dan salad lain.

Lalu diberikan saus wijen, buah plum, dan sebagainya.

Makanan ini lalu akan diaduk bersama, mengangkatnya dengan sumpit setinggi-tingginya sambil mengucapkan "Lao Qi" atau "Lao Hei", baru dimakan.

Baca Juga: 8 Kreasi Resep Kue Kacang Lezat dan Menggoda

13. Membaca Ramalan Shio

7 makna tradisi yang hanya bisa ditemukan saat imlek hero banner
Foto: 7 makna tradisi yang hanya bisa ditemukan saat imlek hero banner

Foto: Orami Photo Stocks

Jangan sampai terlewat, Moms! Membaca ramalan shio juga cukup penting dalam tradisi Imlek di Indonesia.

Shio adalah ramalan kepercayaan orang Tionghoa setiap tahunnya.

Untuk di tahun 2022, harimau adalah shio yang cukup beruntung! Ini untuk mereka yang lahir di tahun 2010, 1998, 1986, 1974, 1962, dan seterusnya.

14. Gantungan Dewa-Dewi di Pintu

tradisi imlek di indonesia.jpg
Foto: tradisi imlek di indonesia.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Seperti kita ketahui, ada aksesoris khas Imlek yang kita sering jumpai di dinding ataupun pintu rumah.

Salah satunya dikenal sebagai mén shén dan berasal dari Dinasti Tang. Ini adalah aksesori untuk menjaga pintu atau dikenal sebagai 'dewa pintu'.

Tujuannya yakni untuk menangkal roh jahat dalam melindungi anggota keluarga. Moms akan sering menjumpai ini apabila perayaan Imlek nanti tiba, lho!

15. Ibadah di Kuil

tradisi imlek di indonesia2.jpg
Foto: tradisi imlek di indonesia2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Ibadah di kuil menjadi tradisi Imlek yang menjadi kewajiban setiap tahunnya. Biasanya, ini akan dilakukan di hari ketiga saat tahun baru China nanti.

Selain untuk beribadah, ini juga untuk menyaksikan aneka tarian budaya. Seperti barongsai ataupun tarian naga lain yang dibawa cukup meriah.

Itu dia beberapa tradisi Imlek di Indonesia yang masih dilakukan hingga saat ini. Seru sekali ya Moms?

Tradisi-tradisi ini juga masih banyak dilakukan masyarakat Tionghoa yang tinggal di Indonesia lho.

  • https://www.rd.com/list/chinese-new-year-traditions/
  • https://theculturetrip.com/asia/china/articles/10-chinese-new-year-traditions/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.