01 April 2022

Kenali Dosis hingga Efek Samping Urotractin, Obat untuk Atasi Infeksi Saluran Kemih

Urotractin adalah obat kapsul untuk mengobati infeksi saluran kemih akut dan kronis

Infeksi saluran kencing menjadi salah satu penyakit yang bisa berbahaya, terutama jika tidak segera diobati. Salah satu obat untuk mengatasi kondisi ini adalah Urotractin.

Urotractin adalah obat kapsul untuk mengobati infeksi saluran kemih akut dan kronis. Obat ini mengandung zat aktif yang cukup keras, hingga wajib digunakan dengan menggunakan resep dokter.

Urotractin mengandung asam pepimidat. Melansir Drugs Information System, asam pipemidat adalah agen antibakteri kuinolon.

Selain untuk mengobati infeksi saluran kemih, zat tersebut juga digunakan untuk Cytitis atau peradangan saluran kemih, perpanjangan terapi pielonefritis atau terapi jangka panjang pada pasien memiliki kecenderungan untuk kambuh.

Asam pipemidat terutama ditunjukkan dalam kondisi seperti infeksi bakteri, disentri, enteritis, dan infeksi saluran kemih.

Urotractin termasuk dalam golongan antibiotik fluorokuinolon/fluoroquinolone atau agen antibakteri spektrum luas.

Obat yang satu ini memang harus digunakan sesuai dengan resep dokter.

Namun, tak ada salahnya mengetahui beberapa informasi terkait penggunaan Urotractin, fungsi hingga efek samping yang mungkin akan ditimbulkan.

Untuk mengenal lebih jauh jenis antibiotik yang satu ini, yuk simak ulasan tentang Uratrocin berikut ini!

Baca juga: Begini Cara Menahan Kencing Saat Tidak Ada Toilet di Sekitar

Fungsi Urotractin

Urotractin
Foto: Urotractin (farmaku.com)

Foto: farmaku.com

Uratrocin merupakan obat yang cukup keras, yang mengandung asam pipemidat. Kandungan asam dalam kapsul tersebut dapat berfungsi membunuh bakteri penyebab terjadinya infeksi saluran kemih, baik akut maupun kronis.

Melalui Uratrocin, asam pipemidat akan menghambat enzim pada bakteri penyebab infeksi.

Kondisi ini dapat mencegah kerusakan DNA saat replikasi, mendorong kerusakan DNA bakteri sehingga pertumbuhan bakteri akan terhenti.

Dosis dan Cara Penggunaan Urotractin

Aturan Pakai dan Dosis Phenytoin
Foto: Aturan Pakai dan Dosis Phenytoin

Foto: Orami Photo Stock

Uratrocin mengadung 400 mg asam pipemidat. Dosis tersebut cukup besar hingga tak salah jika obat kapsul yang satu ini memang perlu diminum sesuai dengan anjuran dokter.

Karena sama seperti yang lain, obat ini juga berisiko menimbulkan efek samping. Terutama jika diminum sembarangan.

Selain itu, kandungan asam pipemidat dalam Uratrocin juga diketahui dapat berinteraksi dengan obat lain.

Hingga sangat penting melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Terutama untuk pasien yang sedang mengonsumsi obat jenis lain.

Dosis penggunaan Uratrocin harus sesuai dengan petunjuk dokter.

Namun umumnya, untuk dewasa dan anak-anak di atas 14 tahun, 1 kapsul diminum 2 kali per hari, dengan selang waktu 12 jam.

Pengobatan dengan Uratrocin dilakukan selama lebih dari 10 hari untuk mencegah terjadinya kambuh. Selain itu, obat ini diminum setelah makan.

Efek Samping Urotractin

Sering Merasa Nyeri atau Sakit saat Kencing? Waspada Infeksi Saluran Kemih!
Foto: Sering Merasa Nyeri atau Sakit saat Kencing? Waspada Infeksi Saluran Kemih!

Foto: Orami Photo Stock

Dosis Uratrocin yang diminum harus sesuai dengan petunjuk dan aturan dari dokter. Karena tanpa keduanya, obat ini berisiko menimbulkan efek samping yang kemungkinan bisa terjadi pada pasien.

Dalam beberapa kasus, asam pipemidat bisa menimbulkan efek samping yang kurang lebih dapat ditoleransi.

Namun dalam kasus lainnya, efek samping bisa menjadi parah yang dapat menimbulkan komplikasi lebih lanjut termasuk Leucopenia.

Beberapa efek samping ringan dari Urotractin termasuk:

1. Pusing

kepala-pusing-badan-lemas.jpg
Foto: kepala-pusing-badan-lemas.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kondisi ini dapat diatasi dengan berbaring di tempat tidur untuk meredakan efek samping tersebut. Jika pusing tak kunjung hilang, bahkan setelah berbaring sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Pusing Berkunang-Kunang

2. Sakit Kepala

Sakit kepala.jpg
Foto: Sakit kepala.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Istirahat adalah salah satu cara terbaik untuk menghilangkan sakit kepala. Selain itu mengonsumsi banyak air minum juga bisa meredakan sakit kepala.

Jika sakit kepala tidak juga hilang setelah melakukan dua hal tersebut, konsultasikan dengan dokter tentang obat pereda sakit kepala.

3. Nafsu Makan Berkurang

00 ILUSTRASI TIDAK MAU MAKAN - sumber hellosehaat.jpg
Foto: 00 ILUSTRASI TIDAK MAU MAKAN - sumber hellosehaat.jpg (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Usahakan tetap makan, meski tidak merasa lapar. Kurangi porsi makan dan konsumsi makanan yang kaya protein dan tinggi kalori, seperti kacang-kacangan dan buah.

4. Sakit Perut

sakit perut
Foto: sakit perut (Freepik.com)

Foto: Orami Photo Stcok

Sakit perut adalah efek samping lain yang mungkin datang setelah mengonsumsi Uratrocin. Salah satu mengatasi masalah ini adalah mengompres perut dengan bantal panas.

Atau sebagai gantinya, bisa menggunakan botol berisi air panas. Kompres hingga sakit perut mereda atau hubungi dokter jika sakit perut berlangsung lama.

5. Diare

Diare Bisa Jadi Tanda Kehamilan, Benarkah.jpg
Foto: Diare Bisa Jadi Tanda Kehamilan, Benarkah.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ketika efek samping ini terjadi, pastikan untuk banyak mengonsumsi cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Sebaiknya hubungi dokter ketika akan mengatasi diare dengan obat.

6. Mual

artikel hero mual saat menyusui
Foto: artikel hero mual saat menyusui

Foto: Orami Photo Stock

Mual biasanya dapat diatasi dengan dengan minum air putih atau mengonsumsi permen pedas. Jika mual terus berlangsung disertai dengan menurunnya nafsu makan, sebaiknya hubungi dokter.

Baca Juga: 5 Manfaat Jahe Emprit untuk Kesehatan, Mampu Redakan Mual!

7. Muntah

Mual- Muntah GERD.jpg
Foto: Mual- Muntah GERD.jpg (https://www.buoyhealth.com/symptoms-a-z/nausea/)

Foto: Orami Photo Stock

Hindari terjadinya dehidrasi dengan meminum banyak cairan. Minumlah dalam porsi kecil tetapi sering supaya tubuh tetap terhidrasi. Jika muntah berlangsung dalam waktu yang sering, hubungi dokter.

8. Gangguan Ginjal

kebiasaan-yang-dapat-merusak-ginjal.jpg
Foto: kebiasaan-yang-dapat-merusak-ginjal.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Meningkatkannya kreatinin dan urea nitrogen dalam darah, sehingga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada ginjal dan saluran kemih.

9. Kerusakan Hati

Gagal Hati Akut, penyakit liver pada balita.png
Foto: Gagal Hati Akut, penyakit liver pada balita.png

Foto: Orami Photo Stock

Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya kadar serum yang ditemukan pada hati (liver), otot, ginjal, jantung, hingga otak, dan enzim yang paling banyak terdapat di dalam hati dan beberapa organ lainnya.

Itulah beberapa informasi penting tentang Urotractin, obat untuk menyembuhkan infeksi saluran kencing yang bisa Moms ketahui.

Meski begitu, pastikan Moms tetap melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter tentang obat yang satu ini untuk menghindari dampak dan efek samping yang tidak diinginkan.

Meski sebagian besar efek samping dari Urotractin dapat diatasi secara sederhana di rumah, namun beberapa efek samping membutuhkan penanganan yang lebih profesional.

Yang perlu Moms ingat, jangan pernah bosan untuk menghubungi dokter untuk melaporkan semua perkembangan setelah mengonsumsi obat yang satu ini. Semoga bermanfaat!

  • http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugCode=967&type=1
  • https://gudangilmu.farmasetika.com/farmakologi-obat-golongan-fluorokuinolon/
  • http://www.pusdik.kkp.go.id/elearning/index.php/modul/read/181219-014108bakteri-c-gram-c-positif-c-dan-c-bakteri-c-gram-c-negatif

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.