Membuat biang: Siapkan bahan. Dalam panci, larutkan terigu dengan air (jangan nyalakan api dulu).
Aduk rata sampai benar-benar larut baru nyalakan api (api kecil). Aduk terus sampai adonan menggumpal seperti bubur, matikan api dan diamkan sampai hangat.
Membuat adonan pempek: Sambil menunggu adonan biang hangat, kita siapkan adonan pempek.
Kocok telur dan haluskan bawang putih. Lalu masukkan telur ke adonan biang yang sudah hangat, aduk rata. Selanjutnya, masukkan tepung tapioka sedikit, aduk kembali.
Pindah dalam wadah yang lebih besar lalu masukkan kembali sisa tapioka dan uleni dengan tangan.
Selanjutnya siapkan isian dan bentuk silinder untuk pempek lenjer. (Saat membentuk pempek, tangan, dan talenan harus selalu dibaluri dengan tapioka agar tidak lengket).
Selanjutnya bentuk kapal selam, (baluri lagi tangan dengan tapioka) ambil adonan dan bentuk cekung. Masukkan 1-2 sdm telur, lalu rapatkan bagian atas kanan kiri dahulu baru bagian tengahnya. (Jangan terlalu banyak memberi isian agar mudah untuk ditutup).
Didihkan secukupnya air dan beri 2 sdm minyak, lalu rebus pempek hingga matang (cirinya matang yaitu adonan sudah mengapung). Lalu tiriskan.
Membuat kuah cuko: Siapkan bahan, haluskan bawang putih dan cabai. Didihkan air, asam jawa dan gula aren.
Jika sudah mendidih, masukkan cabai, bawang yang sudah dihaluskan dan garam. Masak lagi sampai mendidih, kurang lebih 10 menit. Lalu saring kuah cuko.
Panaskan minyak, goreng pempek dan sajikan bersama kuah cuko dan bahan pelengkap lainnya.