2-3 tahun

26 September 2021

Ajak Anak Belajar Menulis dengan 9 Cara menyenangkan Ini Yuk!

Cari cara yang menarik agar Si Kecil tertarik belajar menulis
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Adeline Wahyu

Banyak hal luar biasa yang terjadi saat anak-anak berada dalam usia golden age, yaitu saat usia 0-5 tahun.

Setelah melalui masa berjalan dan berlari, salah satu yang menarik perhatian adalah kemampuan motoriknya, terutama saat anak terterik belajar menulis.

Perlu waktu untuk mengembangkan keterampilan menulis yang kuat, dan ini bisa menjadi tugas yang sulit untuk diselesaikan.

Namun, ada banyak hal yang dapat dilakukan Moms orang tua di rumah untuk membantu anak belajar menulis dan meningkatkan keterampilan menulisnya.

Baca Juga: 9 Tips Belajar Membaca untuk Anak 5 Tahun yang Bisa Moms Coba!

Kapan Waktu Tepat Anak Belajar Menulis?

Belajar Menulis -1

Foto: Orami Photo Stock

Sepertinya banyak Moms yang berpikir bahwa anak-anak tidak benar-benar belajar bagaimana menulis sampai mendekati usia taman kanak-kanak. Tetapi hasil dari penelitian tahun 2017 menemukan beberapa temuan menarik yang menunjukkan sebaliknya.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Child Development , menunjukkan bahwa anak-anak sebenarnya mulai belajar keterampilan menulis sejak usia tiga tahun

Rebecca Treiman, PhD, salah seorang profesor ilmu psikologi dan otak yang juga ikut dalam penelitian tersebut mengatakan, hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak sebenarnya menampilkan pengetahuan tentang rumus bahasa tertulis, seperti huruf mana yang biasanya dikelompokkan bersama sebelum mereka mempelajari apa yang sebenarnya diwakili oleh huruf-huruf itu.

Anak-anak kecil mengenali pola dalam kata-kata, seperti berapa panjang sebuah kata dan huruf apa yang menyatu bahkan sebelum mereka tahu apa arti pola itu atau apa arti kata-kata itu.

Para peneliti juga menemukan bahwa anak-anak mulai menulis ‘kata-kata’ yang benar-benar mengikuti aturan bahasa tertulis sejak usia 3 tahun. Ketika diminta untuk mengeja kata seperti ‘cat’ misalnya, anak akan mengenali bahwa kataa ‘kucing’ adalah kata yang lebih pendek daripada misalnya ‘elephant’.

Keterampilan ini meningkat seiring dengan bertambahnya usia anak, sehingga anak usia 5 tahun memiliki kemampuan yang jauh lebih baik untuk menulis. Moms juga bisa membantu Si Kecil untuk belajar menulis agar keterampilannya tersebut semakin terasah.

Baca Juga: Cara Bermain Sudoku dengan Anak, Bisa Melatih Konsentrasi dan Menghilangkan Stres!

Mengajak Anak Belajar Menulis

Mengajak Anak Belajar Menulis

Foto: Orami Photo Stock

Karena anak akan terus berkembang mengikuti usianya, Moms harus menyesuaikan diri saat akan mengajarkan Si Kecil belajar menulis. Salah satunya dengan memperhatikan perkembangan motoriknya.

Selain itu, Moms juga bisa mengajak anak belajar menulis dengan cara yang menarik, misalnya:

1. Gunakan Alat Tulis yang Besar

Sediakan krayon, spidol, atau pena yang lebih besar untuk dipegang anak saat belajar menulis.

Anak usia tiga tahun dengan perkembangan yang khas sebenarnya harus bisa memegang dan mewarnai dengan krayon biasa, spidol, atau pensil dengan ukuran yang biasa digunakan.

Tetapi anak yang lebih kecil bisa mendapatkan manfaat dari krayon dengan ukuran yang lebih besar dan alas yang lebih stabil.

Desain yang lebih besar tersebut akan memudahkan balita untuk memegang dan mulai menggambar di atas kertas dan menjadi bagian dari proses belajar menulisnya.

2. Permainan Kata

Ada banyak cara untuk memperkenalkan konsep kata kepada Si Kecil. Misalnya, Moms dapat menulis sebuah kata dengan gambar yang sesuai, kemudian meminta anak untuk berlatih menulis kata setelah Moms menulisnya. Melihat Moms menulis, anak akan tertarik melakukan hal yang sama.

Atau, Moms juga bisa menggambar garis untuk setiap huruf dalam satu kata, dan minta Si Kecil menebak huruf untuk kata tersebut. Dan setiap huruf yang terlewat mendapat satu bagian dari boneka salju.

Ini akan membuat Si Kecil terpacu untuk mendapatkan gambar boneka salju secara utuh.

Baca Juga: 6 Manfaat Menggambar Bagi Perkembangan Otak Anak Untuk Persiapan Sekolah

3. Beri Ruang untuk Belajar

Beri anak kebebasan untuk belajar menulis.

Meskipun tampaknya Moms tergoda untuk mencoba membimbing Si Kecil menjadi ahli kata-kata pada usia 2 tahun, salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk anak adalah dengan membiarkan mereka mengeksplorasi apa artinya dan menulis sendiri.

Mereka mungkin akan meniru atau mencoba menulis kata-kata dari buku favoritnya sendiri, tetapi Moms harus meyakini bahwa bermain adalah pekerjaan masa kanak-kanak dan si kecil selalu mendapatkan pelajaran terbaiknya melalui bermain secara gratis.

4. Ajak Membaca

Membaca secara teratur adalah batu loncatan untuk menulis dengan lebih baik dan membantu memperkuat keterampilan menulis anak-anak.

Ini akan membantu mengembangkan kosa kata anak-anak dan menunjukkan kepada mereka berbagai cara menggunakan kata-kata.

Ini juga memudahkan anak untuk menggunakan kata-kata ini dalam tulisan mereka sendiri. Pastikan MMoms membaca bersama setiap hari dan mendorong kecintaan mereka pada membaca seiring pertumbuhan anak.

5. Coba Materi yang Berbeda

Ganti dengan aktivitas belajar menulis menggunakan sesuatu selain pulpen atau pensil. Misalnya dengan menuliskan di jalan trotoar dengan kapur dengan sebuah kata, melukis jari, atau nampan yang berisi garam dan Si Kecil membuat huruf dengan jarinya.

Ini adalah kegiatan belajar menulis yang menyenangkan dan juga akan membantu membangun keterampilan menulis bagi anak. Karena, menulis bukan hanya tentang pulpen dan kertas, ada banyak media lain yang bisa dimanfaatkan tergantung dengan kreativitas Moms.

6. Investasi Waktu

Pastikan anak tahu bahwa Moms selalu ada untuk membantu mengeja atau mengoreksi kapan pun dia membutuhkannya.

Jika Moms menjadikan waktu menulis sebagai prioritas, hal itu akan memudahkan anak untuk meningkatkan keterampilan menulisnya.

Miliki jadwal khusus untuk belajar menulis bersama dan hidupkan suasana yang menyenangkan.

Ini akan memudahkan Si Kecil untuk mengasah keterampilan menulisnya, dan tentunya menjadi waktu berharga yang dihabiskan untuk membangun bonding dengan Moms.

Baca Juga: 10 Aplikasi Belajar Online, Cocok untuk Anak Saat di Rumah Saja

7. Hubungkan dengan Sesuatu Favoritnya

Pikirkan tentang seri buku favorit anak. Bisa saja jagoan Moms terobsesi dengan dinosaurus, atau kuda poni yang menjadi favorit anak gadis.

Apa pun minatnya, hubungkan dengan menulis. Dalam buku tulisannya, Moms bisa memasukkan unsur karakter favoritnya untuk meningkatkan minat Si Kecil menulis.

Atau, Moms juga bisa meminta anak untuk membuat cerita tentang dinosaurus atau kuda poni, kemudian mencontohkon tulisan poin penting dalam cerita tersebut, sehingga Si Kecil akan mengingat cerita serta belajar menulis secara tidak langsung.

8. Beri Contoh

Tidak ada cara yang lebih baik untuk mempelajari sesuatu selain melihat orang lain melakukannya. Biarkan anak sering melihat Moms menulis. Ketika menulis adalah bagian normal dari kehidupan sehari-hari, itu akan menjadi lebih alami bagi anak.

Apa saja boleh dilakukan, misalnya menulis daftar belanjaan yang sederhana, kartu liburan atau ucapan terima kasih, atau bahkan pesan manis untuk anak.

Ini akan meningkatkan minatnya untuk belajar menulis hingga akhirnya dapat menulis sendiri.

9. Puji Usahanya

Tunjukkan banyak minat pada tulisan dan cerita anak. Ajukan pertanyaan dari tulisan yang telah dibuat, rayakan saat anak akhirnya bisa menuliskan kata atau bahkan huruf dengan baik, dan dorong anak untuk menulis sebanyak mungkin.

Meski terdengar sepele, tapi pujian dari Moms akan menjadi sesuatu yang berharga bagi anak. Dia merasa apa yang diusahakan saat belajar menulis tidak sia-sia. Dan itu akan menjadi energi untuk terus mengasah kemampuan menulisnya.

Baca Juga: Mengenal Disgrafia, Gangguan Belajar yang Membuat Anak Sulit Menulis

Manfaat Menulis dengan Tangan

Belajar Menulis -3

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir Oxford Learning, menulis adalah aktivitas yang terbukti memiliki banyak manfaat bagi otak dan tubuh.

Mengajak anak belajar menulis selain untuk meningkatkan kemampuannya, juga memiliki manfaat lain yang sebelumnya tidak terbanyangkan, di antaranya:

  • Meningkatkan kreativitas dan pembelajaran. Menjadikan menulis sebagai kebiasaan rutin terbukti dapat meningkatkan kreativitas dan memperdalam pemikiran, serta menjaga otak tetap tajam, dikutip Sparring Mind .
  • Meningkatkan memori. Tindakan meletakkan pena di atas kertas dapat mengaktifkan area otak yang akan meningkatkan pemahaman. Ini juga melibatkan lebih banyak indra dan neuron motorik daripada saat mengetik di keyboard.
  • Meningkatkan suasana hati. Meletakkan pena di atas kertas dapat membantu menyempurnakan pikiran secara teratur, yang menyebabkan beban terasa lebih ringan.
  • Bagian dari rasa syukur. Peneliti menemukan bahwa peserta studi yang menuliskan daftar hal-hal yang mereka syukuri sebelum tidur mengalami tidur yang lebih lama - dan lebih baik, dikutip Psychology Today .
  • Membuat pikiran dan tubuh lebih baik. Menurut artikel di jurnal Advances in Psychiatric Treatment, manfaat menulis ekspresif telah dikaitkan dengan perbaikan suasana hati, kesejahteraan, tingkat stres dan gejala depresi, serta lebih banyak manfaat fisik seperti tekanan darah rendah, fungsi paru-paru dan hati yang lebih baik.

Dari aktivitas menyenangkan hingga sesi membaca dan menulis setiap hari, cobalah beberapa cara di atas untuk meningkatkan minat Si Kecil untuk belajar menulis, Moms.

  • https://www.cambridge.org/core/journals/advances-in-psychiatric-treatment/article/emotional-and-physical-health-benefits-of-expressive-writing/ED2976A61F5DE56B46F07A1CE9EA9F9F
  • https://www.psychologytoday.com/intl/blog/minding-the-body/201111/how-gratitude-helps-you-sleep-night
  • https://www.sparringmind.com/benefits-of-writing/
  • https://www.oxfordlearning.com/writing-by-hand-is-good-for-the-brain/
  • https://srcd.onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/cdev.12893
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait