ADVERTISEMENT

DI ATAS 5 TAHUN
09 September 2022

Jangan Memaksa Anak untuk Makan! Ini 6 Dampak Buruknya

Anak bisa mendapatkan trauma emosional
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Budhi

Apakah Moms kerap memaksa anak untuk makan saat ia sudah melakukan Gerakan Tutup Mulut (GTM)?

Melihat Si Kecil lahap menyantap makanannya sampai habis adalah sebuah kebahagiaan yang tidak bisa dijelaskan.

Tapi, jika ia termasuk anak yang picky eater Moms pasti akan kebingungan. Segala cara pasti Moms lakukan agar ia mau makan.

Mulai dari memasak makanan favoritnya, membuat tampilan makanan jadi lebih menarik, dan yang lainnya.

Kalau masih belum mau makan juga, sebagian dari Moms mungkin akan mencoba memaksa Si Kecil untuk makan.

Beberapa mungkin memaksa sambil memarahi dan mengancam. Betul tidak, Moms?

Moms mungkin menilai cara tersebut efektif. Dengan cara tersebut, mungkin Si Kecil akhirnya akan menghabiskan makanannya.

ADVERTISEMENT

Tapi tahukah Moms kalau memaksa anak untuk makan akan berdampak buruk bagi Si Kecil?

Berikut ini dampak buruk memaksa anak untuk makan yang sudah dirangkum oleh Orami. Disimak, yuk!

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Anak Susah Makan yang Paling Efektif, Moms Wajib Tahu!

ADVERTISEMENT

Dampak Memaksa Anak untuk Makan

Walaupun berusaha menahan diri, terkadang Moms juga bisa kelepasan memaksa anak untuk makan, karena gemas dengan makanan yang selalu tersisa.

Belum lagi jika Si Kecil menolak untuk makan lagi, sehingga gizi hariannya belum tercukupi.

Namun kini Moms harus lebih berhati-hati karena memaksa anak untuk makan bisa berdampak buruk, lho!

1. Trauma

Foto: shutterstock 247151461

Foto: Anak Tidak Mau Makan (Orami Photo Stocks)

Pengalaman ketika anak menangis atau muntah saat mereka dipaksa makan oleh orang tuanya akan menjadi trauma emosional bagi mereka.

Saat memaksa anak untuk makan makanan sehat, Moms tentu berharap anak bisa tumbuh dengan baik.

Tapi, jika ternyata makanan sehat yang Moms berikan adalah makanan yang tidak ia sukai, ini akan membuat Si Kecil trauma makan makanan itu.

Sampai dewasa nanti, dia akan kesulitan untuk makan makanan tersebut.

Baca Juga: 5 Kesalahan Orang Tua yang Membuat Balita Jadi Susah Makan

ADVERTISEMENT

Scroll untuk melanjutkan

2. Makan Jadi Lebih Sedikit

Foto: shutterstock 6128670389

Foto: Anak Tidak Doyan Makan (Orami Photo Stocks)

Memaksa anak untuk makan ternyata bukan membuat mereka makan lebih banyak.

Sebaliknya, memaksa anak makan ternyata membuat mereka makan lebih sedikit dari yang mereka butuhkan.

3. Risiko Gangguan Makan

Foto: shutterstock 397380283

Foto: Anak Tak Nafsu Makan (Orami Photo Stocks)

Memaksa anak untuk makan ketika balita akan berpotensi membuat mereka mengalami gangguan makan saat dewasa nanti, seperti:

ADVERTISEMENT

Baca Juga: 3 Tips Nagita Slavina untuk Hadapi Rafathar Saat Susah Makan

4. Anak Makan Makanan Tidak Sehat

Foto: shutterstock 257966474

Foto: Anak Hendak Makan Sayuran (Orami Photo Stocks)

Terus memaksa anak untuk makan makanan sehat akan membuat dia punya keinginan lebih untuk makan makanan yang tidak sehat.

Dilansir dari Child Feeding Guide, ini juga mempengaruhi keinginan Si Kecil untuk mencoba makanan karena pengalaman makan sebelumnya negatif.

5. Gangguan Kesehatan Lainnya

Foto: sakit

Foto: Anak Sakit (Orami Photo Stocks)

ADVERTISEMENT

Jika sudah memiliki trauma pada makanan, susah makan pada Si Kecil bisa berlanjut hingga lama.

Padahal, bila susah makan, kebutuhan nutrisi per hari Si Kecil bisa sulit untuk tercukupi.

Akibatnya, daya tahan tubuhnya bisa melemah dan Si Kecil berisiko lebih tinggi untuk mengalami kekurangan gizi dan sakit.

6. Masalah Makan

Foto: Bayi 11 bulan susah makan.jpeg (https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-feeding-problems)

Foto: Gangguan Makan (Orami Photo Stocks)

Melansir The Pragmatic Parents, ketika orang tua sering memaksa anak untuk makan, itu bisa berdampak pada anak-anak yang merasa kehilangan dan kurang kontrol atas hidup mereka.

Alhasil, kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah percaya diri yang rendah.

ADVERTISEMENT

Mereka akan kesulitan menentukan apa yang mereka suka maupun tidak ke depannya, bahkan hingga dewasa dan berkeluarga.

Baca Juga: 10+ Makanan yang Mengandung Mineral, Baik untuk Tumbuh Kembang Anak

Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Foto: memaksa anak untuk makan

Foto: Anak Doyan Makan (Orami Photo Stocks)

Daripada memaksa anak untuk makan, Moms bisa mengatasinya dengan tips berikut:

  • Berikan makanan dalam porsi kecil namun sering
  • Sajikan makanan dengan tampilan menarik
  • Buat jadwal atau waktu makan yang teratur
  • Variasikan makanan sekreatif mungkin
  • Variasikan makanan dengan rasa yang beragam

Seiring waktu, nafsu makan dan perilaku makan Si Kecil akan menjadi perlahan membaik.

Si Kecil akan menemukan sesuatu yang ia sukai dalam berbagai makanan sehat tanpa banyak dorongan dari Moms.

Cobalah memberi makanan yang dapat ia pegang sendiri. Hindari makanan yang dapat menyebabkan Si Kecil tersedak, seperti:

  • Anggur utuh
  • Sosis yang besar
  • Permen bulat dan keras
  • Kacang tanah

Irisan roti dan pisang dapat diberikan sebagai alternatif pilihan makanan.

Si Kecil belum sepenuhnya mampu mengunyah sampai mereka berusia 4 tahun, jadi berikanlah makanan dalam bentuk kecil dan mudah dikunyah.

Selain itu, Moms juga bisa mencari tahu kondisi yang menyebabkan mereka susah makan.

Dikutip dari Parenting Firstcry, kondisi yang bisa mempengaruhi nafsu makan anak adalah seperti:

1. Gangguan

Sebagian anak-anak mungkin terbiasa makan sambil menonton TV atau menonton video lewat ponsel.

Ini merusak nafsu makan mereka dan juga mengganggu pikiran mereka untuk fokus pada makanan.

2. Gangguan Pencernaan

Jika Si Kecil mengalami buang air besar yang tidak teratur atau mengalami kesulitan saat ingin buang air besar, ia akan segera menarik diri dari makan.

Hubungan umum antara kebiasaan makan dan usus ini sering terlewat oleh orang tua.

Cobalah untuk membuat buang air besar lebih teratur, jika perutnya dalam kondisi nyaman, nafsu makan akan membaik.

3. Masalah Kesehatan

Jika Si Kecil baru saja sembuh dari penyakit, mereka mungkin merasa makanannya hambar.

Dalam kasus seperti itu, penting untuk memberi anak-anak waktu untuk pulih sepenuhnya dan mencicipi makanan secara normal lagi.

Memaksa anak untuk makan akan berdampak negatif pada mereka.

Agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi, Moms bisa menyiapkan makanan favoritnya.

Baca Juga: Ini 4 Resep Anak yang Susah Makan, Bikin Lahap!

Itulah dampak buruk dari memaksa anak untuk makan, Moms.

Nah, mulai sekarang, cobalah untuk menyiasati masalah ini dengan menerapkan tips di atas. Semoga berhasil, ya Moms!

  • https://www.childfeedingguide.co.uk/tips/common-feeding-pitfalls/pressure-eat/#:~:text=Children%20are%20quick%20to%20make,in%20liking%20for%20the%20food.
  • https://www.thepragmaticparent.com/forcingchildrentoeat/
  • https://maryannjacobsen.com/what-forcing-kids-to-eat-looks-like-20-years-later/
  • https://parenting.firstcry.com/articles/harmful-effects-of-force-feeding-children/

Sebelumnya

10 Nama-nama Gerakan Olahraga Anak SD untuk Latih Ketangkasan, Kelenturan, dan Kekuatannya
Nurul Aulia Ahmad • 09 Sep 2022

Selanjutnya

Jadwal ANBK 2022 untuk Tingkat SD-SMA, Yuk Cari Tahu!
Gea Yustika • 13 Sep 2022

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

Artikel Terkait
Artikel Pilihan Editor

ADVERTISEMENT