04 Mei 2022

Ini Bahaya Tidur setelah Subuh, Jangan Diabaikan ya Moms!

Dalam Islam, tidur setelah subuh juga bisa menyebabkan banyak penyakit, salah satunya lemah syahwat

Bukan hanya bukan menjadi kebiasaan yang kurang baik, ternyata ada juga bahaya tidur setelah subuh. Meski badan masih terasa enggan menjauh dari tempat tidur, akan lebih baik untuk terus bergerak setelah bangun tidur sehingga terhindar untuk tidur kembali.

Udara yang relatif dingin dan segar bukan menjadi alasan untuk kembali menarik selimut. Ada baiknya untuk langsung beraktivitas di rumah, dan jika memang masih mengantuk bisa kembali tidur dalam waktu yang agak siang untuk mengembalikan energi.

Baca Juga: Marak Penculikan Anak, Ajari Anak Menghindari Bahaya

Tentukan Waktu Tidur

Bahaya Tidur Setelah Subuh
Foto: Bahaya Tidur Setelah Subuh

Foto: Orami Photo Stock

Idealnya, Moms harus tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Tetapi karena adanya beberapa pekerjaan seperti ada pekerjaan atau menemani anak untuk tidur terlebih dahulu dapat menyulitkan untuk mematuhi filosofi tidur ideal tersebut.

Pola tidur lebih awal dan bangun lebih pagi ini cocok dengan kecenderungan biologis tubuh untuk menyesuaikan pola tidur dengan pola tidur matahari. Moms mungkin merasa secara alami lebih mengantuk setelah matahari terbenam.

Waktu yang tepat untuk tergantung pada kapan seseorang cenderung bangun di pagi hari, Moms. Pertimbangan lainnya untuk mendapatkan waktu tidur yang tepat dan juga ideal adalah jumlah tidur yang dibutuhkan per malam.

Bahaya tidur setelah subuh juga berkaitan dengan efek samping kurang tidur. Sebab biasanya, selain tidur kembali setelah subuh, orang yang tidur setelah subuh adalah orang yang telah bergadang semalaman.

Jika Moms merasa mengantuk di siang hari, itu pertanda kurang tidur di malam hari. Moms mungkin juga merasa lekas marah dan pelupa. Tidak cukup tidur secara teratur juga dapat menyebabkan konsekuensi kesehatan jangka panjang. Ini termasuk:

  • Lebih sering sakit
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Kegemukan
  • Depresi

Kebanyakan tidur juga memunculkan bahaya baru. Johns Hopkins Medicine mencatat, tidur terlalu banyak dapat menyebabkan banyak efek samping yang sama seperti tidur terlalu sedikit, seperti:

  • Depresi
  • Sifat lekas marah
  • Masalah kardiovaskular

Moms dapat mengetahui waktu tidur terbaik berdasarkan kapan harus bangun di pagi hari dan menghitung mundur 7 jam. Ini adalah jumlah minimum yang disarankan per malam untuk orang dewasa oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) .

Misalnya jika harus bangun jam 5 pagi, Moms harus mempertimbangkan untuk beristirahat sebelum jam 10 malam. Kunci lainnya adalah mencari tahu jadwal tidur yang bisa diikuti setiap malam bahkan untuk di akhir pekan.

Baca Juga: Waspadai Bahaya Parfum dalam Bedak Bayi

Bahaya Tidur Setelah Subuh dalam Islam

Bahaya Tidur Setelah Subuh -2
Foto: Bahaya Tidur Setelah Subuh -2

Foto: Orami Photo Stock

Tidur pagi setelah salat Subuh memang mengasyikkan, tetapi kebiasaan itu ternyata berbahaya. Berikut ini bahaya tidur setelah subuh menurut Islam:

1. Bertentangan dengan Sunnah Rasul

Rasulullah SAW memiliki kebiasaan untuk bangun pagi dan langsung beraktivitas tanpa tidur lagi. Setelah subuh, biasanya Rasulullah SAW berzikir hingga tiba waktu syuruq. Kebiasaan tersebut terus berlangsung hingga akhir hayatnya.

Bagi umatnya, dianjurkan pula untuk beraktivitas seperti itu sebagai bagian dari menjalankan sunnah nabi. Atau jika ada keperluan untuk mencari rezeki atau bekerja, waktu yang tersedia pada pagi hari tersebut bisa dimanfaatkan untuk melakukan persiapan.

2. Tidak Mendapatkan Keberkahan Pagi

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW mendoakan keberkahan bagi umatnya yang bangun di waktu pagi. Dalam hadis itu, Rasulullah SAW bersabda: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR Abu Daud)

Sebaliknya, doa itu mengisyaratkan bagi orang yang tidur lagi setelah Subuh akan kehilangan keberkahan. Secara umum, makna keberkahan tersebut adalah bertambahnya kebaikan. Bentuknya macam-macam, misalnya bisnisnya berhasil sehingga bisa banyak bersedekah.

3. Merasa Malas

Bahaya tidur setelah subuh selanjutnya adalah menghadirkan rasa malas. Mengisi waktu pagi setelah Subuh dengan ibadah atau zikir, akan membuat suasana dan tubuh lebih segar dan bersemangat. Rasulullah SAW bersabda: “Lakukanlah ibadah (secara kontinu) di waktu pagi.” (HR Bukhari)

Ulama seperti Ibnu Taimiyah juga mengatakan bahwa saat dirinya berzikir setelah Subuh, siangnya merasa semangat dan kekuatannya bertambah. Tetapi ketika tidak berzikir di waktu pagi setelah Subuh, siangnya seperti kehilangan semangat.

4. Lemah dan Mudah Sakit

Jika di waktu pagi dilakukan hampir setiap hari, ini akan membuat kondisi fisik menjadi lemah dan mudah sakit terutama sakit kepala. Menurut sebuah hasil studi, tidur pagi menyebabkan serebrospinal bergerak ke otak dan inilah yang menimbulkan sakit kepala.

Jauh sebelum adanya studi ini, Ibnu Qayyim Al Jauziyah telah memberikan nasihatnya dalam Zaadul Maad. Dia berkata: “Tidur pagi juga Menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat.”

Baca Juga: Sering Mengonsumsi Obat Anti Nyeri? Ini Bahayanya

Bahaya Tidur setelah Subuh saat Hamil

Bahaya Tidur Setelah Subuh -3
Foto: Bahaya Tidur Setelah Subuh -3

Foto: Orami Photo Stock

Hamil adalah saat datangnya banyak perubahan pada tubuh. Hal ini juga akan berpengaruh kepada kualitas waktu tidur. Jika tidak diatasi sesegera mungkin, ini akan membuat ibu hamil rentan stress dan akan berpengaruh pada kondisi tubuh dan perkembangan janin.

Tidak memiliki jadwal tidur yang baik juga bisa berpotensi mendapatkan bahaya tidur setelah subuh. Sebab setelah tidak bisa tidur semalaman, setelah tubuh biasanya ibu hamil akan mulai merasakan mengantuk.

Kurang tidur dapat berdampak buruk bagi kesehatan, dan juga berdampak kritis pada ibu hamil, yang berpotensi menyebabkan komplikasi ibu seperti hipertensi dan diabetes gestasional. Mendengkur dan sleep apnea obstruktif sering berkembang atau memburuk selama kehamilan.

Diperkirakan, sleep apnea mempengaruhi 10 persen orang hamil, dan gangguan pernapasan saat tidur ini dapat memiliki konsekuensi serius, menurut Epidemiology . Ini termasuk:

  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Preeklamsia
  • Diabetes gestasional
  • Hipertensi paru

Tekanan darah tinggi pada kehamilan hadir ketika tekanan darah diukur lebih besar dari 140/90 mmHg pada kesempatan berulang setelah 20 minggu kehamilan pada orang tanpa hipertensi sebelumnya, menurut Clinical Journal of Sleep Medicine.

Jika tekanan darah tinggi disertai dengan protein dalam urin, preeklamsia dapat terjadi. Preeklamsia dikaitkan dengan potensi cedera organ pada ibu hamil dan meningkatkan risiko kematian bagi ibu hamil dan anak.

Jeda pernapasan (apnea), mungkin terkait dengan lonjakan tekanan darah. Lonjakan ini dapat menyebabkan perubahan pada pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah secara keseluruhan. Hal ini dapat mengurangi volume darah yang dipompa oleh jantung, penurunan curah jantung.

Akibatnya, aliran darah ke janin melalui plasenta terganggu. Dengan aliran darah yang tidak memadai ke bayi yang sedang berkembang, dapat terjadi penurunan kadar oksigen. Ini dapat berkontribusi pada pembatasan pertumbuhan janin yang sedang berkembang, dan hasil kehamilan yang buruk

Kurang tidur parsial kronis juga dapat meningkatkan risiko diabetes gestasional dan penambahan berat badan yang berlebihan karena perubahan regulasi glukosa.

Dengan adanya kebiasaan mendengkur, ada peningkatan risiko terkena diabetes gestasional. Apnea tidur sedang, dengan setidaknya 15 gangguan pernapasan per jam tidur, serta tidur siang yang lama, dikaitkan dengan kadar glukosa yang lebih tinggi.

Setelah mengetahui bahaya tidur setelah subuh ini, semoga ada tenaga lebih untuk beraktivitas dai pagi hari dan lebih produktif di siang hari untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik di malam hari.

  • https://www.verywellhealth.com/consequences-of-sleep-problems-in-pregnancy-3015068
  • https://www.dara.co.id/jangan-biasakan-tidur-setelah-subuh-ini-bahayanya.html
  • https://www.healthline.com/health/best-time-to-sleep#best-time-to-go-to-sleep
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/oversleeping-bad-for-your-health
  • https://www.cdc.gov/sleep/about_sleep/how_much_sleep.html
  • https://journals.lww.com/epidem/Fulltext/2011/09000/Sleep_Patterns_in_Late_Pregnancy_and_Risk_of.21.aspx
  • https://jcsm.aasm.org/doi/10.5664/jcsm.3290

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.