03 Agustus 2022

Kenapa Bayi Sering Terbangun Saat Tidur Malam?

Ada beberapa penjelasan ilmiah tentang bayi yang sering bangun tengah malam

Saat menjadi orang tua baru, banyak Moms yang agak kaget dengan pola tidur yang ikut berubah. Sebab, sebagian besar bayi sering terbangun saat tidur malam.

Meskipun sudah mulai masuk usia 3-4 bulan, sebagian besar bayi tetap bangun ketika tidur malam hari dan menangis.

Sebenarnya, ada alasan ilmiah dan beberapa penjelasan mengenai perkembangan dan perilaku bayi tersebut.

Dr. Maida Chen, seorang ahli paru anak dan direktur Pediatric Sleep Disorders Center di Seattle mengatakan, hal tersebut telah masuk dalam siklus tidur bayi.

Menurutnya, bayi yang bangun tengah malam bisa terjadi karena gelombang otak yang bergeser dan mengubah siklus ketika bergerak dari Rapid Eye Movement (REM = gerakan mata cepat) tidur ke tahap lain dari tidur non-REM.

“Ketika bayi berpindah dari satu tahap tidur ke tahap lainnya pada malam hari dalam masa transisi, bayi juga akan ikut bangun. Terkadang mereka berteriak atau menangis. Adalah normal bagi bayi dan orang dewasa untuk bangun 4-5 kali semalam selama masa transisi ini,” ujarnya.

Namun, kebanyakan orang dewasa bangun dan kemudian tertidur kembali dengan sangat cepat sehingga kita jarang mengingat saat bangun.

Sementara untuk mengatasinya pada bayi, orang tua perlu membantu mereka menenangkan diri ketika terbangun.

Baca Juga: Tips Mengurangi Refleks Moro Agar Bayi Tidur Lebih Nyenyak

Penyebab Bayi Sering Terbangun Saat Tidur Malam

Selain itu, masih ada penyebab bayi sering terbangun saat tidur malam yang harus Moms ketahui.

1. ‘Good Sleepers’ Versus ‘Bad Sleepers’

Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -1.jpg
Foto: Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -1.jpg

Foto: bayi terbangun (parenting.firstcry.com)

Ternyata, ada beberapa bayi yang bisa tidur nyenyak lebih lama dibanding yang lain.

Dr. Maida menjelaskan, ada bayi yang tidur nyenyak dengan lama karena terprogram secara organik. Tetapi ada juga yang tidur dengan kebiasaan buruk.

“Tugas kita sebagai orang tua adalah melakukan yang terbaik yang kita bisa dalam menciptakan kebiasaan tidur yang baik. Sebagian besar berkaitan dengan konsistensi dari satu malam ke malam berikutnya. Konsistensi dapat menyebabkan bayi tidur nyenyak,” tambahnya.

2. Peran Ibu atau Ayah Di Malam Hari

Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -2.jpg
Foto: Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -2.jpg

Foto: orang tua menidurkan bayi (romper.com)

Penelitian telah mengevaluasi bagaimana orang tua dapat mengubah tidur bayi.

Studi menemukan bahwa gangguan tidur bayi adalah masalah yang dipengaruhi oleh berapa kali orang tua menghibur bayi di malam hari.

Semakin banyak orang tua tetap di kamar dan membiarkan bayi menangis, atau memindahkan bayi ke dalam boks setelah tidur, dan membiarkan bayi menangis hingga tertidur sendiri, semakin besar kemungkinan bayi memiliki masalah tidur.

Dan meskipun sebagian besar penelitian telah mengevaluasi peran seorang ibu dalam mengatasi bayi yang bangun tengah malam, sebuah studi Tel Aviv 2010 menemukan bahwa ketika seorang ayah lebih banyak terlibat dalam perawatan bayi baik itu pada siang dan malam hari bersama ibu, bayi biasanya tidak banyak bangun tengah malam.

Jadi, Moms dan Dads sebaiknya bergiliran mengurus bayi, ya.

Baca Juga: Anak Susah Tidur? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Bagian dari Perkembangan Bayi

Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -3.jpg
Foto: Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -3.jpg

Foto: bayi bangun tengah malam (sleepysparrow.com)

Penyebab bayi sering terbangun saat tidur malam lainnya adalah karena hal ini merupakan bagian dari perkembangan Si Kecil.

Bayi yang tengah berkembang akan mempengaruhi pola tidurnya.

Setelah usia 4 bulan, kebanyakan bayi memiliki periode tidur yang lama dan kemudian bangun setiap beberapa jam karena perubahan siklus tidur.

Pada usia 6 bulan, bayi mulai mengeksplor sekitarnya, memasukkan segala macam benda dan kuman ke dalam mulut mereka, dan mengalami lebih banyak infeksi.

Bayi juga belajar duduk pada usia 6 bulan dan fase ini sering memicu bayi sering bangun tengah malam. Pada usia 9 bulan, bayi belajar cara berdiri.

“Penelitian menunjukkan bahwa seorang anak dapat menjadi sangat bersemangat dengan pencapaian ini sehingga mereka benar-benar tidak bisa tidur,” jelas Jodi Mindell, Ph.D., penulis Sleeping Through the Night.

Jadi, jangan kaget jika bayi bangun lebih banyak pada malam hari.

“Kebanyakan orang tua terkejut ketika mendapati anak mereka yang berumur 9 bulan bangun dan di tengah malam, berdiri, dan malah aktif bergerak,” ujar Dr. Maida.

Untuk mengatasinya, luangkanlah waktu untuk melatih keterampilan baru bersama anak Moms di siang hari.

“Biarkan bayi Anda banyak bergerak,” kata konsultan tidur Jennifer Waldburger, rekan penulis The Sleepeasy Solution: The Exhausted Parent's Guide to Getting Your Child to Sleep.

Saat Si Kecil terbangun dari tidur karena terjebak di posisi baru, Moms perlu membantu dia berbaring lagi sehingga kembali terlelap.

4. Tumbuh Gigi atau Infeksi

Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -4.jpg
Foto: Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -4.jpg

Foto: bayi menangis (youaremom.com)

Ketika Si Kecil tumbuh gigi, hal ini membuat bayi sering terbangun saat tidur malam.

Tumbuh gigi yang akan membuat bayi lebih banyak bangun pada tengah malam biasanya dimulai sekitar umur 6 bulan.

Saat itu, biasanya bayi rewel bukan hanya siang, tapi juga malam hari. Hal tersebut terjadi karena Si Kecil merasa tidak nyaman dengan gusinya.

Pada umur 6 bulan pun bayi sering mengalami infeksi. Ini terjadi karena begitu bayi mencapai 6 bulan, bayi suka memasukkan banyak benda baru ke mulutnya.

Sehingga, paparan kuman meningkat secara drastis.

Banyak bayi yang menderita pilek atau infeksi saluran pernapasan atas akan terbangun malam hari karena hidung tersumbat atau batuk.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Jam Tidur Bayi Sesuai Usianya

5. Bagian dari Pola Tidur Bayi

Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -5.jpg
Foto: Penyebab Bayi Sering Bangun Tengah Malam -5.jpg

Foto: bayi sedang duduk (metro.co.uk)

Dilansir dari Stanford Children’s Health, rata-rata bayi baru lahir tidur pada siang dan malam, dan hanya bangun untuk menyusui setiap beberapa jam.

Secara umum, bayi baru lahir tidur total sekitar 8 hingga 9 jam di siang hari dan total sekitar 8 jam di malam hari. Tetapi karena mereka memiliki perut kecil, bayi harus bangun setiap jam untuk menyusui.

Sebagian besar bayi tidak mulai tidur sepanjang malam (6 hingga 8 jam) hingga setidaknya berusia 3 bulan. Tapi ini bisa sangat bervariasi.

Beberapa bayi tidak tidur sepanjang malam hingga mendekati 1 tahun.

Dalam kebanyakan kasus, bayi akan bangun karena ingin menyusu setiap setidaknya setiap 3 jam. Seberapa sering bayi menyusu tergantung pada apa yang Si Kecil makan dan usianya.

Baca Juga: 5+ Cara Mengatur Pola Tidur Bayi agar Tidak Begadang, Yuk Coba Lakukan Moms!

6. Pengaruh Dot atau Botol

Empeng
Foto: Empeng

Foto: empeng bayi (Orami Photo Stock)

Banyak bayi dikondisikan untuk tertidur (atau kembali tidur) sambil mengisap sesuatu.

Ini dimulai tepat setelah lahir ketika bayi baru lahir langsung tertidur dengan menyusui atau botol di mulut mereka.

Oleh sebab itu, banyak bayi sering terbangun saat tidur malam antara usia 6-12 bulan ketika dot atau botol yang mereka hisap terlepas.

Dalam mengatasinya, Moms pun harus mengubah kebiasaan ini. Pastikan Si Kecil sudah tak menghisap dotnya ketika tidur.

Namun biasanya, kebiasaan ini akan sulit dihilangkan. Jadi, Si Kecil mungkin perlu beberapa saat untuk lepas dari kebiasaan ini.

Itu dia beberapa penyebab bayi sering terbangun ketika tidur malam hari, Moms. Dengan memahami penyebabnya, Moms dan Dads pun akan lebih mudah mengatasinya.

  • https://seattlemamadoc.seattlechildrens.org/why-do-babies-wake-up-at-night/
  • https://watermark.silverchair.com/jsq036.pdf
  • https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=newborn-sleep-patterns-90-P02632
  • https://www.parents.com/baby/sleep/issues/teach-baby-to-sleep-through-the-night-again/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.