Kesehatan

27 Juni 2021

Ini Manfaat Blackcurrant, Buah Hitam dengan Rasa Asam dan Manis

Tak mengherankan jika buah ini sering dijadikan perasa minuman
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Amelia Puteri

Blackcurrant adalah obat alami yang merupakan tanaman asli dari Eropa dan Asia.

Ekstrak dari buah ini biasanya diambil dari buahnya atau dari minyak bijinya. Selain sebagai perasa minuman, blackcurrant juga kerap diproses sebagai suplemen untuk mengobati kondisi mulai dari nyeri haid hingga tekanan darah tinggi.

Blackcurrant atau tanaman dengan nama latin Ribes nigrum L. ini adalah buah kecil, hitam, seperti buah beri yang kini telah dibudidayakan di bagian dunia dengan iklim sedang.

Buahnya kaya akan vitamin C, asam organik, dan minyak atsiri selain zat gizi mikro dan makro lainnya. Oleh karena itu, mereka terasa asam tapi manis. Selain itu, mereka memiliki senyawa fenolik dengan sifat antioksidan dan antimikroba yang sangat bermanfaat.

Selain buahnya, daun blackcurrant juga bermanfaat karena mereka mengandung turunan quercetin yang unik. Mengutip Biomed Research International, molekul aktif ini juga berkontribusi pada efek anti-inflamasi, antivirus, dan antiseptik.

Banyak obat tradisional menggunakan ekstrak blackcurrant untuk mengatasi berbagai gangguan, termasuk kanker. Bahkan saat ini, ada banyak studi klinis yang menunjukkan efek positif blackcurrant pada penyakit jantung, otak, dan ginjal.

Baca Juga: 11 Manfaat Kismis yang Jarang Diketahui

Manfaat Blackcurrant untuk Kesehatan

manfaat blackcurrant

Foto: alodokter.com

Berikut ini adalah beberapa manfaat blackcurrant untuk kesehatan:

1. Memiliki Efek Anti-inflamasi

Peradangan bisa menyebabkan penyakit jantung, hati, dan ginjal. Ia juga dapat menyebabkan radang sendi, infeksi saluran kemih (ISK), dan gangguan neurodegeneratif (penyakit Alzheimer, demensia, dan sebagainya).

Oleh karena itu, memasukkan makanan yang kaya akan senyawa anti-inflamasi dalam pola makan sehari-hari dapat mencegah/mengurangi keparahan kondisi ini.

Antosianin adalah kelas polifenol yang banyak ditemukan di blackcurrant. Mengutip Nutrients, ekstrak blackcurrant menekan aktivasi komponen pro-inflamasi dalam sistem kekebalan tubuh.

Molekul-molekul ini menargetkan sel-sel khusus seperti makrofag sehingga mereka akan mencegah beberapa gangguan inflamasi memburuk.

2. Menenangkan Perut dan Membantu Pencernaan

Berry ini juga kaya akan flavonoid, yakni fitokimia yang telah terbukti menyebabkan relaksasi otot polos. Menurut penelitian pada hewan, ekstrak blackcurrant dapat mengendurkan kontraksi di saluran pencernaan.

Penelitian juga telah mengonfirmasi aktivitas antispasmodik dari buah-buahan ini. Quercetin, myricetin, dan flavonoid lainnya menghambat kejang di lambung dan usus.

Selain itu, daun blackcurrant telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati diare.

3. Meningkatkan Kesehatan Ginjal

Efek antioksidan dan anti-inflamasi blackcurrant nyatanya mampu mencegah gangguan ginjal kronis. Mereka melindungi sistem ekskresi dari peradangan dan infeksi. Ekstrak juga menghambat pembentukan batu ginjal.

Jus atau teh blackcurrant membuat urin menjadi lebih basa atau meningkatkan pH-nya. Hal ini kemudian akan mempromosikan ekskresi asam sitrat dan asam oksalat berlebih dari tubuh.

Jika tidak, kedua asam ini dapat bereaksi membentuk batu ginjal bila dibiarkan menumpuk. Seratus gram blackcurrant memiliki sekitar 4,3 mg oksalat, sehingga membuat buah ini aman untuk penderita gangguan ginjal dan batu kandung kemih.

Baca Juga: 10 Manfaat Kismis untuk Ibu Hamil, Luar Biasa!

4. Menurunkan Kadar Kolesterol Darah

kadar kolesterol LDL - 1.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Tingginya kadar kolesterol LDL (jahat) juga mampu meningkatkan risiko kardiovaskular, hati, dan gangguan metabolisme lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa diet kaya antosianin menyebabkan penurunan kadar kolesterol total dan LDL.

Mereka juga meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik) serum.

Penelitian pada hewan dengan ekstrak blackcurrant adalah bukti pendukung untuk efek ini. Subyek yang diobati dengan ekstrak ini menunjukkan kadar kolesterol yang jauh lebih rendah daripada yang tidak diobati.

Selain itu, jus blackcurrant kaya akan antioksidan. Jus ini mencegah oksidasi lipid dalam tubuh Moms. Dengan cara ini, mereka dapat mencegah / menunda timbulnya obesitas dan kondisi kronis seperti aterosklerosis dan Alzheimer.

5. Memiliki Efek Antidiabetes

Blackcurrant memiliki antosianin seperti cyanidin 3-rutinoside, delphinidin 3-glucoside, dan peonidin 3-rutinoside.

Mengutip Journal of Antioxidants, ketika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, fitokimia ini meningkatkan sensitivitas insulin, terutama pada individu dengan diabetes tipe 2 .

Enzim metabolisme karbohidrat (seperti -Glukosidase dan -amilase pankreas) adalah target antosianin. Mereka memblokir aktivitas enzim ini. Akibatnya, pemecahan cepat karbohidrat diperlambat. Pada akhirnya, anthocyanin dapat mencegah lonjakan tiba-tiba kadar gula/glukosa darah.

6. Membantu Mengatasi Gangguan Mata

Antosianin dalam blackcurrant juga mampu meningkatkan fungsi mata. Molekul-molekul ini meningkatkan aliran darah di saraf optik dan mata.

Konsumsi makanan dan suplemen tersebut secara teratur dapat memperlambat hilangnya penglihatan atau gejala terkait pada pasien dengan glaukoma.

Selain itu, antosianin mungkin memiliki efek positif pada penyakit mata kronis. Ini termasuk retinopati diabetik, oklusi vena retina, dan oklusi arteri retina.

Molekul aktif ini diserap dan akan mencapai berbagai bagian jaringan mata dan mempertahankan fungsinya. Dengan demikian, blackcurrant atau ekstraknya dapat memperlambat efek penuaan dan penyakit pada mata.

7. Melindungi Otak

Seperti vitamin C, ekstrak kismis hitam menghambat peroksidasi lipid dalam tubuh. Dalam studi eksperimental yang dipublikasikan di Journal of Food and Nutritions Research, sekitar 65 persen penghambatan hilang berkat antioksidannya.

Aktivitas ini paling bermanfaat dalam melindungi sistem saraf pusat.

Dengan tidak adanya efek ini, radikal bebas bisa menumpuk di sistem tubuh. Radikal bebas ini diketahui memicu penyakit neurodegeneratif, termasuk penyakit Alzheimer, Huntington, dan Parkinson.

Biasanya, akumulasi radikal bebas menyebabkan peradangan pada sel-sel otak dan blackcurrant akan mengurangi peradangan saraf karena mengandung molekul anti-inflamasi.

Efek kumulatif dari sifat-sifat ini menyebabkan peningkatan memori, pembelajaran, dan kemampuan kognitif.

Baca Juga: 5 Resep MPASI dari Kismis yang Wajib Moms Kenalkan Pada Bayi

8. Menjaga Kesehatan Hati

kesehatan hati

Foto: Orami Photo Stock

Penyalahgunaan alkohol umumnya menyebabkan perubahan permanen pada struktur dan fungsi sel hati. Protein dan fosfolipid akan dimodifikasi secara struktural, dan ini mungkin memiliki efek langsung pada fungsi hati.

Masalah lain yang bersumber dari penyalahgunaan alkohol adalah pembentukan radikal bebas/spesies oksigen reaktif (ROS). ROS ini dapat bereaksi dengan fosfolipid di membran sel hati dan memicu peradangan .

Namun, dengan menambahkan makanan kaya polifenol seperti blackcurrant ke dalam pola makan setiap hari dapat menghentikan efek merugikan tersebut.

Blackcurrant ini akan melindungi lipid struktural dan protein dari serangan oleh ROS. Mengutip The Journal of Nutritional Biochemistry, dalam beberapa penelitian pada hewan, kulit buah beri juga ini menunjukkan efek anti-proliferasi pada sel kanker hati.

9. Memperbaiki dan Menutrisi Kulit

Berbagai penyakit kulit juga bisa muncul karena peradangan, infeksi, atau penuaan. Mereka menyebabkan kulit kering, lesi, gatal, kemerahan, koreng, dan sebagainya. Dermatitis atopik adalah contoh kondisi kulit serius yang ditandai dengan gejala-gejala ini.

Kulit akan membutuhkan perbaikan dan pengkondisian yang intens dalam kasus seperti itu.

Untungnya, mengutip Bioscience of Microbiota, Food, and Health, studi klinis telah menemukan polisakarida spesifik dalam blackcurrant yang memberikan efek anti-inflamasi. Molekul ini mengontrol produksi senyawa inflamasi oleh sistem kekebalan tubuh.

Biji blackcurrant ini mengandung asam lemak dalam jumlah yang baik, seperti asam linolenat. Minyak mereka menekan mediator peradangan di kulit. Jadi, blackcurrant dan minyak bijinya dapat menyehatkan dan merawat kulit hingga sehat tanpa efek samping.

10. Melawan Bakteri dan Kuman

Studi terbaru telah melaporkan sifat antivirus yang kuat dalam daun blackcurrant liar. Ekstrak mereka terutama dapat menghilangkan virus Influenza A (IAV) yang menyebabkan penyakit manusia yang sangat menular.

Gejala khas infeksi ini adalah demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, dan radang hidung.

Ekstrak daun blackcurrant mampu mencegah masuknya dan internalisasi virus ini pada tingkat molekuler/genetik. Minyak esensial dari daun ini juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur.

Senyawa aktif seperti caryophyllene, sabinene, terpinolene, ocimene diidentifikasi dalam minyak ini.

Escherichia coli, Streptococcus faecalis, Staphylococcus aureus, Candida albicans, dan Trichophyton mentagrophytes adalah beberapa mikroba yang rentan terhadap perlakuan minyak biji blackcurrant.

Itu dia Moms, ragam manfaat dari buah blackcurrant yang mungkin belum Moms ketahui.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3914294/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6566326/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4931538/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4931534/
  • http://citeseerx.ist.psu.edu/viewdoc/download?doi=10.1.1.919.1144&rep=rep1&type=pdf
  • https://www.academia.edu/10931806/Anthocyanin_rich_black_currant_Ribes_nigrum_L_extract_affords_chemoprevention_against_diethylnitrosamine_induced_hepatocellular_carcinogenesis_in_rats
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5787412/
  • https://www.stylecraze.com/articles/benefits-of-black-currant-for-skin-hair-and-health/
  • https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-black-currant-89420
  • https://www.healthline.com/health/health-benefits-black-currant#side-effects
  • https://www.webmd.com/diet/health-benefits-black-currant
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait