08 April 2024

Serba-serbi Callusol, Obat yang Mampu Membasmi Kutil

Kenali juga efek sampingnya yang dapat terjadi!

Penyakit kutil yang mengganggu bisa diobati dengan Callusol.

Sebelum menggunakan obat ini, baiknya pahami lebih dahulu aturan pemakaiannya dan efek samping yang mungkin terjadi.

Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Manfaat Callusol

Callusol
Foto: Callusol (sehatq.com)

Callusol digunakan untuk mengobati kutil pada kulit.

Bisa juga digunakan untuk mengobati mata ikan, kapalan, dan kulit yang mengeras.

Namun, kita tidak boleh menggunakannya pada tahi lalat, tanda lahir, kutil kelamin, dan kutil yang tumbuh dengan rambut.

Komposisi dari obat ini adalah asam salisilat 0.2 g, asam laktat 0.05 g, polidocanol 0.02 g.

Kandungan asam salisilat pada obat ini menyebabkan kulit terkelupas secara bertahap.

Cara kerja dari Callusol adalah meningkatkan kelembapan di kulit yang melarutkan zat yang menyebabkan sel-sel kulit saling menempel.

Dengan begitu, sel-sel kulit yang menempel dan membandel jadi lebih mudah dilepaskan.

Jika kemunculan kutil disebabkan oleh infeksi virus HPV, obat ini tidak akan ampuh mengobatinya.

Baca Juga: Waspada Kutil di Leher, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Dosis dan Aturan Pakai Callusol

Kaki Kesemutan
Foto: Kaki Kesemutan (Orami Photo Stocks)

Ikuti penggunaan obat sesuai dengan arahan dokter atau aturan pakai yang tercantum pada label kemasan.

Obat ini hanya untuk digunakan pada kulit.

Untuk menghindari iritasi, jangan biarkan obat ini mengenai mata, hidung, mulut, selangkangan, atau kulit yang rusak.

Jika area tersebut terkena obat, bilas dengan air dingin selama 15 menit.

Cuci tangan Moms dan Dads setelah menggunakan obat.

Cara penggunaan obat, ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

  • Pertama, kutil dan masalah kulit lainnya di dalam air hangat selama sekitar 5 menit untuk melembutkan area perawatan.
  • Keringkan kulit secara menyeluruh dengan handuk lembut.
  • Sebelum diresepkan obat, dokter mungkin memberi panduan menggunakan batu apung atau kikir kalus untuk menghilangkan lapisan kulit mati atas setelah direndam dan sebelum mengoleskan obat.
  • Pengangkatan kulit mati ini hanya untuk membantu obat bekerja lebih baik.
  • Jangan mencoba menggosok kutil atau kapalan.
  • Jika menggunakan gel, oles tipis-tipis pada area kutil secara menyeluruh.
  • Sementara untuk bentuk cairan, oleskan beberapa tetes pada area kutil.
  • Biarkan kering selama 5 menit.

Baca Juga: Promedex (Obat Batuk): Fungsi, Aturan Pakai, dan Efek Samping

Mom bisa menggunakan obat ini sebelum tidur, untuk mencegah obat terkena benda-benda saat beraktivitas.

Apalagi jika kutil, mata ikan, atau kapalan terjadi di telapak kaki.

Ulangi prosedur ini 1 sampai 2 kali sehari hingga 2 minggu untuk mata ikan dan kapalan.

Biasanya butuh waktu sekitar 12 minggu perawatan untuk mengobati kutil dengan Callusol.

Jika menggunakan bentuk patch, pastikan area kulit tidak menutup secara menyeluruh, yakni hanya pada bagian kutil saja.

Lepas dan pasang patch baru sesuai petunjuk, biasanya setiap 8 hingga 48 jam tergantung merek.

Ulangi prosedur ini hingga 2 minggu untuk mata ikan dan kapalan, serta 12 minggu untuk kutil.

Gunakan obat ini secara teratur, tidak digunakan dalam jangka panjang atau secara berlebihan.

Hal ini tidak menyembuhkan kulit dari kutil, malah bisa saja meningkatkan risiko efek samping.

Baca Juga: Ambeven (Obat Ambeien): Kandungan, Dosis, dan Aturan Pakainya

Seperti obat lainnya, Callusol juga bisa menyebabkan efek samping.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb