Kesehatan

22 April 2021

Mata Ikan, Berikut Penyebab dan Cara Mudah Mengatasinya

Penyebab mata ikan beragam, tetapi cara mengatasinya cukup mudah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Intan Aprilia

Pernah kah Moms mengalami mata ikan? Suatu kondisi yang ditandai dengan bagian kulit yang keras, berbentuk bulat dengan inti di tengah. Selain itu, bentuk mata ikan juga menyerupai kapalan.

Namun, menurut International Journal of Green Pharmacy, mata ikan atau dikenal sebagai clavus dalam istilah medis ini biasanya lebih keras, lebih kecil, dan lebih menyakitkan daripada kapalan.

Melansir laman WebMD, mata ikan cenderung terjadi di bagian bawah kaki dan beberapa dokter percaya kondisi ini disebabkan oleh saluran keringat yang tersumbat.

Sementara menurut Nada Elbuluk, MD, FAAD, asisten profesor dermatologi, NYU Langone Medical Center, mata ikan biasanya berkembang di bagian atas dan samping jari kaki atau pada mata kaki. Penyebab umum adalah arthritis atau sepatu yang tidak pas.

Lebih dari kedua hal itu, ada banyak faktor lainnya yang dapat menyebabkan mata ikan. Meski bukan penyakit kulit yang berbahaya, tetapi mata ikan tetap perlu ditangani agar tidak menganggu kenyamanan aktivitas.

Cara mengatasinya juga cukup mudah lho, Moms. Yuk, simak macam-macam penyebab mata ikan dan cara mengatasinya di rumah.

Baca Juga: Mengenal Nummular Dermatitis, Peradangan Kulit Berbentuk seperti Koin

Penyebab Mata Ikan

penyebab-mata-ikan

Foto: Orami Photo Stock

Mata ikan terjadi karena lapisan kulit yang tebal dan mengeras yang terbentuk saat kulit mencoba melindungi dirinya dari gesekan dan tekanan. Kondisi ini paling sering berkembang di kaki dan jari kaki atau tangan dan jari tangan.

Mengutip Cleveland Clinic, bentuk mata ikan cenderung kecil dan bulat. Kemungkinan besar Moms akan melihat mata ikan di bagian atas atau samping jari kaki.

Selain itu, ada juga beberapa jenis mata ikan seperti berikut ini:

  • Mata ikan keras: Ini adalah area kulit kecil dan padat yang biasanya berada di area kulit menebal yang lebih besar. Mata ikan keras biasanya terbentuk di bagian atas jari kaki - area di mana ada tekanan tulang pada kulit.
  • Mata ikan lunak: Berwarna keputihan atau abu-abu dan memiliki tekstur yang lebih lembut dan kenyal. Mata ikan lunak cenderung muncul di antara jari-jari kaki.
  • Mata ikan kecil: Mata ikan ini berukuran kecil dan biasanya terbentuk di bagian bawah kaki.

Berikut ini beberapa penyebab mata ikan yang umum terjadi

1. Ukuran Sepatu yang Tidak Pas

Ukuran sepatu yang tidak pas seringkali menyebabkan kaki bergesekan pada sepatu dalam waktu yang lama. Hal ini pun dapat menjadi penyebab timbulnya mata ikan.

Jika Moms sudah sering melakukan perawatan, tapi mata ikan kerap muncul, itu artinya Moms harus mencari sepatu dengan ukuran yang lebih pas dan sesuai sehingga lebih nyaman dikenakan.

Perlu Moms ketahui juga bahwa ukuran kaki dapat berubah ukuran seiring waktu, dan ukuran sepatu dapat bervariasi antara yang satu dengan yang lain.

Moms mungkin perlu beralih ke ukuran yang lebih besar atau membeli sepatu yang dibuat untuk kaki yang lebih lebar. Jadi, mata ikan dapat dihindari.

2. Sering Menggunakan High Heels

Mata ikan juga bisa terjadi karena terlalu sering memakai sepatu hak tinggi. Menurut ahli penyakit kaki, Jemma Klein-Besser, dari London, pendiri Jem Footcare, menjelaskan bahwa pemakaian high heels juga memberikan dampak lain.

"High heels bukan hanya menyebabkan masalah, seperti mata ikan atau kapalan saja, tetapi juga berbahaya untuk persendian terutama bagian lutut," jelasnya.

Banyak sekali jenis high heels yang membuat tumpuan berada seluruhnya di bagian jari kaki. Hal ini pun memicu wanita lebih rentan mengalami mata ikan dibanding pria.

3. Sering Memakai Sepatu Tanpa Kaus Kaki

Jika Moms mengenakan sepatu tanpa menggunakan kaus kaki, kulit pada bagian kaki akan bergesekan langsung dengan bahan sepatu. Kondisi tersebut dapat menjadi penyebab timbulnya mata ikan.

Sebaiknya, Moms mengenakan kaus kaki yang tebal untuk melindungi jari-jari kaki. Selain itu, Moms juga bisa menutupi bagian atas jari-jari kaki dan sisi kaki dengan perban khusus, di mana gesekan paling sering terjadi sehingga rawan menyebabkan mata ikan.

Baca Juga: Panduan Jenis dan Ukuran Sepatu Anak Sesuai Umur, Simak Moms!

4. Memiliki Kuku Kaki yang Panjang

Kuku kaki yang panjang juga dapat membuat jari kaki secara dipaksakan menekuk pada posisi yang tidak normal saat mengenakan sepatu.

Hal ini dapat membuat buku-buku jari bergesekan pada sepatu sehingga menjadi penyebab mata ikan atau kapalan pada jari kaki.

Untuk itu, jagalah agar kuku kaki tetap pendek dengan cara memotong kuku secara rutin. Jadi, Moms dapat menghindari jari kaki bergesekan yang bisa saja memicu mata ikan.

5. Memainkan Instrumen atau Menulis

Meski kondisi ini lebih mungkin menyebabkan kapalan, tapi ada juga yang menjadi penyebab mata ikan.

Kondisi kapalan atau mata ikan dapat terjadi karena hasil dari tekanan berulang saat bermain instrumen, atau bergesekan dengan pensil dan pulpen saat menulis.

Cara Mudah Mengatasi Mata Ikan

Ketahui 7 Cara Aman Mengatasi Mata Ikan pada Ibu Hamil.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Apabila Moms mengalami salah satu jenis mata ikan yang telah dijelaskan sebelumnya karena beberapa penyebab. Moms perlu segera mengatasinya agar tidak mengganggu aktivitas.

Mata ikan termasuk penyakit kulit yang tidak berbahaya sehingga dapat diatasi dengan beberapa cara sederhana. Berikut cara mudah mengatasi mata ikan di rumah yang dapat Moms lakukan, dikutip dari laman Healthline.

1. Rendam Dengan Air Hangat dan Garam Inggris (Epsom)

Cara mengatasi mata ikan yang pertama, yaitu rendam mata ikan di dalam air hangat, yang sudah ditambahkan garam Inggris.

Garam Inggris dipercaya dapat mengikis sel kulit mati sekaligus menenangkan kulit dan meredakan rasa sakit.

Pastikan mata ikan terendam sepenuhnya sekitar 10 menit atau sampai kulit melunak.

Jika tidak ada garam Inggris, Moms bisa gunakan garam apapun seperti garam Himalaya atau garam dapur. Namun, mungkin hasilnya tidak semaksimal menggunakan garam Inggris.

2. Gosok Mata Ikan dengan Batu Apung

Batu apung adalah batu vulkanik keropos dan abrasif yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah kulit kering. Moms juga dapat menggunakan batu apung ini untuk mengatasi mata ikan.

Caranya pun cukup mudah, yaitu dengan mencelupkan batu apung ke dalam air hangat dan kemudian gosokkan dengan hati-hati pada area mata ikan.

Lakukan gerakan memutar atau menyamping secara lembut dan hati-hati untuk membantu menghilangkan kulit mati dan mata ikan.

Namun, sebaiknya Moms tidak terlalu lama menggosok kulit yang mengalami mata ikan, ya. Hal ini karena terlalu lama menggosok kulit dengan batu apung dapat menyebabkan perdarahan hingga infeksi.

3. Oleskan Losion atau Pelembap ke Mata Ikan

Moms bia mencoba menggunakan lotion atau krim pelembap yang mengandung asam salisilat untuk mengatasi mata ikan.

Asam salisilat akan bekerja dengan cara melarutkan protein keratin yang membentuk mata ikan dan kulit mati di sekitarnya.

Namun, asam salisilat umumnya tidak dianjurkan untuk penderita diabetes, atau kulit yang sensitif.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Lotion Bayi untuk Melembapkan dan Melembutkan Kulit

4. Gunakan Bantalan Mata Ikan

Cara lain yang dapat Moms lakukan untuk menyembuhkan mata ikan adalah dengan membuat bantalan pada kaki yang terkena mata ikan, sebelum menggunakan sepatu. Bantalan perekat biasanya berbentuk seperti donat.

Selain itu, Moms sebaiknya tidak mencoba untuk memotong mata ikan menggunakan gunting, pisau, atau benda-benda tajam lainnya.

Hal ini karena dapat menyebabkan infeksi yang berpotensi membahayakan jaringan di sekitarnya.

Memotong atau membedah mata ikan hanya boleh dilakukan oleh dokter dalam kondisi tertentu.

5. Castor Oil atau Minyak Jarak

Setelah perawatan berhasil, mata ikan dapat muncul kembali jika area yang terkena terus teriritasi oleh gesekan atau tekanan.

Maka, rawatlah kulit yang rentan terkena mata ikan dengan castor oil atau mungkin yang lebih dikenal dengan minyak jarak.

Di samping itu, castor oil juga dapat menghilangkan mata ikan. Biasanya hanya dalam 3-4 hari saja, minyak ikan akan lebih melunak dan menghilang perlahan-lahan setelah Moms mengoleskan mata ikan dengan minyak jarak ini.

Cara Mencegah Mata Ikan

Cara mencegah mata ikan

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui penyebab dan cara mengatasi mata ikan, Moms mungkin bertanya-tanya, apakah ada cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kembalinya mata ikan setelah pengobatan.

Moms tak perlu khawatir, mata ikan ternyata dapat dicegah. Berikut cara-cara yang dapat diterapkan untuk menghindari timbulnya mata ikan:

1. Pilih Alas Kaki yang Pas

Cara yang paling utama dan efektif untuk menghindari mata ikan, ialah dengan memilih alas kaki yang sesuai.

Gunakanlah kaus kaki dan sepatu yang ukurannya pas dengan kaki Moms, mengingat mata ikan biasanya terjadi karena ukuran sepatu yang terlalu kecil.

Hindari juga memilih alas kaki yang terlalu longgar. Dalam mengatasinya, Moms bisa mencari bantuan kepada petugas toko saat membeli alas kaki untuk menemukan ukuran yang sesuai dengan kaki.

2. Rutin Memotong Kuku Kaki

Karena mata ikan biasa terjadi di bagian kaki, maka Moms juga perlu menjaga kuku di jari-jari kaki tetap pendek.

Potonglah kuku kaki secara rutin untuk menghinfari adanya tekanan atau gesekan berlebih antara kuku kaki dengan sepatu yang Moms kenakan.

3. Jaga Kebersihan dan Kelembapan Kaki

Cara lain yang tak kalah penting untuk menghindari terjadinya mata ikan pada kaki Moms, yaitu dengan menjaga kebersihan kaki.

Cucilah seluruh kaki hingga sela-sela jari menggunakan air mengalir dan sabun hingga bersih setiap harinya.

Tambahkan juga perawatan lain, berupa lulur atau scrub khusus untuk mengangkat sel-sel kulit mati di bagian kaki.

Selain itu, Moms juga harus menjaga kelembapan kaki karena kulit kaki yang kering berpotensi menyebabkan mata ikan.

Gunakan krim kaki secara teratur untuk mencegah kekeringan, gesekan, atau tekanan berlebih antara kaki dengan sepatu.

Baca Juga: 11 Jenis Penyakit Kurap (Tinea) pada Tubuh

Namun, apabila beberapa cara pengobatan dan pecegahan mata ikan yang telah dijelaskan tak bisa membantu, Moms perlu menghubungi dokter agar perawatannya lebih tepat dan mata ikan dapat diatasi.

Apabila mata ikan yang diderita sangat parah sehingga menimbulkan nyeri, mengeluarkan nanah, kulit terasa rapuh, terjadi pembengkakan, adanya perubahan warna mata ikan menjadi kemerahan, dan Moms termasuk penderita diabetes, sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan.

Dokter mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan dan merekomendasikan beberapa cara untuk mengatasi mata ikan.

Misalnya, dengan meresepkan obat-obatan atau salep tertentu untuk menghilangkan mata ikan. Bila perlu, dokter akan menyarankan Moms untuk melakukan pembedahan sehingga mata ikan bisa hilang.

Itulah beberapa informasi seputar mata ikan, penyebab, penanganan, dan pencegahannya, semoga dapat bermanfaat ya, Moms.

  • https://www.greenpharmacy.info/index.php/ijgp/article/viewFile/1522/812
  • https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/picture-of-corns-and-calluses
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16896-corns-and-calluses
  • https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-calluses
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait