10 Juni 2022

Mengenal Decolsin, Obat Flu Batuk Khusus Orang Dewasa

Mampu atasi flu dan batuk!

Decolsin adalah salah satu obat batuk pilek yang bisa digunakan ketika ada anggota keluarga yang merasa kurang enak badan atau meriang.

Obat ini membantu meredakan gejala yang dirasakan.

Biasanya, obat batuk pilek memang diramu untuk membuat pasien beristirahat.

Dengan tidur atau beristirahat, proses penyembuhan seharusnya dapat menjadi lebih cepat

Batuk pilek adalah dua gejala yang sama atau bisa karena influenza (flu) dan selesma.

Jadi, apa saja kandungan obat ini dan juga fungsi, dosis serta efek sampingnya?

Baca Juga: Kenali Dosis dan Efek Samping Calortusin, Obat untuk Atasi Batuk dan Pilek

Kandungan dan Fungsi Decolsin

Decolsin obat batuk dan pilek
Foto: Decolsin obat batuk dan pilek (https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fshopee.com.my%2FDecolsin-Tablets-Per-Box-Contents-25-Strips-i.361746259.9416432255&psig=AOvVaw0nJs9josXAcAGbqil6ApYe&ust=1649233761357000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjhxqFwoTCJDt29jA_PYCFQAAAAAdAAAAABAD)

Foto: darya-varia.com

Salesma atau common cold adalah penyakit pernapasan yang menular, tetapi disebabkan oleh virus yang berbeda.

Flu dan batuk adalah penyakit yang berpotensi besar menular dengan mudah, sehingga diperlukan penanganan dan pengobatan yang tepat untuk menanggulanginya.

Kabar baiknya, ada banyak pilihan obat flu paling ampuh membuat seseorang cepat sembuh salah satunya, yaitu Decolsin.

Berikut ini kandungan yang terdapat dalam Decolsin, yaitu:

Paracetamol

Beberapa obat batuk dan pilek biasanya mengandung paracetamol.

Kandungan obat ini biasa digunakan dan membantu mengobati rasa sakit dan menurunkan suhu tinggi (demam).

Paracetamol biasanya digunakan untuk meredakan nyeri ringan atau sedang.

Di antaranya, seperti sakit kepala dan sering direkomendasikan sebagai salah satu pengobatan pertama untuk rasa sakit.

Paracetamol adalah salah satu pereda nyeri yang aman digunakan.

Obat ini biasa dikonsumsi kebanyakan orang dengan efek samping yang jarang terjadi.

Baca Juga: Apa Benar, Obat Pereda Nyeri Mengganggu Kesuburan?

Pseudoephedrine dan Guaifenesin

Selain paracetamol, obat ini juga mengandung Pseudoephedrine dan Guaifenesin.

Kedua kandungan ini adalah dekongestan dan ekspektoran yang berfungsi untuk meredakan hidung tersumbat.

Pseudoephedrine bekerja dengan mengecilkan pembuluh darah di saluran hidung.

Dikutip dari Drugs.com, pembuluh darah yang melebar dapat menyebabkan hidung tersumbat.

Dengan kandungan Pseudoephedrine, Decolsin dapat mengatasi hal tersebut, serta sinus atau kemacetan tabung yang mengalirkan cairan dari telinga bagian dalam.

Sementara itu, kandungan Guaifenesin biasanya digunakan untuk mengobati batuk dan hidung tersumbat yang disebabkan oleh pilek, bronkitis, dan penyakit pernapasan lainnya.

Ekspektoran ini bekerja dengan mengencerkan dan melonggarkan lendir di saluran pernapasan dan membersihkan kemacetan di hidung.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Obat Pilek untuk Bayi, Jangan Lupa Solusi Rumahannya ya, Moms!

Chlorpheniramine

Bahan lainnya yang terkandung dalam Decolsin, yaitu Chlorpheniramine yang merupakan antihistamin.

Obat ini digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam, dan flu biasa. 

Misalnya adalah gejala berupa ruam, mata berair, mata/hidung/tenggorokan/gatal kulit, batuk, pilek, dan bersin.

Obat ini bekerja dengan menghalangi zat alami tertentu (histamin) yang dibuat tubuh selama reaksi alergi.

Dengan memblokir zat alami lain yang dibuat oleh tubuh (asetilkolin), kandungan dalam Decolsin ini mengeringkan beberapa cairan tubuh untuk meredakan gejala, seperti mata berair dan hidung meler.

Dextromethorphan Hbr

Kandungan penting yang terakhir adalah Dextromethorphan Hbr.

Obat ini biasanya digunakan untuk meredakan batuk sementara tanpa dahak yang disebabkan oleh infeksi tertentu pada saluran udara, seperti sinusitis atau flu biasa.

Produk ini biasanya tidak boleh digunakan untuk batuk berkelanjutan akibat merokok atau masalah pernapasan jangka panjang seperti bronkitis kronis dan emfisema, kecuali diarahkan oleh dokter.

Artinya, Decolsin juga mengandung dekstrometorfan.

Ini adalah penekan batuk yang bekerja dengan mengurangi perasaan perlu batuk.

Baca Juga: Acetylcysteine Obat Pengencer Dahak, Ini Dosis dan Efek Sampingnya

Dosis Decolsin

Dosis Decolsin
Foto: Dosis Decolsin (https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.tipt.com%2Fblog%2Fconsidering-pharmaceutical-manufacturing-courses-heres-a-comparison-of-dosage-forms%2F&psig=AOvVaw0rfIsiGKcaz6tH-MliSOIg&ust=1646850449736000&source=images&cd=vfe&ved=0CAwQjhxqFwoTCPj)

Foto: Orami Photo Stock

Rupanya, Decolsin hanya bisa digunakan oleh dewasa dengan dosis 3-4 kali sehari.

Perlu diketahui bahwa beberapa kandungan dalam obat ini tidak bisa digunakan oleh anak-anak. 

Kebanyakan orang dapat menggunakan parasetamol dengan aman, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak di atas usia 2 bulan hingga dosis yang lebih rendah direkomendasikan untuk anak kecil.

Namun, hal sama tidak berlaku dengan kandungan lainnya dalam Decolsin. 

Penggunaan Dextromethorphan Hbr, Chlorpheniramine, dan Guaifenesin untuk mengobati gejala batuk dan pilek pada anak di bawah 6 tahun tidak dianjurkan.

Terkecuali bila secara khusus diarahkan oleh dokter.

Masih dari sumber yang sama menyebutkan bahwa beberapa produk yang mengandung tiga jenis obat di atas bahkan tidak direkomendasikan untuk digunakan pada anak di bawah 12 tahun.

Tidak aneh Decolsin hanya disarankan untuk dewasa.

Menanyakan kepada dokter adalah solusi terbaik jika masih penasaran akan alasan larangan tersebut.

Perlu diingat, beberapa produk atau kandungan Decolsin ini tidak menyembuhkan atau memperpendek lamanya batuk pilek.

Sebaliknya, beberapa dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Untuk mengurangi risiko tersebut, ikuti semua petunjuk dosis dengan hati-hati.

Juga jangan gunakan produk ini untuk membuat anak mengantuk.

Baca Juga: Mengenal Bisolvon, Obat Batuk Berdahak yang Bisa Diminum Anak dan Dewasa

Efek Samping Decolsin

efek samping decolsin
Foto: efek samping decolsin (shutterstock)

Foto: Orami Photostock

Berikut adalah daftar efek samping yang mungkin dapat terjadi berdasarkan semua bahan-bahan konstitusi dari Decolsin.

Ini bukan daftar yang lengkap dan efek samping ini mungkin terjadi, tetapi tidak selalu.

Beberapa efek samping mungkin jarang terjadi, tetapi serius.

Konsultasi pada dokter jika melihat efek samping berikut, terutama jika efek samping tidak hilang.

Beberapa tanda-tanda reaksi alergi sedang hingga serius, seperti:

  • Gatal-gatal
  • Sulit bernapas
  • Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Detak jantung yang cepat, berdebar, atau tidak rata
  • Pusing parah atau cemas
  • Tekanan darah naik
  • Kehilangan selera makan
  • Mual atau muntah
  • Insomnia

Jika salah satu dari efek ini bertahan atau memburuk, segera beri tahu dokter atau apoteker.

Ingatlah bahwa jika dokter telah meresepkan Decolsin, itu artinya obat tersebut memiliki manfaat yang lebih besar.

  • https://www.tabletwise.net/indonesia/decolsin-capsule
  • https://www.webmd.com/drugs/2/drug-4156/chlorpheniramine-oral/details
  • https://www.drugs.com/pseudoephedrine.html#side-effects
  • https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3350-118/guaifenesin-oral/guaifenesin-oral/details
  • https://www.nhsinform.scot/tests-and-treatments/medicines-and-medical-aids/types-of-medicine/paracetamol

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.