16 September 2021

Demam Scarlet pada Balita: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Waspada jika anak mengalami radang tenggorokan disertai demam! Bisa jadi buah hati Moms mengalami demam scarlet.

Moms, sudah pernahkah mendengar tentang demam scarlet pada balita?

Walau namanya jarang kita dengar, penyakit yang juga dikenal dengan nama scarlatina ini ternyata cukup umum terjadi pada anak berusia 2-10 tahun.

Untuk Moms yang memiliki anak dalam rentang usia tersebut, lebih baik baca dulu beberapa fakta berikut agar bisa lebih sigap menghadapi demam scarlet pada balita.

Baca Juga: Balita Muntah Tanpa Demam? 6 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Gejala Demam Scarlet pada Balita

demam scarlet pada balita gejala, penyebab, dan pengobatannya 2
Foto: demam scarlet pada balita gejala, penyebab, dan pengobatannya 2

Foto: medicalnewstoday.com

Melansir Healthline, demam scarlet juga dikenal sebagai scarlatina. Demam scarlet adalah infeksi yang dapat berkembang pada balita yang menderita radang tenggorokan.

Pada umumnya, gejala paling awal demam scarlet adalah radang tenggorokan dan kenaikan suhu tubuh diatas 38°C.

William Blahd, MD, dokter spesialis UGD dari New York, mengatakan bahwa hal yang paling mudah dikenali dari demam scarlet adalah ruam yang muncul di kulit balita.

Secara spesifik, berikut ini adalah gejala-gejala yang muncul di demam scarlet:

  • Satu atau dua hari setelah gejala awal, akan muncul banyak bentol kecil dan ruam merah.
  • Lidah berwarna putih dan perlahan berubah menjadi warna merah cerah.
  • Ruam terasa gatal dan berubah menjadi putih bila ditekan oleh jari. Area ruam merah juga terasa kasar bila disentuh.
  • Muncul lipatan merah di ketiak, siku, dan lutut.
  • Wajah terlihat merah tapi area di sekitar mulut terlihat pucat.
  • Mual , muntah, menggigil, sakit kepala, dan terkadang disertai sakit perut.

Penularannya sebagian besar melalui air droplet. Setelah tertular, biasanya satu sampai empat hari kemudian penderita demam scarlet akan menunjukkan gejala seperti:

1. Demam Tinggi

Demam tinggi bisa mencapai lebih dari 38 derajat Celsius.

2. Ruam Kemerahan

Ruam kemerahan muncul setelah 12-48 jam mengalami demam. Ruam biasanya muncul pertama kali di area leher, lalu menyebar ke tubuh dan anggota gerak lainnya.

Ruam kemerahan di kulit tersebut akan terasa kasar jika diraba, seperti kertas amplas.

Ruam yang timbul pada penderita demam scarlet adalah gejala yang khas. Ruam tersebut terlihat seperti luka bakar akibat sinar matahari dan terasa kasar.

Ruam biasanya bermula dari wajah dan leher, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Ruam akan terlihat lebih merah di area lipatan kulit, seperti ketiak, siku, dan lutut.

3. Kelenjar Bengkak

Selain itu, tanda lainnya adalah munculnya pembengkakan kelenjar di daerah leher Si Kecil.

Baca Juga: Mengenal Radang Amandel, Kondisi Infeksi di Tenggorokan yang Kerap Menyerang Anak-anak

Penyebab Demam Scarlet pada Balita

demam scarlet pada balita gejala, penyebab, dan pengobatannya 1
Foto: demam scarlet pada balita gejala, penyebab, dan pengobatannya 1

Foto: whatparentsask.com

Dikutip dari Michael R. Wessels, MD, dari artikel Pharyngitis and Scarlet Fever di jurnal Basic Biology to Clinical Manifestations, demam scarlet pada balita sebenarnya termasuk dalam infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

ISPA sendiri disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus pyogenes. Ini adalah jenis bakteri yang menimbulkan radang tenggorokan. 

Saat balita mengalami radang tenggorokan, bakteri Streptococcus melepaskan racun ke  dalam darah.

Nah, balita yang tubuhnya sensitif terhadap racun akan mengalami demam scarlet, tapi tidak akan berpengaruh pada balita yang tubuhnya kebal.

Bakteri Streptococcus penyebab radang tenggorokan dan demam scarlet mudah menyebar melalui udara, air, maupun sentuhan dengan penderita.

Selain itu, menyentuh benda yang terpercik air liur penderita juga dapat menyebabkan seseorang terinfeksi bakteri penyebab demam scarlet.

Bakteri yang berada di tangan dapat berkembang menjadi infeksi kulit atau masuk ke dalam tubuh.

Hal ini bisa terjadi jika orang tersebut menyentuh mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Baca Juga: Anak Rewel dan Panas, Apakah Ini Tanda-tanda Tifus atau Demam?

Pengobatan Demam Scarlet Pada Balita

demam scarlet pada balita gejala, penyebab, dan pengobatannya 4
Foto: demam scarlet pada balita gejala, penyebab, dan pengobatannya 4

Foto: verywellfamily.com

Walau demam scarlet sempat dianggap sebagai penyakit serius yang berbahaya bagi anak dan balita, sekarang ini mudah disembuhkan dengan penggunaan antibiotik modern.

Saat Moms melihat gejala demam scarlet pada balita, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter untuk dilakukan tes laboratorium.

Jangan diabaikan ya Moms, karena bisa terjadi komplikasi yang lebih parah.

Bila hasil tes menunjukan adanya bakteri Streptococcus pada tenggorokan balita, dokter biasanya akan memberikan antibiotik untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan bakteri.

Mleansir Mayo Clinic, terdapat berbagai terapi demam scarlet yang perlu diberikan kepada pasien, di antaranya sebagai berikut:

1. Antibiotik.

Penisilin atau amoksisilin adalah antibiotik yang dapat diberikan untuk mengobati demam scarlet.

Untuk Si Kecil dengan alergi penisilin, rejimen yang direkomendasikan termasuk sefalosporin, klindamisin, azitromisin, dan klaritromisin.

2. Pemberian obat suportif

Pemberian obat demam dan anti nyeri juga dapat diberikan ke Si Kecil sesuai anjuran dokter.

Obat tersebut diperlukan untuk menurunkan demam dan nyeri yang dirasakan pasien.

3. Nutrisi dan cairan yang cukup

Pastikan Si Kecil minum dan makan dalam jumlah cukup guna memenuhi kebutuhan gizi tubuh.

Dengan demikian, tubuh juga akan kuat untuk mengatasi demam scarlet.

Demam biasanya akan hilang dalam jangka waktu 12-24 jam setelah meminum antibiotik pertama.

Kondisi tubuh balita akan kembali pulih dalam 4 atau 5 hari setelah mulai pengobatan.

Jangan lupa ya Moms, antibiotik yang diresepkan oleh dokter harus selalu dihabiskan meski gejala demam scarlet sudah hilang.

Agar si kecil cepat pulih dari demam scarlet, selama masa pengobatan Moms perlu memastikan dia minum cukup banyak cairan serta menjaga ruangan tetap bersih dan sejuk.

Baca Juga: 4 Perawatan di Rumah yang Bisa Dilakukan Saat Anak Demam

Selain antibiotik, ada pula beberapa home remedies yang bisa Moms coba untuk mengatasi gejala demam scarlet.

Berikut adalah beberapa solusi untuk dicoba:

  • Minumlah teh hangat atau sup berbahan dasar kaldu untuk membantu menenangkan tenggorokan.
  • Cobalah makanan lunak atau diet cair jika makan terasa menyakitkan.
  • Ambil asetaminofen OTC (Tylenol) atau ibuprofen untuk meredakan sakit tenggorokan.
  • Gunakan krim atau obat anti gatal OTC untuk meredakan gatal.
  • Tetap terhidrasi dengan air untuk melembabkan tenggorokan dan menghindari dehidrasi.
  • Mengisap pelega tenggorokan. Menurut Mayo Clinic, anak-anak di atas 4 tahun dapat dengan aman menggunakan pelega tenggorokan untuk meredakan sakit tenggorokan.
  • Jauhi iritasi di udara, seperti polusi
  • Cobalah berkumur dengan air garam untuk mengatasi sakit tenggorokan.
  • Melembabkan udara untuk menghentikan iritasi tenggorokan dari udara kering.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasannya Sup Ayam Dapat Sembuhkan Batuk dan Demam

Mencegah Tertular Demam Scarlet

demam scarlet pada balita gejala, penyebab, dan pengobatannya 3
Foto: demam scarlet pada balita gejala, penyebab, dan pengobatannya 3

Foto: Livestrong.com

Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Moms ajarkan pada balita untuk mengurangi resiko tertular demam scarlet. Contohnya adalah:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun dan air hangat.
  • Menutup mulut dan hidung dengan tisu atau siku saat batuk atau bersin.
  • Tidak berbagi gelas, peralatan makan, handuk, atau alat kebersihan dengan orang lain.
  • Mencuci bersih peralatan makan dan minum sebelum digunakan.

Baca Juga: Normalkah Demam Anak Naik Turun Selama 5 Hari? Ini Jawaban Menurut Ahli!

Bagaimana menurut Moms, apalagi yang bisa dilakukan atau diajarkan agar buah hati tidak gampang tertular penyakit seperti demam scarlet?

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scarlet-fever/symptoms-causes/syc-20377406#:~:text=Scarlet%20fever%20is%20a%20bacterial,throat%20and%20a%20high%20fever.
  • https://www.nhs.uk/conditions/scarlet-fever/
  • https://emedicine.medscape.com/article/1053253-overview
  • https://www.healthline.com/health/scarlet-fever#home-remedies
  • https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/infections-and-poisoning/scarlet-fever

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.