13 April 2022

10 Efek Samping Menggunakan Sandal Flip Flop dan Tips Pakai Sandal yang Aman

Bisa menyebabkan jalan lebih lama dibandingkan pakai sepatu, lho!

Meski terlihat praktis, ada berbagai efek samping menggunakan sandal flip flop terhadap kesehatan.

Kebanyakan orang tentu suka menggunakan sandal flip flop karena nyaman dan praktis dibanding sneakers atau high heels.

Berbagai warna, bahan, model, dan aksesori membuatnya bisa dipakai di rumah atau bepergian.

Meskipun nyaman, sebaiknya jangan terlalu sering menggunakannya. Pemakaiannya yang terlalu lama juga punya efek samping tertentu.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Terbaik Warna Lipstik untuk Kulit Sawo Matang

Efek Samping Menggunakan Sandal Flip Flop

Jarang diketahui masyarakat umum, apa efek samping atau risiko dari pakai sandal flip flop? Berikut penjelasannya, simak!

1. Tingkatkan Risiko Kanker Kulit

Risiko Pakai Sandal Flip Flop
Foto: Risiko Pakai Sandal Flip Flop

Foto: threadcurve.com

Kebanyakan sandal wanita berwarna-warni dan terkesan menggemaskan.

Sayangnya, pewarna mencolok ini bisa membawa petaka bagi penggunanya.

Studi yang diterbitkan dalam Science Direct menjelaskan bahwa pewarna sandal flip flop bisa mengandung bahan kimia chrysene.

Zat aktif ini diketahui bisa meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Oleh karena itu, jangan sering-sering memakai sandal praktis ini, Moms.

2. Kulit Kaki Kering

Efek samping menggunakan sandal flip flop ini juga jarang diketahui, lho.

Sandal flip flop berbahaya jika digunakan di bawah sinar matahari terlalu lama karena langsung menyentuh kulit kaki.

Akibatnya, kulit kaki kering karena debu dan panas jalan.

Terlebih bagi yang memiliki alergi terhadap sinar matahari, ini bisa membuat kulit kaki gatal-gatal dan kemerahan.

Baca Juga: Block Heels, Model Sepatu dan Sandal Berhak yang Berikan Kenyamanan Lebih di Kaki

2. Ubah Bentuk Kaki

Efek Samping Gunakan Sandal Flip Flop
Foto: Efek Samping Gunakan Sandal Flip Flop

Foto: istockphoto.com

Tidak seperti sandal atau sepatu lain, sandal flip flop tidak memberikan dukungan memadai untuk kaki.

Bentuknya yang datar tidak mampu menopang lengkungan kaki dan tumit dengan sempurna.

Efek samping menggunakan sandal flip flop ini membuat ruas-ruas jari jadi lebar dan tidak bagus.

Bagian bawah kaki pun menjadi terasa keras dan tidak nyaman untuk dibuat jalan.

3. Otot Betis Mudah Kram

Orthobethesda memaparkan bahwa efek samping pakai sandal flip flop juga memicu nyeri.

Otot-otot betis akan memanjang, urat kering menjadi stres dan mengakibatkan nyeri pada tulang kering.

Hal ini pun membuat rata pada kaki jika pemakaian jangka panjang.

Apabila otot kaki mudah kram, ini akan menambah tekanan pada lutut dan punggung bawah.

4. Ganggu Fokus Berkendara

Efek Samping Sandal Flip Flop Benarkah.jpg
Foto: Efek Samping Sandal Flip Flop Benarkah.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Selain menyebabkan nyeri dan iritasi pada tubuh, sandal jepit juga dapat menyebabkan masalah lain.

Ini seperti ganggu fokus ketika mengemudi atau berkendara.

Alas kaki yang tidak stabil dapat mengganggu kontrol pengemudi pada kendaraan yang dibawa.

Misalnya, bagian bawah sandal jepit bisa tersangkut atau tergelincir.

Untuk kasus yang parah, kaki bisa ke luar dari sandal dan tersangkut di bawah pedal gas. Ini tentu meningkatkan risiko kecelakaan, bukan?

Baca Juga: 5+ Ide Desain Tempat Cuci Baju Outdoor, Cocok untuk Rumah yang Memiliki Ruang Terbuka

5. Luka Akibat Benda Tajam

Bentuk sandal yang terbuka dapat menyebabkan efek samping bagi penggunanya.

Efek samping menggunakan sandal flip flop yakni akan mudah terkena berbagai benda tajam.

Kita tak pernah tahu di jalanan bakal ada serpihan kaca, batu, atau benda berbahaya lainnya.

Untuk itu, gunakan alas kaki yang tertutup untuk melindungi kaki dari benda berbahaya.

6. Sakit pada Tumit

nyeri-tumit.jpg
Foto: nyeri-tumit.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Nyeri pada tumit? Bisa saja Moms sedang merasakan efek samping menggunakan sandal flip fop.

Bentuk sandal yang rata dan dipakai dalam waktu lama membuat tumit jadi sakit.

Ketika sakit, ini memicu tonjolan tulang yang terletak di bagian bawah tumit.

Melansir Cleveland Clinic, tulang ini disebut taji tumit dan terbentuk karena karena ligamen dan otot kaki yang tegang.

7. Alami Plantar Fascilitis

Jangan menyepelakan nyeri tumit yang tak kunjung hilang akibat pakai sandal jepit.

Ini bisa mengarah pada kondisi plantar fasciitis.

Plantar fasciitis paling sering disebabkan oleh cedera regangan berulang pada ligamen telapak kaki.

Cedera regangan tersebut dapat berasal dari berlari, berjalan berlebihan, serta alas kaki yang tidak memadai.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Fungsi dari Laring atau Kotak Suara

8. Mudah Terkena Infeksi Bakteri

Efek Samping Gunakan Sandal Jepit.jpg
Foto: Efek Samping Gunakan Sandal Jepit.jpg (via webmd.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Karena bentuk sandal jepit terbuka, akan lebih tinggi peluangnya terkena lumpur atau genangan air kotor.

Saat kaki kotor, kemungkinan besar akan terjangkit bakteri seperti Staphylococcus.

Bakteri ini dapat mengiritasi kulit di kaki atau jika tak kunjung sembuh berisiko pada amputasi.

Seberapa parah paparan Staphylococcus bergantung pada kondisi kulit tersebut.

Jangan sampai infeksi bakteri ini membuat Moms jadi sulit beraktivitas seperti normal.

9. Waktu Jalan Lebih Lama

Cukup menarik, studi yang dilakukan Auburn University menemukan bahwa sandal jepit membuat seseorang berjalan lebih lama.

Ini dibandingkan dengan mereka yang memakai sepatu ketika berjalan.

Efek samping menggunakan sandal flip flop ini memang terbilang ringan. Tapi, jangan sampai ini membuat kita terlambat datangi acara tertentu.

10. Kuku Jari Membusuk

Perubahan kaki - kuku tumbuh ke dalam.jpg
Foto: Perubahan kaki - kuku tumbuh ke dalam.jpg (via webmd.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Pernah Moms dengar hammertoe? Ini adalah perubahan kaki ketika kuku masuk ke dalam daging.

Selain karena faktor usia, ini juga salah satu efek samping menggunakan sandal flip flop yang jarang disadari.

Saat mengenakan sandal, jari kaki akan berusaha untuk 'menjepit' karet pada sandal.

Ketika ini sering dilakukan, akan membuat perubahan pada sekitar kulit kaki.

Apabila tak segera diatasi, dapat membuat kuku kaki membusuk dan rentan komplikasi infeksi bakteri.

Baca Juga: Mengenal Prosedur Laparotomi untuk Pemeriksaan Organ Dalam Perut

Tips Pakai Sandal Jepit agar Tetap Aman

tips pakai sandal jepit agar aman.jpg
Foto: tips pakai sandal jepit agar aman.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tenang saja, efek samping menggunakan sandal flip flop bisa dicegah, Moms.

Berikut beberapa tips mudah agar tetap aman menggunakan sandal jepit, antara lain:

1. Gunakan Sandal Bertali

Disarankan menggunakan sandal flip flop dengan tali penyangga di bagian pergelangan kaki.

Tali tersebut dapat menyangga otot kaki dan mencegah cedera dan nyeri sendi.

Bahan tali lebih baik pilih yang tak terlalu keras dan lembut.

2. Ukuran Sandal Pas

Perhatikan juga ukuran sandal flip flop yang Moms pakai. Pastikan tidak terlalu longgar agar mendukung bentuk kaki.

Hindari sandal yang memiliki sol terlalu tipis. Ini karena tidak dapat meredam goncangan untuk melindungi telapak kaki.

Pilih sandal flip flop yang bersol tebal dan kuat di sekitar lengkungan kaki untuk mengikuti kontur kaki.

Baca Juga: 14 Tips Memilih Sepatu Bayi yang Tepat untuk Si Kecil

3. Pakai Sandal di Tempat Aman

Hindari menggunakan sandal flip flop saat berolahraga, mendaki atau jalan-jalan tiap hari.

Tidak seperti sepatu, sandal flip flop tidak memiliki bantalan tumit, penampang pada bagian bawah atau peredam.

Bila tetap ingin menggunakan sandal flip flop, kombinasikan pemakaian dengan sandal yang mengikuti lengkungan telapak kaki.

Perlu diketahui, walau leluasa, sandal jepit tidak mampu menjaga bentuk kaki menjadi ramping.

Jika menggunakannya terlalu lama, Moms akan merasa sakit dan tertekan pada area telapak kaki.

Semoga kita terhindar dari efek samping menggunakan sandal flip flop ya, Moms!

  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2221169115300034
  • https://www.orthobethesda.com/blog/the-real-dangers-of-flip-flops/#:~:text=If%20you%20wear%20flip%2Dflops,fasciitis%2C%20foot%20swelling%20and%20more.
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21965-heel-spurs
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20660875/
  • https://ispgr.org/slippery-business-unexpected-risks-of-flip-flop-footwear/
  • https://madisonclinic.net/the-risks-of-wearing-flip-flops/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.