3-12 bulan

23 April 2021

Simak Bentuk Stimulasi Sebagai Cara Agar Anak Cepat Jalan

Stimulasi penting dilakukan untuk melatih agar anak cepat berjalan. Begini cara tepat yang bisa dilakukan.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Tumbuh kembang anak merupakan hal yang penting bagi orangtua. Salah satu proses tumbuh kembang Si Kecil yang sebaiknya tidak Moms lewatkan adalah ketika anak mulai belajar berjalan. Lalu, bagaimana cara agar anak cepat jalan?

Berjalan termasuk ke dalam kemampuan motorik kasar anak. Kemampuan motorik kasar adalah kemampuan untuk menggerakkan otot-otot besar atau bahkan seluruh anggota tubuh.

Kemampuan motorik kasar ini biasanya dimulai dari gerakan-gerakan sederhana sejak masih bayi, seperti kemampuan mengangkat kepala, berguling, hingga akhirnya nanti anak bisa duduk dengan tegap.

Stimulasi motorik pun perlu diberikan agar dapat merangsang dan melatih kemampuan motorik anak.

Sama halnya ketika ingin anak cepat jalan, Moms perlu memberikan stimulasi motorik. Hal ini dilakukan agar anak mampu berdiri tegap, melangkah dengan seimbang, hingga berjalan cepat dan lancar nantinya.

Apabila Moms sedang mencari cara agar anak cepat jalan, tips-tips stimulasi agar anak cepat jalan berikut ini mungkin bisa membantu!

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan untuk Kecerdasan Anak

Usia Anak Belajar Jalan

Usia Anak Belajar Jalan

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum mengetahui tips stimulasi atau cara agar anak cepat jalan, Moms perlu mengetahui usia anak mulai belajar jalan.

Mengutip Pregnancy Birth & Baby, biasanya anak akan mulai berjalan antara usia 8 hingga 18 bulan. Sebelum berjalan, anak biasanya sudah bisa merangkak (usia antara 6 hingga 13 bulan) dan mulai menunjukkan tanda-tanda ingin berdiri sendiri (biasanya antara usia 9 hingga 12 bulan).

Untuk berjalan, Si Kecil perlu memiliki banyak keterampilan, antara lain keseimbangan, koordinasi, berdiri, dan mampu menopang berat badannya dari satu kaki ke kaki lainnya.

Ketika anak mulai merangkak dan menarik diri untuk berdiri sendiri, lalu mulai melangkahkan kaki, hal ini menjadi tanda yang tepat bagi mereka untuk belajar jalan.

Selain itu, tanda-tanda tersebut juga sebenarnya merupakan proses anak dalam membangun kekuatan otot dan keterampilan, seperti keseimbangan serta koordinasi, yang semuanya dibutuhkan untuk berjalan dan, kemudian, berlari.

Baca Juga: Bayi Tidak Merangkak? Bagaimana Cara Melatihnya?

Cara Agar Anak Cepat Jalan

Apabila anak telah memiliki tanda yang menunjukkan bahwa mereka telah siap berjalan, sebaiknya Moms segera bersiap untuk membantu mereka agar cepat jalan.

Selain itu, jika anak tak kunjung menunjukkan tanda-tanda untuk belajar jalan, Moms juga perlu menerapkan cara agar anak cepat jalan. Lalu, hal apa saja sih yang bisa dijadikan cara agar anak cepat jalan? Simak di bawah ini, Moms.

1. Ajarkan Anak Berdiri Lebih Dini

Ingin Tahu Cara agar Anak Cepat Jalan? Simak Tips Berikut Ini Moms!

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu cara agar anak cepat jalan yang dapat Moms lakukan, yaitu dengan memberikan pembelajaran atau stimulasi sejak dini. Misalnya, membiasakan anak berdiri atau menopang seluruh badan dengan kedua kakinya.

Sebagian besar anak mulai menopang badan menggunakan kakinya saat memasuki usia 4 hingga 5 bulan. Moms bisa mulai membiasakan anak untuk berdiri pada usia tersebut.

Aktivitas berdiri tahap awal ini akan membuat anak terbiasa untuk berdiri di atas kaki mereka, dan dapat membangun otot di kaki hingga pinggul yang berperan penting untuk berjalan nantinya.

Baca Juga: Bayi Melewati Fase Merangkak dan Langsung Berjalan, Mengapa?

2. Belajar Jalan Melalui Olahraga

Ingin Tahu Cara agar Anak Cepat Jalan? Simak Tips Berikut Ini Moms!jpg

Foto: Orami Photo Stock

Menurut seorang early childhood practitioner dan juga co-founder Rumah Dandelion bernama Carmelia Riyadhni stimulasi yang tepat untuk mengajarkan anak berjalan harus dilakukan dengan menyenangkan, tanpa ada paksaan, dan menyesuaikan dengan kondisi anak.

Maksudnya adalah pastikan anak dalam keadaan yang sehat dan ia sudah menyelesaikan waktu makannya agar memiliki tenaga yang cukup.

Proses anak belajar berjalan biasanya dilakukan dari usia 11 hingga 15 bulan. Perlu Moms ketahui, belajar berjalan tidak hanya belajar bagaimana agar anak bisa berani melangkah, namun juga melihat kekuatan otot kakinya.

Cara melatih kemampuan otot kaki anak ini, Moms bisa mengajak anak untuk berolahraga berenang dengan cara melatih kakinya ketika menendang-nendang di air. Berenang juga bisa melatih otot tangan dan bilateral kanan serta kirinya.

3. Belajar Jalan dari Permainan

Ingin Tahu Cara agar Anak Cepat Jalan? Simak Tips Berikut Ini Moms!

Foto: Orami Photo Stock

Ketika anak memasuki usia siap berjalan dan menunjukkan tanda-tanda ingin jalan, Moms bisa menstimulasi mereka dengan permainan, lho. Hal ini dapat menjadi cara menyenangkan bagi anak sehingga mereka lebih menikmati proses belajar jalan.

Permainan yang dimaksud dalam cara agar anak cepat jalan ini, yaitu Moms bisa menyebarkan beragam mainan favorit anak di beberapa spot rumah. Kemudian, arahkan mereka untuk mengambil setiap mainannya dengan cara berjalan.

Moms juga bisa mencoba untuk meletakkan mainan pada tempat yang lebih tinggi supaya anak bisa merambat. Hal ini melatih ia agar dapat berdiri tegap. Selain itu, bisa dengan belajar berjalan di atas rumput dengan bertumpuan dengan tongkat kayu atau tongkat sapu

Namun, pastikan Moms tetap mengawasi anak dalam melakukan cara ini, ya. Usahakan juga kondisi sekitar rumah telah aman untuk anak belajar jalan.

Baca Juga: Ketahui Mainan Bayi 4 Bulan yang Aman dan Tepat Berikut Ini!

4. Belajar Jalan dengan Musik

Ingin Tahu Cara agar Anak Cepat Jalan? Simak Tips Berikut Ini Moms!

Foto: Orami Photo Stock

Moms juga bisa menerapkan cara agar cepat jalan dengan menggunakan musik yang menyenangkan. Putarlah musik kesukaan atau musik yang menarik hati anak, ajak mereka untuk menikmati alunan musik, mulailah bergerak, dan menari.

Ketika anak sudah menemukan ritme yang pas dalam mendegarkan musik, mereka mungkin akan tergerak untuk berdiri tegap, mulai melangkahkan kaki untuk jalan, bahkan melompat.

Menari dalam iringan musik akan membuat anak lebih aktif sehingga seluruh otot kaki dan inti tubuh anak terus berkembang dan menjadi kuat.

Selain melatih fisik anak dengan menari agar siap untuk berjalan, Moms juga perlu membiasakan mereka berjongkok.

Misalnya dengan cara meletakkan salah satu mainan di bagian bawah dekat kakinya, dan dorong mereka untuk berjongkok, lalu mengambilnya. Gerakan naik turun dengan berdiri dan jongkok akan membangun otot yang prima di pinggul dan paha.

Baca Juga: Ini Waktu Tepat Mengajari Anak Berenang, Catat!

5. Biarkan Anak Berjalan Tanpa Alas Kaki

Membiarkan Anak Jalan Tanpa Alas Kaki agar Cepat Jalan

Foto: Orami Photo Stock

Memakaikan sendal atau sepatu yang cantik memang menjadi kesenangan tersendiri bagi Moms. Namun, Moms sebaiknya juga membiarkan anak berjalan tanpa alas kaki sesekali.

Hal ini karena membiarkan anak tanpa alas kaki dapat menjadi salah satu cara agar anak cepat jalan.

Beberapa dokter anak percaya bahwa berjalan tanpa alas kaki sesering mungkin dapat membuat bayi mengandalkan 'rasa' untuk membimbing mereka berjalan dan dengan merasakan tanah, mereka dapat menyesuaikan keseimbangan sehingga mereka akan berdiri sesuai kebutuhan.

Permukaan yang berbeda memerlukan penggunaan sendi yang berbeda, otot, dan postur tubuh, dan ketika bayi tidak dapat merasakan permukaan tempatnya berpijak karena terhalang sepatunya, kondisi tersebut menghalangi proses pembelajaran ini.

Hal yang Perlu Dilakukan Jika Anak Terjatuh

Ingin Tahu Cara agar Anak Cepat Jalan? Simak Tips Berikut Ini Moms!

Saat anak belajar jalan, Moms mungkin memiliki kekhawatiran tersendiri karena bisa saja anak terjatuh. Hal ini tentu saja ingin Moms hindari, akan tetapi risiko terjatuh saat berjalan akan tetap ada dan termasuk sesuatu yang wajar.

Lalu, hal apakah yang harus dilakukan oleh orangtua agar anak terhindar dari hal-hal berbahaya ini?

“Terjatuh atau terbentur meja menjadi bagian dari proses belajarnya. Sama halnya nanti ketika anak belajar naik sepeda juga dapat terjatuh. Sebagai orangtua, sebaiknya cari cara agar menghindari anak terjatuh. Tentunya hal ini membutuhkan latihan terus-menerus, ya,”jelas Carmelia Riyadhni, seorang early childhood practitioner dan juga co-founder Rumah Dandelion.

Moms bisa memerhatikan keadaan rumah, jauhi anak dari meja atau barang-barang yang dapat membuat mereka terbentur, terjatuh, atau risiko bahaya lainnya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mainan Edukasi Anak 1 Tahun, Beli Yuk Moms!

Namun, hal yang penting untuk dilakukan adalah selalu mengawasi gerakan anak saat mereka belajar berjalan. Jangan sampai anak belajar berjalan sendiri tanpa pengawasan orang lain, ya.

Jangan lupa juga untuk memberikan dukungan atau semangat pada anak agar mereka tergerak untuk belajar jalan hingga lancar. Hal-hal yang positif seperti ini terkadang sering dilupakan. Padahal, dapat memberikan dampak yang cukup baik.

Itulah cara agar anak cepat jalan yang dapat Moms lakukan. Semoga dapat bermanfaat!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait