19 Februari 2024

17 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah yang Membandel

Pakai serum dan sunscreen secara rutin, Moms.
17 Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah yang Membandel

Banyaknya flek hitam di wajah bisa mengurangi kecantikan Moms dan bikin tidak percaya diri.

Untungnya, ada berbagai perawatan sederhana yang bisa bantu menghilangkan flek hitam di wajah.

Namun, sebelum mencari tahu bagaimana cara menghilangkannya, simak dulu penyebab dan jenis flek hitam di wajah berikut ini!

Baca Juga: Manfaat Kertas Minyak Wajah, Bantu Serap Minyak Berlebih di Wajah Seketika!

Apa Itu Flek Hitam di Wajah?

Flek Hitam di Wajah
Foto: Flek Hitam di Wajah (Istockphoto.com)

Flek hitam di wajah adalah hasil dari hiperpigmentasi.

Ini adalah kondisi di mana area kulit dengan spot hitam mengalami produksi melanin (pigmen pewarna) lebih banyak daripada area kulit lainnya.

Hiperpigmentasi ini disebabkan oleh berbagai faktor seperti perubahan hormon, tanda penuaan, paparan sinar UV, peradangan kulit, bekas luka, iritasi, atau efek samping produk tertentu.

Flek hitam atau bintik-bintik hitam tidak hanya ada pada kulit wajah, namun bisa terjadi di punggung, bahu, atau kulit kepala.

Kondisi ini paling sering ditemukan pada orang-orang berkulit putih.

Melansir studi di Indian Journal of Dermatology, penggunaan tabir surya (sunblock) secara berkala ketika terdapat paparan sinar matahari dapat mencegah munculnya flek hitam.

Flek hitam di wajah umumnya tidak menimbulkan bahaya bagi kesehatan sehingga tidak memerlukan pengobatan.

Akan tetapi, sebagian orang bisa mengalami penurunan kepercayaan diri karena adanya flek hitam ini.

Baca Juga: Penyebab Jerawat Meradang di Wajah dan Cara Mengatasinya, Pastikan Rajin Bersihkan Wajah

Gejala Flek Hitam di Wajah

Muka Gatal
Foto: Muka Gatal (Istockphoto.com)

Bintik-bintik hitam dapat terlihat jelas di kulit dengan warna gelap, cokelat muda, atau cokelat tua.

Pada bagian wajah, bintik-bintik hitam paling sering muncul di sekitar hidung dan pipi.

Kondisi ini paling juga disebut dengan sunspot (bintik-bintik hitam akibat paparan sinar UV berlebihan) dan age spot (tanda-tanda penuaan).

Bintik-bintik ini sangat kecil dan umumnya terlihat berkelompok.

Bintik-bintik hitam tidak menyebabkan gejala gatal, perih, atau nyeri pada kulit.

Pada orang yang lebih tua, bintik atau bercak hitam juga dapat terjadi di bahu, punggung tangan, lengan, dan bahu.

Baca Juga: 4 Manfaat Setrika Wajah, Tertarik untuk Mencobanya?

Penyebab Flek Hitam di Wajah

Flek Hitam
Foto: Flek Hitam (Istockphoto.com)

Flek hitam terbentuk ketika melanin memproduksi melanosome secara berlebihan sehingga pigmen kulit membuat kulit menjadi lebih gelap.

Bintik hitam ini akan semakin gelap ketika terkena paparan sinar matahari.

Selain paparan sinar matahari, timbulnya flek hitam juga bisa disebabkan oleh hal-hal di bawah ini:

1. Paparan Sinar Ultraviolet

Melansir studi di jurnal Experimental Dermatology, paparan sinar ultraviolet dari matahari dan tanning bed sering menjadi penyebab utama munculnya flek hitam.

Hiperpigmentasi yang terjadi di usia paruh baya juga salah satu faktornya.

Menginjak usia paruh baya, biasanya flek hitam pada kulit mudah bermunculan akibat paparan sinar matahari.

Risiko semakin meningkat apabila orang tersebut tidak pernah menggunakan tabir surya maupun pelindung sinar matahari

2. Masalah Kulit

Ada beberapa penyakit kulit yang dapat memicu kemunculan flek hitam, seperti:

  • Hiperpigmentasi pasca-inflamasi, yaitu perubahan warna kulit setelah mengalami goresan, ruam, atau jerawat.
  • Melasma yang sering dikenal atau chloasma adalah masalah kulit yang ditandai dengan munculnya bercak-bercak cokelat.
  • Linea nigra, kondisi kulit di mana muncul garis vertikal yang berwarna gelap di area perut hingga tulang kemaluan.
  • Melanosis Riehl, bentuk dermatitis kontak yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.
  • Poikiloderma of Civatte, masalah kulit yang mengubah bagian leher menjadi warna cokelat kemerahan.
  • Erythromelanosis follicularis, yaitu munculnya bercak cokelat kemerahan pada wajah dan leher.

3. Obat-obatan

Penggunaan obat-obatan nyatanya dapat menyebabkan flek hitam.

Hal ini disebabkan karena obat-obatan dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari (juga dikenal sebagai fotosensitivitas).

Beberapa obat yang diketahui dapat menyebabkan flek hitam adalah:

  • Estrogen.
  • Tetrasiklin, antibiotik spektrum luas seperti doksisiklin, demeclocycline, dan minocycline.
  • Amiodarone yang sering digunakan untuk mengobati detak jantung tidak teratur.
  • Fenitoin, obat antikonvulsan.
  • Fenotiazin yang kerap digunakan untuk mengobati gangguan mental dan emosional .
  • Sulfonamida yang digunakan untuk mengobati infeksi.

Baca Juga: 15+ Cara Mengurangi Minyak di Wajah Moms

4. Kondisi Tertentu

Orang dengan kondisi tertentu pun lebih rentan mendapatkan flek hitam.

Biasanya masalah kulit ini lebih rentan dialami oleh ibu hamil, pengidap tumor hipofisis, pengidap hemokromatosis, penyakit Addison, dan penyakit hati. 

5. Faktor Lingkungan

Faktor geografis juga menjadi penyebab timbulnya flek hitam.

Orang-orang yang hidup di sekitar garis khatulistiwa cenderung memiliki lebih banyak melanin sebagai respons tubuhnya terhadap sinar matahari.

Proses ini menjadikan kulit mereka lebih umum berwarna cokelat gelap.

Hal ini dipengaruhi oleh karakteristik melanin yang dapat menyerap sinar matahari, sekaligus menghalau radiasi UV.

6. Genetik

Flek hitam juga dapat terjadi karena bawaan genetik.

Orang-orang dengan kulit cerah dan memiliki rambut pirang atau merah adalah yang sering mengalami kondisi ini.

Flek hitam juga bisa muncul pada orang-orang tua. Bintik-bintik ini dikenal dengan nama liver spot atau sun spot.

7. Perubahan hormonal

Pada kondisi tertentu, tubuh tentu bisa saja mengalami perubahan hormon.

Ternyata, beberapa perubahan hormon ini juga bisa memengaruhi munculnya flek hitam pada kulit.

Salah satunya adalah perubahan hormon estrogen yang sering kali dijumpai saat wanita sedang menstruasi atau hamil.

Meningkatnya hormon estrogen pada tubuh akan memengaruhi produksi melanin pada kulit sehingga flek hitam dapat muncul.

Baca Juga: 10 Cara Mudah Membuat Wajah Simetris, Cari Tahu!

Jenis-Jenis Flek Hitam

Flek Hitam pada Kulit Wajah
Foto: Flek Hitam pada Kulit Wajah (Freepik.com/cookie-studio)

Beberapa jenis flek hitam yang umum ditemukan pada kulit adalah berikut ini.

1. Melasma

Melasma adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bercak cokelat atau abu-abu gelap pada wajah, khususnya di area pipi, dahi, bibir atas, hidung, dan dagu.

Melasma terjadi karena peningkatan produksi melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit, akibat paparan sinar matahari dan perubahan hormon.

Meskipun melasma tidak berbahaya secara medis, namun kondisi ini dapat menjadi masalah kosmetik yang signifikan bagi banyak orang.

Bercak cokelat yang muncul dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan merusak rasa percaya diri.

Penggunaan tabir surya dengan SPF tinggi dan pencegahan paparan sinar matahari berlebihan adalah langkah penting dalam mencegah dan mengelola melasma.

2. Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH)

Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH) adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna gelap atau cokelat pada area kulit yang mengalami peradangan sebelumnya, seperti luka, jerawat, eksim, atau dermatitis.

PIH terjadi karena adanya peningkatan produksi melanin sebagai respon alami tubuh terhadap peradangan.

PIH dapat memengaruhi siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada orang dengan jenis kulit gelap.

Bercak gelap biasanya muncul setelah kulit sembuh dari peradangan dan dapat tetap ada selama beberapa minggu, bahkan berbulan-bulan setelah luka sembuh.

3. Chloasma

Chloasma adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bercak cokelat atau abu-abu gelap pada wajah, khususnya di area pipi, dahi, hidung, dan bibir atas.

Kondisi ini lebih umum terjadi pada wanita, terutama selama masa kehamilan atau saat menggunakan kontrasepsi hormonal.

Chloasma terjadi akibat perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan atau penggunaan kontrasepsi hormonal.

Hormon estrogen dan progesteron dapat merangsang peningkatan produksi melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit.

4. Lentigo

Lentigo adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna gelap pada kulit, yang sering kali disebut sebagai "flek usia" atau "bintik-bintik penuaan".

Lentigo terjadi akibat penumpukan melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit, di area tertentu.

Kondisi ini paling sering muncul pada orang yang telah terpapar sinar matahari berlebihan selama bertahun-tahun, terutama pada bagian tubuh yang terbuka seperti wajah, tangan, lengan, dan leher.

Lentigo memiliki ciri khas berbentuk bulat atau oval, dengan ukuran bervariasi dari beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter.

Bercak berwarna gelap ini tidak berubah bentuk atau ukuran seiring waktu, dan biasanya tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri.

5. Solar lentigo

Solar lentigo, juga dikenal sebagai "flek matahari" atau "lentigo senilis", adalah kondisi kulit yang ditandai dengan munculnya bercak berwarna gelap pada kulit akibat paparan sinar matahari berlebihan selama bertahun-tahun.

Kondisi ini paling sering terjadi pada orang yang memiliki kulit terang dan telah menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari tanpa perlindungan yang memadai.

Solar lentigo biasanya muncul di area kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti tangan, wajah, leher, dan bahu.

Bercak-bercak gelap ini memiliki ukuran bervariasi dari beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter.

Biasanya juga cenderung datar dan berwarna cokelat atau abu-abu gelap.

Baca Juga: 11 Cara Menghilangkan Bekas Cupang di Leher dan Bagian Tubuh Lainnya yang Bisa Moms Coba

Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah

Lidah Buaya
Foto: Lidah Buaya (Istockphoto.com)

Untuk menghilangkan flek hitam di wajah, Moms harus memastikan dulu apa penyebabnya, dan hindari penyebab tersebut.

Selain menghindari penyebab, ini dia berbagai perawatan dan cara menghilangkan flek hitam di wajah yang bisa Moms coba.

Cara mengatasi flek hitam yang pertama adalah dengan krim hidrokortison.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.