Kesehatan

12 Oktober 2021

Fraktur Colles, Nyeri Akibat Pergelangan Tangan yang Patah

Penyebab kondisi ini bisa terjadi karena mengalami kecelakaan kendaraan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Karinta Ariani
Disunting oleh Debora

Pernahkah ada orang terdekat yang mengalami patah di pergelangan tangan, Moms? Di dunia medis, kondisi ini dikenal dengan nama fraktur Colles.

Fraktur Colles bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kecelakaan hingga terjatuh.

Lantas, apa saja penyebab dan bagaimana penanganan yang tepat?

Berikut ini penjelasan selengkapnya, ya, Moms.

Apa Itu Fraktur Colles?

Fraktur Colles

Foto: Pdfcoffee.com

Fraktur Colles adalah kondisi patah tulang pada lengan bagian bawah.

Ini juga disebut sebagai fraktur radius distal.

Begini, Moms, ada tulang radius yang ukurannya lebih besar dan terletak di dekat pergelangan tangan, tepatnya bernama distal.

Nah, pada pergelangan tangan juga terdapat tulang karpal.

Fungsi tulang karpal adalah membantu agar pergelangan tangan bisa bergerak dengan bebas, seperti berputar, naik, dan turun.

Namun, tulang yang patah pada fraktur Colles ini bukan tulang karpal yang ada di pergelangan tangan.

Tulang radius yang biasanya sering patah. Ketika tulang radius patah, pergelangan tangan jadi susah ditekuk dan digerakkan.

Bahkan, pergelangan tangan bisa terasa sakit sekali ketika mengalami fraktur Colles.

Cedera akibat fraktur Colles sangat menyakitkan.

Seseorang dengan kondisi ini biasanya kesulitan memegang maupun menggenggam benda apa pun.

Selain itu, pergelangan tangan juga bisa bengkak dan memar.

Baca Juga: 7 Obat Nyeri Tulang Alami, Moms Harus Coba

Gejala Fraktur Colles

fraktur colles

Foto: Orami Photo Stock

Moms, berikut gejala ketika seseorang mengalami fraktur Colles, yaitu:

  • Nyeri
  • Bengkak
  • Memar
  • Pergelangan tangan terkulai lemah karena patah tulang

Pada beberapa kasus, patah di pergelangan tangan bisa memengaruhi saraf atau aliran darah.

Jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter bila Moms atau orang terdekat mengalami gejala berikut:

  • Sakit pada pergelangan tangan
  • Mati rasa di pergelangan tangan, tangan, atau lengan
  • Jari-jari pucat

Baca Juga: 6 Fakta Clinodactyly, Kondisi Jari Melengkung pada Bayi

Jenis Fraktur Colles di Pergelangan Tangan

Jenis Fraktur Colles di Pergelangan Tangan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa jenis fraktur Colles alias patah pergelangan tangan.

Pengelompokkan pergelangan tangan yang patah ini berdasarkan kondisinya.

Moms, berikut ini beberapa jenis fraktur Colles:

  • Fraktur terbuka (open fracture): ketika tulang menembus kulit.
  • Fraktur kominutif (comminuted fracture): ketika patah tulang ada lebih dari dua.
  • Fraktur intra-artikular (intra-artikular fracture): ketika tulang yang patah menembuh sendi pergelangan tangan.
  • Fraktur ekstra-artikular (extra-articular fracture): ketika patah tulang tidak memengaruhi sendi.

Baca Juga: Mengenal Craniosynostosis, Kelainan Tulang Tengkorak pada Bayi

Penyebab Fraktur Colles

Penyebab Fraktur Colles.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip dari Medline Plus, penyebab fraktur Colles bisa karena cedera parah pada pergelangan tangan, seperti berikut:

  • Kecelakaan mobil atau motor
  • Olahraga
  • Jatuh saat bermain ski
  • Jatuh saat bersepeda
  • Jatuh dengan posisi lengan telentang

Selain itu, pengidap osteoporosis punya risiko yang lebih besar untuk mengalami patah tulang pada pergelangan tangan.

Usia juga ternyata berpengaruh pada peningkatan risiko fraktur Colles.

Semakin tua usia seseorang, kondisi tulang biasanya semakin rapuh.

Tulang yang rapuh dan melemah seiring bertambahnya usia ini memungkinkan seseorang untuk mengalami patah tulang, tidak terkecuali di bagian pergelangan tangan.

Itulah mengapa kasus patah tulang untuk lanjut usia (lansia) berisiko terjadi saat mereka terjatuh dari posisi berdiri.

Jadi, biasanya untuk orang yang berisiko mengalami patah tulang, seperti lansia dan orang dengan osteoporosis, disarankan menggunakan pelindung pada pergelangan tangan.

Faktor Risiko Fraktur Colles

fraktur colles

Foto: Orami Photo Stock

Seseorang bisa lebih berisiko mengalami fraktur Colles bila memiliki kondisi berikut:

  • Mengalami osteoporosis
  • Berusia lanjut
  • Memiliki massa otot yang rendah atau kekuatan otot sudah melemah sehingga keseimbangan tubuh kurang baik dan lebih mudah terjatuh
  • Melakukan aktivitas yang butuh banyak dorongan tubuh ke depan, seperti bermain ski dan ice skating
  • Asupan kalsium dan vitamin D kurang memadai

Baca Juga: 12 Cara Mengecilkan Lengan Yang Bisa Moms Coba Sendiri di Rumah

Diagnosis Fraktur Colles

fraktur colles

Foto: Orami Photo Stock

Jika muncul gejala fraktur Colles seperti yang disebutkan di atas tetapi bagian pergelangan tangan tidak terlalu nyeri dan tidak ada kelainan bentuk, Moms atau orang terdekat bisa menunggu sampai hari berikutnya untuk ke dokter.

Namun, untuk meredakan gejala di pergelangan tangan, bisa menggunakan kompres es dan biarkan posisi tangan berada di tempat yang agak tinggi.

Jangan lupa, sebaiknya lepas cincin di jari tangan, bila sedang memakainya.

Di awal proses pemeriksaan, biasanya dokter menanyakan mengenai riwayat kesehatan dan aktivitas sebelumnya.

Hal ini bertujuan untuk mencari tahu apakah sudah terjadi penyebab atau faktor risiko yang berkaitan dengan fraktur Colles.

Nantinya, dokter juga akan memeriksa apakah ada cedera pada saraf dan pembuluh darah di sekitarnya.

Tak hanya sampai di situ, prosedur medis yang paling umum dipakai untuk mendiagnosis patah tulang adalah dengan rontgen sinar-X.

Selain bisa menunjukkan jika ada tulang yang patah, rontgen sinar-X membantu memperlihatkan posisi tulang yang tidak pada tempatnya hingga berapa banyak jumlah tulang yang patah.

Seorang dokter spesialis tulang, yang dikenal sebagai ahli ortopedi, biasanya akan melakukan perawatan untuk orang dengan fraktur Colles.

Baca Juga: Kenali Kondisi Osteogenesis Imperfecta, Penyakit Tulang Rapuh pada Balita

Pengobatan Fraktur Colles

Pengobatan Fraktur Colles.jpg

Foto: freepik.com

Berikut pilihan pengobatan untuk fraktur Colles atau patah tulang di pergelangan tangan sesuai kondisi dan kebutuhan:

  • Belat. Alat ini bisa dipakai dalam hitungan hari hingga munggi sampai pembengkakan di area tulang yang patah berkurang. Nantinya, gips mungkin dipasang juga.
  • Gips. Ketimbang belat, jangka waktu penggunaan gips bisa cukup lama seperti dalam hitungan minggu, bulan, atau lebih. Ini tergantung dari seberapa parah kondisi tulang yang patah.
  • Rontgen sinar-X secara berkala. Meski bukan bentuk pengobatan yang sesungguhnya, rontgen sinar-X bisa membantu menunjukkan perkembangan kesembuhan pada pergelangan tangan yang patah.

Selain itu, berikut pengobatan rumahan yang biasanya disarankan untuk mengobati pergelangan tangan yang patah:

  • Meninggikan posisi pergelangan tangan, misalnya meletakkannya di atas bantal atau sandaran kursi, agar lebih tinggi dari jantung. Tujuannya untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak.
  • Mengompres area pergelangan tangan dengan es. Lakukan ini selama 15-20 menit setiap 2-3 jam selama beberapa hari. Namun, jika menggunakan gips, pastikan gips tetap kering saat menggunakan kompres es.
  • Minum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin (kecuali untuk anak-anak).
  • Melakukan latihan peregangan jari, siku, dan bahu sesuai rekomendasi dokter.

Perawatan yang dipaparkan di atas umumnya sudah cukup membantu untuk menangani fraktur Colles di pergelangan tangan, Moms.

Akan tetapi, jika kondisi patah di pergelangan tangan cukup parah dan butuh operasi, dokter akan menyarankannya sesuai kondisi tulang yang patah.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK553071/
  • https://radiopaedia.org/articles/colles-fracture
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/318366
  • https://www.healthline.com/health/colles-wrist-fracture
  • https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000896.htm
  • https://www.webmd.com/a-to-z-guides/colles-fracture
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait