13 April 2022

Hufanoxil (Antibiotik) untuk Infeksi Bakteri, Ketahui Dosis dan Aturan Pakainya

Bukan untuk dikonsumsi sembarangan ya

Hufanoxil adalah merek obat dengan kandungan antibiotik jenis Amoxicillin. Obat ini dapat digunakan untuk membantu mengobati berbagai infeksi bakteri.

Salah satu cara kerjanya adalah dengan menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Ini membuat bakteri terbunuh dan tidak bisa berkembang lagi.

Lebih lanjut mengenai manfaat, dosis, hingga efek samping dari Hufanoxil, bisa Moms ketahui dalam pembahasan berikut ini.

Baca juga: Aspar K (Suplemen Kalium): Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Manfaat dan Kegunaan Hufanoxil

infeksi saluran kemih
Foto: infeksi saluran kemih (Affiliatedurologist.com)

Foto: Orami Photo Stock

Hufanoxil mengandung Amoxicillin, antibiotik oral spektrum luas yang dapat bekerja melawan banyak organisme bakteri yang berbeda.

Perlu diingat bahwa obat antibiotik seperti Hufanoxil hanya bisa mengobati infeksi bakteri, bukan infeksi virus (misalnya, pilek atau flu).

Dokter biasanya meresepkan antibiotik Hufanoxil untuk mengatasi masalah kesehatan seperti:

  • Infeksi paru-paru, seperti pneumonia dan bronkitis
  • Tonsilitis (infeksi pada amandel)
  • Infeksi hidung, telinga, dan tenggorokan
  • Infeksi saluran kemih
  • Infeksi kulit

Pada beberapa kondisi, obat ini juga bisa digunakan dalam kombinasi dengan Klaritromisin dan Lansoprazole.

Untuk mengobati infeksi Helicobacter Pylori dan tukak duodenum, juga dikenal sebagai tukak lambung.

Secara off-label, Hufanoxil juga terkadang digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti:

  • Actinomycosis, ini adalah infeksi langka di mana bakteri menyebar ke seluruh tubuh.
  • Asplenia, kondisi ketika seseorang tidak memiliki limpa atau limpa tidak berfungsi.
  • Bronkiektasis, merupakan kondisi permanen di mana saluran udara paru-paru melebar, meningkatkan risiko penumpukan lendir dan infeksi.
  • Profilaksis endokarditis, adalah kondisi peradangan pada lapisan dalam jantung.

Dosis Aturan Pakai Hufanoxil

Resistensi Antibiotik, Risiko Jika Tidak Menghabiskan Obat Antibiotik 01.jpg
Foto: Resistensi Antibiotik, Risiko Jika Tidak Menghabiskan Obat Antibiotik 01.jpg (Nhs.org.uk)

Foto: Orami Photo Stock

Antibiotik hanya boleh digunakan dengan resep dan pengawasan dokter, termasuk Hufanoxil.

Jadi, dosis Hufanoxil harus dikonsultasikan pada dokter terlebih dahulu. Sebab, setiap orang bisa jadi membutuhkan dosis yang berbeda-beda.

Namun, secara umum, dosis Hufanoxil adalah sebagai berikut:

  • Dewasa: dosis awal 250 mg diminum 3 kali sehari. Dosis bisa ditingkatkan menjadi 500 mg jika kondisi cukup parah.
  • Anak-anak usia <10 tahun: dosis awal 125 mg diminum 3 x sehari 125 mg. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 250 mg jika diperlukan.
  • Anak dengan berat <20 kg: dosis awal 20-40 mg per kg berat badan sehari.

Baca juga: Mengobati Sakit Maag dengan New Enzyplex

Ikuti petunjuk yang tertera pada label obat untuk mendapatkan hasil yang paling optimal dari obat ini.

Hufanoxil biasanya dapat diminum dengan atau tanpa makanan. Namun, mengonsumsi obat ini tanpa makanan dapat menyebabkan sakit perut.

Jika sakit perut terjadi, Moms dapat mengurangi gejalanya dengan meminum obat ini setelah makan.

Disarankan untuk menelan seluruh tablet dengan bantuan air putih. Jangan mengunyah atau menggerus obat ini.

Risiko Efek Samping Hufanoxil

penyebab perut sebelah kanan sakit 3.jpg
Foto: penyebab perut sebelah kanan sakit 3.jpg (https://tempo.co/)

Foto: Orami Photo Stock

Setiap obat memiliki risiko efek samping, tak terkecuali Hufanoxil. Obat antibiotik dengan kandungan Amoxicillin ini memiliki beberapa risiko efek samping seperti:

1. Diare

Diare adalah efek samping yang umum dari antibiotik jenis Amoxicillin. Pada dasarnya, semua jenis antibiotik dapat membunuh bakteri normal di usus. Hal ini dapat mengganggu kerja usus dan menyebabkan diare.

2. Sakit Perut

Rasa sakit atau ketidaknyamanan di perut juga merupakan efek samping umum dari Hufanoxil. Terkadang, bisa juga disertai mual dan muntah.

Mengonsumsi Hufanoxil dengan makanan dapat membantu mencegah efek samping ini.

3. Sakit Kepala

Sakit kepala juga merupakan efek samping yang umum dari penggunaan Hufanoxil.

Mengonsumsi Hufanoxil dengan makanan dan minum air dalam jumlah yang cukup dapat membantu mencegah efek samping ini.

4. Indra Perasa yang Tidak Normal

Menurut studi pada 2021 di jurnal Scientific Reports, antibiotik seperti Hufanoxil juga dapat menyebabkan gangguan pada indra perasa.

Terkadang, seseorang mungkin menemukan makanan terasa seperti logam saat menjalani pengobatan dengan obat ini.

Salah satu kemungkinan alasannya adalah obat ini dapat mempengaruhi seberapa baik tubuh menyerap mineral seng.

Kekurangan seng dapat menyebabkan rasa tidak enak atau rasa logam di mulut.

Selain itu, beberapa orang juga mungkin merasa lebih sensitif terhadap rasa manis atau asin saat mengonsumsi Hufanoxil.

Risiko dehidrasi juga dapat terjadi jika mengalami demam saat minum antibiotik ini.

5. Ruam Kulit

Ruam kulit saat menjalani pengobatan dengan Hufanoxil juga bisa menjadi efel samping umum.

Namun, terkadang sulit untuk mengetahui apakah ruam itu karena alergi atau bukan.

Menurut studi pada 2016 di Journal of Medical Case Reports, ruam kulit biasanya terjadi saat mengonsumsi antibiotik ini selama beberapa hari.

Baca juga: Kenali Trifed Tablet, Obat Alergi Khusus Dewasa atau 12 Tahun ke Atas

Ruam sebagai efek samping dari Hufanoxil berbeda dari reaksi alergi atau gatal-gatal.

Bentuk ruam yang muncul biasanya kecil, datar, atau menonjol yang berubah warna dengan jarak yang tidak merata pada kulit.

Terkadang, gatal dan biasanya mulai di dada, perut, atau punggung. Jika bukan tanda alergi, ruam akan hilang setelah beberapa hari.

6. Infeksi Jamur pada Vagina

Antibiotik seperti Hufanoxil bekerja dengan cara mencegah pertumbuhan bakteri.

Sayangnya, terkadang hal ini juga memengaruhi bakteri baik yang menjaga keseimbangan pH di vagina. Akibatnya, pH vagina dapat terganggu dan jamur berkembang biak.

Nah, itulah pembahasan mengenai antibiotik Hufanoxil, mulai dari manfaat, dosis, hingga efek sampingnya. Semoga informasinya bermanfaat!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8100100/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4717649/
  • https://www.drugs.com/tips/amoxicillin-patient-tips
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/amoxicillin-oral-tablet
  • https://www.verywellhealth.com/amoxil-amoxicillin-oral-uses-side-effects-dosages-5209189
  • https://www.healthline.com/health/side-effects-amoxicillin-amoxil-trimox
  • https://www.halodoc.com/obat-dan-vitamin/hufanoxil-500-mg-10-kaplet

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.