13 Juni 2022

Ibadah Haji: Hukum, Rukun, Niat, Doa, Syarat serta Waktu Pelaksanaannya

Ketahui juga tata cara pelaksanaan ibadah haji dan bedanya haji dengan umrah
Ibadah Haji: Hukum, Rukun, Niat, Doa, Syarat serta Waktu Pelaksanaannya

Foto: Orami Photo Stock

Selain salat dan mengaji, melakukan ibadah haji juga merupakan ibadah wajib dan harus dilakukan, selama mampu baik fisik, mental dan harta.

Ibadah haji merupakan ibadah yang menjadi rukun Islam ke-5. Ibadah ini telah lama dilakukan bahkan sejak sebelum Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT.

Ini juga telah mulai dilakukan oleh Nabi-Nabi sebelumnya. Lalu, apakah syarat, hukum dan hikmah dari menjalankan ibadah ini? Bagaimana cara melakukannya serta rukun apa saja yang wajib dipenuhi?

Simak selengkapnya, berikut ini!

Baca Juga: Ini Rincian Tata Cara Daftar Haji ke Tanah Suci dan Biayanya, Catat!

Syarat Ibadah Haji

Terdapat syarat untuk melakukan ibadah haji yaitu:

  • Beragama Islam
  • Balig atau sudah dewasa
  • Berakal sehat
  • Merdeka (bukan budak)
  • Mampu secara fisik, mental, dan finansial

Baca Juga: Tata Cara Salat Tahajud Lengkap dengan Niat, Doa, serta Keutamaannya, Masya Allah!

Hukum Ibadah Haji

Hukum Ibadah Haji
Foto: Hukum Ibadah Haji

Foto: Orami Photo Stock

Secara etimologi, para ulama mengartikan haji dengan makna “bermaksud, menghendaki, atau menyengaja (qasdu)”.

Sedangkan secara terminologi, haji adalah bermaksud menuju Baitullah al-Haram (Ka’bah) untuk melakukan ibadah tertentu (haji).

Dilansir dari Islam NU Online, ibadah haji memiliki hukum yang disepakati oleh ulama, yaitu fardhu ‘ain, ketika semua syarat wajib haji terpenuhi. Hukum ini berlaku bagi semua umat Islam.

Tata Cara Pelaksanaan Berdasarkan Rukun Ibadah Haji

Rukun Ibadah Haji
Foto: Rukun Ibadah Haji

Foto: Orami Photo Stock

Saat menjalani ibadah haji, seorang muslim harus melaksanakan rukun dan wajib haji.

Pada rukun haji, ketika seseorang tidak melaksanakannya, maka hajinya batal dan harus diulang.

Sedangkan pada wajib haji, orang yang tidak melaksanakannya bisa menggantinya dengan membayar dam, sejenis denda.

Menurut Mazhab Syafi’i yang banyak diikuti oleh masyarakat Muslim Indonesia, sebagaimana disebutkan dalam Fathul Qaribil Mujib juga kitab fikih Mazhab Syafi’i lain, ada 5 hal yang menjadi rukun haji, meliputi:

1. Ihram

Ihram adalah berniat untuk haji. Seperti halnya ketika salat, ibadah umrah dan haji juga memerlukan niat.

Lebih lanjut, seorang muslim dianjurkan untuk mandi, memakai wewangian, shalat dua rakaat, dan mengenakan pakaian ihram untuk laki-laki.

2. Wuquf di Bukit Arafah

Wuquf di Bukit Arafah dapat dimulai dari waktu zuhur tanggal 9 Dzulhijjah sampai subuh tanggal 10 Dzulhijjah.

Jamaah bisa mengambil waktu siang sampai setelah waktu Magrib, ataupun malam harinya hingga menjelang subuh.

3. Thawaf Ifadhah

Setelah selesai wuquf di Arafah, jamaah haji menuju Masjidil Haram, mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.

Putaran ini dilakukan dengan arah yang berputar melawan arah jarum jam.

4. Sa’i dari Bukit Shafa dan Marwah

Ini dimulai dari bukit Shafa, kemudian berjalan sampai tujuh kali perjalanan hingga berakhir di bukit Marwah.

5. Tahallul

Tahallul adalah mencukur rambut setelah seluruh rangkaian haji selesai. Waktunya adalah setelah lewat tanggal 10 Dzulhijjah.

Lima rukun di atas merupakan rangkaian yang telah berurutan. Maka ketika salah satu rukun tidak terpenuhi, maka di tahun-tahun berikutnya wajib untuk menggantinya.

Baca Juga: Rincian Biaya Haji 2022 dan Aturan Keberangkatannya, Catat!

Hikmah Ibadah Haji

Hikmah Ibadah Haji
Foto: Hikmah Ibadah Haji

Foto: Orami Photo Stock

Hikmah dari menjalankan ibadah haji sebenarnya tidak berbeda dengan jenis ibadah lainnya.

Agama Islam mengiinginkan agar setiap umat dapat berkumpul tanpa harus memandag harta, gelar, ras dan lainnya.

Adanya ibadah-ibadah, di mana para umat Muslim dapat berkumpul, seperti ibadah haji, salat berjamaah, yaitu salat Idulfitri, Iduladha, salat Jumat, dan lainnya dapat mempersatukan umat yang beragam.

Namun, ibadah haji berada dalam skala yang lebih besar, karena membuat umat Muslim dari seluruh dunia bertemu di satu tempat, dan memenuhi kewajiban-kewajiban dengan bersatu dalam satu baris dan satu tempat.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ

"Wa ażżin fin-nāsi bil-ḥajji ya`tụka rijālaw wa 'alā kulli ḍāmiriy ya`tīna ming kulli fajjin 'amīq."

Artinya: "Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh," (Surah Al-Hajj Ayat 27)

Saat telah bertemu dan berkumpul di Makkah, maka akan timbul rasa kasih sayang dan hubungan antara satu dan lainnya.

Seperti yang disampaikan dalam Syekh Ali Ahmad al-Jarjawi, yaitu:

وعلى الجملة فانهم يتبادلون كل ما فيه مصلحتهم الدنيوية والأخروية. وهذا هو معنى الجامعة الاسلامية التي تتخوف.

Artinya: “Oleh karenanya, sesungguhnya mereka bisa bertukar pendapat tentang kebaikan-kebaikan dunia dan akhirat.

Dan ini maksud dari persatuan Islam yang ditakuti (musuh-musuh Islam),” (Bairut: Darul Fikr, 1997).

Baca Juga: 10 Hikmah Ibadah Haji yang Menenangkan Hati, Masya Allah!

Waktu Pelaksanaan Ibadah Haji

Waktu Pelaksanaan Ibadah Haji
Foto: Waktu Pelaksanaan Ibadah Haji

Foto: Orami Photo Stock

Untuk melaksanakan ibadah haji tidak bisa sembarangan, dan waktunya telah ditetapkan, serta terbatas.

Pasalnya, haji hanya dapat dilakukan pada bulan-bulan haji, dimulai sejak Syawal hingga awal Dzulhijjah.

Bacaan Doa Ibadah Haji

Bacaan Doa Haji
Foto: Bacaan Doa Haji

Foto: Orami Photo Stock

Sebenarnya membaca doa ketika beribadah haji dapat dimulai bahkan ketika keluar dari rumah.

Berikut bacaan doa saat beribadah haji.

1. Niat Haji

نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بحَجًَةِ

Artinya:"Aku niat melaksanakan haji dan berihram karena Allah SWT. Aku sambut panggilan-Mu, ya Allah untuk berhaji."

2. Doa Talbiyah

Doa talbiyah yang masyhur diucapkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat yakni:

لَبَيْكَ اللَّهُمَّ لَبَيْكَ. لَبَيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَيْكَ. إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak."

Artinya: “Aku datang memenuhi panggilanMu, ya Allah. Aku datang memenuhi panggilanMu. Aku datang memenuhi panggilanMu.

Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilanMu. Sesungguhnya segala puji nikmat dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”

3. Doa Tawaf

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ اللهُ أَكْبَرُ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ.

"Subahaanallaahi walhamdulillaahi wa laa ilaaha illallaahu allahu akbar. wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi."

Artinya: "Maha suci Allah, segal puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah,

Allah Maha Besar, tiada daya (untuk memperoleh manfaat) dan tiada kemampuan untuk menolak bahaya) kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Mulia, Maha Agung."

4. Doa Sa'i

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ (3x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. (3x). Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya.

Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian untuk-Nya. Dia yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."

5. Doa Wukuf


اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِي نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ ، اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي وَإِلَيْكَ مَآبِي وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِي ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ

"Allahumma lakal hamdu kalladzi naqulu wa khairom mimma naqulu, allahumma sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamati wa ilaika ma-abi wa laka rabbi turatsi,

allahumma inni a’uzu bika min ‘azabil qobri wa waswasatis shodri wa syatatil amri, allahumma inni a’uzu bika min syarrima taji-u bihir rihu."

Artinya: "Ya Allah, segala puji untuk-Mu, seperti apa yang Engkau firmankan dan yang baik dari apa-apa yang kami ucapkan.

Ya Allah, bagi-Mu salatku, ibadahku, hidupku dan matiku dan kepada-Mu tempat kembaliku dan kepada-Mu lah pemeliharaan apa yang aku tinggalkan.

Ya Alah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur dan keragu-raguan dalam hati serta kesulitan segala urusan.

Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang dihembuskan oleh dingin."

Baca Juga: Penjelasan Dam saat Haji dan Umroh, Beserta Tata Cara Membayarnya

Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah

Perbedaan utama dari ibadah haji dan umrah terletak pada waktunya. Jika haji terbatas, maka umrah dapat dilakukan kapan saja, sepanjang tahun.

Adapun perbedaan lainnya, yaitu rukunnya. Rukun haji terdiri atas ihram, wukuf, tawaf ifadhah, sa'i, dan tahallul. Sedangkan umrah hanya terdiri dari ihram, tawaf umrah, sai, dan tahallul, tanpa wukuf.

Itu dia informasi mengenai hukum, rukun, dan bacaan doa saat beribadah haji. Semoga ibadah yang dijalankan dapat memberi manfaat dan diterima oleh Allah SWT.

  • https://islam.nu.or.id/haji-umrah-dan-kurban/sejarah-ketentuan-dan-hikmah-disyariatkannya-ibadah-haji-1TzMS
  • https://islam.nu.or.id/syariah/inilah-rukun-rukun-haji-celAC
  • https://tafsirweb.com/5763-surat-al-hajj-ayat-27.html
  • https://umma.id/post/tatacara-dan-bacaan-doa-thawaf-lengkap-arab-latin-dan-artinya-259948?lang=id
  • https://bincangsyariah.com/zikir-dan-doa/tatacara-dan-bacaan-doa-thawaf-lengkap-arab-latin-dan-artinya/
  • https://haji.kemenag.go.id/v4/sites/default/files/2020-04/3.%20Ringkasan%20Doa%20manasik%2022%20Maret.pdf

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.