15 Maret 2023

Berapa Jam Tidur Bayi 2 Bulan yang Ideal? Ini Kata Dokter!

Bayi 2 bulan yang tidur terus sebaiknya dibawa ke dokter, ya Moms

Sebenarnya, berapa jam tidur bayi 2 bulan yang ideal?

Moms yang baru punya bayi usia 2 bulan mungkin akan kebingungan dengan jam tidur Si Kecil.

Tidak sedikit bayi yang terlelap di siang hari dan aktif di malam hari. Hal ini mungkin akan membuat Moms merasa lelah dan letih.

Setelah 2 bulan bersama, kemungkinan Moms dan bayi mulai memiliki ritme jam tidur yang sama.

Moms biasanya tahu kapan bayi cenderung terjaga dan bermain-main dan kapan Si Kecil tidur sebentar.

Moms mungkin juga pernah mendengar bahwa membuat jadwal tidur untuk bayi sangat penting, karena akan membantu mengembangkan kebiasaan tidur yang sehat.

Namun kenyataannya, bayi berusia 2 bulan masih terlalu muda untuk mengikuti jadwal yang ketat.

Inilah yang perlu diketahui oleh orang tua baru tentang jam tidur bayi 2 bulan, ditambah berapa banyak tidur yang seharusnya didapat bayi pada usia ini.

Apalagi, memiliki waktu tidur yang berkualitas akan membantu tumbuh kembang bayi.

Perkembangan juga akan berlangsung saat bayi tertidur, dari perbaikan jaringan hingga pembentukan sinapsis otak baru.

"Mereka akhirnya lelah dan kemudian lebih sulit untuk tidur pada waktu tidur. Mereka lebih rentan terhadap bangun malam dan lebih rentan terhadap mereka yang bangun lebih pagi," kata Hannah Peterson, perawat anak dan pemilik-operator Dream Baby Sleep Consulting.

Baca Juga: Berapa Lama Waktu Tidur Bagi Bayi 1-3 bulan?

Kebutuhan Jam Tidur Bayi 2 Bulan

Ilustrasi Bayi Tidur (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Bayi Tidur (Orami Photo Stock)

Sebenarnya, kebutuhan tidur setiap bayi sedikit berbeda setiap usianya.

Namun biasanya, jam tidur bayi 2 bulan totalnya sekitar 14 hingga 17 jam sehari, termasuk empat hingga enam tidur siang menurut American Academy of Pediatrics (AAP).

Moms mungkin akan melihat bayi sudah memiliki pola tidur kasar 60 hingga 90 menit waktu terjaga, yang diikuti oleh 30 menit hingga dua jam tidur siang.

Selain itu, Moms juga mungkin sudah mulai melihat bayi yang memiliki waktu tidur yang lebih lama di malam hari.

Namun, jika Si Kecil masih bangun untuk menyusu saat malam setiap beberapa jam, itu juga sangat normal.

Selama bulan-bulan pertama, bayi cenderung cukup sering terbangun di siang hari untuk menyusu dengan kebiasaan menyusunya sebanyak 10-12 kali sehari.

Meskipun Moms tidak dapat mengharapkan jadwal tidur yang teratur, Moms dapat menerapkan beberapa aturan jam tidur bayi 2 bulan secara teratur.

Perlu diketahui bahwa waktu tidur sepanjang malam bayi tergantung pada waktu mereka menyusu, yang diperkirakan dokter berdasarkan beratnya.

Tonggak besar pertama adalah saat berat bayi 4 kg, yang setara dengan lima jam di antara waktu menyusu.

“Dan meskipun setiap bayi kemungkinan besar akan berada dalam berat yang sama pada usia dua bulan, masuk akal jika pada usia ini bagi bayi untuk bangun dua kali pada malam hari untuk memberinya susu,” kata Hannah.

Baca Juga: Ini Manfaat dan Cara Agar Bayi Tidur Nyenyak

Tips Menerapkan Jam Tidur Bayi 2 Bulan

Ilustrasi Bayi Tidur (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Bayi Tidur (Orami Photo Stock)

Sebenarnya, bayi tidak memiliki siklus tidur yang teratur sampai berusia sekitar 6 bulan.

“Pada usia 2 bulan, jam tidur bayi sebagian besar diatur oleh seberapa sering dia perlu menyusu. Tetapi melatonin dan kortisolnya baru saja mulai terbentuk, yang dapat mengganggu tidur siangnya.

Tetaplah pada rutinitas memberinya waktu untuk tertidur kembali sebelum berasumsi dia bangun,” jelas Hannah.

Tetapi ada beberapa langkah yang dapat Moms lakukan ambil pada usia ini untuk mendorong kebiasaan sehat jam tidur bayi 2 bulan, menurut American Academy of Pediatrics (AAP).

  • Bermain Bersama di Siang Hari

Bermain dengannya di siang hari dapat membantu memperkuat konsep perbedaan antara siang dan malam.

  • Jadikan Rutinitas Tidur

Membuat rutinitas waktu tidur, misalnya memandikan bayi, mengenakan piyama, mendengarkan lagu pengantar tidur dan membaca cerita bersama.

Ini dapat membantu memberi isyarat kepada Si Kecil sebagai tanda memasuki waktu tidur, dilansir National Sleep Foundation

  • Mulai Rutinitas Tidur Bayi lebih Awal

Sekitar 30 menit sebelum bayi akan tertidur, mulailah mempersiapkannya untuk tidur.

Misalnya, jika bayi biasanya tidur jam 7 malam, mulailah rutinitasnya sekitar jam 18.30 malam.

  • Letakkan Bayi di Tempat Tidur saat Mulai Mengantuk

Alih-alih menggendongnya, cara ini akan membantu mengajarinya cara tidur sendiri.

Jadi, ketika sudah masuk ke waktu bayi tidur Moms hanya perlu meletakkanya di tempat tidur sambil dinyalakan lagu pengantar tidur.

  • Cobalah untuk Menjaga Stimulasi Seminimal Mungkin di Malam Hari

Lakukan yang terbaik untuk menjaga ruangan tetap tenang dan gelap ketika menyusui atau mengganti popok bayi di malam hari untuk memungkinkannya kembali tidur dengan mudah.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi

Contoh Jadwal Tidur Bayi Usia 2 Bulan

Bayi Tidur
Foto: Bayi Tidur (Freepik.com/user18526052)

Sebenarnya tidak ada jawal tidur terbaik untuk Si Kecil, apalagi yang berusia 2 bulan. Ini karena jadwal tidur mereka bergantung pada kebutuhan pribadinya sendiri.

Namun, meski tidak terlihat konsisten setiap harinya, mungkin Moms dapat melihat jadwal tidur bayi 2 bulan sehari-harinya seperti ini:

  • 07:00: Bangun
  • 8:30: Tidur siang
  • 09:30: Bangun
  • 11:00: Tidur siang
  • 12:00: Bangun
  • 13:30: Tidur siang
  • 15:00: Bangun
  • 16:30: Tidur siang
  • 17:30: Bangun
  • 19:00: Tidur siang
  • 20:00: Bangun
  • 21:00: Rutinitas waktu tidur
  • 21:30: Waktu tidur

Namun, perlu diingat jadwal di atas hanyalah sebuah jadwal contoh yang mengasumsikan bayi tetap terjaga selama 90 menit dan tidur siang selama satu jam sepanjang hari.

Sementara itu, pada malam hari bayi diprediksi akan memiliki waktu tidur yang lebih panjang.

Baca Juga: 10 Tips Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi dan Jam Tidur yang Ideal

Pola Tidur Bayi Usia 0-3 Bulan Menurut Dokter

Ilustrasi Bayi Tidur
Foto: Ilustrasi Bayi Tidur (parents.com)

Menurut dr. Cynthia Rindang K., Sp.A Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, Puri Indah, kebutuhan tidur setiap bayi berbeda tergantung dari usia Si Kecil.

"Bayi yang baru lahir cenderung memiliki durasi tidur yang lebih banyak dibandingkan dengan bayi yang usianya lebih besar.

Bayi berusia lebih muda akan tidur sepanjang siang dan malam dengan durasi yang lebih pendek tetapi frekuensinya sering.

Sementara total waktu tidur bayi yang lebih besar akan berkurang karena sudah lebih banyak bermain di siang hari, tetapi durasi tidur malamnya justru menjadi lebih panjang," jelas dr. Cynthia Rindang.

Secara umum, bayi yang baru lahir akan tidur selama 16 jam per hari, dengan total waktu tidur malam dan siang sebanyak masing-masing 8 jam.

Namun, durasi setiap tidurnya tidak akan lebih dari 1-2 jam karena masih sering terbangun untuk minum susu.

Sementara bayi usia 3 bulan memiliki total waktu tidur sebanyak 15 jam per hari dengan durasi tidur malam 9-10 jam.

Di usia 6 bulan sampai 1 tahun, bayi membutuhkan tidur 14 jam per hari dengan durasi tidur di malam hari yang mencapai 9-10 jam.

Bayi 2 Bulan Tidur Terus, Apakah Normal?

Menurut dr. Cynthia normal atau tidaknya bayi yang tidur terus-menerus bergantung pada usia dan kapan bayi tersebut tidur (apakah siang atau malam hari).

Panduannya sesuai keterangan yang telah dijelaskan di atas, ya Moms.

dr. Cynthia menyarankan kepada orang tua jika Si Kecil mengalami hal-hal berikut:

  • Tidur lebih panjang secara signifikan (lebih dari 17 jam per hari pada bayi bulan-bulan pertama pasca lahir) dan berlangsung berhari-hari
  • Disertai keluhan malas minum (kurang dari 8 kali pemberian minum per hari)
  • Kenaikan berat badan yang tidak adekuat sesuai usianya

Maka sangat disarankan untuk memeriksakan bayi ke dokter spesialis anak atau fasilitas kesehatan terdekat.

Masalah Jam Tidur Bayi 2 Bulan

Ilustrasi Bayi Menangis (Orami Photo Stocks)
Foto: Ilustrasi Bayi Menangis (Orami Photo Stocks)

Bayi 2 bulan Moms pun akan mengalami jam tidur yang terganggu saat merasa kesulitan untuk tidur.

Sebagian besar masalah yang berkaitan dengan kesulitan tidur pada bayi disebabkan oleh hal-hal yang sementara seperti adanya penyakit, tumbuh gigi, tonggak perkembangan atau perubahan dalam rutinitas.

Hal ini sebenarnya proses tumbuh kembang Si Kecil dan bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Meski begitu, masalah tidur yang terus-menerus akan membuat istirahat Moms dan Si Kecil berkurang bisa menjadi pertanda masalah yang lebih besar.

Sebagian besar bayi berusia 2 bulan masih perlu menyusu sekali atau dua kali dalam semalam.

Untuk meminimalkan waktu terjaga di malam hari, cobalah menambah durasi menyusui sebelum tidur dan pastikan bayi mendapatkan ASI atau susu formula yang cukup di siang hari, dilansir Columbia Neurology.

Inilah beberapa masalah jam tidur bayi 2 bulan secara umum:

  • Menolak Tidur Kembali

Bayi usia 2 bulan akan terlihat rewel atau tidak akan tenang ketika berbaring padahal sudah masuk jam tidur. Bisa jadi bayi tidak merasa nyaman tidur terlentang.

Dikutip dari American Academy of Pediatrics (AAP) ada beberapa trik yang bisa dilakukan untuk mendorongnya tidur kembali.

Seperti, membedong atau memberinya dot saat tidur dan tetap dengan rutinitas yang tidur konsisten.

  • Sulit Membedakan Siang dan Malam

Dilansir National Institutes of Health, National Library of Medicine, bayi terlihat tidur sepanjang hari, tetapi terjaga sepanjang malam.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu bayi membedakan antara siang dan malam, seperti membatasi tidur siang hingga tiga jam, dan memperjelas perbedaan antara siang dan malam.

Lalu, menjaga kamar bayi gelap ketika dia tidur siang dan menghindari menyalakan TV saat malam.

  • Gelisah saat Tidur

Kebanyakan bayi berusia 2 hingga 3 bulan, terutama yang disusui, masih perlu mengisi perutnya setidaknya dua kali pada malam hari kadang membuatnya gelisah karena harus bangun setiap dua jam.

Untuk mengatasinya, pastikan bayi perut bayi cukup kenyang pada siang hari dengan memberikan ASI atau susu formula setiap dua hingga tiga jam.

Baca Juga: Mengenal Inkubator Bayi, Tempat Tidur untuk Bayi dengan Kondisi Tertentu

Posisi Tidur yang Tepat untuk Bayi 2 Bulan

Ilustrasi Bayi Tidur (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Bayi Tidur (Orami Photo Stock)

Mungkin Moms pernah mendengar jika tidur miring adalah posisi yang baik untuk Si Kecil dan dipercaya mampu meningkatkan kualitas waktu tidur.

Namun, ternyata American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan bahwa tidur miring tidak aman untuk bayi usia 1-4 bulan dan tidak memberikan manfaat, lho Moms.

Posisi tidur bayi yang paling aman adalah telentang. Bahkan pada bayi dengan refluks dapat mengurangi risiko tersedak saat mereka tidur telentang.

Selain itu, beredar mitos juga bahwa menempatkan bayi baru lahir miring untuk membersihkan cairan ketuban, tetapi perlu diperhatikan tidak ada bukti yang mendukung rekomendasi ini.

Menjalankan jam tidur bayi 2 bulan adalah tentang masa adaptasi, salah satunya mengenai perbedaan siang dan malam.

Maka itu, Moms jangan merasa panik atau khawatir jika pola tidur Si Kecil masih belum teratur, ya.

Jadi, Moms bisa mulai menerapkan pola menyusui dan tidur saat ini agar menjadi kebiasaan di kemudian hari.

Baca Juga: Bayi Tidur Terus Malas Menyusu, Normalkah?

Untuk memastikan Si Kecil tumbuh dan berkembang sesuai usianya, Moms bisa pantau tinggi dan berat badannya dengan fitur Growth Tracker di Orami App!

Pada fitur Growth Tracker ini, Moms dapat mengetahui apakah berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala Si Kecil tetap berada dalam batas yang normal, atau justru berisiko dan perlu berkonsultasi ke dokter.

Yuk, coba fiturnya dengan meng-klik gambar di bawah ini, ya!

  • https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/Getting-Your-Baby-to-Sleep.aspx
  • https://www.sleep.org/articles/sleep-training-babies/
  • https://www.columbianeurology.org/neurology/staywell/document.php?id=36578
  • https://www.aap.org/en-us/about-the-aap/aap-press-room/pages/american-academy-of-pediatrics-announces-new-safe-sleep-recommendations-to-protect-against-sids.aspx
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6175794/
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/baby-sleeping-on-side#is-it-safe

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.