Kesehatan

26 Mei 2021

Pengganti Jamur Enoki, Ini 12 Jenis Jamur yang Bisa Dimakan

Moms harus mulai menghentikan konsumsi jamur enoki ya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Siapa yang tidak kenal jamur enoki? Jenis jamur yang bisa dimakan dan dijadikan sebagai bahan masakan atau kudapan goreng tepung ini sedang viral dan banyak diperbincangkan. Bukan hanya di Indonesia, bahkan di seluruh dunia lho.

Sayangnya jamur enoki disebut telah terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes. Informasi ini diketahui dari International Food Safety Authority Network (INFOSAN) yang merupakan jaringan keamanan pangan internasional di bawah FAO atau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Mengutip Centers for Disease and Prevention (CDC), listeria menjadi penyebab penting penyakit serius yang mengancam jiwa masyarakat. Karena itu, Moms harus mengonsumsi jamur pengganti enoki sebagai opsi yang aman.

Menanggapi hal ini, pemerintah Indonesia telah memerintahkan importir untuk menghancurkan jamur enoki yang berasal dari Korea Selatan karena dikhawatirkan mengandung bakteri yang berbahaya jika dikonsumsi.

Untuk Moms penggemar jamur enoki dan sering menghidangkan makanan dengan campuran enoki, mungkin akan bingung mencari penggantinya. Jangan khawatir, berikut ini beberapa jenis jamur yang bisa dimakan.

Baca Juga: 5 Jenis Jamur yang Aman untuk Ibu Hamil, Yuk Intip!

Jenis Jamur yang Bisa Dimakan

Berikut ini adalah beberapa jenis jamur yang bisa dimakan dan sebagai pengganti jamur enoki.

1. Jamur Tiram

jamur pengganti jamur enoki

Foto: agrofarm.co.id

Jamur tiram adalah jenis jamur yang bisa dimakan. Jamur ini memiliki rasa yang lezat, dan juga sangat mudah diolah, walau dicampur ke dalam makanan lainnya.

Selain digoreng dengan tepung, jamur tiram juga bisa ditumis atau dimasak menjadi sup bersama bahan-bahan lainnya. Bahkan, beberapa orang juga gemar mengolahnya menjadi pepes jamur. Kalau Moms ingin memasak apa?

2. Jamur Kancing

jamur pengganti jamur enoki

Foto: pinterest.com

Moms juga bisa memilih jamur kancing untuk jamur yang bisa dimakan dan dicampurkan dalam berbagai hidangan dan masakan. Jika Moms sering memasak capcay, maka sudah tidak asing lagi dengan jenis jamur ini, karena merupakan salah satu sayur yang digunakan.

Jenis jamur ini memiliki ciri batang yang kecil, tudung yang lembut, dan rasa yang ringan. Ketika masih kecil, ia akan berwarna putih dan disebut white mushroom.

Namun ketika sudah matang, akan berubah menjadi jamur portobello dengan warna cenderung lebih gelap.

3. Jamur Shitake

jamur pengganti jamur enoki

Foto: draxe.com

Jamur yang bisa dimakan dan menjadi jamur pengganti enoki berikutnya adalah shitake. Jenis jamur yang kaya akan nutrisi dan berbagai khasiat ini berasal dari Asia Timur.

Banyak yang bilang bahwa jamur shitake bisa menjaga kesehatan jantung, kesehatan imun, hingga berpotensi untuk melawan sel kanker. Namun jamur shitake memang terdiri dari banyak zat yang dapat menutrisi tubuh.

Baca Juga: Resep Mie Ayam Jamur yang Enak, Cepat, dan Mudah

4. Jamur Merang

jamur pengganti jamur enoki

Foto: jagapati.com

Jamur merang merupakan yang banyak tumbuh di wilayah beriklim subtropis, seperti Asia Tenggara. Jamur yang bisa dimakan ini juga sering digunakan dalam berbagai hidangan khas Asia, maka jangan heran jika ia mudah ditemukan di pasar dan dijual segar maupun sudah diawetkan.

Bentuknya bulat lonjong, warnanya kecokelatan dan tumbuh di media merang atau jerami sehingga disebut jamur merang.

5. Jamur Kuping

jamur pengganti jamur enoki

Foto: food.detik.com

Moms pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis jamur satu ini. Jamur kuping merupakan salah satu jamur yang bisa dimakan dan sering dijadikan sebagai campuran dalam berbagai hidangan dan masakan.

Meskipun dari luar jamur ini memiliki penampilan yang jelek, tetapi banyak manfaat yang bisa didapatkan dari jamur kuping untuk kesehatan. Namun belum tentu semua orang menyukai jenis jamur ini karena teksturnya yang kenyal dan warnanya yang hitam.

6. Jamur Morel

jamur morel.jpg

Foto: grandpashorters.com

Jamur morel merupakan salah satu jenis jamur yang bisa dimakan. Jamur ini dapat ditemukan di bawah pohon kayu keras, di kebun buah-buahan, hingga area terbakar.

Morel aman untuk dikosumsi jika dimasak. Rasanya yang kuat, paling cocok dimasak dengan mentega dan sering dipadukan dengan daun bawang.

Baca Juga: 5 Jenis Jamur yang Aman untuk Ibu Hamil, Yuk Intip!

7. Jamur Shimeji

jamur shimeji.jpg

Foto: diet-health.info

Jamur ini merupakan salah satu jamur yang bisa dimakan. Jamur shimeji dikenal karena rasanya yang lembut dan teksturnya yang menggugah selera.

Jamur shimeji memiliki rendah lemak dan tinggi serat makanan. Tak hanya itu, jamur yang bisa dimakan ini menyediakan sumber protein, seng, vitamin B, dan tembaga.

Jamur ini harus dimakan saat dimasak dan tidak mentah. Saat dimasak, mereka mengembangkan rasa pedas ringan dengan rasa manis yang ringan. Teksturnya sangat lembut namun kenyal pada saat yang bersamaan cocok disajikan dengan mie kuah.

8. Jamur Mustake

Jamur Mustake.jpg

Foto: theguardian.com

Jamur yang bisa dimakan selanjutnya adalah jamur mustake. Jamur ini memiliki bentuk tutupnya berwarna coklat tua, bersisik, berbentuk lonceng, dan bertengger di atas batang bulat besar.

Matsutake cocok dipadukan dengan ayam atau ikan. Ketika dimasak, jamur ini mengeluarkan wangi yang kuat dan pedas.

Bahkan ketika dibekukan selama setahun penuh, mereka mempertahankan sebagian besar rasa asli yang gurih.

9. Jamur Lingzhi

Jamur Lingzhi.jpg

Foto: healthline.com

Selama bertahun-tahun, jamur lingzhi telah dijadikan makanan pokok dalam pengobatan.

Melansir International Journal of Medicinal Mushrooms, di dalam jamur yang bisa dimakan ini, ada beberapa molekul termasuk triterpenoid, polisakarida, dan peptidoglikan yang bertanggung jawab atas efek kesehatannya.

Jamur ini memiliki rasanya yang pahit, sehingga jarang dijadikan masakan. Namun, bisa digunakan untuk membuat teh atau obat tonik.

Baca Juga: Ini 4 Manfaat Kesehatan Jamur Shiitake, Moms Harus Tahu

10. Jamur Portobello

Jamur Portobello.jpg

Foto: inspiredtaste.net

Jamur portabella adalah salah satu jamur yang bisa dimakan dan paling banyak dibudidayakan. Jamur ini memiliki tekstur yang lembut, berwarna coklat tua, dan tumbuh hingga diameter 5 inci saat matang.

Saat dimasak, jamur portabella memiliki tekstur kenyal dan dagingnya lembut serta kenyal. Jamur ini paling cocok dimasak, seperti memanggang dan menumis.

11. Jamur Lion’s Mane

Jamur limomane.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Jamur yang bisa dimakan selanjut adalah jamur lion's mane. Jamur ini berwarna putih berbentuk seperti bola dunia dan memiliki duri panjang serta berbulu lebat.

Umumnya orang-orang mengonsumsinya dalam bentuk suplemen sebagai pengobatan.

Melansir jurnal Hindawi, memiliki antioksidan yang tinggi sehingga dapat melawan peradangan dan oksidasi di dalam tubuh, seperti diabetes, penyakit jantung, dan penyakit autoimun.

12. Jamur Porcini

jamur porcini.jpg

Foto: italian-feelings.com

Jamur porcini merupakan salah satu jamur yang bisa dimakan. Jamur ini biasa disajikan dengan cara dipanggang dengan minyak zaitun dan peterseli.

Porcini segar juga sangat enak digoreng atau direbus dengan tomat atau sebagai bahan dasar saus pasta. Ketika Moms memakannya, jamur ini akan terasa kenyal dan nikmat.

Jamur porcini memiliki ciri batang yang tebal dan bulat, bertutup gemuk saat muda. Saat jamur tumbuh, tutupnya menjadi rata dan sedikit terbuka.

Itu dia Moms beberapa jenis jamur yang bisa dimakan dan sebagai pengganti jamur enoki. Jenis jamur manakah yang sering Moms gunakan?

  • https://www.cdc.gov/listeria/outbreaks/enoki-mushrooms-03-20/index.html
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23557365/
  • https://www.hindawi.com/journals/ecam/2012/464238/
  • https://www.thespruceeats.com/edible-mushroom-varieties-1807698
  • https://tastessence.com/types-of-edible-mushrooms
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait