19 November 2019

Jangan Abaikan 5 Gejala Infertilitas Ini!

Jika Moms mengalami salah satu gejala ini, mungkin sudah saatnya untuk mengunjungi Dokter kesuburan

Masalah infertilitas sebenarnya tidak hanya dapat didiagnosis saat Moms mengalami kesulitan untuk hamil. Beberapa ahli memang menyarankan wanita di bawah usia 35 tahun untuk mencoba hamil secara alami setidaknya satu tahun lebih dahulu, sebelum berkonsultasi dengan Dokter kesuburan jika ingin merencanakan kehamilan.

Namun jika Moms sudah mengalami gejala infertilitas di bawah ini, maka tidak perlu menunggu waktu lama untuk berkonsultasi dengan Dokter mengenai kemungkinan adanya masalah pada kesuburan.

Bahkan jika Moms belum merencanakan kehamilan, namun mengalami gejala infertilitas di bawah ini, maka berkonsultasi dengan Dokter juga akan menjadi pilihan tepat, agar kesehatan reproduksi Moms lebih siap memasuki masa kehamilan.

1. Tidak Memiliki Periode Menstruasi

gejala infertilitas
Foto: gejala infertilitas

Foto: mumsfertility.com

Setelah berhenti menggunakan pengendali kehamilan, tubuh Moms memang membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan untuk kembali normal, sesuai dengan alat pengendali kehamilan yang digunakan.

Namun jika setelah tiga bulan Moms belum juga mendapatkan periode menstruasi, maka ada baiknya berkonsultasi dengan Dokter.

“Wanita yang tidak mengalami periode menstruasi menandakan bahwa ia tidak berovulasi dan memiliki sedikit kesempatan untuk hamil tanpa bantuan,” ungkap endokrinologi reproduksi di Pacific NW Fertility, Seattle, Dr Lorna Marshall, seperti dikutip dari parents.com.

Moms dengan gejala infertilitas ini yang mendambakan kehamilan biasanya akan diberi pengobatan untuk merangsang ovulasi. Misalnya dengan pemberian pil Clomid yang dikonsumsi harian.

Jika pengobatan ini tidak bekerja dan gejala infertilitas masih berlangsung, maka bisa menjalankan program intrauterine insemination (IUI) atau in-vitro fertilization (IVF).

Baca Juga: Gangguan Makan Penyebab Infertilitas?

2. Menstruasi Berlebihan

gejala infertilitas
Foto: gejala infertilitas

Foto: thehansindia.com

Menstruasi Moms setiap bulan mungkin banyak, namun jika kali ini terasa lebih banyak dari biasanya, maka itu bisa menjadi gejala infertilitas.

Sebagai ilustrasi, jika biasanya Moms hanya menggunakan 2-3 pembalut dalam sehari, maka kali ini bisa dua kali lipat pembalut dari menstruasi normal Moms.

Gejala infertilitas ini dapat menandakan adanya masalah pada fibroid uterus. Fibroid adalah tumor otot jinak dari rahim yang memengaruhi sekitar 20-50% wanita usia subur. “Fibroid ini diturunkan dalam keluarga.

Jika fibroid ini besar atau terletak di lokasi yang salah, maka dapat mengurangi peluang wanita untuk hamil,” ungkap Thomas A. Molinaro, MD, MSCE, FACOG, seperti dikutip dari bustle.com.

Baca Juga: Deteksi Awal Masalah Infertilitas, Jangan Takut Datang ke Klinik IVF

3. Periode Menstruasi Yang Tidak Menentu

gejala infertilitas
Foto: gejala infertilitas

Foto: medicalnewstoday.com

Saat berkonsultasi dengan ginekolog, salah satu pertanyaan umum yang akan ditanyakan adalah apakah periode menstruasi Moms lancar. Hal ini merupakan salah satu cara Dokter untuk memastikan tubuh Moms berfungsi dengan seharusnya.

“Periode (menstruasi) yang durasinya bervariasi, datang pada waktu yang berbeda dalam setiap siklus atau bahkan tidak datang sama sekali, dapat menunjukkan bahwa tubuh tidak berovulasi, juga dikenal sebagai anovulation,” ungkap Joseph Garza, MD, Kepala Bagian Fertilitas di Advanced Fertility Center, San Antonio, seperti dikutip dari bustle.com.

4. Nyeri Panggul

gejala infertilitas
Foto: gejala infertilitas

Foto: medicalnewstoday.com

Jika Moms mengalami kram perut berlebihan saat menstruasi, nyeri di sepanjang periode atau setelah berhubungan seksual, maka dapat menjadi gejala infertilitas yang merujuk pada endometriosis.

Gejala infertilitas ini terjadi saat jaringan rahim tumbuh di luar rahim. “Jika tidak diobati, endometriosis dapat tumbuh dan memblokir tuba falopi. Lalu membuat guratan luka dan peradangan dalam rahim, serta mencegah embrio untuk terimplan dengan benar,” ungkap Joseph Garza.

Baca Juga: Ini 5 Hal Seputar Infertilitas yang Paling Sering Ditanyakan

5. Pendarahan di Antara Periode Menstruasi

gejala infertilitas
Foto: gejala infertilitas

Foto: reference.com

Secara umum, Moms hanya mengalami pendarahan saat sedang menstruasi. Namun jika pendarahan terjadi di antara waktu periode menstruasi, maka dapat menandakan gejala infertilitas.

“Pendarahan di antara siklus atau setelah berhubungan seksual dapat menunjukkan polip atau fibroid pada rahim, atau lesi serviks,” ungkap Dr. Sheeva Talebian, endokrinologi reproduksi di Reproductive Medicine Associates of New York, seperti dikutip dari parents.com.

Itulah lima gejala infertilitas yang jangan diremehkan, Moms. Jika Moms mengalami gejala infertilitas ini, maka ada baiknya berkonsultasi dengan Dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.