Kesehatan

KESEHATAN
17 Desember 2020

Jangan Remehkan, Ini 11 Manfaat Buncis yang Tak Terduga!

Manfaatnya sangat banyak untuk kesehatan hingga ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Putriana
Disunting oleh Amelia Puteri

Buncis merupakan salah satu sayuran yang paling sering dikonsumsi orang di Indonesia. Bukan tanpa alasan kenapa sayuran yang masih masuk ke dalam polong-polongan ini sering jadi pilihan.

Selain mudah didapat dan murah harganya, buncis sangat mudah diolah jadi berbagai macam hidangan mulai dari tumisan, direbus, maupun dikukus.

Tak hanya itu, segudang manfaat buncis yang terkandung di dalamnya akan menjadi alasan tambahan kenapa sayuran hijau ini semakin disukai.

Yuk, cari tahu tentang nutrisi buncis dan apa saja manfaat buncis yang mungkin belum Moms ketahui berikut ini.

Baca Juga: Benarkah Ada Manfaat Jus Sayuran untuk Tubuh? Begini Penjelasannya

Daftar Nutrisi yang Terkandung dalam Buncis

manfaat buncis

Foto: Orami Photo Stock

Berdasarkan National Nutrient Database dari departemen pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram buncis mentah mengandung banyak makro dan mikro nutrien. Di antaranya:

  • Air: 90,2 gram
  • Kalori: 31 kcal
  • Protein: 1,83 gram
  • Lemak total: 0,22 gram
  • Karbohidrat: 6,97 gram
  • Serat: 2,7 gram
  • Kalsium: 37 mg
  • Besi: 1,03 mg
  • Magnesium: 25 mg
  • Fosfor: 38 mg
  • Kalium: 211 mg
  • Sodium: 6mg
  • Vitamin C: 12,2 mg
  • Vitamin B: 60.141 mg
  • Vitamin K: 43 µg
  • Beta karoten: 379 µg
  • Folate: l33 µg

Baca Juga: MPASI Buncis: Manfaat dan Waktu Tepat Memperkenalkan Pada Bayi

11 Manfaat Buncis untuk Kesehatan

f72e2c85.jpg

Foto: unsplash.com

Dengan begitu banyak kandungan nutrisi pada buncis, tak heran jika sayuran bertekstur renyah ini sangat disarankan menjadi bagian dalam porsi diet harian.

Dengan rutin mengonsumsi buncis, Moms bisa merasakan tujuh manfaat buncis untuk kesehatan berikut ini.

1. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat buncis untuk membantu menjaga kesehatan jantung sangat mungkin terjadi, karena sayuran ini tidak mengandung kolesterol.

Meskipun tubuh tetap membutuhkan kolesterol untuk proses pertumbuhan sel, namun terlalu banyak kolesterol justru bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

Kadar kolesterol tinggi dalam darah dapat menyebabkan timbunan lemak di dalam arteri. Hal tersebut dapat menurunkan aliran darah ke jantung dan otak sehingga berpotensi memicu serangan jantung atau stroke.

Buncis mengandung serat yang cukup tinggi dan sebagian adalah serat larut. Serat larut dapat membantu menurunkan LDL atau yang sering kali disebut kolesterol jahat serta menurunkan kadar kolesterol total.

Karena itulah manfaat buncis salah satunya dapat membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan.

Selain itu, buncis juga mengandung flavonoid yang tinggi. Flavonoid adalah antioksidan polifenol yang biasa ditemukan pada buah dan sayuran.

Subjek dalam jurnal penelitian Complementary and Alternative Therapies and the Aging Population menyebutkan buncis yang memiliki kadar flavonoid tinggi dalam darah mengalami hasil anti-trombotik, yang mencegah penggumpalan darah di arteri dan vena.

Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke biasanya disebabkan oleh aktivitas trombotik.

2. Membantu Mengontrol Kadar Gula Darah

Manfaat buncis berikutnya adalah dapat membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh.

Sebuah studi tentang makanan berbasis tumbuhan di Central Food Technological Research Institute, India, mengklaim bahwa buncis adalah salah satu sayuran yang memiliki pengaruh hipoglikemik pada pasien diabetes.

Penderita diabetes membutuhkan pemeliharaan dalam jangka panjang untuk menjaga kadar gula darah pada tingkat normal, baik melalui diet maupun obat-obatan.

Untuk itu, menambahkan sayuran rendah glikemik seperti buncis ke dalam diet harian kemungkinan dapat membantu meregulasi gula darah agar tetap normal.

Baca Juga: Penasaran dengan Manfaat Buah Plum? Simak 4 di Antaranya untuk Kesehatan Moms!

3. Manfaat Buncis untuk Kehamilan dan Kesuburan

photo-1558024083-31acc7b7b64a.jpg

Foto: unsplash.com

Tahukah Moms, Berdasarkan penelitian yang dilakukan Harvard Medical School, mengonsumsi lebih banyak zat besi yang berasal dari sumber nabati seperti bayam, kacang-kacangan, labu, dan buncis berpotensi meningkatkan kesuburan pada wanita.

Penelitian lain menunjukkan adanya korelasi antara tingkat kesuburan seorang wanita dan nutrisi yang dikonsumsi termasuk zat besi.

Agar penyerapan zat besi oleh tubuh lebih maksimal, Moms dan Dads bisa mengonsumsi makanan tinggi besi bersamaan dengan makanan kaya vitamin C seperti tomat atau paprika.

Selain bermanfaat bagi kesuburan, manfaat buncis lainnya juga dapat dirasakan oleh ibu hamil karena kandungan folat yang ada di dalamnya.

Asupan asam folat yang cukup juga dibutuhkan selama kehamilan untuk melindungi janin dari cacat tabung saraf.

Satu cangkir kacang hijau dapat memenuhi sekitar 10 persen kebutuhan asam folat harian dan 6 persen zat besi bagi ibu hamil.

4. Meminimalisir Pemicu Kanker

Di balik rasanya yang menggugah selera, steak maupun daging yang dipanggang dalam suhu tinggi berpotensi menghasilkan heterosiklik amina yang memiliki sifat karsinogenik.

Salah satu cara untuk meminimalisir efek tersebut adalah dengan menyantap sayuran yang mengandung klorofil tinggi.

Klorofil memiliki kemampuan menghalangi efek karsinogenik yang ditimbulkan dari proses memasak tadi. Sehingga memasangkan daging panggang dengan buncis dan sayuran hijau lainnya bisa menjadi pilihan yang tepat.

Ini juga menjadi manfaat buncis yang tidak kalah menakjubkan.

5. Kaya Akan Protein Nabati

Tubuh kita memerlukan protein untuk menjaga kesehatan tulang, rambut, otot, dan juga organ. Selain itu, mencukupi kebutuhan protein juga penting demi menjaga sistem imun dalam tubuh kita.

Dilansir dari laman Healthline, buncis merupakan salah satu sumber protein nabati yang baik. Meski begitu, protein nabati tidak memiliki asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh.

Asam amino esensial hanya terdapat pada daging dan produk hewani lainnya.

Hal ini membuat manfaat buncis sebagai satu-satunya sumber protein bukan hal yang direkomendasikan. Sebaliknya, kombinasikan manfaat buncis dengan sumber protein lain utamanya protein hewani.

Baca Juga: 8 Manfaat Buah Kurma Untuk Kesehatan dan Kecantikan

6. Manfaat Buncis untuk MPASI Anak

Tanda-tanda-Bayi-Harus-Mulai-MPASI-sebelum-6-bulan-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bukan saja bermanfaat bagi kesehatan orang dewasa, manfaat buncis bagi anak-anak pun sangat beragam. Bahkan menurut New Kids Center, buncis sudah boleh dikonsumsi sejak diperkenalkannya makanan pendamping ASI (MPASI).

Buncis mengandung banyak vitamin termasuk vitamin A, vitamin C, dan vitamin K yang baik untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan mata, serta tulang dan gigi bayi.

Selain itu, sayuran ini juga tinggi serat yang berfmanfaat untuk meminimalisir sembelit.

Namun, Moms perlu memperhatikan jumlah buncis yang dikonsumsi Si Kecil karena sayuran ini mengandung asam fitat yang dapat menghalangi penyerapan mineral penting seperti kalsium.

Sehingga, tak menutup kemungkinan Si Kecil dapat mengalami defisiensi mineral jika buncis diberikan dalam porsi terlalu banyak.

7. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh

Manfaat buncis untuk menjaga daya tahan tubuh disebabkan karena tingginya kandungan vitamin C di dalamnya. Satu cangkir buncis mentah mengandung 12,2 mg vitamin C yang dapat memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan vitamin C harian.

Selain membantu meningkatkan sistem kekebalan, vitamin C juga berperan dalam produksi kolagen dan membantu melindungi kulit dari stres oksidatif.

Vitamin C juga merupakan antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas dan kerusakan jaringan.

Tak hanya itu, buncis merupakan sumber karotenoid dan flavonoid yang baik. Flavonoid bukan cuma mengandung antioksidan dasar seperti quercetin dan kaempferol, tetapi juga antioksidan seperti katekin dan epikatekin.

Disebutkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, catechin telah dikaitkan dengan berkurangnya tingkat keparahan stroke.

8. Membantu Menjaga Kesehatan Tulang

Salah satu manfaat buncis dikaitkan pada kemampuannya menjaga kesehatan tulang.

Satu cangkir kacang hijau menyediakan 14,4 mikrogram vitamin K, atau hampir 20 persen dari kebutuhan harian dan 4 persen dari kebutuhan kalsium harian.

Asupan vitamin K yang rendah dikaitkan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi.

Dengan konsumsi vitamin K yang cukup, tubuh akan memodifikasi protein matriks tulang, meningkatkan penyerapan kalsium, dan mengurangi ekskresi kalsium melalui urin.

Meski begitu, bukan berarti kesehatan tulang kita sudah tentu sehat hanya dengan mengonsumsi buncis.

Variasi menu makanan sehat setiap harinya adalah cara terbaik dalam meningkatkan kesehatan tulang dan tubuh secara keseluruhan, bahkan melebihi konsumsi suplemen.

Baca Juga: 17 Manfaat Bayam untuk Kesehatan, Moms Perlu Tahu!

9. Membantu Menjaga Kesehatan Mata

terapi-mata-minus.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Dikutip dari Live Strong, salah satu manfaat buncis yang penting bagi tubuh adalah mampu memelihara kesehatan mata kita.

Satu cangkir sayur buncis rebus dapat memenuhi kebutuhan vitamin A sekitar 29 persen dari nilai harian yang direkomendasikan.

Vitamin A bukanlah vitamin tunggal, melainkan sekelompok senyawa yang dikenal sebagai retinoid.

Meski warnanya hijau, namun buncis mengandung pigmen yang dikenal dengan retinoid. Yakni pigmen yang memberi warna merah, kuning, dan oranye pada sayuran.

Buncis mengandung tiga jenis karotenoid, antara lain beta-karoten, lutein dan zeaxanthin.

Beta-karoten diubah menjadi retinol, yang merupakan bentuk vitamin A dan penting untuk kejelasan penglihatan di malam hari atau pada ruangan minim cahaya.

Lutein dan zeaxanthin menyerap cahaya biru alias blue light, sehingga dapat melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh cahaya berintensitas tinggi ini.

Selain mampu menjaga kesehatan penglihatan, vitamin A juga penting dalam memelihara sistem kekebalan tubuh dan juga reproduksi.

10. Termasuk Makanan Rendah FODMAP

FODMAP adalah kependekan dari fermentable oligosaccharides, disaccharides, monosaccharides, dan polyols.

Ini adalah jenis karbohidrat rantai pendek yang sulit diserap usus kecil dan cenderung menyerap air serta berfermentasi di usus besar.

Menurut Cleveland Clinic, FODMAP cenderung menyebabkan sejumlah masalah pencernaan seperti kembung, sakit perut, diare, dan sembelit.

Makan makanan yang tinggi FODMAP dapat memperburuk kondisi pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar dan refluks asam.

Kebalikannya, mengonsumsi makanan rendah FODMAP seperti buncis bisa meredakan masalah perut. Bahkan, buncis juga dapat dikonsumsi oleh pasien dengan masalah pencernaan kronis.

11. Melancarkan Sistem Pencernaan

Awas,-X-Hal-Ini-Bisa-Mengganggu-Kesehatan-Pencernaan-Anak-Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kandungan serat yang tinggi pada buncis juga dapat sangat baik untuk sistem pencernaan, termasuk memperlancar proses pencernaan, meningkatkan pergerakan usus, dan mengurangi stres pada dinding usus.

Sehingga, manfaat buncis yang satu ini tidak dapat diremehkan.

Dengan mengonsumsi cukup serat, sejumlah masalah pencernaan pun dapat dicegah seperti misalnya sembelit, wasir, bisul, dan juga asam lambung.

Dalam 110 gram porsi buncis, kita sudah dapat memenuhi sekitar 15 persen dari jumlah serat yang direkomendasikan setiap hari.

Itu tadi adalah 11 manfaat buncis yang bisa kita dapat dengan mengonsumsinya secara rutin. Meski manfaat buncis bagi kesehatan begitu banyak, namun mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan juga tidak dianjurkan.

Salah satu alasannya adalah karena kandungan lektin dalam buncis. Lektin merupakan sejenis protein yang mengikat karbohidrat.

Biasanya senyawa ini ada pada kacang-kacangan termasuk buncis, dan dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan seperti mual, muntah, kembung, hingga diare.

Salah satu cara untuk mengurangi kadar lektin dalam buncis adalh dengan memasaknya hingga suhu 100 derajat Celcius.

Memasak buncis tidak hanya akan menetralkan lektinnya, tetapi juga meningkatkan kandungan antioksidan dan lebih mudah dicerna, yang tentunya dapat menjadi manfaat buncis untuk keluarga.

Artikel Terkait