Program Hamil

PROGRAM HAMIL
28 Desember 2020

Jenis Kelamin saat Lahir Berbeda, Ini Penyebab Perbedaan Hasil USG!

Saat di USG perempuan kok saat lahir laki-laki?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Selama masa kehamilan, tentu saja Dads dan Moms pasti menerka-nerka jenis kelamin bayi, laki-laki atau perempuan ya? Apakah mirip dengan ibunya atau justru ke bapaknya? Apalagi jika ini adalah kehamilan pertama, rasa senang dan tidak sabar melihat wajah Si Kecil pasti sangat dirasakan.

Meski ada pula Moms yang kerap tidak penasaran dan membiarkan hal tersebut menjadi kejutan.

Untuk itu, waktu yang paling ditunggu-tunggu saat periksa kehamilan adalah waktu ultrasonography (USG). Dari USG ini, kita bisa mengetahui bagaimana kondisi bayi termasuk melihat apa yang sedang dilakukan bayi dalam kandungan dan jenis kelaminnya.

Metode USG pun sudah berkembang, tidak hanya dapat melihat bayi dalam dua dimensi, tetapi sudah bisa dilakukan dengan USG 3D (tiga dimensi) atau juga USG 4D (empat dimensi).

Tentu saja beragam jenis ini melahirkan perbedaan hasil USG, mulai dari tampak yang buram, terbatas, hingga gambaran janin menjadi lebih jelas.

Baca Juga: Berapa Kali USG Saat Hamil Harus Dilakukan?

Mengetahui jenis kelamin janin jadi penting untuk menyiapkan pakaian dan perlengkapan bayi lainnya yang disesuaikan dengan jenis kelamin. Masa ini menjadi masa yang membahagiakan bukan?

Meski perkiraan jenis kelamin akurat jika dilakukan dengan USG, ada kalanya perbedaan hasil USG membuat kekeliruan.

Perbedaan Hasil USG

Perbedaan hasil USG.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Dikutip dari Very Well Family, perbedaan hasil USG pernah terjadi, walaupun jarang ditemukan. Sebuah studi menemukan bahwa dalam 1 dari 100 kasus pada perbedaan hasil USG, jenis kelaminnya salah diidentifikasi ketika USG 14 minggu terakhir.

Studi lain telah menemukan terjadinya perbedaan hasil USG bahkan kurang dari 1 persen. USG pada trimester awal lebih cenderung mengarah pada identifikasi jenis kelamin yang keliru.

Teknisi ultrasound dapat dengan sukses dan akurat menentukan jenis kelamin bayi hanya tiga dari empat kali selama 12 minggu pertama kehamilan. Mungkin Moms pernah mendengar bahwa ada kasus ketika melakukan pemeriksaan USG hasilnya adalah perempuan. Tetapi saat lahir justru laki-laki.

Perbedaan hasil USG ini ternyata bisa saja terjadi loh, Moms. Untuk bisa mendapatkan informasi yang akurat mengenai jenis kelamin, Moms harus menunggu hingga usia kehamilan 20 minggu.

Pada waktu ini Moms akan mendapatkan hasil yang akurat hingga tingkat akurasi sekitar 95%. Jika Moms mendapatkan perkiraan di sebelum usia kehamilan tersebut memang bisa jadi terjadi perbedaan hasil USG karena anatomi kelamin yang belum sempurna.

Jadi, jangan biarkan Moms untuk mendapatkan perbedaan hasil USG yang salah atau tidak akurat karena anatomi kelamin belum terbentuk dengan sempurna. Tentu saja untuk mendapatkan gambaran kelamin yang harus dilakukan adalah melihat anatomi kelamin.

Baca Juga: Tebak Jenis Kelamin Janin Lewat Tanda Kehamilan

Perbedaan Hasil USG Laki-laki dan Perempuan

Perbedaan hasil USG laki-laki dan perempuan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

USG merupakan cara yang akurat. Lalu, apa yang dilihat oleh dokter saat pemeriksaan USG? Anatomi kelamin tentu saja menjadi kuncinya. Tentu saja terdapat perbedaan hasil USG kelamin laki-laki dan perempuan.

Menurut UT Southwestern Medical Center, penentuan jenis kelamin bayi dapat ditentukan saat masa pembuahan, yakni ketika sperma menyumbangkan kromosom Y, yang menghasilkan anak laki-laki, atau kromosom X, yang menghasilkan anak perempuan.

“Saat minggu ke 14 atau ke 15, jenis kelamin bayi baru mulai terlihat jelas, apakah itu membentuk penis atau klitoris,” jelas Patricia Santiago-Munoz, M.D., Obstetrics & Gynecology.

Perbedaan hasil USG perempuan dan laki-laki dapat dilihat dari anatomi kelamin. Anatomi kelamin perempuan dan laki-laki tentu saja adalah hal yang berbeda. Jenis kelamin perempuan biasanya tidak memiliki tonjolan tulang. Penonjolan ini biasanya cikal bakal menjadi seperti alat kelamin penis.

Sementara perempuan memiliki bentuk kelamin seperti bibir. Dengan kata lain, vagina muncul dimulai dengan bentuk bibir tersebut.

Maka bisa dibilang pemeriksaan jenis kelamin USG cenderung subjektif karena mengandalkan akurasi dari dokter yang melihat jenis kelamin janin.

Hasil USG Trimester Awal

Perbedaan hasil USG di awal kehamilan.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Memeriksa USG pada usia kehamilan 2 bulan, tentu saja tidak ada salahnya, ini untuk mengecek kesehatan dan perkembangan janin tentunya. Pada usia kehamilan 2 bulan, berat janin akan mencapai setengah ons atau ukuran satu inci di bawah perut.

Melansir jurnal Obstetrics and Gynecology, pada usia kehamilan di bawah 11 minggu, saat melakukan USG agak sulit melihat jenis kelamin yang sebenarnya. Namun sistem saraf pusat dan organ utamanya hampir lengkap dan bisa terlihat. Tekanan jantung sudah bisa terdengar pada kehamilan 2 bulan ini.

Bayi akan mulai melakukan sesuatu yang luar biasa pada usia 2 bulan ini. Dengan lengan dan kakinya yang sedang berkembang, ia kan memulai untuk melakukan tendangan-tendangan kecil dalam perut ibu.

Pada usia hamil 2 bulan, masih sulit untuk menebak jenis kelamin yang sebenarnya. Meskipun prediksi jenis kelamin jauh lebih akurat selama USG di usia 20 minggu, masih ada kemungkinan hal itu salah.

Begitu juga dengan salah satu pengalaman orang tua dengan perbedaan hasil USG. Ketika sang ibu mengandung anak laki-laki, mereka telah memilihkan nama terbaiknya untuk calon bayi laki-lakinya. Tidak hanya memilihkan nama, mengecat ruangan kamar berwarna biru dan membelikan pakaian laki-laki juga telah dilakukan. Ternyata, saat lahir yang keluar adalah bayi perempuan. Namun mereka tidak kaget dan menerima berita itu dengan tenang.

Baca Juga: Posisi Bercinta Memengaruhi Jenis Kelamin Bayi?

Penyebab Perbedaan Hasil USG Berubah

Penyebab perbedaan hasil USG.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Perbedaan hasil USG antara jenis kelamin USG dan jenis kelamin aslinya semata-mata bukan karena kesalahan Moms atau masalah pada janin. Sebab, penilaian objektif sangat memungkinkan dokter melakukan kesalahan dalam melihat jenis kelamin janin.

Posisi janin menjadi penyebab yang paling umum mengapa jenis kelamin bisa berubah.

Saat di USG, posisi janin bisa saja sedang dalam posisi yang sulit atau tak terdeteksi sehingga dokter juga sulit untuk melihat dari bentuk kelamin janin tersebut.

Dokter tidak bisa memprediksi jenis kelamin dari posisi atau dari bentuk janin. Harus melihat anatomi dari alat kelamin janin baru dokter bisa menentukan apakah janin berjenis kelamin perempuan ataupun laki-laki.

Ada pula mitos yang beredar bahwa jenis kelamin bisa dilihat hanya dengan bentuk perut Moms. Hal tersebut tidak tepat.

Baca Juga: Ragam Cara Membaca Hasil USG Berdasarkan Jenisnya, Catat!

Bentuk perut yang melebar atau seperti lancip sekalipun disebabkan oleh posisi janin, kondisi otot perut Moms dan juga postur tubuh. Jadi, Moms juga tidak bisa menebak jenis kelamin janin hanya melalui bentuk perut.

Faktor lainnya yang mungkin terjadi pada perbedaan hasil USG adalah area kelamin yang tertutup oleh tali pusat. Tentu saja dokter akan sulit melihat anatominya tadi.

Perbedaan hasil USG juga terjadi karena kondisi janin yang tidak terlihat jelas membuat dokter mungkin melihat bagian lain seperti kelamin misalnya tulang ekor yang kerap terlihat seperti penis. Kondisi ini sangat memungkinkan jenis kelamin berubah.

Apakah Moms pernah mengalami perbedaan hasil USG dan jenis kelamin berubah saat di USG?

Artikel Terkait