18 Februari 2022

Waspada! Ini 8 Jenis Serangga Berbahaya dan Mematikan

Teliti juga dimana serangga ini sering bersembunyi

Terkena sengatan serangga merupakan hal yang umum terjadi. Namun, hati-hati ada beberapa jenis serangga berbahaya yang harus Moms waspadai.

Dalam kesehariannya, bunyi-bunyian dan gerakan yang dibuat serangga terkadang membuat Si Kecil ingin melihatnya lebih dekat dan menyentuhnya.

Bentuk tubuhnya yang mini dan kakinya yang banyak juga semakin menambah rasa keingintahuannya.

Hal ini pada dasarnya tidak salah, karena dekat dengan alam dan mengenal serangga memang bagus untuk menambah wawasan anak.

Namun begitu, beberapa jenis serangga berbahaya perlu Moms jauhkan darinya karena dapat membahayakan keselamatannya.

Lantas, apa saja jenis serangga berbahaya tersebut? Yuk simak deretannya di bawah ini!

Baca Juga: 15+ Makanan Meksiko Lezat Menggoda, dari Nachos hingga Burrito!

Jenis Serangga Berbahaya

Moms jangan remehkan keberadaan serangga di rumah atau di sekitar.

Meski ukuran kecil dan bentuknya yang unik, ada sejumlah jenis serangga berbahaya bagi kesehatan.

Bahkan, beberapa di antaranya merupakan serangga mematikan.

Berikut ini adalah jenis serangga berbahaya bagi kesehatan yang harus diwaspadai:

1. Kutu

kutu jenis serangga berbahaya
Foto: kutu jenis serangga berbahaya (istockphoto.com)

Foto: istockphoto.com

Jenis serangga berbahaya yang suka menggigit dan wajib dijauhi Si Kecil adalah kutu.

Hewan ini sangat kecil dan bisa menyebabkan ruam saat menggigit kulit.

Kutu biasa ditemukan di karpet, kasur, maupun sofa.

Jadi, Moms, rajin-rajinlah membersihkan benda-benda rumahan tersebut dengan menggunakan penghisap debu agar Si Kecil tetap aman saat beraktivitas di rumah.

2. Black Widow

Black Widow jenis serangga berbahaya
Foto: Black Widow jenis serangga berbahaya (istockphoto.com)

Foto: istockphoto.com

Laba-laba yang satu ini memang memiliki bentuk yang cantik.

Berwarna hitam dengan bagian perut berwarna merah.

Namun jangan sampai terkecoh, karena di balik kecantikannya, black widow menyimpan racun yang sangat mematikan.

Umumnya hanya black widow betina yang paling banyak menyengat manusia.

Biasanya gejala yang ditimbulkan saat disengat jenis serangga berbahaya ini, yaitu munculnya benjolan merah yang meradang dan terkadang terasa gatal atau nyeri di kulit.

Baca Juga : 11 Rekomendasi dan Pola Kerudung Anak untuk Si Kecil, Nyaman Digunakan!

3. Lebah

lebah jenis serangga berbahaya
Foto: lebah jenis serangga berbahaya (Pertolongan Pertama Dasar)

Foto: Orami Photo Stock

Jenis serangga berbahaya yang satu ini mungkin cukup dikenal Si Kecil karena mudah sekali menyengat kala merasa terganggu.

Meski begitu, kewaspadaan tetap perlu Moms lakukan dengan memperingatkan mereka untuk tidak bermain di semak belukar, terutama yang banyak ditemukan sarang lebahnya.

Sebab, sebuah penelitian University of California Press, menunjukkan bahwa sengatan lebah mengandung racun yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri.

Racun tersebut dapat menyebabkan reaksi alergi hebat pada orang tertentu, hingga menyebabkan kematian.

4. Semut Api

semut-api.jpg
Foto: semut-api.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bentuknya yang kecil memang sering diremehkan sehingga serangga ini dianggap tak begitu berbahaya bagi manusia.

Jauhkan pikiran tersebut. Ingat, bagaimanapun juga, semut api termasuk hewan yang memiliki racun mematikan.

Reaksi dari gigitan semut api biasanya diawali dengan rasa perih yang begitu kuat, seperti rasa terbakar atau sensasi sehabis dicubit.

Gejala ini bisa disertai dengan rasa gatal.

Jauhi gundukan tanah yang besar, karena di sanalah biasanya semut api bersarang.

Baca Juga: Profil Gong Seung Yeon, Aktris yang Bermain dalam Drama Bulgasal

5. Kalajengking

kalajengking jenis serangga berbahaya
Foto: kalajengking jenis serangga berbahaya (dreamstime.com)

Foto: dreamstime.com

Keuntungan melihat hewan ini bisa membuat Si Kecil lebih mudah mengerti jika kalajengking termasuk berbahaya.

Kalajengking dilengkapi dengan capit dan ekor jarum.

Sebenarnya yang perlu diwaspadai dari jenis serangga berbahaya ini adalah bagian ekornya karena banyak tersimpan racun yang bisa melumpuhkan tubuh.

Sengatan kalajengking dapat menyebarkan racun yang menimbulkan rasa sakit pada tubuh.

Rasa nyeri ini biasanya disertai pembengkakan dan kemerahan pada kulit.

Dalam beberapa kasus yang langka, gejala yang lebih parah dapat muncul dalam waktu kurang dari satu jam hingga menyebabkan kematian.

Serangga yang hidup di malam hari ini banyak bersembunyi di balik bebatuan.

6. Human Botfly

Human Botfly jenis serangga berbahaya
Foto: Human Botfly jenis serangga berbahaya (istockphoto.com)

Foto: istockphoto.com

Botfly adalah sejenis lalat parasit yang merupakan salah satu jenis serangga berbahaya.

Meskipun lalat ini tidak memiliki racun, tetapi mereka berbahaya karena bisa meninggalkan telur di kulit mamalia.

Saat tersengat, biasanya menyebabkan peradangan kulit yang ringan hingga berat, seperti gatal, kemerahan, panas, bengkak, bahkan bisa sampai melepuh dan melebar bekas gigitannya.

Cara termudah untuk menghindari serangan lalat adalah menghindari tempat tinggal mereka dan menggunakan obat nyamuk untuk mengusirnya.

Baca Juga: Rekomendasi 8 Film Jadul Indonesia, Bikin Nostalgia dengan Masa Kecil!

7. Lipan Kaki Seribu (Kelabang)

kelabang
Foto: kelabang

Foto: istockphoto.com

Kelabang atau lipan sebenarnya bukanlah serangga yang agresif dan terbiasa menyerang manusia.

Namun, saat merasa terancam, lipan bisa menggigit dan melepaskan racunnya.

Melansir Toxins (Basel), racun jenis serangga berbahaya ini mengandung berbagai bahan kimia, termasuk histamin.

Kandungan ini dapat menyebabkan reaksi alergi dan metalloproteases yang bisa merusak jaringan kulit.

Jika terkena racun tersebut, biasanya akan mengalami gejala berupa rasa nyeri, kemerahan, dan pembengkakan di bagian tubuh yang tergigit.

Meski racun lipan jarang menimbulkan komplikasi, penting untuk Moms mengetahui cara mengobati gigitan lipan agar mengerti apa yang harus dilakukan jika mengalaminya.

8. Nyamuk

nyamuk jenis serangga berbahaya
Foto: nyamuk jenis serangga berbahaya

Foto: Orami Photo Stock

Keberadaan nyamuk bukan hanya membuat tidur tidak nyenyak atau menyebabkan Si Kecil bentol.

Faktanya, nyamuk juga menjadi salah satu jenis serangga berbahaya, lho Moms.

Hal ini karena nyamuk menjadi sumber penyakit yang menyerang manusia, seperti demam berdarah dengue, malaria, hingga zika.

Pasalnya, lebih banyak orang yang meninggal karena penyakit yang ditularkan oleh nyamuk daripada faktor lainnya di seluruh dunia.

Baca Juga: 9 Browser Anti Blokir Terbaik untuk PC dan Smartphone, Legal dan Aman

Jadi, ingat selalu ya Moms untuk menjauhkan Si Kecil dari tempat-tempat yang bisa membuatnya mudah celaka akibat jenis serangga berbahaya.

  • https://www.jstor.org/stable/4449292
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4379518/
  • https://www.loyola.edu/explore/magazine/stories/2014/venomous-poisonous-insects-and-spiders
  • https://www.familyhandyman.com/list/the-10-most-dangerous-bugs-you-need-to-avoid/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb