30 Januari 2023

Kacang Penyebab Jerawat, Mitos atau Fakta? Yuk, Cari Tahu!

Waspada untuk kulit yang sensitif!

Kacang diyakini bisa menyebabkan munculnya jerawat. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa kacang penyebab jerawat adalah hal yang tidak benar.

Lantas, apahal isu ini adalah sebuah fakta atau hanya mitos belaka, Moms?

Untuk mengetahui jawabannya, mari ketahui penjelasan kacang menyebabkan jerawat di bawah ini!

Baca Juga: Mengenal 13 Jenis Kacang-Kacangan, Makanan Sehat untuk Kehamilan

Kacang Penyebab Jerawat, Mitos atau Fakta?

Kacang Penyebab Jerawat (Orami Photo Stocks)
Foto: Kacang Penyebab Jerawat (Orami Photo Stocks)

Kacang menjadi salah satu makanan yang mengandung protein tinggi.

Terlepas dari ragam manfaatnya untuk kesehatan, kacang dinilai dapat menyebabkan pertumbuhan jerawat.

Dalam jurnal Biomedicine & Pharmacotherapy disebutkan bahwa, makanan yang mengandung asam lemak esensial omega 3 dan omega 6 terlalu tinggi, tak begitu baik untuk kesehatan kulit.

Terlalu banyak asam omega-6, dapat menyebabkan jerawat meradang dan kemerahan.

Adapun, makanan penyebab jerawat fakta adanya namun untuk beberapa jenis kacang tertentu.

Umumnya, kandungan tersebut ada di dalam kacang-kacangan, yakni:

Namun, ini tak berlaku untuk semua orang. Jadi, dikembalikan lagi pada tingkat sensitivitas kulit terhadap kandungan pada kacang.

Baca Juga: Moms, Begini Cara Menabung Anak Sekolah yang Bisa Diajarkan pada Si Kecil

Penyebab Tumbuhnya Jerawat

Jerawat di Pipi (Orami Photo Stocks)
Foto: Jerawat di Pipi (Orami Photo Stocks)

Tak hanya kacang penyebab jerawat, adapun sejumlah hal yang dapat menyebabkan jerawat. Berikut daftarnya:

1. Minyak Berlebihan

Moms salah satu pemilik kulit berminyak? Ini diketahui rentan terhadap jerawat.

Jerawat terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak, kulit mati, atau bakteri.

Minyak yang berlebihan dapat memicu pertumbuhan jerawat yang aktif dan meradang.

Untuk mencegahnya, cobalah untuk membersihkan wajah dengan rutin dan menggunakan pelembap untuk kulit berminyak.

2. Perubahan Hormon

Bagi wanita, mengalami jerawat ketika PMS sudah tak asing lagi.

Melansir Cleveland Clinic, hal ini disebabkan karena perubahan hormon dalam tubuh wanita yang tak stabil.

Selain memicu pertumbuhan jerawat, ini juga membuat mood swing ketika haid, lho.

3. Sisa Makeup pada Wajah

Sering membiarkan riasan makeup di wajah semalaman? Waspada, ini bisa berujung pada pertumbuhan jerawat.

Adanya zat-zat kimia pada makeup yang menempel di wajah memicu peradangan.

Hal ini terutama jika dibiarkan dalam waktu lama tanpa dibersihkan.

Baca Juga: 14 Rekomendasi Sabun Mandi Bayi, Bisa untuk Kulit Sensitif

4. Stres

Stres, merupakan penyebab jerawat yang berikutnya.

Hal ini karena peningkatan hormon kortisol dalam tubuh, membuat jerawat lebih aktif dan memerah.

Untuk kasus tertentu, stres juga bisa membuat kita sulit tidur di malam hari.

Tanpa disadari, ini dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan berujung pada pertumbuhan jerawat.

5. Makanan Berlemak

Yuk, mulai sekarang hindari makanan berlemak! Selain kacang penyebab jerawat, sejumlah makanan tinggi lemak juga jadi pemicunya.

Yang dimaksud makanan tinggi lemak tak sehat meliputi:

Masih ingin mengonsumsi makanan tinggi lemak ini, Moms?

Baca Juga: Intip 9 Teknik Memasak ala Chef yang Bikin Moms Lebih Percaya Diri di Dapur

Efek Samping Konsumsi Kacang

Diketahui sebelumnya, kacang penyebab jerawat bisa terjadi pada sebagian orang.

Lantas, apakah sebenarnya efek samping kacang terhadap kesehatan dan kulit? Berikut penjelasannya.

1. Peradangan Kulit

Kacang Penyebab Jerawat Nodul (Orami Photo Stocks)
Foto: Kacang Penyebab Jerawat Nodul (Orami Photo Stocks)

Kulit yang meradang adalah efek samping dari mengonsumsi kacang secara berlebihan.

Peradangan inilah yang membuat jerawat lebih aktif dan juga kemerahan.

Bahkan, untuk kasus tertentu dapat mengubahnya menjadi komedo dan terasa nyeri tanpa disentuh sekalipun.

Tanpa peradangan yang berlebihan, jerawat umumnya dipicu karena infeksi bakteri yang dapat diatasi oleh tubuh.

2. Penimbunan Lemak Tinggi

Jerawat Akibat Kacang (Orami Photo Stocks)
Foto: Jerawat Akibat Kacang (Orami Photo Stocks)

Tidak jelas apakah kacang dapat menyebabkan jerawat. Namun, kandungan asam lemak omega-6 yang tinggi dapat menjadi pemicunya.

Di luar itu, asam lemak omega-6 cukup bermanfaat bagi kesehatan.

Meskipun begitu, asupan terlalu banyak dapat membuat penimbunan lemak di dalam tubuh.

Untuk itu, cobalah untuk membatasi asupan kacang almond ataupun kenari.

3. Jerawat Sulit Sembuh

Jerawat Meradang
Foto: Jerawat Meradang (medicalnewstoday.com)

Yuk, hentikan kebiasaan makan kacang bagi yang memiliki kulit sensitif!

Kacang menyebabkan jerawat sekaligus sulit untuk sembuh dari peradangan.

Terlebih lagi bagi yang sedang mengalami perubahan hormon dalam tubuh, misalnya sedang merasakan gejala PMS.

Atasi jerawat yang aktif dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan.

Baca Juga: Jerawat di Pipi Terasa Mengganggu? Basmi dengan Berbagai Cara Berikut!

4. Perut Kembung

Perut Kembung
Foto: Perut Kembung (medicalnewstoday.com)

Sebagian orang mengalami perut yang kembung setelah makan kacang.

Ini adalah efek samping lain yang mungkin dirasakan selain kacang penyebab jerawat.

Adanya senyawa fitrat dan tanin dalam kacang, membuat tubuh sulit untuk mencernanya.

"Mengonsumsi lemak dalam kacang terlalu banyak, juga dapat menyebabkan diare," kata Alan R. Gaby, M.D., penulis Nutritional Medicine, dikutip dari finance.yahoo.com.

Baca Juga: Haid Lebih dari 2 Minggu, Benarkah Akan Sulit Hamil?

5. Napas Berbau

Sesak Napas
Foto: Sesak Napas (Freepik.com/cookie_studio)

Kacang Brazil secara alami kaya akan selenium. Tetapi, kandungan selenium terlalu banyak juga tak baik untuk kesehatan.

Ini berindikasi pada keracunan selenium. Salah satu efek sampingnya adalah menyebabkan napas menjadi bau tak sedap.

Napas yang bau tentu cukup mengganggu aktivitas kita, bukan?

“Jika makan kacang Brazil dalam jumlah minimum, Moms tidak perlu khawatir adanya kandungan selenium dalam tubuh,” kata Jerlyn Jones, R.D.N., L.D., juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics dan pemilik The Lifestyle Dietitian.

6. Kuku Mudah Rapuh

Kuku Lepas
Foto: Kuku Lepas (familydoctor.org)

Selain kacang penyebab jerawat, ini juga memicu pertumbuhan kuku yang tak sehat.

Kuku menjadi mudah rapuh dan patah yang berujung pada infeksi.

Jangan sampai kuku yang tidak sehat membawa kita pada risiko cantengan, Moms.

Operasi cantengan menjadi salah satu pengobatan yang dilakukan apabila infeksi kuku cukup parah.

7. Sulit Naik Berat Badan

Timbangan Berat Badan (Orami Photo Stocks)
Foto: Timbangan Berat Badan (Orami Photo Stocks)

Sejumlah orang, mungkin sedang program penambahan berat badan.

Namun, menyemil kacang dalam jumlah banyak tak membuat berat badan kita ikut naik, lho.

Malahan, efek samping yang dirasakan yakni kita jadi mudah kenyang karena asupan serat di dalamnya.

Bayangkan saja jika kita hanya mengandalkan kacang untuk makan? Tentu ini tak baik untuk menu sehari-hari, Moms.

Baca Juga: 8 Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah, Bisa di Pot atau di Tanah!

Kini Moms sudah lebih tahu terkait penjelasan kacang penyebab jerawat, bukan?

Yuk, mulai batasi mengonsumsi kacang agar kulit wajah lebih sehat, Moms!

  • https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0753332202002536?via%3Dihub
  • https://finance.yahoo.com/news/3-surprisingly-bad-things-happen-165400967.html?guccounter=1&guce_referrer=aHR0cHM6Ly93d3cuZ29vZ2xlLmNvbS8&guce_referrer_sig=AQAAAGx3SjxLDr93jSrqPWY_5u_6nZDguW1nQLLXXg7W7IqdXcpvQSSetqO2Z81Xv52D3F_xdyvcrxKH_wUE81u8MBtFXWXFLa2FO1IaEH6ZYfaebK1dN1nG9K5MdynjPK6qPsGQ5j78l76PQa1JVaIUoVWi2QCFWgRlkT56E5hQzXlU#:~:text=Gas%2C%20bloating%2C%20and%20digestive%20issues%20may%20occur.&text=It's%20a%20common%20side%20effect,to%20diarrhea%2C%20says%20Alan%20R.
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12233-acne

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.