Scroll untuk melanjutkan membaca

GIZI
25 Januari 2023

4 Pilar Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak Menurut Kemenkes

Penuhi kebutuhan gizi yang seimbang dengan 4 pilar ini, ya, Moms
4 Pilar Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak Menurut Kemenkes

Moms ingin agar Si Kecil menerima asupan gizi yang seimbang? Yuk, perhatikan 4 pilar gizi seimbang menurut Kemenkes RI berikut ini!

Setiap manusia, terlebih Si Kecil, membutuhkan asupan gizi yang seimbang untuk tumbuh kembangnya.

Oleh karena itu, penting bagi Si Kecil untuk menerima asupan nutrisi yang sesuai.

Namun, Moms perlu tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan gizi dan asupan nutrisi yang berbeda, tergantung dari usianya.

Beberapa nutrisi penting yang mesti didapatkan Si Kecil dalam jumlah seimbang setiap hari, seperti protein, karbohidrat, vitamin, zat besi dan lainnya.

Apa saja 4 pilar gizi seimbang menurut Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes)? Yuk, cari tahu selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Gluten Free, Berpengaruhkah pada Kebutuhan Gizi Anak?

Apa Itu Gizi Seimbang?

Anak Minum Susu

Foto: Anak Minum Susu (Orami Photo Stock)

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memaparkan bahwa gizi seimbang adalah susunan pangan sehari-hari yang terdiri dari nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Pada masa pertumbuhan anak-anak, penting untuk mereka menerima asupan gizi seimbang guna dukung tumbuh kembangnya.

Adapun menurut CDC, anak usia 2 tahun ke atas perlu mengonsumsi pola makan sehat seperti berikut:

  • Berbagai macam buah dan sayuran
  • Biji-bijian utuh
  • Produk susu bebas lemak dan rendah lemak
  • Aneka makanan berprotein
  • Minyak sehat

Pedoman ini juga merekomendasikan agar individu membatasi kalori dari lemak padat dan gula tambahan.

Asupan natrium juga perlu dibatasi agar tubuh tidak berisiko terkena tekanan darah tinggi pada anak.

Baca Juga: Kurang Gizi pada Anak, Kenali Tanda, Penyebab, hingga Cara Mencegahnya

Mengenal 4 Pilar Gizi Seimbang Menurut Kemenkes

4 Pilar Gizi Seimbang

Foto: 4 Pilar Gizi Seimbang (Kemkes.go.id)

Bukan tanpa alasan, 4 pilar gizi seimbang diciptakan untuk dijadikan sebagai pedoman atau panduan konsumsi makanan sehari-hari.

Faktanya, pola makan sehat dan bergizi seimbang adalah salah satu kunci tumbuh kembang anak yang optimal.

Mengutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan Indonesia, yang dimaksud 4 pilar gizi seimbang adalah sebagai berikut:

1. Mengonsumsi Aneka Ragam Pangan

Pilar pertama dari 4 pilar gizi seimbang menurut Kemenkes adalah mengonsumsi aneka ragam pangan.

Maksud dari pilar pertama ini adalah ajakan bagi seluruh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizinya melalui aneka ragam pangan yang ada.

Hingga saat ini, tidak ada satu makanan pun yang mengandung seluruh zat gizi yang dibutuhkan oleh Si Kecil, terkecuali ASI.

Namun, ASI saja masih belum cukup untuk tumbuh kembang anak, apalagi jika usia Si Kecil sudah lebih dari 6 bulan.

Pasalnya, ketika berusia 6 bulan atau lebih, Si Kecil membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI) guna memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari.

Pada dasarnya, tubuh manusia membutuhkan karbohidrat, vitamin, lemak, protein, dan lainnya dalam jumlah seimbang setiap hari.

Jadi, Moms sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi atau gizi Si Kecil dengan gabungan sumber makanan setiap harinya.

Hal yang perlu Moms perhatikan adalah jumlah gula, garam dan lemak yang disajikan dalam menu tersebut.

Baca Juga: Mau Masak Kangkung untuk MPASI Anak? Cek Kandungan Gizinya Berikut Ini!

Untuk memenuhi asupan gizi harian, Moms dapat menyajikan satu piring menu makanan yang dilengkapi dengan semua nutrisi tersebut.

Misalnya, nasi yang dihidangkan dengan lauk ikan, daging, telur atau ayam, dan kemudian ditambahkan sayur maupun buah-buahan sebagai penutupnya.

Pastikan menu yang disajikan dalam porsi yang seimbang alias tidak lebih atau kurang, ya.

2. Menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

Poin 4 pilar gizi seimbang yang berikutnya adalah menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Hal ini ditujukan agar Moms dapat mencegah Si Kecil terkena paparan kuman yang berisiko memicu infeksi.

Bahayanya, jika Si Kecil terpapar kuman atau bakteri, dapat menyebabkan masalah kesehatan yang membutuhkan zat gizi lebih banyak dari sebelumnya.

Ini karena jika anak sakit akan adanya penurunan nafsu makan, yang menyebabkan tubuh menjadi lemas dan keseimbangan gizi terganggu.

Bukan rahasia umum lagi jika kuman hadir karena adanya pola hidup yang kotor, misalnya malas mencuci tangan.

Jadi, hal yang harus Moms lakukan guna memastikan Si Kecil memiliki gizi yang seimbang adalah mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Tak perlu dengan hal yang sulit. Cukup memberi contoh atau membiasakan Si Kecil untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum makan.

Selain itu, Moms juga perlu memastikan kebersihan di area rumah dengan rajin membersihkan pekarangan atau area lainnya secara berkala.

Baca Juga: Waspada, Ini Bahaya Gizi Buruk pada Anak dan Cara Mengatasinya

3. Pentingnya Pola Hidup Aktif dan Berolahraga

Pilar selanjutnya untuk memenuhi asupan gizi seimbang untuk Si Kecil adalah pola hidup yang aktif dan berolahraga secara rutin.

Tanpa disadari, aktivitas fisik memiliki efek yang signifikan dalam mendukung tubuh Si Kecil menyerap zat gizi dari makanan, lho, Moms.

Dengan kata lain, kebutuhan gizi anak bisa terus terpenuhi apabila Si Kecil diajarkan pola hidup aktif dan berolahraga.

Tidak hanya sebatas itu, Moms. Olahraga juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti mengoptimalkan metabolisme dan membantu menyeimbangkan fungsi tubuh.

Maka dari itu, jangan biarkan Si Kecil menjadi sosok yang pasif atau malas olahraga, ya, Moms.

Berikan batas waktu Si Kecil untuk bermain gadget. Jangan biarkan anak menjadi kecanduan pada handphone.

Sebab, jika anak sudah kecanduan gawai, ia akan lebih malas bergerak.

Baca Juga: Moms, Lakukan 7 Cara Ini agar Anak-anak Memiliki Gigi Sehat dan Bersih

Untuk memulai menerapkan pola hidup aktif dan olahraga, Moms dan Dads perlu terjun langsung memberikan contoh kepada Si Kecil.

Tak usah memberikan contoh olahraga atau aktivitas fisik yang sulit, ya, Moms.

Cukup tunjukkan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki atau bersepeda.

Dengan melihat Moms dan Dads berolahraga, Si Kecil biasanya akan termotivasi untuk mengikutinya.

Selain itu, Moms juga bisa melibatkan Si Kecil untuk memilih aktivitas fisik yang disukai. Hal ini agar ia lebih tertarik untuk berolahraga.

4. Menjaga Berat Badan Ideal

Poin terakhir dari 4 pilar gizi seimbang yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia adalah menjaga berat badan ideal.

Pada orang dewasa, salah satu tanda gizi yang seimbang adalah memiliki berat badan normal yang sesuai dengan tinggi badan.

Namun, untuk anak-anak, indikator berat badan yang ideal ditentukan dengan berat badan menurut usia.

Guna mendapatkan berat badan yang ideal, Moms perlu memastikan bahwa Si Kecil mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi setiap hari.

Indeks massa tubuh yang ideal bisa menjadi salah satu indikator dari gizi seimbang tersebut, lho.

Beberapa cara yang bisa dilakukan agar berat badan Si Kecil bisa tetap ideal, yakni berolahraga secara rutin, cukup tidur, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang setiap hari.

Baca Juga: Inilah Nutrisi Penting untuk Bantu Atasi Alergi pada Anak

Manfaat Gizi Seimbang untuk Kesehatan

Manfaat Makan Siang Sehat Untuk Anak Sekolah

Foto: Manfaat Makan Siang Sehat Untuk Anak Sekolah (Orami Photo Stocks)

Ada banyak khasiat yang bisa dirasakan tubuh lantaran menerapkan 4 pilar gizi seimbang Kemenkes.

Berikut deretan manfaat untuk kesehatan, di antaranya:

1. Tumbuh Kembang Optimal

Perlu diketahui, makanan bergizi dapat membantu memastikan perkembangan berjalan normal.

Tak hanya soal protein dan kalori, kebutuhan vitamin dan kalsium juga dibutuhkan tubuh.

Anak-anak membutuhkan kalsium dan vitamin D dalam jumlah yang cukup untuk tulang yang kuat dan sehat.

Sebagian besar anak dapat memenuhi kebutuhan lainnya seperti mengonsumsi produk susu rendah lemak.

2. Imunitas Tubuh Terjaga

Fungsi kekebalan tubuh yang lebih kuat dapat berarti anak dapat terhindar dari penyakit pilek dan flu.

Buah dan sayuran dapat membantu anak-anak meningkatkan imunitas tubuh.

Sebuah studi mengaitkan asupan buah dan sayuran yang tinggi dengan penurunan risiko rhinokonjungtivitis.

Artinya, kondisi tersebut salah satu yang menyebabkan gejala hidung, hidung tersumbat dan mata merah serta eksim pada kulit.

Kekebalan tubuh yang terjaga dapat terhindar dari beberapa penyakit tersebut.

3. Fungsi Otak Lebih Baik

Pola makan yang sehat akan memberi bahan bakar pada otak, membuat anak lebih mudah fokus dan berprestasi di sekolah.

Makanan yang sangat membantu fungsi otak anak-anak seperti ikan berlemak, salmon, serta kuning telur.

Vitamin E adalah antioksidan yang membantu otak menggunakan glukosa sebagai bahan bakar.

Biji-bijian utuh adalah alternatif makanan otak sehat untuk anak-anak, karena kandungan vitamin B dan seratnya.

Baca Juga: 7 Tips Mendampingi Anak Belajar, Salah Satunya Pelajari Gaya Belajar Anak!

4. Dukung Kesehatan Saluran Cerna

Usus besar penuh dengan bakteri alami yang memainkan peran penting dalam metabolisme dan pencernaan.

Dengan menerapkan 4 pilar gizi seimbang, hal ini akan mendukung menjaga kesehatan saluran cerna dari bakteri.

Mengonsumsi makanan tinggi serat dapat menurunkan peradangan di usus.

Buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian juga dapat memberikan kombinasi prebiotik dan probiotik yang membantu bakteri baik berkembang di usus besar.

5. Jaga Fungsi Jantung

Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun perlu menjaga kesehatan jantung sejak dini.

Konsumsi makanan sehat dengan sayuran hijau segar, buah-buahan, dan sumber protein nabati perlu dibiasakan sejak kecil.

Batasi asupan daging merah berlemak, junk food, serta makanan manis seperti permen dan es krim.

Mengenalkan anak makanan sehat sejak dini, dapat menurunkan risiko penyakit jantung di masa akan datang.

6. Mencegah Tantrum

Beberapa studi menunjukkan hubungan yang erat antara pola makan dan mood seseorang.

Diketahui, diet dengan beban glikemik tinggi dapat memicu peningkatan gejala depresi dan kelelahan pada orang yang mengalami obesitas.

Sayuran, buah utuh, dan biji-bijian memiliki kandungan glikemik yang lebih rendah dan jadi yang diutamakan.

7. Kesehatan Kulit Terjaga

Makanan cepat saji berminyak yang tidak sehat, dapat menyebabkan kulit mudah berjerawat dan terkena eksim.

Oleh karena itu, ganti dengan menerapkan pola makan 4 pilar gizi seimbang sejak dini.

Utamakan untuk selalu mengonsumsi air putih, teh hijau, air kelapa dan makan kacang-kacangan dan biji-bijian.

Kulit yang sehat akan membuat penampilan lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri, lho!

Baca Juga: 13 Rekomendasi Camilan Bayi 9 Bulan yang Memiliki Gizi Tinggi

Demikian informasi mengenai 4 pilar gizi seimbang atau 4 pilar pedoman gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan Indonesia.

Mari memulai hidup sehat dan pastikan Si Kecil mendapatkan asupan yang sehat dan bergizi seimbang setiap hari, ya Moms!

  • https://www.cdc.gov/healthyschools/nutrition/facts.htm
  • http://p2ptm.kemkes.go.id/preview/infografhic/apa-saja-4-pilar-utama-dalam-prinsip-gizi-seimbang
  • http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf