Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
21 Januari 2023

7 Kasus Malpraktik di Indonesia yang Menggemparkan Publik

Ada anak yang mengalami kebutaan setelah operasi usus buntu
7 Kasus Malpraktik di Indonesia yang Menggemparkan Publik

Tahukah Moms kalau dalam dunia kesehatan kita harus teliti dan penuh pengawasan. Ini karena ada beberapa kasus malpraktik di Indonesia. Apa saja, ya?

Malpraktik menjadi ancaman yang paling mengerikan dari proses pengobatan. Niat untuk berobat dan sembuh malah berujung pada sesuatu yang lebih parah.

Seperti yang menimpa seorang perempuan berusia 27 tahun, Selphie.

Ia harus kehilangan kedua indung telurnya karena malpraktik yang dilakukan oleh seorang dokter di Rumah Sakit Grha Kedoya.

Kasus Selphie kemudian ditangani seorang pengacara kondang, Hotman Paris.

Selphie bukanlah satu-satunya kasus malpraktik di Indonesia. Berikut beberapa kasus malpraktik di Indonesia yang paling mengerikan.

Disimak, yuk, Moms!

Baca Juga: Operasi Sesar Gagal, Waspadai Dampaknya!

Kasus Malpraktik di Indonesia

Kasus malpraktik di indonesia (istock.com)

Foto: Kasus malpraktik di indonesia (istock.com)

Ketika mencari pertolongan medis, tentu kita berharap adanya kesembuhan, ya, Moms.

Sayangnya, beberapa kasus malpraktik di Indonesia ini justru harus membuat kondisi pasien menjadi tambah parah.

1. Infeksi Pasca Operasi Caesar

Kasus malpraktik di Indonesia ini berlokasi di Bintan Utara. Seorang perempuan berusia 30 tahun mengalami infeksi pasca operasi caesar.

Alhasil, perutnya bahkan berlubang dan mengeluarkan bau busuk.

Diketahui perempuan tersebut menjalani rawat inap selama 3 hari pasca operasi caesar.

Selama 3 hari itu pula, rupanya pihak rumah sakit tak memeriksa luka bekas operasi, bahkan tak mengganti perbannya.

Setelah itu, ia mengeluh sakit di bagian perut. Saat dilihat, ternyata dinding perut istrinya sudah basah dan menimbulkan bau bahkan berlubang.

2. Kesalahan Menangani Persalinan

Operasi persalinan (Freepik.com)

Foto: Operasi persalinan (Freepik.com)

Berikutnya, kasus malpraktik di Indonesia ini terjadi di Palembang, Sumatera Selatan.

Sepasang suami istri harus menerima kenyataan pahit jika bayi mereka ternyata tewas usai dilahirkan dengan kondisi leher patah dan kulit terkelupas.

Kondisi ini diduga terjadi karena kesalahan bidan dalam menangani proses persalinan sang istri.

Menurut keterangan, rupanya ini bukan kali pertama ada kasus bayi meninggal di tangan bidan tersebut.

Pihak keluarga pun akhirnya melaporkan hal ini ke pihak berwajib.

Baca Juga: Malpraktik Pengangkatan Indung Telur di RS Grha Kedoya, Apa Risiko Jika Indung Telur Diangkat?

3. Kebutaan Pasca Operasi Usus Buntu

Kali ini nasib tragis dialami seorang anak berusia 14 tahun asal Nusa Tenggara Timur.

Merasakan sakit perut dan dinyatakan usus buntu, ia harus menjadi korban salah satu kasus malpraktik di Indonesia.

Setelah menjalani operasi usus buntu, mata kanannya malah mengalami kebutaan. Padahal, sebelumnya kedua matanya baik-baik saja.

Awalnya mata kanannya hanya bengkak. Ayah pasien pun mengeluhkan kondisi mata kanan anaknya yang mulai memburuk.

Namun, lama-kelamaan penglihatan mata kanan sang anak tersebut benar-benar hilang.

4. Salah Obat

Konsumsi obat (Freepik.com)

Foto: Konsumsi obat (Freepik.com)

Lagi-lagi kasus malpraktik di Indonesia menyebabkan kebutaan.

Mulanya, warga yang berprofesi sebagai petani di Kabupaten Bone ini memeriksakan diri dengan keluhan sakit di bagian kepalanya.

Dokter pun memberikan obat berupa salep kepada pasiennya dengan cara mengoleskan salep kulit di bagian pinggir mata atas dan bawah.

Tidak lama setelah dioleskan, kedua matanya terasa panas dan tidak dapat melihat sama sekali.

5. Buta Setelah Lahir

Seorang ibu harus merasakan kesedihan karena terjadinya kasus malpraktik terhadap anak kembarnya.

Dugaan salah satu kasus malpraktik di Indonesia ini menyebabkan salah satu anaknya menjadi buta.

Ibu yang bernama Juliana tersebut melahirkan 2 anak kembar prematur.

Kedua anak yang diberi nama Jared (1,5 kg) dan Jayden (1,3 kg) itu dirawat dalam inkubator selama 42 hari.

Kondisi fisik keduanya baik-baik saja, tapi mata keduanya bermasalah. Mata Jayden mengalami silinder 2,5 sedangkan Jared lebih parah karena kedua matanya buta.

Diduga, masalah kedua bayi tersebut terjadi karena dokter yang menanganinya kurang mengontrol bahkan tidak melakukan SOP.

Jared diduga mengalami kebutaan fatal akibat kelebihan oksigen selama berada di inkubator ICU.

Baca Juga: Viral Video Pelecehan Seksual di Rumah Sakit, Ternyata Banyak Kasus Serupa Terjadi!

6. Hampir Hilangnya Organ Vital Akibat Sunat Laser

Kasus malpraktik di Indonesia selanjutnya, ada bocah laki-laki berusia 11 tahun yang terancam cacat seumur hidupnya karena kelaminnya terpotong hampir seluruhnya.

Hal ini ia alami saat disunat dengan menggunakan laser oleh seorang mantri di Jambi.

Kasus tersebut disebabkan tindakan ceroboh sang mantri yang membuat alat kelamin Dendi hampir terpotong semua.

Dandy pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit dan meminta pertanggung jawaban penuh dari pihak mantri tersebut.

Meski tidak sampai benar-benar putus, jaringan saraf kelamin Dandy mengalami kerusakan.

7. Balita Meninggal Usai Disuntik

Bayi disuntik (Freepik.com)

Foto: Bayi disuntik (Freepik.com)

Kasus malpraktik di Indonesia ini sempat menyita perhatian masyarakat terjadi pada akhir Oktober 2015.

Saat itu, korban bernama Falya Raafan Blegur, anak kedua pasangan Ibrahim Blegur dan Eri Kusrini meninggal akibat dugaan malpraktik.

Malpraktik ini diduga dilakukan oleh salah seorang dokter di Rumah Sakit Awal Bros, Bekasi.

Falya sempat dirawat di ruang ICU sejak Kamis, 29 Oktober 2015, sebelum akhirnya mengembuskan nafas terkahir pada Minggu 1 November 2015.

Pihak keluarga merasa ada sesuatu yang janggal, sehingga mereka tidak dapat menerima pernyataan dokter bahwa anak kedua mereka telah tiada.

Padahal, beberapa hari sebelumnya, pihak rumah sakit mendiagnosa Falya mengalami dehidrasi ringan.

Menurut pengakuan Ibrahim, anak keduanya itu sudah mulai ceria dan mulai bermain dengan kakaknya. Bahkan, ia sudah bisa berlarian.

Namun naas, sebelum diperbolehkan pulang, seorang dokter dilaporkan menyuntikkan cairan ke dalam infusnya.

Setelah disuntik, kondisi Falya mendadak kritis. Sekujur tubuhnya membiru, muncul bintik-bintik, dan keluar busa dari mulutnya.

Tak lama, Falya pun meninggal dunia.

Baca Juga: Malpraktik Pengangkatan Indung Telur di RS Grha Kedoya, Apa Risiko Jika Indung Telur Diangkat?

Itu dia Moms beberapa kasus malpraktik di Indonesia. Jangan sampai hal-hal mengerikan seperti ini terjadi pada kita atau keluarga ya, Moms!

  • https://www.detik.com/tag/malpraktek
  • https://lifestyle.okezone.com/read/2018/10/20/481/1966555/3-kasus-malpraktik-menggemparkan-indonesia-salah-potong-kelamin-hingga-suntik-mati
  • https://www.suara.com/tag/malpraktik
  • https://sulsel.suara.com/read/2021/10/19/050000/rumah-sakit-multazam-gorontalo-dituntut-perdata-atas-dugaan-malpraktik
  • https://www.liputan6.com/tag/malpraktik