Fashion & Beauty

22 November 2021

Fakta Kawat Gigi: Persiapan, Proses, Jenis, Manfaat, dan Cara Perawatannya

Sebelum memasang kawat gigi, Moms harus tahu fakta-faktanya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Kawat gigi adalah cara untuk meratakan atau memperbaiki posisi gigi Moms.

Selain meningkatkan kepercayaan diri, perawatan ini juga dapat membantu Moms menjaga kesehatan gigi serta gusi dalam jangka panjang.

Secara tak sadar, nantinya ini juga membuat cara makan lebih nyaman, lho.

Yuk, ketahui cara pemasangan, manfaat, dan fakta menarik lainnya terkait kawat gigi!

Persiapan Pemasangan Kawat Gigi

Pemeriksaan ke dokter gigi.jpeg

Foto: Orami Photo Stocks

Sebelum memulai perawatan ortodonti, Moms memerlukan konsultasi dengan seorang dokter gigi spesialis ortodonsia.

Pada saat konsultasi akan dilakukan pemeriksaan klinis dan pemeriksaan penunjang, yaitu X-Ray panoramik dan sefalometri.

Nantinya, setiap pasien akan diberikan penjelasan lengkap mengenai kondisi gigi geligi dan strategi perawatan apa yang sebaiknya dilakukan.

Pencetakan model gigi dan pengambilan foto klinis gigi dan muka juga akan dilakukan.

Setelah itu, pada kunjungan berikutnya akan dilakukan pemasangan alat sesuai dengan alat yang akan digunakan.

"Penggunaan perawatan ortodonti bertujuan bukan hanya untuk memperbaiki penampilan dan kecantikan, tetapi juga memperbaiki fungsi gigitan dan kunyah," kata drg. Hanny Kurnia, Sp.Ort, Dokter Gigi Spesialis Ortodonsia, RS Pondok Indah – Pondok Indah.

Untuk itu, perawatan ortodonti tidak ditujukan hanya untuk gaya saja, ya.

Baca Juga: 11 Ciri-Ciri Terkena Radiasi HP, Salah Satunya Sakit Kepala

Proses Pemasangan Kawat Gigi

pemasangan kawat gigi.jpg

Foto: healthline.com

Melansir Harvard Medical School, dokter ortodontis melakukan dengan memasang perangkat mekanis atau perkakas ke gigi untuk mendorongnya dengan lembut ke arah yang diinginkan.

Ketika gigi ditekan dari satu sisi, akar gigi akan menekan tulang alveolar di bawahnya.

Hal ini menyebabkan sebagian tulang gigi di sebelah akar larut bergerak ke arah yang diinginkan. Saat gigi berpindah, tulang baru terbentuk di sisi lain akar.

Kondisi ini mencegah gigi kembali ke posisi semula. Moms mungkin perlu mencabut satu atau lebih gigi yang diperlukan.

Perawatan ini merupakan alat ortodontik yang paling umum digunakan. Alat ini mampu menggerakkan gigi ke berbagai arah sekaligus merawat gigi, lho.

Tak hanya itu, alat ini mengandalkan penggunaan braket yang di tempel ke permukaan gigi.

Susunan kawat juga dapat disesuaikan untuk menerapkan tekanan yang berbeda pada masing-masing gigi.

Umumnya, dibutuhkan waktu 1 hingga 2 jam untuk memasang perawatan ini.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Membersihkan Karang Gigi?

Apakah Nyeri Saat Pemasangan?

Tren-kawat-gigi-untuk-remaja,-seberapa-pentingkah--Hero.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Moms mungkin akan merasakan nyeri dan tidak nyaman selama beberapa hari setelah memasang kawat gigi.

Kondisi ini karena melakukan penyesuaian, tetapi obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti asetaminofen atau ibuprofen, dapat membantu menghilangkan rasa nyeri.

Moms harus menghindari makanan kenyal untuk minggu pertama dan sebagai gantinya makan makanan lunak, seperti yoghurt, sup, dan es krim.

Pilih minuman yang mengandung kalsium dengan sedikit gula, pengganti gula, atau aditif.

Kebanyakan orang terbiasa dengan perawatan ini dalam waktu sekitar satu bulan.

Merupakan hal yang normal jika rasa sakit terus berlanjut dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Tips Merawat Gigi Susu Bayi

Jenis-Jenis Kawat Gigi

Gigitan Terbuka pada Kawat Gigi Berantakan (coomsa.com).jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Terdapat berbagai jenis kawat gigi (ortodonti) yang dapat ditentukan sesuai dengan kebutuhan setiap orang.

Berikut sejumlah jenis dari pemasangan kawat gigi yang umum dilakukan, yakni:

1. Kawat Gigi Lepasan

Salah satu alat ortodonti lepasan ini juga kerap digemari sejumlah orang.

Kawat gigi ini berbentuk plat akrilik atau bening (clear aligner) dan biasa dipakai untuk tahap perawatan preventif dan interseptif.

"Ini biasanya untuk kasus-kasus yang ringan," terang drg. Hanny.

2. Kawat Gigi Fungsional

Tidak hanya itu, kawat gigi jenis ini juga sering dipilih untuk memperbaiki struktur pada gigi.

Alat ortodonti fungsional untuk membantu memperbaiki pertumbuhan dan perkembangan rahang.

Tentunya, pemasangan kawat gigi jenis ini akan memakan waktu yang cukup lama.

3. Kawat Gigi Cekat

"Ada alat ortodonti cekat baik konvensional maupun self ligating untuk perawatan yang lebih komprehensif," tambah drg. Hanny.

Adapun perawatan ortodonti ini diperlukan untuk memperbaiki keadaan gigitan yang tidak harmonis, seperti:

  • Gigi berjejal
  • Gigi renggang
  • Gigi maju dan dalam
  • Gigitan terbuka
  • Gigitan terbalik

Adapun ini bisa digunakan pada anak-anak maupun dewasa dengan jaringan pendukung gigi yang memadai dan sehat.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Cabut Gigi?

Fakta-fakta Menarik Kawat Gigi

kawat gigi.jpeg

Foto: ricciortho.com

Bagi Moms yang ingin pasang kawat gigi sudah tahu belum fakta-faktanya? Yuk, kita simak!

1. Kawat Gigi Tidak Hanya untuk Merapikan Gigi

Umumnya, perawatan ini digunakan untuk memperbaiki posisi gigi yang tidak sejajar.

Tak hanya memperbaiki posisi gigi, perawatan ini juga dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan, seperti:

2. Terdapat Lebih dari 10 Jenis Kawat Gigi

Moms mungkin berpikir bahwa semua perawatan ini memiliki jenis yang sama.

Ternyata, perawatan ini memiliki jenis yang berbeda-beda tergantung masalah kesehatan gigi.

Jenis kawat gigi mini atau porselen merupakan jenis yang banyak digunakan.

Jenis ini juga cocok dengan Moms yang tidak ingin terlihat sedang menggunakan perawatan ini.

Baca Juga: 4 Langkah Aman Mengatasi Sakit Gigi Saat Hamil

3. Kawat Gigi Digunakan untuk Semua Umur

Penggunaan perawatan ini tidak hanya untuk orang dewasa. Orang tua maupun anak kecil yang berusia 7 tahun dapat menggunakan kawat gigi.

Bahkan semakin muda umur menggunakan perawatan ini, semakin bagus.

Semakin awal Moms memeriksa Si Kecil, semakin awal Moms mengetahui perawatan gigi yang ia butuhkan.

4. Kebanyakan Kawat Gigi Terbuat Dari Nikel Titanium

Nikel titanium menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan kawat gigi.

Bahan ini mudah dibentuk dan memudahkan untuk menggerakkan gigi.

5. Rasa Nyeri Setelah Pasang Kawat Gigi Adalah Hal yang Wajar

Ketika pemasangan kawat gigi, Moms akan merasakan rasa nyeri dan sakit.

Hal ini karena adanya tekanan dari perawatan ini Tekanan inilah yang akan memperbaiki dan merapikan posisi gigi Moms.

Baca Juga: Ternyata Ini 4 Manfaat Siwak, Bisa Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Manfaat Penggunaan Kawat Gigi

braces benefits.jpg

Foto: mdavenportortho.com

Kawat gigi dapat bermanfaat bagi kesehatan dan mempercantik penampilan Moms. Selain itu, perawatan ini juga memberikan berbagai manfaat.

1. Kawat Gigi Mencegah Penyakit Gusi

Penyakit gusi dapat menyebabkan masalah pada mulut, jika Moms tidak merawat gigi dan gusi dengan benar.

Untungnya, perawatan ini dapat membantu melonggarkan gigi dengan benar sehingga Moms dapat lebih mudah menyikat dan membersihkan gigi di sela-sela gigi.

2. Kawat Gigi Mencegah Kerusakan Gigi

Kerusakan gigi merupakan masalah besar lainnya yang disebabkan Moms tidak membersihkan gigi dengan benar dan bersih.

Selain itu, bakteri menumpuk di celah-celah gigi yang menyebabkan terbentuknya asam.

Penumpukan asam ini pada akhirnya menyebabkan enamel gigi Moms rusak.

Enamel seperti penghalang yang melindungi gigi. Jika enamel gigi rusak, meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya selain kerusakan gigi.

3. Kawat Gigi Mencegah Gigi Berlubang

Gigi berlubang terkadang dianggap sepele. Jika Moms membiarkan gigi berlubang membuat gigi akan semakin rusak.

Penggunaan kawat gigi akan memberikan jarak pada gigi sehingga Moms dapat membersihkan mulut dengan baik.

Baca Juga: Belum Perlu Ke Dokter, Ini 5 Obat Sakit Gigi Alami agar Cepat Sembuh

4. Kawat Gigi Membantu Pencernaan

Kawat gigi tidak hanya membantu permasalahan pada kesehatan gigi, tetapi juga pada pencernaan.

Jika posisi gigi Moms tidak rapi, akan mengalami kesulitan mengunyah atau menggigit makanan karena gigi tidak rata.

Kondisi ini menyebabkan masalah gizi dan pencernaan.

Begitu makanan bisa dikunyah dengan baik dengan bantuan perawatan ini, maka bisa lebih mudah dan tercerna sepenuhnya.

5. Kawat Gigi Mencegah Erosi Tulang

Gigi yang tidak sejajar dapat menyebabkan erosi tulang rahang atau pengeroposan tulang. Ini terjadi ketika bakteri mulai menggerogoti tulang.

Kawat gigi membantu menyelaraskan gigi dan mencegah erosi tulang rahang.

6. Kawat Gigi Meningkatkan Kepercayaan Diri

Kawat gigi memang sangat penting untuk kesehatan. Namun, perawatan ini juga berperan meningkatkan kepercayaan diri.

Terkadang gigi yang berantakan membuat Moms tidak pede untuk tersenyum. Dengan menggunakan perawatan ini, membantu menciptakan senyuman yang menawan, lho.

Perawatan ini juga dapat membantu menggerakkan gigi ke posisi yang lebih baik, membuat rahang dan bibir lebih proporsional dengan wajah.

7. Tingkatkan Kemampuan Bicara

Jika Moms mengalami maloklusi atau gigi yang tidak sejajar, Moms mungkin mengalami masalah bicara kronis atau sulit saat mengucapkan kata-kata tertentu.

Perawatan ini dapat memperbaiki ketidaksejajaran dan mungkin membantu Moms mengatasi masalah bicara.

Baca Juga: Muncul Komedo di Pipi? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Perawatan Pemasangan Kawat Gigi

Kesehatan Gigi (dentalcareofchinohills.com).jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Melansir American Association of Orthodontists, dalam kebanyakan kasus, perawatan ortodontik bekerja dengan baik, tetapi Moms harus berkomitmen pada perawatan gigi agar berhasil.

Ikuti perintah dan anjuran yang diberikan oleh dokter gigi, ya. Berikut sejumlah cara dalam perawatan dari pemasangan kawat gigi:

1. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi

Saat Moms memakai perawatan ini harus lebih berhati-hati dengan apa yang dimakan.

Mengurangi makanan manis dan asam adalah suatu keharusan.

Hal ini karena penggunaan kawat gigi bisa menjebak serpihan makanan dan menyebabkan lebih banyak plak menumpuk dari biasanya.

Plak adalah lapisan tipis dan lengket dari bakteri yang menumpuk di gigi.

Moms harus tetap mengunjungi dokter gigi selama menjalani perawatan gigi dan setelah perawatan selesai.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Balita Rewel Karena Tumbuh Gigi

2. Selalu Menjaga Kebersihan Gigi

Apabila gigi yang berantakan tidak dilakukan perawatan, gigi tidak akan berfungsi dengan baik.

Selain aspek estetika, tentu saja dalam beberapa kasus dapat menyulitkan pembersihan gigi geligi.

"Hal ini dapat mengakibatkan gangguan kunyah yang kemudian dapat mengarah kepada gangguan sendi rahang," tambah drg. Hanny.

3. Rajin Konsultasi ke Dokter

Salah melakukan pembersihan gigi, dapat menyebabkan lubang gigi, infeksi gigi, dan peradangan gusi apabila tidak dilakukan dengan baik.

Karenanya, bisa dengan melakukan pembersihan dengan benar ke dokter gigi.

Pembersihan dapat dilakukan dengan menggunakan sikat gigi ortodonti, sikat interdental, dan dental floss.

Terdapat beberapa merek sikat gigi yang memiliki produk lengkap untuk hal ini.

Nah, itu dia Moms tentang penjelasan fakta dari pemasangan kawat gigi. Moms tertarik untuk mencobanya?

  • https://abdoneyortho.com/10-benefits-of-braces/
  • https://flo.health/menstrual-cycle/lifestyle/hygiene-and-beauty/benefits-of-braces
  • https://www.aaoinfo.org/blog/how-orthodontics-works-braces/
  • https://www.health.harvard.edu/oral-health/are-you-too-old-for-braces
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait