3-12 bulan

3-12 BULAN
1 Desember 2019

Kulit Bayi Kering, Mengapa?

Kulit bayi ekstra sensitif, butuh perawatan ekstra Moms.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Apakah Moms merasa kulit bayi kering?

Ini adalah kondisi yang relatif umum terjadi pada bayi baru lahir atau baru berusia beberapa bulan untuk memiliki kulit kering di wajahnya. Dalam kebanyakan kasus, kulit bayi kering ini tidak berbahaya, dan cenderung akan hilang sendiri tanpa perawatan.

Dikutip dari British Journal of Midwifery, kulit bayi kering akan sering terasa karena kulit mereka lebih sensitif daripada orang dewasa. Kulit mereka mungkin menyesuaikan diri dengan lingkungan di luar rahim, atau mungkin bereaksi terhadap alergen dalam produk atau pakaian. Dehidrasi dan kondisi kulit juga dapat menyebabkan kulit kering.

Kulit bayi kering karena ekstra sensitif, sehingga perawatan yang tepat sangat penting.

"Kulit bayi lebih tipis dan lebih rentan terhadap iritasi, tetapi sangat lembut," kata Bruce Brod, MD, seorang dokter kulit di Philadelphia.

Kulit bayi kering pada dasarnya disebabkan oleh hilangnya kelembaban kulit, yang menyebabkan retak dan terkelupasnya epidermis. Faktor-faktor yang mempengaruhi epidermis adalah:

Baca Juga: Dari yang Mudah Disembuhkan hingga Mengancam Jiwa, Ketahui Jenis-jenis Penyakit Kulit

1. Adaptasi

Kulit Bayi Kering, Mengapa 01.jpg

Foto: webmd.com

Bayi baru lahir memiliki kulit yang akan mengelupas selama satu atau dua minggu setelah kelahiran. Di dalam rahim, cairan ketuban mengelilingi janin, dan kulit tidak terkelupas seperti halnya di luar rahim.

Pada hari-hari awal setelah kelahiran, kulit bayi yang baru lahir mungkin tampak kering dan akan mengelupas.

Di dalam rahim, lapisan vernix yang lilin menutupi kulit janin, yang melindunginya dari cairan ketuban. Membiarkan vernix untuk sementara waktu dapat membantu kulit bayi beradaptasi dengan lingkungan di luar rahim.

Pengelupasan kulit adalah proses alami, dan kebanyakan bayi tidak membutuhkan perawatan. Kulit kering akan hilang dengan sendirinya.

Mandi air hangat dan mengoleskan pelembap mungkin bisa membantu mempercepat proses pengelupasan.

2. Paparan Berlebih dengan Air

Kulit Bayi Kering, Mengapa 02.jpg

Foto: wisegeek.com

Proses mandi yang agak lama, terutama saat menggunakan air panas, cenderung untuk menghilangkan beberapa minyak alami yang ada di kulit.

Ini meningkatkan risiko kulit bayi kering dan mengelupas. Hindari penggunaan sabun yang keras dan kuat karena akan membuat kulit lebih kering.

Yang terbaik adalah membatasi waktu mandi bayi hingga 15 menit dalam air hangat. Keringkan kulit bayi dengan menepuk wajah mereka dengan handuk lembut.

Hindari menggosok dengan handuk untuk mengurangi gesekan dan meminimalkan risiko pengelupasan kulit.

Baca Juga: Hindari 5 Makanan Ini Supaya Kulit Tidak Berjerawat

3. Dehidrasi

Kulit Bayi Kering, Mengapa 03.jpg

Foto: mustelausa.com

Lingkungan yang sejuk dan kering baik di luar maupun di dalam rumah, akan membuat kulit bayi kering dengan cepat. Hal ini terjadi karena Si Kecil akan cepat mengalami dehidrasi hingga dapat menyebabkan kerusakan pada kulit.

Seringkali, humidifier dapat membantu mengatur tingkat kelembaban di dalam ruangan. Dalam kasus bayi baru lahir, ASI adalah solusi terbaik untuk menjaga bayi tetap terhidrasi dan sehat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif, yang berarti tidak ada makanan atau cairan lain, selama 6 bulan sejak kelahiran.

4. Menggunakan Lotion Berbasis Alkohol

Kulit Bayi Kering, Mengapa 04.jpg

Foto: babycenter.com

Salah satu hal penting yang harus dilakukan saat berbelanja untuk produk bayi adalah membaca label kemasan. Hindari lotion dan krim yang memiliki basis alkohol, karena mereka mengeringkan permukaan luar kulit.

“Pilih produk dengan bahan kimia paling sedikit dan tanpa paraben, formaldehid, atau wewangian,” kata Megha Tollefson, MD, dokter kulit anak di Mayo Clinic.

Meski terhitung tidak membahayakan dan akan hilang dengan sendirinya, Moms harus segera meminimalisir kulit bayi kering. Hal ini untuk membuat Si Kecil Tetap nyaman.

Baca Juga: Mengatasi Intertrigo atau Kemerahan Pada Lipatan Kulit Bayi

(FAR/DIN)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait